PROSEDUR PERLAKUAN AKUNTANSI AKTIVA TETAPPADA PT COCA COLA AMATIL INDONESIA SEMARANG                    Oleh:           AG...
BAB I                              PENDAHULUANA. Latar belakang       Seiring dengan jalannya kemajuan ekonomi yang semaki...
kegiatan usaha perusahaan, dan mempunyai masa manfaat lebih dari satu tahun,aktiva tetap berupa tanah, bangunan, peralatan...
5. Peralatan (Equipment),   6. Kendaraan-kendaraan.       Aktiva tetap yang telah digunakan tentu memiliki batas waktu ter...
untuk bus, lampu gantung hias dari kaca, serta serangkaian cinderamata sepertikipas, tanggalan dan jam dipakai untuk memas...
Company. Pada awal tahun 1990-an, beberapa diantara perusahaan-perusahaantersebut mulai bergabung menjadi satu.C. Manfaat ...
BAB II                             TINJAUAN PUSTAKAA. Aktiva tetap      Aktiva tetap merupakan sebagian dari aktiva perusa...
1. Besar kemungkinan manfaat ekonomis dimasa depan berkenan dengan       aset tersebut akan mengalir ke entitas,    2. Bia...
Bila suatu aktiva tetap dibeli secara tunai, maka nilai aktiva tersebutdicatat sebesar jumlah uang yang dibayarkan dan jik...
lebih jelas buktinya. Bila aktiva yang telah pernah dipergunakan   ditukarkan dengan aktiva yang baru, nilai pasar aktiva ...
teknologi aktiva tersebut tidak ekonomis lagi jika masih tetap dipakai     dalam operasi perusahaan.     Ada beberapa fakt...
Menurut Zaki Baridwan (2004:309) metode jam jasa ini didasarkanpada anggapan bahwa aset (terutama mesin-mesin) akan lebih ...
•    Metode Saldo Menurun (Double-Declining-Balance Method)              Dalam metode ini, beban penyusutan tiap tahunnya ...
 Dengan cara dibuang              Dibuang dalam hal ini telah dimaksudkan dinonaktifkan. hal ini              dikarenakan...
b.   Capital expenditure            Merupakan biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan yang masa       manfaatnya lebih dari...
2. Surat Peermintaan Reparasi   Dokumen ini berfungsi sebagai perintah dilakukannya reparasi yang   merupakan pengeluaran ...
Dokumen ini diterbitkan oleh fungsi penerimaan setelah fungsi ini       melakukan pemeriksaan kuantitas, mutu, dan spesifi...
BAB III                    TATA LAKSANA PELAKSANAANA. Waktu dan tempat       Pelaksanaan magang dilaksanakan selama 3 bula...
B. Data dan informasi untuk laporan magang        Data dan informasi yang dibutuhkan selama melakukan kegiatan magangpada ...
perolehan aset tetap  9      Memahami dan         mempelajari tentang         pemakaian aset tetap  10     Memahami dan   ...
