• Share
  • Email
  • Embed
  • Like
  • Save
  • Private Content
Imunitas
 

Imunitas

on

  • 4,207 views

Biologi

Biologi

Statistics

Views

Total Views
4,207
Views on SlideShare
4,207
Embed Views
0

Actions

Likes
2
Downloads
134
Comments
1

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel

11 of 1 previous next

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
  • PIE DOWLODE??
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Imunitas Imunitas Presentation Transcript

    • IMUNITASNabila ArifannisaSMA Negeri 1 Tanjungpinang
    • SISTEMKEKEBALANTUBUH (IMUNITAS)
    • A. PENGERTIAN IMUNITASIMUNITAS ADALAH SISTEM MEKANISME PADAORGANISME YANG MELINDUNGI TUBUHTERHADAP PENGARUH BIOLOGIS LUAR DENGANMENGIDENTIFIKASI DAN MEMBUNUH PATOGENSERTA SEL TUMOR
    • Sistem ini mendeteksi berbagai macampengaruh biologis luar yang luas, organismea k a n m e l i n d u n g i t u b u h dari infeksi, bakteri, virussampai cacing parasit, serta menghancurkan z a t -zat asing lain dan memusnahkan merekadari sel organisme yang sehat d a n j a r i n g a n a g a rtetap dapat berfungsi seperti biasa. Deteksisistem ini sulit karena adaptasi patogen danmemiliki cara baru agar dapat menginfeksi
    • B. JENIS – JENIS IMUNITAS1. IMUNITAS BAWAAN ATAU IMUNITAS NONSPESIFIK2. IMUNITAS ADAPTIF
    • 1. IMUNITAS BAWAANIMUNITAS BAWAAN MERUPAKAN GARIS PERTAHANAN PERTAMA TERHADAP SEMUA PENGGANGGU.BAGIAN UTAMA TUBUH YANG BERFUNGSI SEBAGAI IMUNITAS BAWAAN ADALAH KULIT, AIR MATA, DAN AIR LIUR.
    • 2. IMUNITAS ADAPTIFJIKA SUATU PENYERBU BERHASIL MELEWATI GARIS PERTAHANAN PERTAMA, MAKA TUBUH AKAN MENGEMBANGKAN SUATU SISTEM KEKEBALAN SPESIFIK YANG SUDAH TERADAPTASI, YANG DISEBUT IMUNITAS ADAPTIF
    • Imunitas adaptif mempunyai empat sifat yaitu : Hanya akan berfungsi jika penyerbu telah datang Bersifat spesifik artinya hanya akan menyerang penyerbu jenis tertentu saja Mempunyai kemampuan mengenali dan mengingat terus walaupun kejadian yang sama akan muncul bertahun-tahun kemudian Umumnya tidak akan menyerang komponen-komponen tubuh yang normal
    • C. KOMPONEN SISTEMKEKEBALAN TUBUHTERDIRI ATAS : MAKROFAG LIMFOSIT RESEPTOR ANTIGEN SEL-SEL PENGANGKUT ANTIGEN ANTIBODI
    • 1. MAKROFAGMakrofag merupakan komponen sel darah putih yang memerankan fungsi imunitas bawaan melalui proses fagositosis.Sebelum mencerna bakteri makrofag berusaha mengjangkau bakteri dan menangkapnya dengan perpanjangan membran yang disebut pseudopodia. Sesudah terperangkap dimembran, makrofag akan menelannya satu persatu kemudian mencernanya
    • Makrofag juga mempunyai peranan penting dalam imunitas adaptif, yaitu dengan cara mengirimkan antigen pengganggu untuk dibinasakan oleh komponen-komponen lain dari sistem kekebalan adaptif.Makrofag dapat mengonsumsi partikel asing, seperti debu, partikel asbes, dan bakteri.Makrofag terdapat ditempat-tempat strategis tubuh dan tempat organ tubuh berhubungan dengan aliran darah atau dunia luar, misalnya didaerah paru-paru yang menerima udara dari luar.
    • 2. LIMFOSITLimfosit merupakan sel darah putih yang khusus berfungsi untuk mengidentifikasi dan menghancurkan antigen penyerbuSemua limfosit dibentuk disumsum tulang belakang, tetapi mereka mengalami penuaan ditempat berbedaLimfosit yang mengalami penuaan di sumsum tulang belakang disebut limfosit B. Sedangkan limfosit T mengalami penuaan di timus
    • 3. RESEPTOR ANTIGENSetelah dewasa, masing-masing limfosit akan membuat satu reseptor antigen, yaitu satu struktur khusus yang berada pada bagian permukaan sel limfosit.Struktur khusus ini akan berikatan dengan struktur yang sesuai pada antigen.
