• Like
Jenis jenis Majas
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

Jenis jenis Majas

  • 9,150 views
Published

 

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
No Downloads

Views

Total Views
9,150
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
5

Actions

Shares
Downloads
174
Comments
0
Likes
4

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1.  Majas Metafora adalah majas yang membandingkan suatu benda dengan benda lain secara langsung tanpa memakai kata seperti, bagai, umpama . Contoh : Raja siang telah pergi ke peraduannya. Si jago merah membakar perkampungan nelayan.
  • 2.  Majas Personifikasi adalah Majas yang melukiskan suatu benda dengan memberikan sifat – sifat manusia kepada benda, sehingga benda mati seolah-olah hidup. Contoh : Awan menari – nari di angkasa, Baru saja berjalan 8 km mobilnya sudah batuk – batuk.  Majas Hiperbola adalah Suatu gaya bahasa yang bersifat melebih – lebihkan. Contoh : Ibu terkejut setengah mati, ketika mendengar anaknya kecelakaan
  • 3.  Majas Ironi adalah Gaya bahasa yang bersifat menyindir dengan halus. Contoh : Bagus sekali tulisanmu, sampai – sampai tidak bisa dibaca  Majas Litotes adalah Majas yang digunakan untuk mengecilkan kenyataan dengan tujuan untuk merendahkan hati. Contoh : Mampirlah ke gubuk saya ( Padahal rumahnya besar dan mewah )  Majas Metonimia adalah Majas yang memakai merek suatu barang. Contoh : Kami ke rumah nenek naik kijang
  • 4.  Majas Eufemisme adalah Majas yang menggunakan kata – kata / ungkapan halus / sopan. Contoh : Para tunakarya itu perlu diperhatikan  Majas Pleonasme adalah Majas yang menggunakan kata – kata secara berlebihan dengan maksud untuk menegaskan arti suatu kata. Contoh : Mari naik ke atas agar dapat melihat pemandangan  Majas Antiklimaks adalah Majas yang menyatakan sesuatu hal berturut – turut yang makin lama makin menurun. Contoh : Para bupati, para camat, dan para kepala desa berkumpul di lapangan upacara
  • 5.  Majas Klimaks adalah Majas yang menyatakan beberapa hal berturut – turut yang makin lama makin menhebat. Contoh : Semua anak – anak, remaja, dewasa, orang tua dan kakek  Majas Retoris adalah Majas yang berupa kalimat tanya yang jawabanya sudah diketahui. Contoh : Siapakah yang tidak ingin hidup mewah?  Majas Repetisi adalah Majas perulangan kata – kata sebagai penegasan. Contoh : Selamat tinggal pacarku, selamat tinggal kekasihku
  • 6.  Majas Paralelisme adalah Majas perulangan sebagaimana halnya repetisi, disusun dalam baris yang berbeda. Contoh : Hati ini biru Hati ini lagu Hati ini debu  Majas Paradoks adalah majas yang mengungkapkan sesuatu yang seolah-olah berlawanan dengan pendapat umum. Contoh : Ia merasa kesepian di tengah keramaian kota.
  • 7.  Majas totem pro parte adalah majas yang mengungkapkan keseluruhan, tetapi yang dimaksudkan sebagian. contoh : Indonesia menjuarai sea games.  Majas pars pro toto adalah majas yang mengungkapkan sebagian , tetapi yang dimaksudkan keseluruhan. Contoh : Hari ini aku belum melihat batang hidungnya. Majas asosiasi adalah majas perumpamaan yang menggunakan kata laksana, bagai, umpama, dan ibarat. Contoh : Wajahnya berseri-seri laksana bulan purnama.
  • 8.  1). Citraan Penglihatan dalam puisi  Contoh citraan penglihatan dapat dilihat dari kutipan puisi berikut. Perahu Kertas Waktu masih kanak-kanak Kau membuat perahu kertas dan kau layarkan di tepi kali; alirnya sangat tenang, dan perahumu bergoyang menuju lautan. … Karya Sapardi Djoko Damono Sumber: Perahu Kertas, 1991
  • 9.  Contoh citraan pendengaran dapat dilihat dari kutipan puisi berikut. Penerbangan Terakhir Maka menangislah ruh bayi itu keras-keras Kedua tangan yang alit itu seperti kejang-kejang Kakinya pun menerjang-nerjang Suaranya melengking lalu menghiba-hiba … Karya Taufq Ismail Sumber: Horison Sastra Indonesia 1 :Kitab Puisi 2002
  • 10.  Berikut contoh citraan perabaan dalam puisi. Blues untuk Bonie … sembari jari-jari galak di gitarnya mencakar dan mencakar menggaruki rasa gatal di sukmanya Karya W.S. Rendra Sumber: Horison Sastra Indonesia 1 : Kitab Puisi 2002
  • 11.  Perhatikan kutipan puisi berikut yang menggunakan citraan penciuman. Pemandangan Senjakala Senja yang basah meredakan hutan terbakar Kelelawar-kelelawar raksasa datang dari langit kelabu tua Bau mesiu di udara, Bau mayat. Bau kotoran kuda. … Karya W.S. Rendra Sumber: Horison Sastra Indonesia 1: Kitab Puisi 2002
  • 12.  Berikut contoh larik-larik puisi yang menimbulkan citraan pencicipan atau pencecapan. Pembicaraan Hari mekar dan bercahaya: yang ada hanya sorga. Neraka adalah rasa pahit di mulut waktu bangun pagi Karya Subagio Sastrowardojo
  • 13.  Berikut contoh citraan gerak dalam puisi. Mimpi Pulang … Di sini aku berdiri, berteman angin Daun-daun cokelat berguguran Meninggalkan ranting pohon oak yang meranggas Dingin mulai mengigit telingaku Kuperpanjang langkah kakiku Menyusuri trotoar yang seperti tak berujung Di antara beton-beton tua yang tidak ramah mengawasiku Gelap mulai merayap menyusul langkah kakiku Ah, Gott sei dank! di sana masih ada burung-burung putih itu Aku bagaikan pohon oak Ditemani angin musim gugur yang masih tersisa … Karya Nuning Damayanti Sumber: Bunga yang Terserak, 2003
  • 14.  Bait I baris ketiga : Citraan : Majas :