Sengketa Internasional di akibatkan faktor HAM

  • 3,141 views
Uploaded on

Informasi dalam pelajran

Informasi dalam pelajran

More in: Education
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
No Downloads

Views

Total Views
3,141
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3

Actions

Shares
Downloads
42
Comments
0
Likes
1

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. Sengketa Internasional YangDiakibatkan Oleh Faktor HAM Anggota : 1. Rita 2. Ayu Nawang Wulan 3. Muthia Nurahmi 4. Nining Elsa Noviolin 5. Widya 6. Riki Wahyudi LET’S GO…..
  • 2. Sengketa internasional dan faktor penyebabnya HAM cara Penyelesaian Sengketa SENGKETA Cara PenyelesaianINTERNASIONAL Peran Mahkamah Internasional Termasuk dalam kategori hukum Kelompok 3 publik internasional atau kasus dari hukum perdata Prinsip Hidup Berdampingan Secara Damai Menghargai Keputusan Mahkamah Internasional
  • 3. Pengertian Sengketa Internasional dan HAM• Sengketa internasional adalah suatu perselisihan antara subjek-subjek hukum internasional mengenai fakta, hukum atau politik dimana tuntutan atau pernyataan satu pihak ditolak, dituntut balik atau diingkari oleh pihak lainnya.• HAM / Hak Asasi Manusia adalah hak yang melekat pada diri setiap manusia sejak awal dilahirkan yang berlaku seumur hidup dan tidak dapat diganggu gugat siapa pun
  • 4. Contoh Atau Kasus dari SengketaInternasional Yang Disebabkan faktor HAM1. Genosida genosida ialah Perbuatan yang dilakukan dengan maksud untuk menghancurkan atau memusnahkan seluruh atau sebagian kelompok bangsa, ras, kelompok etnis, kelompok agama dengan cara membunuh anggota kelompok; mengakibatkan penderitaan fisik atau mental yang berat terhadap anggota kelompok; menciptakan kondisi kehidupan kelompok yang menciptakan kemusnahan secara fisik sebagian atau seluruhnya; melakukan tindakan mencegah kelahiran dalam kelompok; memindahkan secara paksa anak-anak dalam kelompok ke kelompok lain.
  • 5. Contohnya:• Pembantaian kaum berkulit hitam di Darfur oleh milisi Janjaweed di Sudan pada 2004.• Pembantaian suku bangsa Jerman di Eropa Timur pada akhir Perang Dunia II oleh suku- suku bangsa Ceko, Polandia dan Uni Soviet di sebelah timur garis perbatasan Oder-Neisse.
  • 6. • 2. Tahun 1924 di Italia Benito Mussolini dikenal sebagai seorang diktator yang kejam di Italia. Ia telah mendirikan sekaligus memimpin faham fasisme di Italia. Mussolini memerintah pada tahun 1924-1943 dengan sangat otoriter. Lawan-lawan politik yang tidak segaris dan setuju dengan pemikirannya langsung ditangkap dan dibunuh. Mussolini juga menduduki negara asing, seperti Etiophia dan Albania. Ia juga salah seorang pencetus Perang Dunia II dan berkoalisi dengan Adolf Hitler dari Jerman untuk melawan sekutu
  • 7. 3. Tahun 1960 di Republik Afrika Selatan Ketika rezim apartheid yang didominasi oleh orang- orang kulit putih berhasil menguasai pemerintahan yang ada di Afrika Selatan, mereka melakukan kebijakan yang merugikan warga kulit hitam. Hal ini terjadi pada tahun 1960. Orang-orang kulit putih yang menguasai Afrika Selatan melakukan tindakan yang semena-mena terhadap warga kulit hitam. Diantara peristiwa yang memakan korban adalah terbunuhnya 77 orang dari kalangan sipil pada peristiwa Sharpeville. Demikian juga pada tahun 1976 terjadi peristiwa berdarah yang menewaskan banyak warga sipil, terutama murid-murid sekolah.
  • 8. 4. Tahun 1979 di Uni Soviet• Negara Uni Soviet yang sekarang telah pecah menjadi negara Rusia, telah melakukan penyerangan yang berkepanjangan di negara Afganistan yang telah berlangsung sejak tahun 1979 hingga 1990-an. Sejumlah pasukan perang sebanyak 85 ribu tentara didatangkan langsung dari Uni Soviet untuk bertempur di Afganistan. Hal ini membuat banyak korban jiwa yang berjatuhan di Afganistan, baik korban militer maupun warga sipil.•