    • 4. SEL-SEL PENGANGKUTANTIGENPada saat satu antigen masuk ke sel tubuh, maka molekul-molekul pengangkut tertentu yang ada dalam sel akan membawa antigen tersebut ke permukaan sel menuju sel-sel limfosit T.Molekul-molekul pengangkut ini dibuat oleh sekelompok gen yang disebut kompleks histokompatibilitas utama (MHC)
    • Molekul MHC terdiri atas dua kelas: Molekul MHC kelas I berfungsi membawa antigen kepada sel-sel limfosit T pembunuh Molekul MHC kelas II berfungsi membawa antigen ke sel-sel limfosit T penolong
    • 5. ANTIBODIAntibodi adalah glikoprotein dengan struktur tertentu yang disekresi dari penyerap limfosit-B yang telah teraktivasi menjadi sel plasma, sebagai respon dari antigen tertentu dan reaktif terhadap antigenAntibodi dapat ditemukan pada darah atau kelenjar tubuh vertebrata lainnya
    • Molekul antibodi beredar di dalam pembuluh darah dan memasuki jaringan tubuh melalui proses peradangan. Mereka terbuat dari sedikit struktur dasar yang disebut rantaiTiap antibodi memiliki dua rantai berat besar dan dua rantai ringan
    • Respons sel yang pertama terhadap antibodi adalah pembentukan antibodi IgM oleh sel, setelah itu baru pembentukan antibodi tipe lain seperti IgG, IgA, IgD, dan IgEa. IgM adalah antibodi yang dihasilkan pada pemaparan awal oleh suatu antigenb. IgG adalah antibodi yang dihasilkan pada pemaparan antigen berikutnyac. IgA adalah antibodi yang memegang peranan penting pada pertahanan tubuh terhadap masuknya mikroorganisme melalui permukaan yang dilapisi selaput lendir
    • d. IgE adalah antibodi yang menyebabkan reaksi alergi takute. IgD adalah antibodi yang terdapat dalam jumlah yang sangat sedikit didalam darah
    • Zat antibodi menghentikan aktivitas antigenpenyebab penyakit dengan cara :1. Menetralisir yaitu mengikat antigen dan mencegahnya agar tidak memengaruhi aktivitas sel-sel normal2. Opsonisasi yaitu menyiapkan antigen agar dapat dicerna oleh makrofag dengan cara melapisi permukaan antigen dengan antibodi3. Fiksasi Komplemen yaitu melubangi dan menghancurkan membran sel bakteri oleh antibodi
    • D. IMUNISASIImunisasi adalah pemberian vaksin kepada seseorang untuk melindunginya dari beberapa penyakit tertentuImunisasi ada dua macam yaitu imunisasi aktif yang memberikan imunitas jangka panjang dan imunisasi pasif yang memberi imunitas sementara
    • 1. IMUNISASI AKTIFImunisasi aktif dilakukan dengan menyuntikkan vaksin berisi antigen tertentu kedalam tubuh untuk membangun sistem kekebalanImunisasi aktif dapat dilaksanakan dengan memodifikasi berbagai organisme sehingga hanya memberikan sedikit resiko yang menyebabkan penyakit, tetapi masih mampu membangun sistem pertahanan tubuh untuk melawan penyakit
    • Imunisasi dapat juga terjadi ketika seseorang menerima suntikan dari mikroorganisme yang dinonaktifkan atau dibunuh sehingga relatif aman, tetapi masih berisi antigenContoh imunisasi aktif adalah imunisasi polio atau campak.
    • 2. IMUNISASI PASIFImunisasi pasif dilakukan tanpa menyuntikkan antigen jenis apapunDalam metode ini, vaksin berisi zat antibodi yang diperoleh dari darah suatu hewan atau manusia yang diimunisasi secara aktif. Zat antibodi ini dapat melindungi seseorang dari penyakit tertentu hanya untuk dua sampai tiga mingguWalaupun berumur pendek, tetapi imunisasi ini memberikan perlindungan lebih cepat
    • E. KELAINAN PADA SISTEMKEKEBALAN TUBUH ALERGI PENOLAKAN TRANSPLANTASI AIDS (ACQUIRED IMMUNODEFICIENCY SYNDROME) DEFISIENSI IMUN PENYAKIT AUTOIMUN