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Pembenahan aktiva teta pcoca cola

2,182

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
2,182
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
58
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Pembenahan aktiva teta pcoca cola

  1. 1. PROSEDUR PERLAKUAN AKUNTANSI AKTIVA TETAPPADA PT COCA COLA AMATIL INDONESIA SEMARANG Oleh: AGUSTINUS ZULIYANTO NIM : 232008158 PROPOSAL MAGANG FAKULTAS : EKONOMIKA DAN BISNIS PROGRAM STUDI : AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMIKA DAN BISNIS UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA SALATIGA 2012
  2. 2. BAB I PENDAHULUANA. Latar belakang Seiring dengan jalannya kemajuan ekonomi yang semakin majumempengaruhi kelancaran usaha pada setiap perusahaan, baik dalam perusahaanswasta maupun perusahaan pemerintah. Masalah yang dihadapi perusahaansemakin sulit terutama dalam penyajian laporan keuangan. Dalam mencapaitujuannya, perusahaan selalu menghadapi masalah-masalah baik itu dari dalammaupun dari luar perusahaan. Setiap organisasi memiliki sasaran yang akandicapai, baik yang bersifat jangka pendek maupun jangka panjang, yaitumemperoleh laba dan menaikan nilai perusahaan. Perusahaan tidak akan dapatmelakukan proses produksinya tanpa adanya aktiva (aset) yang menunjangkelancaran operasional perusahaan. Hampir setiap perusahaan, baik yang bergerak dalam bidang jasa, dagang,maupun industri pasti memiliki aktiva tetap yang digunakan dalam menjalankanoperasional perusahaan setiap harinya. Aktiva tetap merupakan harta perusahaanyang masa penggunaannya lebih dari satu periode akuntansi. Setiap perusahaan mempunyai aktiva yang mendukung dalam kegiatanusahanya. Aktiva adalah sumber penghasil pendapatan. Secara lebih spesifik,aktiva adalah manfaat ekonomi mendatang yang dapat dikendalikan oleh suatuentitas sebagai hasil transaksi masa lalu. Aktiva suatu perusahaan dibagi dalamdua golongan yaitu aktiva lancar dan aktiva tetap. Aktiva lancar merupakansumber daya yang bentuknya mendekati kas, menentukan urutan pengungkapanaktiva lancar dalam neraca. Kas dilaporkan dalam urutan pertama karenakesiapannya untuk menjadi alat pembayaran atas kewajiban perusahaan yang telahjatuh tempo. Aktiva tetap dibagi menjadi aktiva tetap berwujud dan tidak berwujud.Aktiva tetap adalah aktiva berwujud yang dimiliki untuk digunakan dalam
  3. 3. kegiatan usaha perusahaan, dan mempunyai masa manfaat lebih dari satu tahun,aktiva tetap berupa tanah, bangunan, peralatan, dan sebagainya. Aktiva iniberfungsi untuk mendukung menjalankan usahanya, yaitu kegiatan yangdilakukan perusahaan dalam rangka memperoleh dana. Aktiva tetap memilikiperanan penting dalam menyediakan informasi yang bermanfaat bagi kreditor daninvestor. Aktiva memiliki tiga karakteristik utama yaitu, memiliki manfaatekonomi dimasa mendatang, dikuasai oleh suatu unit usaha, hasil dari transaksimasa lalu. Aktiva tetap lazimnya dicatat sebesar harga perolehannya.Ciri-ciri aktiva tetap berwujud: 1. Berwujud fisik artinya aktiva-aktiva tersebut dapat dilihat dan dapat dipegang atau diraba, karena bentuk fisiknya ada. 2. Dibeli untuk dipakai bukan untuk dijual kembali. Artinya aktiva tetap yang dibeli oleh perusahaan dimaksudkan untuk kegiatan operasi perusahaan dan bukan untuk diperjual belikan. Dipakai dalam kegiatan untuk menghasilkan barang dan jasa. 3. Mempunyai masa manfaat atau umur ekonomis lebih dari satu tahun. Artinya aktiva-aktiva itu dapat digunakan untuk jangka waktu yang panjang.Ciri-ciri aktiva berwujud: 1. Tanah (Land), 2. Pengembangan tanah (Land improvement), misalnya biaya yang dikeluarkan untuk membuat jalan kaki disekeliling gedung, membuat peralatan parkir, 3. Bangunan dan perbaikan gedung, 4. Mesin-mesin (machinery),
