Toksikologi Umum
&
Toksikologi Lingkungan
Kelompok 1 :
Alydazia Nabila (2013710064)
Nur Angraini (2013710080)
Rini (2013710092)
Syifa Farraz (2013710078)
Rahmi Liana (2013710076)
Toksikologi Lingkungan
• Prisip Umum Toksikologi
• Pengertian dan Konsep Dasar Toksikologi
Lingkungan
• Sejarah Perkembangan Toksikologi dan
Hubungannya dengan Ilmu Lain
• Aspek Umum Toksikologi dalam Pendekatan
Dampak Polutan Terhadap Sistem Hidup
Toksikologi Lingkungan
Prinsip Umum Toksikologi
Toksikologi adalah ilmu tentang efek-efek
merugikan zat kimia pada organisme mahluk
hidup .
Toksikologi sebagai ilmu tentang “RACUN”
Pengertian Toksikologi Menurut Para Ahli
• Doull and Bruce (1986)
Toksikologi adalah ilmu yang mempelajari pengaruh
kuantitatif zat kimia atas sistem biologi, yang pusat
perhatiannya terletak pada aksi berbahaya zat kimia
itu.
• Loomis (1978)
Toksikologi adalah ilmu yang mempelajari aksi
berbahaya zat kimia atas sistem biologi.
Next…
• McGraw Hill (1984)
Ilmu yang mempelajari racun, berikut asal, efek, deteksi
dan metode pengolahannya.
• Rand, GM and Petrocelli, S.R (1985)
Toksikologi adalah ilmu yang mempelajari tentang efek
negative atau efek racun dari bahan kimia dan material lain
hasil kegiatan manusia terhadap organisme termasuk
bagaimana bahan tersebut masuk kedalam organisme.
• Nelwan (2010)
Toksikologi juga didefinisikan sebagai ilmu yang
mempelajari efek-efek merugikan dari suatu zat.
Next…
Prinsipnya ialah bahwa seluruh bahan dapat
membunuh bila diberikan melalui rute yang
tidak sesuai dan dalam jumlah yang tidak
semestinya .
Oleh karena itu, dalam istilah industri, bahaya
suatu bahan tertentu terkait dengan :
• Toksisitas absolutenya
• Sifat fisika kimianya
• Lingkungan pemakaian konsentrasi dan lama
pemanjaan dan area tubuh yang terpajan.
Next…
Pengertian dan Konsep Dasar
Toksikologi Lingkungan
Toksikologi lingkungan adalah ilmu yang
mempelajari racun kimia dan fisik yang
dihasilkan dari suatu kegiatan dan menimbulkan
pencemaran lingkungan (Cassaret, 2000).
Next…
Konsep Dasar
Toksikologi lingkungan mempelajari efek dari
bahan polutan terhadap kehidupan dan
pengaruhnya terhadap ekosistem yang
digunakan untuk mengevaluasi kaitan antara
manusia dengan polutan yang ada di
lingkungan.
Sejarah Perkembangan Toksikologi
dan Hubungannya dengan Ilmu Lain
Sejarah Perkembangan
Toksikologi
Perkembangan awal toksikologi
Dimulai sejak perkembangan peradaban manusia dalam
mencari makanan, tentu telah mencoba beragam bahan,
baik botani, nabati, maupun dari mineral. Melalui
pengalamannya ini ia mengenal makanan,yang aman dan
berbahaya.
Aman bermanfaat serta diperlukan oleh
tubuh agar dapat hidup atau menjalankan
fungsinya.
Sedangkan kata racun merupakan istilah yang
digunakan untuk menjelaskan dan mengambarkan
berbagai bahan ”zat kimia” yang dengan
jelas berbahaya bagi badan.
Hal ini membuktikan, bahwa efek berbahaya
(toksik) yang ditimbulkan oleh zat racun (tokson)
telah dikenal oleh manusia sejak awal
perkembangan beradaban manusia.
Next…
Kemajuan toksikologi terjadi dalam abad ke-
16 dan sesudahnya. Paracelcius adalah nama
samaran dari Philippus Aureolus Theophratus
Bombast von Hohenheim (1493-1541), toksikolog
besar, yang pertama kali meletakkan konsep dasar
dasar dari toksikologi. Dalam postulatnya
menyatakan:
“Semua zat adalah racun dan tidak ada zat yang
tidak beracun, hanya dosis yang membuatnya
menjadi tidak beracun”.
Next…
Matthieu Joseph Bonaventura
Orfila (1787-1853)
Next…
Pada awal karirnya belajar kimia, matematika dan
belajar ilmu kedokteran di Paris.
Dalam tulisannya (1814-1815) mengembangkan
hubungan sistematik antara suatu informasi kimia dan
biologi tentang racun.
