Pengenalan diri merupakan proses mengenal kelemahan dan kelebihan diri sendiri dengan melakukan introspeksi dan umpan balik dari orang lain. Pengenalan diri penting untuk mengembangkan diri menjadi lebih baik dan membentuk sikap hidup yang sehat.
Pada dasarnya setiapmanusia cenderung untuk
mengembangkan dirinya sendiri menjadi lebih baik, lebih
matang dan lebih mantap. Namun kecenderungan
seseorang untuk menimbulkan kemampuannya tidak
terwujud begitu saja, tanpa ada upaya untuk
pengembangan kepribadian yang dimilikinya, karena setiap
manusia memiliki kemampuan dan keunikan tersendiri.
Sejauh mana kepribadian terwujud sangat ditentukan oleh
seberapa jauh lingkungan mendorong untuk
perkembangan terhadap konsep diri seseorang dan
seberapa jauh seseorang tersebut merasa dirinya perlu
belajar agar lebih baik lagi.
4.
Menurut Poerwadarminto pengenalan
artinyaproses membuat suatu hal yang
tidak mengerti menjadi mengerti
sedangkan diri artinya orang seorang
tidak dengan orang lain.
5.
Menurut John RobertPowers (1977),
Pengenalan Diri adalah kesadaran dan
pemahaman terhadap dirinya sendiri yang
meliputi ; siapa aku, apa kemampuanku, apa
kekuranganku, apa kelebihanku, apa
perananku, dan apa keinginanku. Pengenalan
diri menjadi dasar perilaku hidup sehari-hari
yang disadari. Kesadaran dan pemahaman
akan dirinya semakin mencerminkan prinsip
hidup dan kehidupannya.
6.
Sedangkan menurut Noesjirwan
Koentjoro (1989), Pengenalan Diri adalah
kemampuan seseorang untuk melihat
kekuatan dan kelemahan yang ada pada
dirinya, sehingga dapat melakukan respon
yang tepat terhadap tuntutan yang muncul
dari dalam maupun dari luar.
7.
Menurut Grinder (1978)Pengenalan Diri
adalah suatu cara untuk membentuk konsep diri.
Jadi, Pengenalan Diri adalah memahami
dan mengerti totalitas yang ada di dalam
diri kita. Baik itu kelemahan, kelebihan,
baik atau buruknya diri seseorang tersebut.
8.
Dengan adanya pemahamanterhadap konsep diri, diharapkan :
1. Tumbuhnya kesadaran seseorang untuk memahami dan mengenali
dirinya serta mampu mengembangkan kemampuannya.
2. Terbentuknya sikap dan perilaku percaya diri serta prinsip hidup
menuju kehidupan yang sejahtera. Sikap dan perilaku percaya diri
adalah kemampuan mengekspresikan diri atau mengemukakan
hak-hak pribadi serta mempertahankannya tanpa melanggar hak
orang lain.
9.
MENGAPA PENGENALAN
DIRI DIPERLUKAN
Setiap orang perlu mengetahui dan memahami
dirinya serta mampu menumbuhkan dan
mengembangkan kemampuannya. Setelah
seseorang mengetahui dirinya, maka terbentuklah
sikap dan perilaku dalam menentukan arah dan
prinsip hidup yang diinginkan. Seseorang yang
mempunyai konsep diri, dapat menilai dirinya
dalam menjalankan peranan hidup berkeluarga
atau dalam masyarakat tanpa merasa lebih atau
kurang terhadap kemampuan dan bersikap
kepada orang lain. Perilaku seseorang dalam
kehidupan bermasyarakat merupakan faktor yang
menentukan, dengan demikian ‘pengenalan diri’
seseorang bukan suatu yang langsung jadi,
melainkan diperoleh dan dibentuk melalui
pendidikan, pengalaman serta pengaruh
lingkungan.
10.
Pengenalan Diri tidakdatang begitu saja, untuk bisa
mengenal diri lebih baik perlu memperhatikan cara-
cara untuk mengenal diri.
Pengenalan Diri dapat dilakukan dengan cara :
11.
Sebuah kapal yangakan berlayar pasti membutuhkan petunjuk
arah. Namun tak kalah pentingnya adalah selalu mengetahui posisi
yang benar ketika di lautan lepas. Karena sedikit kekeliruan membuat
kapal tersesat dan kehilangan arah. Demikian halnya kehidupan kita.
Secara berkala kita perlu evaluasi. Ada banyak peristiwa di mana kita
harus belajar dan membiasakan introspeksi diri. Bercermin untuk
mengetahui kekurangan dan kelemahan pribadi, agar dapat
mengembangkan diri menjadi lebih baik lagi.
Introspeksi Diri adalah mengoreksi apa yang sudah dilakukan.
Introspeksi diri dapat dilakukan dengan mengetahui kelemahan dan
kelebihan yang dimiliki masing-masing individu.
12.
Introspeksi Diri adalahmengoreksi
apa yang sudah dilakukan.
Introspeksi diri dapat dilakukan
dengan mengetahui kelemahan
dan kelebihan yang dimiliki masing-
masing individu.
13.
Merupakan proses dimana seseorang memberi tahu berdasarkan
pengamatan dan perasaan tentang tingkah laku seseorang.
Pemberian umpan balik akan efektif apabila :
14.
3. PEMERIKSAAN PSIKOLOGIS
Adalahtindakan yang pengenalan diri yang dilakukan
dengan cara melakukan pemeriksaan ke psikolog atau
psikiater. Hal ini dapat terjadi akibat kurangnya
pemahaman terhadap diri sendiri sehingga tidak dapat
melakukan proses introspeksi diri dan feed back.
Tindakan ini juga memerlukan biaya yang tidak sedikit.
15.
Harry Ingham danJoseph Luft dalam
“JOHARI WINDOWS” menyatakan manusia
memiliki 4 daerah pengenalan diri yaitu:
- Daerah Terbuka (Open Area)
- Daerah Buta (Blind Area)
- Daerah Tertutup (Hidden Area)
- Daerah Gelap (Unknow Area)
16.
DIRI SENDIRI
DIKENAL TIDAK DIKENAL
DIKENAL
OPEN AREA BLIND AREA
ORANG LAIN
HIDDEN AREA UNKNOW AREA
TIDAK
DIKENAL
17.
KETERANGAN
Mengenal diri sendiridengan baik dan orang lain pu
mengenalnya dengan baik. Memiliki sikap/sifat
terbuka dan suka bergaul (Extravert). Diantara ke
empat sifat diatas sifat ini paling bagus.
Tidak mengenal diri sendiri dengan baik tetapi orang
lain mengenalnya dengan baik. Memiliki sifat tidak
bisa melihat kedalam diri (introspkesi diri), egois,
dan suka bergaul maka dari itu orang lain
mengenalnya dengan baik. Untuk memperbaiki sifat
ini dapat dilakukan dengan cara umpan balik (feed
back).
18.
Mengenal diri sendiridan tidak dikenal
orang lain. Memiliki sifat tertutup dan
tidak suka bergaul (introvert). Untuk
memperbaiki sifat ini perlu dilakukan
cara Introspeksi diri.
Tidak mengenal diri sendiri dan tidak
dikenal orang lain. Orang yang kaku.
Solusi untuk memperbaiki sifat ini adalah
dengan cara pemeriksaan psikologis ke
psikiater.