  4. 4. 5. Peralatan (Equipment), 6. Kendaraan-kendaraan. Aktiva tetap yang telah digunakan tentu memiliki batas waktu tertentuuntuk beroperasi, serta memerlukan perbaikan-perbaikan yang kadang kala jugamembutuhkan dana yang tidak sedikit, disamping itu biaya-biaya pemeliharaanrutin agar dapat menunjang operasi perusahaan yang berkesinambungan. Sebagaicontoh kendaraan bermotor yang sering dipakai secara terus menerus pastimembutuhan reparasi seperti ban yang habis, rem akan aus, juga pada mesinmembutuhkan oli yang baik.B. Sejarah Singkat Coca-Cola Rasa menyegarkan Coca-Cola pertama kali diperkenalkan pada tanggal 8Mei 1886 oleh John Styth Pemberton, seorang ahli farmasi dari Atlanta, Georgia,Amerika Serikat. Dialah yang pertama kali mencampur sirup karamel yangkemudian dikenal sebagai Coca-Cola. Frank M. Robinson, sahabat sekaligusakuntan John, menyarankan nama Coca-Cola karena berpendapat bahwa duahuruf C akan tampak menonjol untuk periklanan. Kemudian, ia menciptakannama dengan huruf-huruf miring mengalir, Spencer, dan lahirlah logo palingterkenal di dunia. Dr. Pemberton menjual ciptaannya dengan harga 5 sen per gelas diapotiknya dan mempromosikan produknya dengan membagi ribuan kupon yangdapat ditukarkan untuk mencicipi satu minuman cuma-cuma. Pada tahun tersebutia menghabiskan US$46 untuk biaya periklanan. Pada tahun 1892, Pembertonmenjual hak cipta Coca-Cola ke Asa G. Chandler yang kemudian mendirikanperusahaan Coca-Cola pada 1892. Chandler piawai dalam menciptakan perhatian konsumen dengan caramembuat berbagai macam benda-benda cinderamata berlogo Coca-Cola. Benda-benda tersebut kemudian dibagi-bagi di lokasi-lokasi penjualan penting yangberkesinambungan. Gaya periklanan yang inovatif, seperti desain warna warni
  5. 5. untuk bus, lampu gantung hias dari kaca, serta serangkaian cinderamata sepertikipas, tanggalan dan jam dipakai untuk memasyarakatan nama Coca- Cola danmendorong penjualan. Upaya mengiklankan merek Coca-Cola ini pada mulanyatidak mendorong penggunaan kata Coke, bahkan konsumen dianjurkan untukmembeli Coca-Cola dengan kata-kata berikut: "Mintalah Coca-Cola sesuainamanya secara lengkap, nama sebutan hanya akan mendorong penggantianproduk dengan kata lain". Tetapi konsumen tetap saja menghendaki Coke, danakhirnya pada tahun 1941, perusahaan mengikuti selera popular pasar. Tahun itujuga, nama dagang Coke memperoleh pengakuan periklanan yang sama denganCoca-Cola, dan pada tahun 1945, Coke resmi menjadi merek dagang terdaftar.Coca-Cola Amatil Indonesia merupakan salah satu produsen dan distributorminuman ringan terkemuka di Indonesia. Kami memproduksi danmendistribusikan produk-produk berlisensi dari The Coca-Cola Company.Perusahaan kami memproduksi dan mendistribusikan produk Coca-Cola ke lebihdari 400.000 outlet melalui lebih dari 120 pusat penjualan.Sejarah PT Coca Cola Amatil Indonesia Coca-Cola Amatil Indonesia merupakan nama dagang yang terdiri dariperusahaan-perusahaan patungan (joint venture) antara perusahaan-perusahaanlokal yang dimiliki oleh pengusaha-pengusaha independen dan Coca-Cola AmatilLimited, yang merupakan salah satu produsen dan distributor terbesar produk-produk Coca-Cola di dunia. Coca-Cola Amatil pertama kali berinvestasi diIndonesia pada tahun 1992. Mitra usaha Coca-Cola saat ini merupakan pengusahaIndonesia yang juga adalah mitra usaha saat perusahaan ini memulai kegiatanusahanya di Indonesia. Produksi pertama Coca-Cola di Indonesia dimulai padatahun 1932 di satu pabrik yang berlokasi di Jakarta. Produksi tahunan pada saattersebut hanya sekitar 10.000 krat. Saat itu perusahaan baru memperkerjakan 25karyawan dan mengoperasikan tiga buah kendaraan truk distribusi. Sejak saat ituhingga tahun 1980-an, berdiri 11 perusahaan independen di seluruh Indonesiaguna memproduksi dan mendistribusikan produk-produk The Coca-Cola
  6. 6. Company. Pada awal tahun 1990-an, beberapa diantara perusahaan-perusahaantersebut mulai bergabung menjadi satu.C. Manfaat dan tujuan magang Adapun manfaat dan tujuan dari magang adalah sebagai berikut : 1) Pemagang dapat menerapkan ilmu dan mengetahui masalah masalah yang ada dalam dunia kerja secara nyata dan juga dapat beradaptasi didalam lingkungan kerja agar pemagang dapat bersosialisasi dengan mudah dilingkungan yang baru. 2) Manfaat yang didapat oleh perusahaan adalah pengalaman pemagang dalam dunia perkuliahan dan dunia kerja pasti berbeda sehingga dapat terjadi tukar menukar pikiran antara perusahaan dan pemagang. Dan biasanya dengan adanya pemagang dapat lebih meringankan pekerjaan perusahaan. 3) Tujuan kegiatan magang ini adalah untuk memahami dan praktik langsung ke dunia yang nyata proses akuntansi PT. PT. Coca Cola Amatil Semarang Indonesia dan pemagang mendapatkan ilmu dan pengalaman kerja yang tidak didapatkan dalam proses perkuliahan. 4) Mengetahui perlakuan akuntansi dalam dunia kerja yang selama ini telah diberlakukan pada PT. Coca Cola Amatil Semarang Indonesia.
