• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
5 mineral
 

5 mineral

on

  • 618 views

 

Statistics

Views

Total Views
618
Views on SlideShare
618
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
8
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    5 mineral 5 mineral Presentation Transcript

    • CompanyLOGOMINERALKuliah Pengetahuan Bahan Agroindustri
    •  Di alam, mineralmerupakan unsurpenting pada tanah,bebatuan, air, danudara. Sedangkan pada tubuhmakhluk hidup sendirimineral merupakansalah satu komponenpenyusun tubuh. 4-5% berat badan kitaterdiri atas mineral,sekitar 50% mineraltubuh terdiri ataskalsium, 25% fosfor,dan 25% lainnya terdiriatas mineral lain.
    • Fungsi utama mineral yaitu:1. Sebagai komponen utama tubuh (structuralelement) atau penyusun kerangka tulang, gigi danotot-otot. Ca, P, Mg, Fl dan Si untuk pembentukandan pertumbuhan gigi sedang P untuk penyusunanprotein jaringan.2. Merupakan unsur dalam cairan tubuh ataujaringan, sebagai elektrolit yang mengatur tekananosmose (Fluid balance), mengatur keseimbanganasam basa dan permeabilitas membran. Contohadalah Na, K, Cl, Ca dan Mg3. Sebagai aktifator atau terkait dalam perananenzyme dan hormon. Contoh : Fe, Mg, Zn
    • Mineral dibagi dalam 3 kelompokBerdasarkan jumlah yang diperlukan oleh tubuh,yaitu:1.Makromineral (kalsium, fosfor, magnesium,natrium, kalium, klorida, dan sulfur),2.Mikromineral (zat besi, seng, tembaga, dan florida),3.Ultrace mineral diperlukan dalam jumlah yangsangat kecil (yodium, selenium, mangan, kromium,molibdenim, boron, dan kobalt).
    •  Makromineral  terdapat baik pada bahan makanansumber hewani maupun nabati Mikromineral dan ultratrace mineral  sebagianbesar terdapat pada bahan makanan sumberhewani.
    • Sumber Mineral Potassium : kacang-kacangan, tomat, dan pisang. Sodium : susu dan bayam Calcium : susu, keju dan es krim, brokoli, kacang-kacangan dan buah-buahan, sayuran hijau Magnesium : sayur-sayuran hijau, kedelai, dankacang-kacangan. Iron : telur, daging, ikan, tepung, gandum,rotisayuran hijau, hati, bayam, kacang-kacangan,kentang, jagung dan otot.
    • Kebutuhan setiap orang akan mineralbervariasi bergantung padakondisinya. Pada keadaan sehat,kebutuhan akan mineral berbeda padasetiap tahap usia. Sedangkan padakeadaan sakit, kebutuhan mineral jugaberbeda sesuai perubahanmetabolisme selama sakit.
    • Daya serap dan perlakukan tubuhterhadap mineral berbeda-beda,Contoh kalium dapat dengan mudahdiserap oleh usus dan beredar dalamdarah tanpa harus ada proteinpengikat serta mudah dikeluarkanmelalui ginjal. Tetapi mineral lainseperti kalsium diserap dan didistribusike darah harus disertai proteinpengikat dan menimbulkan gangguanbila dikonsumsi melebihi kebutuhan.
    • Interaksi antara mineral satu dengan yanglain juga mempengaruhi daya serap danperjalanan mineral. Interaksi tersebut dapatsaling meningkatkan maupun menghambat,asupan kalsium berlebih dapat menurunkanpenyerapan zat besi, demikian juga asupanzat besi berlebih akan menurunkanpenyerapan mineral seng.
    • Beberapa senyawa dapat menghambatpenyerapan mineral, seperti konsumsi seratyang berlebih, asam fitat yang terdapatdalam biji-bijian, serta asam oksalat yangterdapat dalam bayam dapat menghambatpenyerapan kalsium.
    •  Defisiensi dapat terjadi bila asupan bahan makanansumber mineral kurang, komposisi air dan tanahkurang mineral tertentu, atau terdapat gangguanpenyerapan dan metabolisme dalam tubuh. Gejalaumum timbul setelah kekurangan dalam jangkapanjang. Hal ini bisa diatasi dengan memperhatikanketersediaan bahan makanan sumber atau dengancara suplementasi.
    •  Toksisitas atau keracunan mineral tertentu dapatterjadi baik karena konsumsi makanan sumberberlebih, komposisi air dan tanah yang tinggimineral tertentu, atau karena suplementasi yangtidak diperlukan. Untuk menjaga hal yang tidakdiinginkan dari konsumsi mineral, maka terdapatkadar minimal dan maksimal konsumsi setiap jenismineral.
    • Effek proses pengolahan pada mineralApabila makanan diolah, dimasak, atau disimpan,mineral dapat bergabung dengan komponen yanglain sehingga tidak dapat dicerna. Sama sepertipada vitamin, variasi nutrisi pada bahan baku, caramemasak  menyebabkan perbedaan kandunganmineral pada makanan.
    •  Mineral secara umum tidak sensitif terhadap panasselama proses, tetapi dapat lepas/meluruh padaproses pemasakan dengan air. Lebih dari 50%mineral mangan, cobalt, dan seng dapat hilangpada pengalengan bayam, kedelai, dan tomat jikacairannya tidak ikut dikonsumsi. Kehilangan mineral selama proses dapat diminimasidengan menggunakan sedikit mungkin air.
    •  Kehilangan mineral juga dapat terjadi sebagaiakibat proses separasi secara fisik dari produk,misalnya penggilingan biji-bijian, pemurnian gula.Sebagai contoh kehilangan magnesium, seng, besi,tembaga, dan cobalt secara signifikan diakibatkanproses penggilingan gandum menjadi tepung. Untuk mengatasi kehilangan mineral, dalam produkbahan dilakukan proses fortifikasi
    • Fortifikasi
    • Faktor-faktor yg mempengaruhi stabilitas penambahan vitamindan mineral selama penyimpanan dan persiapan
    • Contoh kandungan produk fortifikasi
    • CompanyLOGO