Dokumen tersebut membahas berbagai upaya hukum yang dapat dilakukan oleh pihak yang merasa dirugikan oleh putusan pengadilan, diantaranya perlawanan (verzet), banding, kasasi, peninjauan kembali, dan derden verzet.
Suatu usaha untuk
setiaporang yang
merasa dirugikan
haknya dan ingin
mendapatkan
keadilan menurut
cara yang ditetapkan
undang-undang
next
3.
Upaya hukum biasa
1.Perlawanan (verzet) : yaitu sebuah upaya hukum terhadap
putusan yang dijatuhkan diluar hadirnya tergugat (Verstek).
putusan Verstek tersebut baru dapat dijatuhkan jika
tergugat setelah dipanggil secara patut untuk yang ketiga
kalinya, namun si tergugat tetap juga tidak datang.
Back
next
4.
Tuntutan verzet dibuatseperti
gugatan biasa, yaitu tertulis
dan
ditandatangani
oleh
tergugat sendiri atau kuasanya,
dibuat dalam rangkap enam,
tiga rangkap untuk majelis,
masing-masing satu rangkap
untuk pelawan, terlawan dan
untuk berkas.
Back
next
5.
2. Banding :Permohonan agar
perkara yang telah diputuskan
oleh pengadilan tingkat pertama
diperiksa ulang oleh pengadilan
yang lebih tinggi (tingkat
banding) karena belum puas
dengan keputusan pengadilan
tingkat pertama.
Back
next
6.
Diajukan dalam waktu
14hari setelah
putusan diumumkan
diberitahukan kepada
orang yang tidak
hadir pada saat
putusan diucapkan.
Back
next
7.
Berkas dikirim
kepengadilanagama
dalam perkara banding
adalah bundel A dan
bundel B. apabila tidak
ada pihak yang banding
dinamakan berkas
perkara.
8.
3. Kasasi :Berlaku untuk
perkara yang telah melewati
upaya hukum banding, kecuali
perkara tertentu seperti perkara
voluntair yang upaya hukumnya
langsung kasasi tanpa melewati
banding.
Back
next
9.
Apabila
permohonan kasasidiajukan
setelah lewat waktu 14 hari setelah
pemberitahuan putusan banding kepada
yang
bersangkutan
maka
berkas
perkaranya tidak dikirim ke Mahkamah
Agung. Selanjutnya Ketua Pengadilan
Agama membuat penetapan yang isinya
menyatakan bahwa permohonan pemohon
kasasi tidak dapat diterima (Pasal 45A ayat
(3) Undang-undang Nomor 5 Tahun 2004)
10.
Upaya HukumLuar Biasa
Peninjauan Kembali Putusan Pengadilan yang
Telah Memperoleh Kekuatan Hukum Tetap
Pengertiannya : Meninjau kembali putusan
perdata yang telah memperoleh kekuatan hukum
tetapi karena hal-hal baru yang dulu tidak
diketahui oleh hakim sehingga apabila hal itu
diketahui maka putusan hakim akan menjadi lain.
1.
Back
11.
Derden Verzet
Derdenverzet dilakukan apabila
putusan pengadilan merugikan
pihak ketiga. Derden verzet
termasuk upaya hukum luar biasa
karena pada dasarnya suatu
putusan hanya mengikat para
pihak yang berperkara saja dan
tidak mengikat pihak ketiga
(pasal1917 KUHPer)[1],
12.
derden verzet adalahperlawanan
(dari) pihak ketiga. Memang pada
azasnya putusan pengadilan
hanya mengikat para pihak yang
berperkara dan tidak mengikat
pihak ketiga. Namun tidak
tertutup kemungkinan ada pihak
ketiga yang dirugikan oleh suatu
putusan pengadilan. Terhadap
putusan tersebut, pihak yang
dirugikan dapat mengajukan
perlawanan (derden verzet) ke
Hakim Pengadilan Negeri yang
memutus perkara tersebut.