  7. 7. BAB II TINJAUAN PUSTAKAA. Aktiva tetap Aktiva tetap merupakan sebagian dari aktiva perusahaan yang digunakanperusahaan dalam kegiatan operasionalnya sehari-hari. Menurut PSAK No. 16, aktiva tetap adalah aktiva berwujud yang diperolehdalam keadaan siap pakai atau dengan dibangun terlebih dahulu, yang dalamoperasi perusahaan, tidak dijual dalam rangka kegiatan normal perusahaan danmempunyai masa manfaat lebih dari satu tahun. Misalnya gedung yang digunakansebagai tempat melaksanakan kegiatan perusahaan (pabrik, kantor dansebagainya), mesin-mesin yang digunakan untuk berproduksi dan melaksanakankegiatan perusahaan tertentu dan aktiva lainnya yang sejenis. Definisi aktiva tetap yang diberikan oleh Carl S. Warren, James M. Reeve,Philip E. Fess “ Aktiva tetap sebagai aktiva jangka panjang atau aktiva yangrelative permanen, yang dapat disebut juga dengan aktiva berwujud (tangibleassets) “.B. Karakteritik aset tetap Aktiva tetap mempunyai karakteristik sebagai berikut : Digunakan dalam kegiatan normal perusahaan artinya tetap dimiliki untukdigunakan dalam proses operasi perusahaan bukan untuk dijual kembali atauinvestasi. Mempunyai nilai yang cukup material, artinya nilai atau harga aktivatersebut cukup tinggi. Selain itu juga aktiva memiliki wujud fisik. Karakteristik aset tetap menurut IAI, PSAK (2007) adalah sebagai berikut :
  8. 8. 1. Besar kemungkinan manfaat ekonomis dimasa depan berkenan dengan aset tersebut akan mengalir ke entitas, 2. Biaya perolehan aset tetap dapat diukur secara handal.C. Transaksi aktiva tetap Transaksi- transaksi yang menyangkut aktiva tetap biasanya melipti jumlahyang besar karena harga aktiva tetap umumnya relatif mahal. Oleh sebab itutransaksi-transaksi aktiva tetap harus dicatat dengan teliti, kesalahan dalampencatatan aktiva tetap akan mempunyai akibat terhadap nilai kewajarankeuangan. Secara garis besar masalah-masalh akuntansi aktiva tetap dapatdigolongkan menjadi 4 besar, yaitu : • Penentuan harga pokok perolehan aktiva tetap • Biaya selama aktiva tetap dipakai • Beban depresiasi atau penyusutan aktiva tetap • Pelapasan aktiva tetap 1. Penentuan harga pokok perolehan aktiva tetap Aktiva tetap yang dimiliki perusahaan dapat diperoleh dengan berbagai cara, dimana masing-masing cara dapat menimbulkan masalah akuntansi yang berbeda-beda, terutama yang berhubungan dengan penilaian harga perolehan dari aset tetap tersebut. Aktiva tetap dapat diperoleh dengan cara: a. Dibeli secara tunai
  9. 9. Bila suatu aktiva tetap dibeli secara tunai, maka nilai aktiva tersebutdicatat sebesar jumlah uang yang dibayarkan dan jika ada potongan makaharga harus dikurangi dari nilai costnya.b. Dibeli secara kredit Bila penawarannya tetap dibeli secara kredit maka aktiva tersebutdicatat sebesar harga tunainya, sedangkan bunga yang dibayar dari sisacicilan tidak menambah nilai aktiva yang dibeli melainkan dicatat dalaminterest expense.c. Diperoleh dengan membuat sendiri Suatu perusahaan sering membangun sendiri aktiva yangdibutuhkannya. Hal ini disebabkan oleh beberapa hal yaitu : menekanbiaya, memanfaatkan fasilitas yang tidak terpakai, dan keinginan untukmendapatkan mutu yang terbaik. Bila suatu aktiva dibuat sendiri, maka nilai aktiva tesebut dicatatsebesar biaya yang sebenarnya dikeluarkan, jika biaya yang dikeluarkanlebih besar dari harga pasar aktiva