KERANGKA ACUAN KERJA
PEMBUATAN APLIKASI SILAPKK (Sistem Layanan
Perekam Kendala dan Keluhan)
KELAS: Manajemen Proyek Perangkat Lunak D
05111640000109 Edwin Hartoyo
Dosen​:
Fajar Baskoro S.Kom., MT.
Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
Surabaya
2019
Daftar Isi
Daftar Isi 2
Latar Belakang 3
Maksud dan Tujuan 4
Sasaran 4
Organisasi Pengguna Jasa 4
Sumber Pendanaan 4
Ruang Lingkup 4
Alur Prosedur Penyampaian Data 5
Fasilitas 5
Lokasi Kegiatan 6
Metodologi 6
Jangka Waktu Pelaksanaan 6
Tenaga Ahli 6
Keluaran 6
Pelaporan 7
Latar Belakang
Inspektorat adalah sebuah lembaga negara yang diamanatkan oleh
undang-undang 1945 dalam memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab
tentang keuangan negara. Dalam menjalankan tugas dan kewenangannya,
para auditor melakukan kegiatan pekerjaan dengan menggunakan bantuan
perangkat teknologi informasi (TI).
Perangkat TI yang digunakan terdiri dari laptop dan personal pc. Jumlah
perangkat TI yang digunakan oleh auditor mencapai ribuan. Banyak
kendala yang dijumpai terkait dengan perangkat TI. Keluhan dan kendala
yang terjadi antara lain adalah kerusakan operating system, kerusakan
hardware, ataupun keluhan terkait jaringan. Keluhan dan kendala terkait
perangkat TI tersebut ditangani oleh satuan kerja Biro TI. Jumlah keluhan
dan kendala terkait dengan perangkat TI sangat banyak sedangkan
personel yang menangani kendala mempunyai keterbatasan.
Dengan keterbatasan yang ada, kendala dan gangguan yang muncul
terkadang tidak dicatat dan direkam dengan baik sehingga akan
menyebabkan waktu penyelesaian menjadi lama. Keterlambatan proses
penyelesaian akan berdampak bagi kinerja sebuah organisasi. Untuk
meningkatkan efisiensi dan kecepatan dalam menangani keluhan dan
kendala, maka diperlukan sebuah sistem layanan TI yang dapat membantu
dalam proses perekaman keluhan dan kendala. Pembuatan sistem layanan
TI memerlukan rancangan desain dan tata kelola teknis yang baik
sehingga sistem yang dibuat dapat merekam data keluhan sampai
permasalahan terselesaikan. Sistem yang akan dibuat membutuhkan suatu
manajemen proyek sehingga tata kelola proses pembuatan sistem
manajemen layanan TI lebih terstruktur dan dapat berjalan dengan baik.
Maksud dan Tujuan
Maksud​ pengembangan aplikasi SILAPKK ini adalah :
1. Formulir keluhan dan kendala para auditor Inspektorat.
2. Pengolahan data keluhan dan kendala auditor Inspektorat.
3. Membangun sistem pelayanan yang terpercaya dan keberlanjutan.
4. Menampilkan keluhan dan kendala pada satuan kerja biro TI.
Tujuan​ pengembangan aplikasi SILPAKK ini adalah :
1. Mempersingkat waktu penyelesaian keluhan dan kendala
2. Semua keluhan dan kendala dapat tercatat secara lengkap dan jelas
Sasaran
Dengan tersedianya aplikasi SILPAKK dapat mempermudahkan pelayanan keluhan dan
kendala para auditor Inspektorat dalam menjalankan tugas dan kewenangannya.
Organisasi Pengguna Jasa
Organisasi yang menggunakan jasa pengembangan aplikasi SILAPKK ini adalah
Inspektorat dan Satuan Kerja Biro TI
Sumber Pendanaan
Untuk pengembangan aplikasi SILAPKK ini diperlukan anggaran sebesar ​Rp
90.000.000,- (Sembilan Puluh Juta Ribu Rupiah) ​yang menggunakan anggaran dari
Inspektorat
Ruang Lingkup
Ruang lingkup pengembangan aplikasi SILAPKK ini adalah sebagai berikut:
1. Perencanaan dan persiapan pelaksanaan pekerjaan.
2. Analisis dan evaluasi terhadap struktur sistem
3. Perancangan sistem.
4. Pembangunan sistem.
5. Uji coba operasional (lapangan).
6. Pelatihan bagi para auditor (pengguna sistem).
7. Penyusunan laporan dan dokumentasi sistem.
Alur Prosedur Penyampaian Data
Subyek Langkah Kegiatan
Para Auditor Inspektorat 1 Para auditor Inspektorat yang memiliki
keluhan membuka aplikasi SILAPKK.