  • 9. Pengertian Hukum Publik Internasional dan Hukum Perdata Internasional Hukum Publik Internasional: “keseluruhan kaidah-kaidah dan asas-asas yang mengatur hubungan atau persoalan yang melintasi batas- batas negara yang bukan bersifat perdata”.• Hukum Perdata Internasional (HPI) : “keseluruhan kaidah- kaidah dan asas-asas yang mengatur hubungan atau persoalan yang melintasi batas- batas negara yang bersifat perdata”• Cara membedakan berdasarkan sifat dan obyeknya adalah tepat, dari pada membedakan berdasarkan pelaku-pelaku (subyeknya), yaitu dengan mengatakan HI Publik mengatur hubungan antara negara, sedangkan H Perdata Internasional mengatur hubungan orang-perorangan.
  • 10. Kategori1. Genosida, kasus genosia ini termasuk dalam kategori pelanggaran / kasus dari hukum perdata internasional karena genosia ini dilakukan dengan maksud untuk menghancurkan atau memusnahkan seluruh atau sebagian kelompok bangsa, ras, kelompok etnis, kelompok agama dengan cara membunuh anggota kelompok seperti pembantaian.
  • 11. 2. Kasus PadaTahun 1924 di Italia kasus initermasuk dalam kategori pelanggaran/kasusdari hukum perdata internasional karena kasusini terjadi antara orang dan perorangan yangmengakibatkan pelanggaran HAM di negara tsbseperti Benito Mussolini dikenal sebagaiseorang diktator yang kejam di Italia. Ia telahmendirikan sekaligus memimpin faham fasismedi Italia. Mussolini memerintah pada tahun1924-1943 dengan sangat otoriter. Lawan-lawanpolitik yang tidak segaris dan setuju denganpemikirannya langsung ditangkap dan dibunuh
  • 12. 3. Tahun 1960 di Republik Afrika Selatankasus ini termasuk dalampelanggaran/kasus dari hukum perdatainternasional karena ini pelanggaran yangterjadi di afrika selatan diamana kaumkulit putih semena mena terhadap kaumkulit hitam karena hukum perdataInternasional mengatur hubungan orang-perorangan dalam suatau negara.
  • 13. 4. Tahun 1979 di Uni Soviet kasus ini termasukdalam ketergori Hukum publik internasionalkarena negara Rusia, telah melakukanpenyerangan yang berkepanjangan di negaraAfganistan yang telah berlangsung sejak tahun1979 hingga 1990-an. Sejumlah pasukan perangsebanyak 85 ribu tentara didatangkan langsungdari Uni Soviet untuk bertempur di Afganistan.Hal ini membuat banyak korban jiwa yangberjatuhan di Afganistan, baik korban militermaupun warga sipil. Kasus pelanggaran initermasuk H.I publik karena mengatur hubunganantar negara
  • 14. Cara Penyelesaian Kasus HAM Internasional1. Genosida seperti Pembantaian suku bangsa Jerman di Eropa Timur pada akhir Perang Dunia II oleh suku-suku bangsa Ceko, Polandia dan Uni Soviet di sebelah timur garis perbatasan Oder-Neisse dengan cara penyelesaian sengketa dengan cara damai. pengawasan PBB karena PBB dapat menyelesaikan sengketa antar negara secara damai yang dapat dilakukan secara politik maupun arbitrasi
  • 15. 2. Kasus PadaTahun 1924 di ItaliaMasalah ini dapat diselesaikan dengan secarakekerasan seperti dimana pertikaian senjatadimana setiap pihak dengan tujuan menunduklawan danmenetapkan persyaratan secarasepihak karna ini telah menyangkut fahamfasisme dan Benito Mussolini ini siapapun ygtidak mengikuti sistem politiknya langsungditangkap dan dibunuh dan tidak bisa secaradamai sehingga diselsaikan dengan carakekerasan.
  • 16. 3. Tahun 1960 di Republik AfrikaSelatan• Kasus ini deselesaikan dengan cara seperti negoisasi karena ini cara umum untuk menyelesaikan perbedaan melibatkan secara pihak tertentu langsung dengan pihak pesengketa untuk mencapai persetujuan , dimana perwakilan orang kulit putih dan orang kulit hitam berunding untuk mencapai suatu persetujuan untuk berdamai agar tidak terjadi peperangan dan pertumpahan darah.
  • 17. 4. Tahun 1979 di Uni Soviet• Kasus ini diselasaikan dengan cara secara pengawasan PBB dimana seperti menyelesaikan sengketa yang membahayakan perdamaian dan keamanan internasional karena pihak rusia terus memerangi afganistan, oleh karena itu Dewan PBB dapat meminta kepada piha bersengketa untuk menyelesaikan melalui negoisasi, penyelidikan, konsiliasi, dan sebagainya…