yang sejenis maka selisihnya dianggapsebagai suatu pemborosan atau kerugian.d. Diperoleh dari sumbangan Bila suatu aktiva tetap diperoleh dari sumbangan, maka aktiva tetaptersebut dicatat sebesar FMV (Fair Market Value) ditempat diterimanyaaktiva tersebut, jika terdapat tambahan biaya sampai aktiva dalam keadaansiap pakai, maka biaya-biaya yang dikeluarkan tersebut dan ditanggungoleh perusahaan dicatat untuk menambah nilai aktiva itu.e. Aktiva tetap diperoleh dari tukar tambah Bila aktiva tersebut diperoleh dengan cara ditukar dengan aktiva lain,aktiva yang baru hendaknya dicatat dengan nilai pasar aktiva yangdiberikan, atau nilai pasar dari aktiva yang diterima bila nilai pasarnya
  10. 10. lebih jelas buktinya. Bila aktiva yang telah pernah dipergunakan ditukarkan dengan aktiva yang baru, nilai pasar aktiva yang baru sering lebih jelas buktinya dari pada nilai pasar aktiva lama, karenanya digunakan untuk menilai pertukaran tersebut. perolehan aktiva tetap secara tukar tambah ini dipakai oleh perusahaan.2. Beban depresiasi atau penyusutan aktiva tetap Pengertian penyusutan menurut Ikatan Akuntan Indonesia yaitu“alokasi sistematis jumlah yang dapat disusutkan dari suatu aset selama umurmanfaaatnya”(IAI, 2007). Menurut Ikatan Akuntan Indonesia pengertian masa manfaat adalahsuatu periode dimana aset diharapkan akan digunakan untuk entitas ataujumlah produksi atau unit serupa yang diharapkan akan diperoleh dari asettersebut oleh entitas. (IAI, 2007). Metode depresiasi dilakukan pada aktiva tetap karena aktiva tetap yangdipakai akan mengalami keausan teknis, keausan ekonomis sehingga nilainyamakin lama makin berkurang. Pengurangan ini disebut depresiasi. Depresiasiaktiva tetap selalu dicatat setiap akhir desember. Faktor-faktor yang mempengaruhi depresiasi dapat dikelompokkanmenjadi 2 yaitu : a) Faktor fisik Faktor fisik yang mengurangi fungsi aktiva adalah karena dipakai, aus atau karena umur yang sudah tua dan kerusakan kerusakan. b) Faktor fungsional Faktor fungsional yang membatasi aktiva tetap antara lain, ketidakmampuan aktiva memenuhi kebutuhan produksi sehingga perlu diganti dan jasa yang dihasilkan, atau karena adanya kemajuan
  11. 11. teknologi aktiva tersebut tidak ekonomis lagi jika masih tetap dipakai dalam operasi perusahaan. Ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan untuk menentukanbesarnya beban depresiasi setiap periode : • Harga perolehan (Cost) yaitu uang yang dikeluarkan atau hutang yang timbul dan biaya-biaya yang terjadi dalam memperoleh aktiva dan menempatkannya agar dapat digunakan. • Nilai residu (nilai sisa) yaitu jumlah yang diterima bila aktiva tersebut sudah tidak dapat digunakan lagi, dikurangi dengan biaya- biaya yang terjadi pada saat menjualnya. • Taksiran umur kegunaan (umur ekonomis). Merupakan taksiran umur kegunaan suatu aktiva yang dipengaruhi oleh cara-cara pemeliharaan aktiva tersebut. Taksiran ini biasanya dinyatakan dalam satuan periode waktu, satuan hasil produksi, atau jam kerjanya. Metode depresiasi yang dapat digunakan dalam menentukan bebanpenyusutan aktiva tetap : • Metode garis lurus (Straight line methode) Menurut Zaki Baridwan (2004:308) menjelaskan bahwa dalam metode garis lurus ini, beban penyusutan tiap periode jumlahnya sama. Beban penyusutan setiap periode didapat dengan mengurangkan taksiran nilai sisa/residu dari harga perolehan aset dan kemudian dibagi dengan masa manfaat aset yang disusutkan. • Metode jam kerja (service hours methode)