2 Para auditor akan diberi sebuah form
yang akan ditampilkan pada aplikasi
SILPAKK.
Para auditor mengisi form tersebut
sesuai dengan isian yang dimaksud.
Satuan Kerja Biro TI 3 Menerima keluhan yang dikirim oleh
para auditor Inspektorat
Menghubungi auditor Inspektorat untuk
meminta keterangan lebih lanjut.
Satuan kerja biro TI akan menuju ke
Inspektorat untuk menyelesaikan
masalah yang dicantumkan dalam
formulir.
Fasilitas
Fasilitas Deskripsi
Membuat akun untuk para
auditor Inspektor dan satuan
kerja Biro TI.
Semua pendaftar dapat melakukan
pendaftaran akun pada aplikasi untuk
mendapatkan username dan password.
Pengiriman formulir keluhan
dan kendala dari para auditor
Inspektorat menuju satuan Biro
TI.
Formulir, ditampilkan oleh aplikasi SILAPKK,
dapat diisi oleh para auditor dan dikirim
menuju Biro TI agar dapat diperiksa oleh
Biro TI.
Menampilkan formulir para
auditor kepada Biro TI
Hanya Biro TI yang dapat menampilkan
keluhan dan kendala auditor.
Lokasi Kegiatan
Aplikasi dibuat di Inspektorat Surabaya yang beralamat di Jl. Sedap Malam No.5,
Ketabang, Genteng, Kota SBY, Jawa Timur 60272.
Metodologi
Metodologi yang digunakan adalah dengan menggunakan SDLC (Software
Development Life Cycle) yang bernamakan Agile. Agile dipilih mengingat diperlukannya
komunikasi yang cepat dan karena waktu proyek yang relatif pendek sehingga dapat
meminimalisir waktu yang dibutuhkan untuk memperbaiki kesalahan. Agile yang dipilih
merupakan metode agile yang berlandaskan kepada Agile Manifesto
(​https://agilemanifesto.org/​) agar dapat mengurangi beban dari developer agar lebih produktif.
Jangka Waktu Pelaksanaan
Adapun jangka waktu pelaksanaan yang diberikan oleh Inspektorat dan satuan kerja
Biro TI adalah 60 hari. Dengan waktu 60 hari maka diputuskan untuk membagi waktu 1 hari
untuk planning apa yang dikerjakan hari ini dan 9 hari untuk melakukan pengembangan dan 2
hari untuk melakukan uji coba. Hal ini akan diulang secara terus menerus hingga waktu
pengerjaan terakhir tercapai.
Tenaga Ahli
Adapun tenaga ahli yang diperlukan adalah sebagai berikut ini :
1. 1 orang Ahli database dengan pengalaman minimal 2 tahun.
2. 1 orang Arsitek Perangkat Lunak dengan pengalaman minimal 5 tahun.
3. 2 orang Programmer dengan pengalaman minimal 1 tahun.
4. 1 orang Sistem Analis dengan pengalaman minimal 2 tahun.
Keluaran
Keluaran yang dihasilkan dari proyek ini adalah sebagai berikut ini :
1. Perangkat Lunak
2. Dokumen hasil analisis kebutuhan
3. Dokumen desain sistem
4. Sumber Kode yang digunakan
5. Prosedur Operasional Standar
6. Instalasi dari aplikasi
7. Migrasi data yang digunakan
8. Pelatihan dan Pendampingan
Pelaporan
Laporan yang akan diberikan adalah sebagai berikut ini :
1. Laporan Pendahuluan
a. Rencana kerja yang menyeluruh
b. Mobilisasi tenaga ahli dan pendukung
c. Jadwal Kegiatan
2. Laporan Interim
a. Hasil kegiatan yang sudah dicapai
b. Masalah pelaksanaan dan rencana solusinya
c. Rencana baru selanjutnya
3. Laporan Akhir
a. Laporan Pendahuluan
b. Laporan Mingguan
c. Keluaran Proyek
4. Laporan mingguan pada pertemuan rutin

Karangka Acuan Kerja Sistem Layanan Perekam Kendala dan Keluhan

  • 1.
