Go

UPAYA HUKUM
Suatu usaha untuk

setiap orang yang
merasa dirugikan
haknya dan ingin
mendapatkan
keadilan menurut
cara yang ditetapkan
undang-undang

next
Upaya hukum biasa
1. Perlawanan (verzet) : yaitu sebuah upaya hukum terhadap
putusan yang dijatuhkan diluar hadirnya tergugat (Verstek).
putusan Verstek tersebut baru dapat dijatuhkan jika
tergugat setelah dipanggil secara patut untuk yang ketiga
kalinya, namun si tergugat tetap juga tidak datang.


Back

next
Tuntutan verzet dibuat seperti
gugatan biasa, yaitu tertulis
dan
ditandatangani
oleh
tergugat sendiri atau kuasanya,
dibuat dalam rangkap enam,
tiga rangkap untuk majelis,
masing-masing satu rangkap
untuk pelawan, terlawan dan
untuk berkas.
Back

next
2. Banding : Permohonan agar
perkara yang telah diputuskan
oleh pengadilan tingkat pertama
diperiksa ulang oleh pengadilan
yang lebih tinggi (tingkat
banding) karena belum puas
dengan keputusan pengadilan
tingkat pertama.
Back

next
Diajukan dalam waktu

14 hari setelah
putusan diumumkan
diberitahukan kepada
orang yang tidak
hadir pada saat
putusan diucapkan.
Back

next
 Berkas dikirim

kepengadilan agama
dalam perkara banding
adalah bundel A dan
bundel B. apabila tidak
ada pihak yang banding
dinamakan berkas
perkara.
3. Kasasi : Berlaku untuk
perkara yang telah melewati
upaya hukum banding, kecuali
perkara tertentu seperti perkara
voluntair yang upaya hukumnya
langsung kasasi tanpa melewati
banding.

Back

next
 Apabila

permohonan kasasi diajukan
setelah lewat waktu 14 hari setelah
pemberitahuan putusan banding kepada
yang
bersangkutan
maka
berkas
perkaranya tidak dikirim ke Mahkamah
Agung. Selanjutnya Ketua Pengadilan
Agama membuat penetapan yang isinya
menyatakan bahwa permohonan pemohon
kasasi tidak dapat diterima (Pasal 45A ayat
(3) Undang-undang Nomor 5 Tahun 2004)
 Upaya Hukum Luar Biasa

Peninjauan Kembali Putusan Pengadilan yang
Telah Memperoleh Kekuatan Hukum Tetap
Pengertiannya : Meninjau kembali putusan
perdata yang telah memperoleh kekuatan hukum
tetapi karena hal-hal baru yang dulu tidak
diketahui oleh hakim sehingga apabila hal itu
diketahui maka putusan hakim akan menjadi lain.
1.

Back
Derden Verzet
 Derden verzet dilakukan apabila
putusan pengadilan merugikan
pihak ketiga. Derden verzet
termasuk upaya hukum luar biasa
karena pada dasarnya suatu
putusan hanya mengikat para
pihak yang berperkara saja dan
tidak mengikat pihak ketiga
(pasal1917 KUHPer)[1],
derden verzet adalah perlawanan
(dari) pihak ketiga. Memang pada
azasnya putusan pengadilan
hanya mengikat para pihak yang
berperkara dan tidak mengikat
pihak ketiga. Namun tidak
tertutup kemungkinan ada pihak
ketiga yang dirugikan oleh suatu
putusan pengadilan. Terhadap
putusan tersebut, pihak yang
dirugikan dapat mengajukan
perlawanan (derden verzet) ke
Hakim Pengadilan Negeri yang
memutus perkara tersebut.
Upaya hukum

Upaya hukum

  • 1.
  • 2.
    Suatu usaha untuk setiaporang yang merasa dirugikan haknya dan ingin mendapatkan keadilan menurut cara yang ditetapkan undang-undang next
  • 3.
    Upaya hukum biasa 1.Perlawanan (verzet) : yaitu sebuah upaya hukum terhadap putusan yang dijatuhkan diluar hadirnya tergugat (Verstek). putusan Verstek tersebut baru dapat dijatuhkan jika tergugat setelah dipanggil secara patut untuk yang ketiga kalinya, namun si tergugat tetap juga tidak datang.  Back next
  • 4.
    Tuntutan verzet dibuatseperti gugatan biasa, yaitu tertulis dan ditandatangani oleh tergugat sendiri atau kuasanya, dibuat dalam rangkap enam, tiga rangkap untuk majelis, masing-masing satu rangkap untuk pelawan, terlawan dan untuk berkas. Back next
  • 5.
    2. Banding :Permohonan agar perkara yang telah diputuskan oleh pengadilan tingkat pertama diperiksa ulang oleh pengadilan yang lebih tinggi (tingkat banding) karena belum puas dengan keputusan pengadilan tingkat pertama. Back next
  • 6.
    Diajukan dalam waktu 14hari setelah putusan diumumkan diberitahukan kepada orang yang tidak hadir pada saat putusan diucapkan. Back next
  • 7.
     Berkas dikirim kepengadilanagama dalam perkara banding adalah bundel A dan bundel B. apabila tidak ada pihak yang banding dinamakan berkas perkara.
  • 8.
    3. Kasasi :Berlaku untuk perkara yang telah melewati upaya hukum banding, kecuali perkara tertentu seperti perkara voluntair yang upaya hukumnya langsung kasasi tanpa melewati banding. Back next
  • 9.
     Apabila permohonan kasasidiajukan setelah lewat waktu 14 hari setelah pemberitahuan putusan banding kepada yang bersangkutan maka berkas perkaranya tidak dikirim ke Mahkamah Agung. Selanjutnya Ketua Pengadilan Agama membuat penetapan yang isinya menyatakan bahwa permohonan pemohon kasasi tidak dapat diterima (Pasal 45A ayat (3) Undang-undang Nomor 5 Tahun 2004)
  • 10.
     Upaya HukumLuar Biasa Peninjauan Kembali Putusan Pengadilan yang Telah Memperoleh Kekuatan Hukum Tetap Pengertiannya : Meninjau kembali putusan perdata yang telah memperoleh kekuatan hukum tetapi karena hal-hal baru yang dulu tidak diketahui oleh hakim sehingga apabila hal itu diketahui maka putusan hakim akan menjadi lain. 1. Back
  • 11.
    Derden Verzet  Derdenverzet dilakukan apabila putusan pengadilan merugikan pihak ketiga. Derden verzet termasuk upaya hukum luar biasa karena pada dasarnya suatu putusan hanya mengikat para pihak yang berperkara saja dan tidak mengikat pihak ketiga (pasal1917 KUHPer)[1],
  • 12.
    derden verzet adalahperlawanan (dari) pihak ketiga. Memang pada azasnya putusan pengadilan hanya mengikat para pihak yang berperkara dan tidak mengikat pihak ketiga. Namun tidak tertutup kemungkinan ada pihak ketiga yang dirugikan oleh suatu putusan pengadilan. Terhadap putusan tersebut, pihak yang dirugikan dapat mengajukan perlawanan (derden verzet) ke Hakim Pengadilan Negeri yang memutus perkara tersebut.