Dia adalah orang pertama yang menjelaskan nilai
pentingnya analisis kimia guna membuktikan bahwa
simtomatologi yang ada berkaitan dengan adanya zat
kimia tertentu di dalam tubuh.
M.J.B. Orfila dikenal sebagai bapak
toksikologi modern karena minatnya terpusat pada
efektokson, selain itu karena ia memperkenalkan
metodologi kuantitatif ke dalam studi aksi tokson
pada hewan, pendekatan ini melahirkan suatu
bidang toksikologi modern, yaitu toksikologi
forensik.
Dalam bukunya Traite des poison (1814) dia
membagi racun menjadi enam kelompok, yaitu:
Corrosives, astringents, acrids, stupefying or
narcotic, narcoticacid, dan septica atau putreficants
Next…
Hubungan Toksikologi dengan Ilmu Lain
Aspek Umum Toksikologi dalam
Pendekatan Dampak Polutan
terhadap Sistem Hidup
Masuknya polutan ke dalam
lingkungan
1. Secara alami
a. Mengikuti daur biogeokimia
b. Pelapukan batuan
c. Aktivitas/letusan gunung berapi
2. Disebabkan aktivitas manusia
a. Pelepasan unintended (kecelakaan nuklir,
penambangan, kecelakaan kapal)
b. Pembuangan berbagai jenis limbah ke lingkungan
secara sengaja maupun tidak sengaja
c. Aplikasi biocide dalam penanganan hama dan
vektor
Next…
Adanya polutan dalam suatu lingkungan
(ekosistem), dalam waktu singkat, dapat
menyebabkan perubahan biokimiawi suatu
organisme. Selanjutnya perubahan tersebut dapat
mempengaruhi perubahan fisiologis dan respon
organisme, perubahan populasi, komposisi
komunitas, dan fungsi ekosistem.
Toksik berupa dalam suatu lingkungan terdapat di
Udara Air Tanah
Yang akan berdampak pada makhluk hidup di lingkungan tersebut.
Next…
1. Toksik di Udara
Senyawa toksik di udara atau polusi udara adalah
bertambahnya zat-zat berbahaya ke dalam atmosfer
yang menyebabkan terjadinya kerusakan lingkungan,
gangguan kesehatan pada manusia dan penurunan
kualitas hidup. Zat-zat berbahaya tersebut tidak hanya
berupa zat asing yang tidak seharusnya terdapat di
dalam udara, tetapi juga dapat berupa komponen-
komponen udara yang kadarnya melebihi Nilai Batas
Ambang (NBA).
Contoh zat-zat : Carbon Monoksida (CO), Carbon
Dioksida (CO2), Oksida Belerang (SO2), Oksida
Nitrogen, Partikulat, Hidro Karbon, dll.
Next…
2. Toksik di Air
Peristiwa masuknya zat, energi, unsur atau komponen lainnya ke
dalam air, sehingga kualitas air terganggu yang ditandai dengan perubahan
warna, bau dan rasa. Sumber dari pencemaran air : limbah industri, limbah
pertanian, Limbah rumah tangga.
Dampak akibat pencemaran air oleh toksik :
1. Terganggunya kehidupan organisme air karena berkurangnya kandungan
oksigen
2. Terjadinya ledakan ganggang dan tumbuhan air
3. Pendangkalan dasar perairan
4. Tersumbatnya penyaring reservoir, dan menyebabkan perubahan ekologi
5. Dalam jangka panjang mengakibatkan kanker dan kelahiran cacat
6. Akibat penggunaan pestisida yang berlebihan selain membunuh hama
dan penyakit, juga membunuh serangga dan makhluk yang berguna
terutama predator
7. Kematian biota kuno, seperti plankton, ikan bahkan burung
8. Dapat mengakibatkan mutasi sel kanker dan leukemia
Next…
3. Toksik di Tanah
Keadaan dimana bahan kimia atau toksik masuk dan merubah lingkungan tanah alami.
Jika suatu zat berbahaya telah mencemari permukaan tanah, maka ia dapat menguap,
tersapu air hujan dan atau masuk ke dalam tanah. Pencemaran yang masuk ke dalam tanah
kemudian terendap sebagai zat kimia beracun di tanah.
Zat beracun di tanah tersebut dapat berdampak langsung kepada manusia ketika
bersentuhan atau dapat mencemari air tanah dan udara di atasnya. Sumber dari pencemaran
tanah : Limbah domestik, limbah industri, limbah pertanian.
Dampak dari pencemaran tanah :
 Dampak pada pertanian terutama perubahan metabolisme tanaman yang pada akhirnya
dapat menyebabkan penurunan hasil pertanian.
 Pencemaran tanah juga dapat memberikan dampak terhadap ekosistem. Perubahan
kimiawi tanah yang radikal dapat timbul dari adanya bahan kimia beracun/berbahaya.
