‫الرحيم‬ ‫الرحمن‬ ‫هللا‬ ‫بسم‬
Teori Kepribadian Menurut Victor Frankl
Oleh : Khilyatin Ulin Nur (15410080)
Biografi
Viktor Emile Frankl dilahirkan di Wina, Austria pada
tanggal 26 Maret 1905
Ia seorang dokter ahli dalam bidang neuro-psikiatri
(penyakit saraf dan jiwa) dan seorang filsuf
Sejak kecil ia tertarik dengan masalah kejiwaan dan
sering mempertanyakan arti kehidupan setelah kematian
Awalnya ia pengikut Freud kemudian beralih ke Adler lalu
menemukan teori sendiri
Tanggal 2 September 1997 Viktor E. Frankl, pendiri
logoterapi ini meninggal dunia di Wina karena gagal
jantung, pada usia 92 tahun.
Konsep Dasar Psikologi Frankl
 Hidup memiliki makna dalam semua keadaan
 Motivasi utama untuk hidup yang akan kita menemukan
makna dalam hidup.
 Kebebasan untuk menemukan makna.
Landasan Teori Kepribadian Frankl
 The Freedom of Will
Manusia bebas menentukan yang terbaik bagi
dirinya
 The Will to Meaning
Hasrat untuk hidup bermakna merupakan motivasi
untuk menemukan makna hidup (motivasi)
 The Meaning of Life
Hidup yang bermakna merupakan tujuan dan
dambaan hidup setiap manusia (tujuan)
Logotherapy
 Logoterapi secara adalah corak psikologi/psikiatrik
yang mengakui adanya dimensi kerohanian pada
manusai disamping dimensi ragawi dan kejiwaan.
 Logoterapi beranggapan bahwa makna hidup (the
meaning of life) dan hasrat untuk hidup bermakna
(the will to meaning) merupakan motivasi utama
manusia untuk meraih taraf kehidupan bermakna
(the meaningful life).
 Tujuan dari logoterapi adalah membangkitkan
“kemauan untuk bermakna” dalam individu tersebut,
yang bersifat khusus dan pribadi bagi masing-
masing orang.
Asas Logoterapi
1. Hidup itu selalu memiliki makna bahkan dalam situasi
penuh penderitaan
2. Setiap manusia memiliki kebebasan untuk menemukan
sendiri makna hidupnya
3. Setiap manusia memiliki kemampuan untuk mengambil
sikap atas penderitaan atau peristiwa tragis yang tidak
dapat dielakkan. Bila kita tidak bisa merubah keadaan.
kita bisa merubah sikap atas keadaan itu
Sumber makna hidup
 Creative value (nilai-nilai kreatif):
kegiatan berkarya, bekerja, menciptakan sesuatu,
melaksanakan tugas dan kewajiban dengan sebaik-baiknya.
Menekuni pekerjaan dan melibatkan diri dalam dunia kerja.
 Experiential value (nilai-nilai penghayatan):
keyakinan dan penghayatan akan nilai-nilai kebenaran,
kebajikan, keindahan, keimanan dan keagamaan serta cinta
kasih.
 Attitudinal values (nilai-nilai bersikap):
menerima dengan tabah, sabar dan berani penderitaan yang
tidak bisa dielakkan lagi seperti kematian, sakit yang tak
tersembuhkan. Yang diubah bukan keadaan tetapi sikap yg
tepat terhadap keadaan itu.
Metode-metode dalam Logoterapi
 Paradoxical Intention
 Dereflection
 Medical Ministry
 Existential Analysis
Eksistensi manusia menurut Logoterapi
 Spiritualitas.
Spiritualitas adalah suatu konsep yang sulit dirumuskan, tidak
dapat direduksikan, tidak dapat diterangkan dengan istilah-istilah
material, meskipun dapat dipengaruhi oleh dunia material, namun
tidak dihasilkan atau disebabkan oleh dunia material itu
 Kebebasan.
Adanya suatu keadaan dimana manusia tidak didikte oleh faktor-
faktor non spiritual, insting, warisan kita yang khusus atau kondisi
lingkungan.
 Tanggung jawab.
Tidak cukup merasa bebas untuk memilih namun manusia juga
harus menerima tanggung jawab terhadap pilihan tersebut.
Logotherapy mengingatkan manusia terhadap tanggung jawab
dengan kalimat berikut, “Hiduplah seolah-olah anda hidup untuk
kedua kalinya, dan bertindak salah untuk pertama kalinya kira-
kira demikian anda bertindak sekarang.”
Patologis
 Gangguan Neurosis Noogenik
Mengeluh bosan, hampa, putus asa, kehilangan minat dan
inisiatif, merasa hidup tiada arti, acuh
 Karakter Totaliter
Memaksakan tujuan, kepentingan dan kehendak sendiri,
tidak menerima masukan, peka kritik
 Karakter Konformis
Tunduk pada tuntutan lingkungan dan orang lain dengan
mengabaikan kehendak, kepentingan dan pemikiran
sendiri
Thx for your attention guys 

Victor frankl

  • 1.
