Your SlideShare is downloading. ×
Persiapan dini pensiunan berbasis DISC dan GET by Daniel Saputro
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Persiapan dini pensiunan berbasis DISC dan GET by Daniel Saputro

868
views

Published on

Sayangnya banyak program pensiun yang dibuat TANPA mempertimbangkan minat dan bakat karyawan. Akibatnya banyak yang awalnya memiliki tabungan pensiun, namun akhirnya terkuras habis. Misalnya tipe S …

Sayangnya banyak program pensiun yang dibuat TANPA mempertimbangkan minat dan bakat karyawan. Akibatnya banyak yang awalnya memiliki tabungan pensiun, namun akhirnya terkuras habis. Misalnya tipe S sangat tidak cocok untuk berbisnis yang agresif. Kalaupun dipaksa, mereka cocoknya berbisnis menggunakan franchise. Salah memilih program pensiun mengakibatkan karyawan malah tambah menderita...

Published in: Business

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
868
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
23
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. Judul Workshop : Persiapan dini sebelum Pensiun ‐ berbasis potensi diri (DISC dan GET) Karyawan senang – reputasi  perusahaan dikenang   Latar Belakang  Sudah  menjadi  hukum  alam  bahwa  sesuatu  itu  ada  batasnya  termasuk :  Masa kerja. Seorang karyawan yang mulai bekerja  di  satu  perusahaan,  pada  waktunya  akan  sampai  pada  masa  pensiun.  Tentu    ada perubahan  suasana  dan  kondisi  mental  karyawan  ‐  saat  masih  berada  di  lingkungan  pekerjaan  ‐  dibandingkan dengan setelah mereka pensiun.  Perusahaan yang baik perlu ikut memikirkan proses persiapan mental karyawan dalam melalui  proses  tersebut:  melalui  pembekalan  pengetahuan  dan  keterampilan  praktis dalam  menghadapi  masa  pensiun,  sehingga  rasa  khawatir  dalam  menghadapi  situasi yang  tidak  menentu  dapat  diminimalisasi.  Menurut  para  ilmuwan,  perencanaan  yang dibuat sebelum pensiun akan memberikan kepuasan dan rasa percaya diri pada individu yang  bersangkutan.  Bukan  sesuatu  yang  berlebihan  karena  banyak  aspek  kehidupan yang harus disiapkan, dan dipertahankan seperti keuangan, kesehatan, spiritualitas, dan sosial.    Sayangnya  banyak  program  pensiun  yang  dibuat  TANPA  mempertimbangkan  minat  dan  bakat  karyawan.  Akibatnya  banyak  yang  awalnya  memiliki  tabungan  pensiun,  namun  akhirnya  terkuras  habis.  Misalnya  tipe  S  sangat  tidak  cocok  untuk  berbisnis  yang  agresif.  Kalaupun  dipaksa,  mereka  cocoknya  berbisnis  menggunakan  franchise.  Salah  memilih program pensiun mengakibatkan karyawan malah tambah menderita...  Dengan program berbasis potensi diri       Hanya sekedar program pensiun biasa    Karenanya pada pelatihan selama 3 (tiga ) hari ini peserta akan  merasakan  manfaat  berbeda,  yakni  dibimbing  untuk  menghadapi  masa  pensiun  berdasarkan  minat  dan  bakat,  serta terukur melalui serangkaian test ( jadi bisa diperbaiki ).   Program  ini  dirancang  sebagai  persiapan  awal  (  makin  cepat  makin  baik  ),  sebaiknya  diikuti  karyawan  yang  berusia  45‐52  tahun, jadi bisa dilakukan secara IN‐HOUSE. Program ini tidak dimaksudkan menggantikan program lainnya untuk karyawan 52‐55 tahun ( memasuki masa pensiun ) yang melakukan kunjungan ke beberapa pelaku usaha. 
  • 2. MANFAAT dan SASARAN :  • Mencerahkan  calon  pensiun  bahwa  kesuksesan  teraih  bila  pilihan  aktivitas  sesuai dengan bakat.   • Menaikkan motivasi karyawan (mulai umur 45 tahun) karena diperhatikan oleh  perusahaan  • Membuka  wawasan  terhadap  berbagai  pilihan  aktivitas  menjadi  apa  setelah  masa pensiun sesuai minar dan bakat yang dimiliki.  • Mengurangi  kemungkinan  biaya  pengobatan  terutama  untuk  karyawan  MPP  dengan meningkatnya motivasi dan harapan mereka.  • Meningkatkan  reputasi  perusahaan  di  mata  masyarakat  karena  peduli  dengan  masa depan kehidupan para pensiunan. TARGET PESERTA :  • Para  pegawai  yang  akan  pensiun  (52‐55  tahun)  atau  sedang  dalam  masa  mendekati pensiun (45‐52 tahun )  METODE :  • Problem‐based learning  • Interactive lecture  • Experiential learning games  • Diskusi kelompok  • Group counseling  • Sharing experience  POKOK BAHASAN :  Hari Pertama  Paradigma baru menjelang masa pensiun : dari ‘hard work’ menjadi ‘smart work’  • Personal Change Management  • Masalah psikologis masa pensiun dan cara  mengatasinya  • If you want to be happy , be happy now. Bagaimana  caranya ?   • Perencanaan keuangan dan kesehatan   4 Kuadran  Kiyosaki   • Active vs. Passive income  • Mengenal peluang apa saja yang bisa dilakukan dengan keterbatasan yang ada  • 4 kuadran Kiyosaki :   o Menjadi professional kembali  
  • 3. o Menjadi konsultan / dosen yang dibayar mahal   o Menjalankan bisnis sendiri / bisnis franchise  o Menjadi investor di berbagai bidang  o Resiko v.s. Benefit dari masing‐masing kuadran   • Potensi diri dan sumber daya yang ada untuk aktivitas saat pensiun  o Johari Windows  o Test bakat dan kemampuan  o Mengenal potensi diri melalui  kepribadian DISC : Dominance – Influence  – Steadiness – Compliance  o Kegiatan apa yang cocok dengan pribadi saya ? Hari Kedua Pilihan Business Quadrant :   • Karakteristik entrepreneur apa yang cocok menurut  DISC   • General Entreprise Tendency Test: untuk mengukur  kesiapan anda berbisnis  • Bagaimana jika anda tidak mempunyai bakat  entrepreneur ?   Tools untuk membuat bisnis ( Business Plan )   • Ala McKinsey ( konsultan bisnis terbaik di dunia )   • Strategic Management  • Strategic Marketing   • Pembiayaan bisnis  Tools untuk tipe DISC tertentu   • Berbisnis dari awal vs Franchise   • Macam macam franchise (mini market, lab photo, restoran), mana yang  menguntungkan dan mana yang paling merugikan   • Bagaimana mengontrol bisnis franchise   Bonus:     ( tidak ditemukan di pelatihan lainnya )   • Hasil penelitian dari : Jim Collins , Prof Herman , Jagdis Seth , Tom Peters , Prof  Kim dll selama 150 tahun meliputi 2500 perusahaan tentang:   • Mengapa perusahaan bisa sukses dan bertahan VS mengapa perusahaan bisa  gagal   • Simulasi Bisnis ala Harvard dengan menggunakan software khusus , untuk  mengetahui kesiapan anda untuk memulai bisnis sendiri  
  • 4. Hari ke tiga Pilihan Investment Quadrant : Finance, Reksa dana (mutual fund), dan pasar saham   • Pengetahuan finance: benarkah MENABUNG PANGKAL  KAYA ?   • Hati – hati terhadap musuh dalam selimut !  • Berinvestasi menurut DISC masing‐masing, mana yang cocok buat anda?  o Kos‐kosan   o Service Apartement   • Gunakan : Football Model  • Dasar pengetahuan saham dan reksa dana + bukti laporan keuangan pemain dari  tahun 2000 s/d 2010 .   • Resiko main di pasar saham dan reksa dana  • Tehnik bermain saham dan Reksa Dana  • Pemantauan reksa dana (live melalaui internet)  • Pembelian dan Penjualan saham dan reksa dana  • Amankah bermain di OPTION  dan DERIVATIVE ??  • Reksadana mana yang menghasilkan keuntungan constant , dan mana yang  paling harus dihindari ?   Pilihan Self Employed Quadrant  :  Service industry (Konsultan, Pengajar, Agen property, Agen Asuransi, dll)  • Bagaimana menjadi konsultan dan dibayar mahal ?   • Bagaimana menjadi dosen / guru dan dihargai lebih  tinggi ?   • Bagaimana menjadikan Hobby menjadi penghasilan  tambahan ( merangkai bunga, pelatih tennis dll ) dengan menggunakan Internet   • Pengungkapan rate konsultan / dosen  Tujuan akhir program:                 Workshop ini dirancang dan difasilitasi oleh :   Daniel Hadinata Saputro                       ( 0819‐0830‐9519 )  • Pensiun di usia 40 tahun.  • Pengajar senior  Monash University  , S‐2 London School dan International Universities lainnya  • Senior Consultant dan Facilitator Persiapan Pensiunan untuk Garuda, Pertamina, Indocement , Banpu  (Thailand) , Nuqul Group ( Timur Tengah )  dll  • Tim Konsultan untuk Rubrik Konsultasi Manajemen  di majalah bisnis SWA  • Business Coach untuk penerus bisnis, pensiunan, pebisnis wanita, dan manajer