  12. 12. Menurut Zaki Baridwan (2004:309) metode jam jasa ini didasarkanpada anggapan bahwa aset (terutama mesin-mesin) akan lebih cepatrusak bila digunakan sepenuhnya (full time) dibandingkan denganpenggunaan yang tidak sepenuhnya (part time). Dalam Metode inibeban penyusutan dihitung dengan dasar satuan jam jasa. Bebanpenyusutan periodik besarnya akan sangat tergantung pada jam jasayang terpakai (digunakan).• Metode hasil produksi (productive charge methode) Menurut Henry Simamora (2000:308) berpendapat bahwa metodesatuan produksi mengalokasikan penyusutan ke periode-periode waktuberdasarkan keluaran aset. Metode ini menghasilkan beban penyusutanberbeda-beda selama masa pemakaian aset. Dalam penerapan metodeini, masa manfaat aset dinyatakan dari segi satuan kapasitas produktif,seperti jam mesin ataupun kilometer.• Metode jumlah angka tahun Metode ini mengalokasikan penyusutan dengan mengalikan hargaperolehan aset yang tersusutkan (harga perolehan – nilai residu) dengantarif penyusutan. Tarif penyusutan yang dipakai dalam metode inijumlahnya akan semakin kecil tiap tahunnya. Pembilang yang menurunsetiap tahun, adalah jumlah tahun sisa manfaat aset pada awal tahunberjalan. Penyebut yang besarnya selalu sama, adalah jumlah tahunyang menunjukkan masa manfaat aset. Sebagai contoh untuk aset yangmempunyai masa manfaat 4 tahun, maka penyebutnya setiap tahunditentukan dengan cara menambahkan angka 4 + 3 + 2 + 1 sehinggadiperoleh jumlah 10. Karena pembilangnya yang menurun setiap tahun,adalah deret angka tahun yang menurun (4,3,2,1) maka pecahannyaadalah 4/10 untuk tahun pertama, 3/10 untuk tahun kedua, 2/10 untuktahun ketiga dan 1/10 untuk tahun keempat.
  13. 13. • Metode Saldo Menurun (Double-Declining-Balance Method) Dalam metode ini, beban penyusutan tiap tahunnya menurun. Untuk dapat menghitung beban penyusutan yang selalu menurun, dasar yang digunakan adalah persentase penyusutan dengan cara garis lurus. Persentase ini dikalikan dua dan setiap tahunnya dikalikan pada nilai buku aset tetap. Metode ini tidak memperhitungkan nilai residu. Menurut Henry Simamora (2000:310) terdapat dua hal penting menyangkut metode saldo menurun ini, yaitu: 1) Metode ini merupakan satu-satunya metode penyusutan yang tidak memperhitungkan nilai residu pada saat menghitung penyusutan periodik; dan 2) Tarif penyusutan diterapkan terhadap nilai buku yang tersisa dalam setiap periodenya.3. Pelepasan aktiva tetap Aktiva tetap tidak boleh dihapus dari perkiraan dibuku besarnya hanya karena telah disusutkan sepenuhnya selama taksiran umurnya. Apabila aktiva tersebut masih tetap digunakan dalam perusahaan, maka harga perolehan dan akumulasi penyusutan harus tetap tercatat di buku besar. Jika tidak demikian, perkiraan aktiva tersebut tidak akan memberikan bukti pendukung bagi aktiva yang sebenarnya masih tetap dipakai, dan dengan demikian fungsi pengendalian dari buku besar tidak ada lagi. Di samping itu data mengenai harga perolehan dan akumulasi mengenai aktiva tersebut sering kali diperlukan dalam pelaporan untuk keperluan pajak pertambahan nilai dan pajak penghasilan. Cara pelepasan aktiva tetap dapat dilakukan cara dibuang, dijual, ditukar dengan aktiva lain.