    KERANGKA ACUAN KERJA PEMBUATANAPLIKASI SILAPKK (Sistem Layanan Perekam Kendala dan Keluhan) KELAS: Manajemen Proyek Perangkat Lunak D 05111640000109 Edwin Hartoyo Dosen​: Fajar Baskoro S.Kom., MT. Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya 2019
  • 2.
    Daftar Isi Daftar Isi2 Latar Belakang 3 Maksud dan Tujuan 4 Sasaran 4 Organisasi Pengguna Jasa 4 Sumber Pendanaan 4 Ruang Lingkup 4 Alur Prosedur Penyampaian Data 5 Fasilitas 5 Lokasi Kegiatan 6 Metodologi 6 Jangka Waktu Pelaksanaan 6 Tenaga Ahli 6 Keluaran 6 Pelaporan 7
  • 3.
    Latar Belakang Inspektorat adalahsebuah lembaga negara yang diamanatkan oleh undang-undang 1945 dalam memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab tentang keuangan negara. Dalam menjalankan tugas dan kewenangannya, para auditor melakukan kegiatan pekerjaan dengan menggunakan bantuan perangkat teknologi informasi (TI). Perangkat TI yang digunakan terdiri dari laptop dan personal pc. Jumlah perangkat TI yang digunakan oleh auditor mencapai ribuan. Banyak kendala yang dijumpai terkait dengan perangkat TI. Keluhan dan kendala yang terjadi antara lain adalah kerusakan operating system, kerusakan hardware, ataupun keluhan terkait jaringan. Keluhan dan kendala terkait perangkat TI tersebut ditangani oleh satuan kerja Biro TI. Jumlah keluhan dan kendala terkait dengan perangkat TI sangat banyak sedangkan personel yang menangani kendala mempunyai keterbatasan. Dengan keterbatasan yang ada, kendala dan gangguan yang muncul terkadang tidak dicatat dan direkam dengan baik sehingga akan menyebabkan waktu penyelesaian menjadi lama. Keterlambatan proses penyelesaian akan berdampak bagi kinerja sebuah organisasi. Untuk meningkatkan efisiensi dan kecepatan dalam menangani keluhan dan kendala, maka diperlukan sebuah sistem layanan TI yang dapat membantu dalam proses perekaman keluhan dan kendala. Pembuatan sistem layanan TI memerlukan rancangan desain dan tata kelola teknis yang baik sehingga sistem yang dibuat dapat merekam data keluhan sampai permasalahan terselesaikan. Sistem yang akan dibuat membutuhkan suatu manajemen proyek sehingga tata kelola proses pembuatan sistem manajemen layanan TI lebih terstruktur dan dapat berjalan dengan baik.
  • 4.
    Maksud dan Tujuan Maksud​pengembangan aplikasi SILAPKK ini adalah : 1. Formulir keluhan dan kendala para auditor Inspektorat. 2. Pengolahan data keluhan dan kendala auditor Inspektorat. 3. Membangun sistem pelayanan yang terpercaya dan keberlanjutan. 4. Menampilkan keluhan dan kendala pada satuan kerja biro TI. Tujuan​ pengembangan aplikasi SILPAKK ini adalah : 1. Mempersingkat waktu penyelesaian keluhan dan kendala 2. Semua keluhan dan kendala dapat tercatat secara lengkap dan jelas Sasaran Dengan tersedianya aplikasi SILPAKK dapat mempermudahkan pelayanan keluhan dan kendala para auditor Inspektorat dalam menjalankan tugas dan kewenangannya. Organisasi Pengguna Jasa Organisasi yang menggunakan jasa pengembangan aplikasi SILAPKK ini adalah Inspektorat dan Satuan Kerja Biro TI Sumber Pendanaan Untuk pengembangan aplikasi SILAPKK ini diperlukan anggaran sebesar ​Rp 90.000.000,- (Sembilan Puluh Juta Ribu Rupiah) ​yang menggunakan anggaran dari Inspektorat Ruang Lingkup Ruang lingkup pengembangan aplikasi SILAPKK ini adalah sebagai berikut: 1. Perencanaan dan persiapan pelaksanaan pekerjaan. 2. Analisis dan evaluasi terhadap struktur sistem 3. Perancangan sistem. 4. Pembangunan sistem. 5. Uji coba operasional (lapangan). 6. Pelatihan bagi para auditor (pengguna sistem). 7. Penyusunan laporan dan dokumentasi sistem.
