Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.

Kronologi Perang Diponegoro 1825-1830

33,675 views

Published on

Presentasi pelajaran sejarah kelas X SMA oleh Yogi Heart dkk. Membahas tentang Kronologi Perang Diponegoro tahun 1825-1830.
Dibuat menggunakan MS PowerPoint 2010

Published in: Education

Kronologi Perang Diponegoro 1825-1830

  1. 1. Disusun oleh:  Yogi Priyanto  Anugerah Ragil Saputra  Mugi Prayogo  Arsy Kusuma Dewi  Mutmainnah  Aulia Rosida  Anisa Zulaikhah www.slideshare.net/YogiHeart
  2. 2. Pemerintah Belanda memerintahkan pembangunan jalan dari Yogyakarta ke Magelang lewat Muntilan, mengubah rencananya dan membelokkan jalan itu melewati Tegalrejo. Jalan itu melewati makam leluhur Pangeran Diponegoro. Beliau memutuskan untuk mengangkat senjata melawan Belanda.
  3. 3.  Belanda mengepung kediaman Pangeran Diponegoro, tetapi Belanda tidak berhasil menangkap Beliau. Akhirnya, Belanda membakar habis kediaman Pangeran.  Sebelumnya, pangeran pergi menyelamatkan diri ke arah barat menuju Desa Bekso di Kabupaten Kulonprogo, lalu ke selatan sampai di Goe Selarong. Goa ini terletak di Dusun Kentolan Lor, Guwosari, Pajangan, Bantul ini kemudian dijadikan sebagai basis pasukan.
  4. 4. Setelah penyerangan itu, dimulailah perang besar selama 5 tahun lamanya. Rakyat pribumi bersatu di bawah kepemimpinan Diponegoro.. Perjuangan Diponegoro dibantu oleh Kyai Maja.
  5. 5. Belanda menyerang Diponegoro menggunakan sistem benteng sehingga Pasukan Diponegoro terjepit.
  6. 6.  Kyai Maja, pimpinan spiritual pemberontakan berhasil ditangkap oleh Belanda.  Kemudian, Pangeran Mangkubumi dan panglima utamanya, Sentot Alibasha menyerahkan diri kepada Belanda.
  7. 7.  Jenderal De Kock berhasil menjepit pasukan Diponegoro di Magelang.  Di sana, Pangeran Diponegoro menyatakan bersedia menyerahkan diri dengan syarat sisa anggota laskarnya dilepaskan.  Maka, Pangeran Diponegoro ditangkap dan diasingkan ke Makassar hingga beliau wafat pada 8 Januari 1855 di Benteng Rotterdam.

×