  14. 14.  Dengan cara dibuang Dibuang dalam hal ini telah dimaksudkan dinonaktifkan. hal ini dikarenakan aktiva tetap tersebut sudah tidak fungsional lagi untuk digunakan dalam menjalankan operasiona perusahaan serta sudah tidak memiliki nilai residu atau nilai pasar.  Dengan cara dijual Aktiva tetap yang sudah tidak produktif dapat dijual dengan cara kredit maupun tunai. Aktiva tetap yang sudah tidak terpakai lagi dapat dijual lagi dengan cara dilelang.  Dengan cara ditukar dengan aktiva lain Dalam hal ini peralatan ditukar dengan peralatan yang baru yang sama kegunaannya. Jika nilai tukar lebih besar daripada nilai buku, maka diperoleh keuntungan. Sebaliknya jika nilai tukar lebih kecil daripada nilai buku maka akan terjadi kerugian pada pertukaran aktiva tersebut.D. Pengeluaran aktiva tetap dalam masa pemakaian Aktiva tetap yang digunakan dalam masa pemakaian selama umurmanfaatnya akan mengalami proses penuaan, kerusakan dan sebagainya yangdapat menguturangi umur manfaatnya. Oleh sebab itu perlu dikeluarkan biaya-biaya yang digunakan sebagai perawatan, perbaikan pergantian bagian-bagianaktiva yang rusak, maupun biaya lain yang dapat menambah kegunaan aktiva. Adapun biaya-biaya selama aktiva tetap dipakai : a. Revenue expenditure Merupakan biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan yang masa manfaatnya kurang dari satu tahun. Contoh biaya yang dikeluarkan untuk mereparasi atau repai kendaraan.
  15. 15. b. Capital expenditure Merupakan biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan yang masa manfaatnya lebih dari satu tahun:  Umur ekonomis aktiva tetap tersebut bertambah  Kapasitas aktiva bertambah  Kualitas aktiva bertambah Misalnya :  Betterment (penggantian besar-besaran)  Replecement (penggantian sebagian)  Additions (penambahan-penambahan)E. Dokumen-dokumenMenurut Mulyadi (2001:602) Dokumen yang digunakan untuk merekam segalasesuatu transaksi aset tetap yang merubah harga pokok dan akumulasi penyusutanadalah : 1. Surat permintaan otorisasi investasi Karna investasi dalam aset tetap biasanya meliputi jumlah rupiah yang relatif besar dan mencangkup keterikatan dana dalam jangka waktu yang relatif panjang, maka pengendalian aset tetap dilakuka melalui perencanaan yang matang. Perencanaan pengeluaran investasi dalam aset tetap dimulai dengan diajukannya usaha investasi kepada manajemen puncak. Dokumen permintaan otorisasa investasi ini diisi oleh fungsi yang mengusulkan perolehan aset tetap dan setelah diotorisasi oleh direktur fungsi yang bersangkutan dimintakan persetujuan dari Direktur Utama.