    • 1. ALERGIAlergi atau hipersensitivitas tipe I adalah kegagalan kekebalan tubuh di mana tubuh seseorang menjadi hipersensitif dalam bereaksi secara imunologi terhadap bahan-bahan yang umumnya imunogenik (antigenik) atau dikatakan orang yang bersangkutan bersifat atopikBahan-bahan yang menyebabkan hipersensitivitas tersebut disebut alergen
    • Beberapa hal yang dapat dilakukan untukmencegah terjadinya alergi: Tidak menumpuk banyak barang di dalam rumah ataupun kamar tidur yang dapat menjadi sarang bertumpuknya debu sebagai rangsangan timbulnya reaksi alergi Kebersihan diri juga harus diperhatikan, untuk menghindari tertumpuknya daki yang dapat pula menjadi sumber rangsangan terjadinya reaksi alergi Jangan menggunakan pewangi ruangan ataupun parfum, obat-obat anti nyamuk. Jika di rumah anda terdapat banyak nyamuk, gunakanlah raket anti nyamuk Gunakan kasur atau bantal dari bahan busa, bukan kapuk Gunakan sprei dari bahan katun dan cucilah minimal
    • Hindari menggunakan pakaian dari bahanwool, gunakanlah pakaian dari bahan katunPendingin udara (AC) dapat digunakan, tetapi tidakboleh terlalu dingin dan tidak boleh lebih dari pukul24.00Awasi setiap makanan atau minuman maupun obat-obatan yang menimbulkan reaksi alergiKonsultasikan dengan spesialis. Alergi yang munculmembutuhkan perawatan yang berbeda-beda padamasing-masing penderita alergi. Mintalah dokter andauntuk melakukan imunoterapi untuk menurunkankepekaan anda terhadap bahan-bahan pemicu reaksialergi.Misalnya: dengan melakukan suntikan menggunakanekstrak debu rumah atau dengan melakukan imunisasiBaccillus Calmette Guirine (BCG) minimal sebanyak 3kali (1 kali sebulan) berturut-turut,dan diulang setiap 6bulan sekali
    • PENDERITA ALERGI
    • 2. PENOLAKANTRANSPLANTASI Penolakan transplantasi terbagi menjadi tiga kategori:a. Penolakan Hiperakut, terjadi segera begitu transplantasi dilakukan. Dapat diatasi dengan cara mencangkokkan organ pada resipien yang memiliki golongan sama dengan donorb. Penolakan Akut, biasanya terjadi beberapa hari setelah transplantasi. Untuk mengatasi ini biasanya diberikan obat, seperti siklosporin yang memengaruhi respons molekul MHC resipien terhadap donorc. Penolakan Kronis, terjadi karen organ yang ditransplantasikan kehilangan fungsi yang disebabkan oleh darah beku pada pembuluh dalam organ
    • 3. AIDSAIDS disebabkan oleh virus HIV. HIV menyebabkan penurunan kekebalan secara fatal. Virus tersebut menginfeksi dan secara cepat menghancurkan sel- sel T penolong.Perkembangan penyakit setelah terinfeksi HIV berbeda-beda. Pada sebagian orang virus tetap berada pada sel yang terinfeksi bertahun-tahun dengan sedikit atau gejala yang jelas. Pada sebagian yang lain virus menjadi aktif dalam waktu yang relatif singkat sehingga muncul gejala AIDS yang serius.
    • PENDERITA AIDS
    • 4. DEFISIENSI IMUNPenyakit defisiensi imun adalah penyakit yang karena memiliki satu atau lebih ketidaknormalan sistem imun, dimana kerentanan terhadap infeksi meningkatDefisiensi imun primer tidak berhubungan dengan penyakit lain yang mengganggu sistem imun, dan banyak yang merupakan akibat kelainan genetik dengan pola bawaan khususDefisiensi imun sekunder terjadi sebagai akibat dari penyakit lain, umur, trauma, atau pengobatan
    • Penyebab defisiensi imun sangat beragam dan penelitian berbasis genetik berhasil mengidentifikasi lebih dari 100 jenis defisiensi imun primer dan pola menurunnya terkait pada X-linked recessive, resesif autosomal, atau dominan autosomal
    • 5. PENYAKIT AUTOIMUNKetika suatu penyakit auto imun menyerang, sistem kekebalan akan menyerang organ atau jaringan sendiri seolah-olah mereka adalah unsur asing. Penyakit autoimun sering terjadi pada kasus kencing manis dan demam rematik.