  • 5.
    Alur Prosedur PenyampaianData Subyek Langkah Kegiatan Para Auditor Inspektorat 1 Para auditor Inspektorat yang memiliki keluhan membuka aplikasi SILAPKK. 2 Para auditor akan diberi sebuah form yang akan ditampilkan pada aplikasi SILPAKK. Para auditor mengisi form tersebut sesuai dengan isian yang dimaksud. Satuan Kerja Biro TI 3 Menerima keluhan yang dikirim oleh para auditor Inspektorat Menghubungi auditor Inspektorat untuk meminta keterangan lebih lanjut. Satuan kerja biro TI akan menuju ke Inspektorat untuk menyelesaikan masalah yang dicantumkan dalam formulir. Fasilitas Fasilitas Deskripsi Membuat akun untuk para auditor Inspektor dan satuan kerja Biro TI. Semua pendaftar dapat melakukan pendaftaran akun pada aplikasi untuk mendapatkan username dan password. Pengiriman formulir keluhan dan kendala dari para auditor Inspektorat menuju satuan Biro TI. Formulir, ditampilkan oleh aplikasi SILAPKK, dapat diisi oleh para auditor dan dikirim menuju Biro TI agar dapat diperiksa oleh Biro TI.
  • 6.
    Menampilkan formulir para auditorkepada Biro TI Hanya Biro TI yang dapat menampilkan keluhan dan kendala auditor. Lokasi Kegiatan Aplikasi dibuat di Inspektorat Surabaya yang beralamat di Jl. Sedap Malam No.5, Ketabang, Genteng, Kota SBY, Jawa Timur 60272. Metodologi Metodologi yang digunakan adalah dengan menggunakan SDLC (Software Development Life Cycle) yang bernamakan Agile. Agile dipilih mengingat diperlukannya komunikasi yang cepat dan karena waktu proyek yang relatif pendek sehingga dapat meminimalisir waktu yang dibutuhkan untuk memperbaiki kesalahan. Agile yang dipilih merupakan metode agile yang berlandaskan kepada Agile Manifesto (​https://agilemanifesto.org/​) agar dapat mengurangi beban dari developer agar lebih produktif. Jangka Waktu Pelaksanaan Adapun jangka waktu pelaksanaan yang diberikan oleh Inspektorat dan satuan kerja Biro TI adalah 60 hari. Dengan waktu 60 hari maka diputuskan untuk membagi waktu 1 hari untuk planning apa yang dikerjakan hari ini dan 9 hari untuk melakukan pengembangan dan 2 hari untuk melakukan uji coba. Hal ini akan diulang secara terus menerus hingga waktu pengerjaan terakhir tercapai. Tenaga Ahli Adapun tenaga ahli yang diperlukan adalah sebagai berikut ini : 1. 1 orang Ahli database dengan pengalaman minimal 2 tahun. 2. 1 orang Arsitek Perangkat Lunak dengan pengalaman minimal 5 tahun. 3. 2 orang Programmer dengan pengalaman minimal 1 tahun. 4. 1 orang Sistem Analis dengan pengalaman minimal 2 tahun. Keluaran Keluaran yang dihasilkan dari proyek ini adalah sebagai berikut ini : 1. Perangkat Lunak
  • 7.
    2. Dokumen hasilanalisis kebutuhan 3. Dokumen desain sistem 4. Sumber Kode yang digunakan 5. Prosedur Operasional Standar 6. Instalasi dari aplikasi 7. Migrasi data yang digunakan 8. Pelatihan dan Pendampingan Pelaporan Laporan yang akan diberikan adalah sebagai berikut ini : 1. Laporan Pendahuluan a. Rencana kerja yang menyeluruh b. Mobilisasi tenaga ahli dan pendukung c. Jadwal Kegiatan 2. Laporan Interim a. Hasil kegiatan yang sudah dicapai b. Masalah pelaksanaan dan rencana solusinya c. Rencana baru selanjutnya 3. Laporan Akhir a. Laporan Pendahuluan b. Laporan Mingguan c. Keluaran Proyek 4. Laporan mingguan pada pertemuan rutin