  16. 16. 2. Surat Peermintaan Reparasi Dokumen ini berfungsi sebagai perintah dilakukannya reparasi yang merupakan pengeluaran modal3. Surat Permintaan Transfer Aset Tetap Dokumen ini berfungsi sebagai permintaan dan pemberian otorisasi transfer aset tetap4. Surat Permintaan Penghentian Aset Tetap Dokumen ini berfungsi sebagai permintaan dan pemberian otorisasi penghentian pemakaian aset tetap.5. Surat Perintah Kerja Dokumen ini mempunyai 2 fungsi : sebagai perintah dilaksanakannya pekerjaan tertentu mengenai aset tetap dan sebagai catatan yang dipakai untuk mengumpulkan biaya pembuatan aset tetap. Dokumen ini digunakan sebagai peerintah kerja pemasangan aset tetap yang dibeli, pembongkaran aset tetap yang dihentikan pemakaiannya.6. Surat Order Pembelian Dokumen ini diterbitkan oleh fungsi pembelian yang merupakan surat untuk mememesan aset tetap kepada pemasok. Untuk pembelian aser tetap yang melibatkan jumlah investasi yang besar umumnya pemilihan pemasok dilakukan melalui proses tender terbuka.7. Laporan Penerimaan Barang
  17. 17. Dokumen ini diterbitkan oleh fungsi penerimaan setelah fungsi ini melakukan pemeriksaan kuantitas, mutu, dan spesifikasi aset tetap yang diterima dari pemasok. 8. Faktur dari Pemasok Dokumen ini merupakan tagihan dari pemasok untuk aset tetap yang dibeli. 9. Bukti Kas Keluar Dokumen ini merupakan perintah pengeluaran kas yang dibuat oleh fungsi akutansi setelah dokumen-dokumen di terima dan diperisa oleh bagian masing-masing.F. Manajemen aktiva tetap Aktiva tetap menuntut optimum selama taksiran umur ekonomisnya. Perludibentuk suatu fungsi yang memiliki tanggung jawab untuk mengaturpenggunaan, pemindahan, pemberian otorisasi penghentian pemakaian aktivatetap. Jika masing-masing fungsi memiliki wewenang untuk menggunakan,memindahkan dan menghentikan pemakaian aktiva tetap tidak akan optimum,karena aktiva tetap yang menganggur di suatu fungsi tidak dapat segeradimanfaatkan oleh fungsi lain. Dalam struktur organisasi, fungsi yangbertanggung jawab atas pengelolaan aktiva tetap berada dibagian aktiva tetap.
  18. 18. BAB III TATA LAKSANA PELAKSANAANA. Waktu dan tempat Pelaksanaan magang dilaksanakan selama 3 bulan pada bulan januarisampai maret 2013. Perusahaan menempatkan pemagang di bagian akuntansiumum perusahaan. PT. Coca-Cola Amatil Indonesia Semarang Alamat: JlSoekarno Hatta Km 30 Harjosari Bawen Kab. Semarang PO BOX 119 UngaranNomor Telepon: 0298 523333 No Fax 0298 522303 Website: www.coca-colaamatil.co.id.
  19. 19. B. Data dan informasi untuk laporan magang Data dan informasi yang dibutuhkan selama melakukan kegiatan magangpada PT. Coca-Cola Amatil Indonesia adalah :  Laporan keuangan PT. Coca-Cola Amatil Indonesia.  Data lain yang mendukung penulis dalan bekerja di perusahaan ini, sehingga penulis dapat bekerja dengan baik.  Informasi tentang aset tetap pada PT. Coca-Cola Amatil Indonesia.C. Table kegiatan selama kerja praktek. No. KEGIATAN Januari Februari Maret Minggu minggu minggu 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1. Pengenalan lingkungan perusahaan 2. Perkenalan perusahaan Memahami kegiatan yang 3. dilakukan bagian aset tetap 4. Melakukan Magang 5. Mempelajari dan melakukan observasi Mempelajari progam 6. untuk aset tetap Input transaksi yang 7. berhubungan dengan aset tetap ke program Memahami dan 8. mempelajari tentang
  20. 20. perolehan aset tetap 9 Memahami dan mempelajari tentang pemakaian aset tetap 10 Memahami dan mempelajari tentang transfer aset tetap 11 Memahami dan mempelajari tentang penarikan aset tetap. 12 Membuat laporan harian magang yang akan dikirimkan pada pembimbing sebagai evaluasi dan penilaian. DAFTAR PUSTAKAIkatan Akuntan Indonesia, 2007 Standar Akuntansi Keuangan, Edisi Revisi,Penerbit Salemba Empat, JakartaWarren, Carl S, James M, Reeve, Philip E. Fees, Pengantar Akuntansi, PenerbitSalemba Empat, Jakartawww.coca-colaamatil.co.id

×