    ‫الرحيم‬ ‫الرحمن‬ ‫هللا‬‫بسم‬ Teori Kepribadian Menurut Victor Frankl Oleh : Khilyatin Ulin Nur (15410080)
  • 2.
    Biografi Viktor Emile Frankldilahirkan di Wina, Austria pada tanggal 26 Maret 1905 Ia seorang dokter ahli dalam bidang neuro-psikiatri (penyakit saraf dan jiwa) dan seorang filsuf Sejak kecil ia tertarik dengan masalah kejiwaan dan sering mempertanyakan arti kehidupan setelah kematian Awalnya ia pengikut Freud kemudian beralih ke Adler lalu menemukan teori sendiri Tanggal 2 September 1997 Viktor E. Frankl, pendiri logoterapi ini meninggal dunia di Wina karena gagal jantung, pada usia 92 tahun.
  • 3.
    Konsep Dasar PsikologiFrankl  Hidup memiliki makna dalam semua keadaan  Motivasi utama untuk hidup yang akan kita menemukan makna dalam hidup.  Kebebasan untuk menemukan makna.
  • 4.
    Landasan Teori KepribadianFrankl  The Freedom of Will Manusia bebas menentukan yang terbaik bagi dirinya  The Will to Meaning Hasrat untuk hidup bermakna merupakan motivasi untuk menemukan makna hidup (motivasi)  The Meaning of Life Hidup yang bermakna merupakan tujuan dan dambaan hidup setiap manusia (tujuan)
  • 5.
    Logotherapy  Logoterapi secaraadalah corak psikologi/psikiatrik yang mengakui adanya dimensi kerohanian pada manusai disamping dimensi ragawi dan kejiwaan.  Logoterapi beranggapan bahwa makna hidup (the meaning of life) dan hasrat untuk hidup bermakna (the will to meaning) merupakan motivasi utama manusia untuk meraih taraf kehidupan bermakna (the meaningful life).  Tujuan dari logoterapi adalah membangkitkan “kemauan untuk bermakna” dalam individu tersebut, yang bersifat khusus dan pribadi bagi masing- masing orang.
  • 6.
    Asas Logoterapi 1. Hidupitu selalu memiliki makna bahkan dalam situasi penuh penderitaan 2. Setiap manusia memiliki kebebasan untuk menemukan sendiri makna hidupnya 3. Setiap manusia memiliki kemampuan untuk mengambil sikap atas penderitaan atau peristiwa tragis yang tidak dapat dielakkan. Bila kita tidak bisa merubah keadaan. kita bisa merubah sikap atas keadaan itu
  • 7.
    Sumber makna hidup Creative value (nilai-nilai kreatif): kegiatan berkarya, bekerja, menciptakan sesuatu, melaksanakan tugas dan kewajiban dengan sebaik-baiknya. Menekuni pekerjaan dan melibatkan diri dalam dunia kerja.  Experiential value (nilai-nilai penghayatan): keyakinan dan penghayatan akan nilai-nilai kebenaran, kebajikan, keindahan, keimanan dan keagamaan serta cinta kasih.  Attitudinal values (nilai-nilai bersikap): menerima dengan tabah, sabar dan berani penderitaan yang tidak bisa dielakkan lagi seperti kematian, sakit yang tak tersembuhkan. Yang diubah bukan keadaan tetapi sikap yg tepat terhadap keadaan itu.
  • 8.
    Metode-metode dalam Logoterapi Paradoxical Intention  Dereflection  Medical Ministry  Existential Analysis
  • 9.
    Eksistensi manusia menurutLogoterapi  Spiritualitas. Spiritualitas adalah suatu konsep yang sulit dirumuskan, tidak dapat direduksikan, tidak dapat diterangkan dengan istilah-istilah material, meskipun dapat dipengaruhi oleh dunia material, namun tidak dihasilkan atau disebabkan oleh dunia material itu  Kebebasan. Adanya suatu keadaan dimana manusia tidak didikte oleh faktor- faktor non spiritual, insting, warisan kita yang khusus atau kondisi lingkungan.  Tanggung jawab. Tidak cukup merasa bebas untuk memilih namun manusia juga harus menerima tanggung jawab terhadap pilihan tersebut. Logotherapy mengingatkan manusia terhadap tanggung jawab dengan kalimat berikut, “Hiduplah seolah-olah anda hidup untuk kedua kalinya, dan bertindak salah untuk pertama kalinya kira- kira demikian anda bertindak sekarang.”
  • 10.
    Patologis  Gangguan NeurosisNoogenik Mengeluh bosan, hampa, putus asa, kehilangan minat dan inisiatif, merasa hidup tiada arti, acuh  Karakter Totaliter Memaksakan tujuan, kepentingan dan kehendak sendiri, tidak menerima masukan, peka kritik  Karakter Konformis Tunduk pada tuntutan lingkungan dan orang lain dengan mengabaikan kehendak, kepentingan dan pemikiran sendiri
  • 11.
    Thx for yourattention guys 