Perubahan ini dapat menyebabkan perubahan metabolisme dari mikroorganisme endemik
dan antropoda yang hidup di lingkungan tanah tersebut. Akibatnya bahkan dapat
memusnahkan beberapa spesies primer dari rantai makanan, yang dapat memberi akibat
yang besar terhadap predator atau tingkatan lain dari rantai makanan tersebut.
Next…
Terima Kasih 
Daftar Pustaka
• Harrington, J.M. F.S. Gill. 2005. Kesehatan Kerja. Jakarta. Penerbit buku kedokteran EGC.
• Diunggah pada tanggal 24 Februari 2014 oleh Christian Kojong. Website
http://chrizcreatedkojong25.blogspot.com/2013/02/toksikologi-dasar-beginning.html
• Di unggah pada tanggal 19 Februari 2009 oleh Dr. I Made Agus Gelgel Wirauta. M.Sc. Website
http://www.scribd.com/doc/27116301/Toksikologi-Umum Dr. I Made Agus Gelgel Wirasuta,
M.Sc.
• Di unggah oleh Adhien Binongko. Pada tanggal 29 April 2012. Website
http://adhienbinongko.blogspot.com/2012/04/keadaan-toksik-atau-senyawa-polutan-di.html
• Di unggah oleh Dra. Hemayanti., M.Si. Toksikologi Lingkungan. Pada tanggal 22 maret 2011.
Website http://www.scribd.com/doc/51276443/Sejarah-Perkembangan-Toksikologi
• ANDHIKA PUSPITO NUGROHO, M.Si. Juli 2004. Buku ajar : EKOTOKSIKOLOGI (BIO 409).

Toksikologi Umum dan Toksikologi Lingkungan

  • 1.
    Toksikologi Umum & Toksikologi Lingkungan Kelompok1 : Alydazia Nabila (2013710064) Nur Angraini (2013710080) Rini (2013710092) Syifa Farraz (2013710078) Rahmi Liana (2013710076)
  • 2.
    Toksikologi Lingkungan • PrisipUmum Toksikologi • Pengertian dan Konsep Dasar Toksikologi Lingkungan • Sejarah Perkembangan Toksikologi dan Hubungannya dengan Ilmu Lain • Aspek Umum Toksikologi dalam Pendekatan Dampak Polutan Terhadap Sistem Hidup Toksikologi Lingkungan
  • 3.
    Prinsip Umum Toksikologi Toksikologiadalah ilmu tentang efek-efek merugikan zat kimia pada organisme mahluk hidup . Toksikologi sebagai ilmu tentang “RACUN”
  • 4.
    Pengertian Toksikologi MenurutPara Ahli • Doull and Bruce (1986) Toksikologi adalah ilmu yang mempelajari pengaruh kuantitatif zat kimia atas sistem biologi, yang pusat perhatiannya terletak pada aksi berbahaya zat kimia itu. • Loomis (1978) Toksikologi adalah ilmu yang mempelajari aksi berbahaya zat kimia atas sistem biologi. Next…
  • 5.
    • McGraw Hill(1984) Ilmu yang mempelajari racun, berikut asal, efek, deteksi dan metode pengolahannya. • Rand, GM and Petrocelli, S.R (1985) Toksikologi adalah ilmu yang mempelajari tentang efek negative atau efek racun dari bahan kimia dan material lain hasil kegiatan manusia terhadap organisme termasuk bagaimana bahan tersebut masuk kedalam organisme. • Nelwan (2010) Toksikologi juga didefinisikan sebagai ilmu yang mempelajari efek-efek merugikan dari suatu zat. Next…
  • 6.
    Prinsipnya ialah bahwaseluruh bahan dapat membunuh bila diberikan melalui rute yang tidak sesuai dan dalam jumlah yang tidak semestinya . Oleh karena itu, dalam istilah industri, bahaya suatu bahan tertentu terkait dengan : • Toksisitas absolutenya • Sifat fisika kimianya • Lingkungan pemakaian konsentrasi dan lama pemanjaan dan area tubuh yang terpajan. Next…
  • 7.
    Pengertian dan KonsepDasar Toksikologi Lingkungan
  • 8.
    Toksikologi lingkungan adalahilmu yang mempelajari racun kimia dan fisik yang dihasilkan dari suatu kegiatan dan menimbulkan pencemaran lingkungan (Cassaret, 2000). Next… Konsep Dasar Toksikologi lingkungan mempelajari efek dari bahan polutan terhadap kehidupan dan pengaruhnya terhadap ekosistem yang digunakan untuk mengevaluasi kaitan antara manusia dengan polutan yang ada di lingkungan.
  • 9.
    Sejarah Perkembangan Toksikologi danHubungannya dengan Ilmu Lain
  • 10.
    Sejarah Perkembangan Toksikologi Perkembangan awaltoksikologi Dimulai sejak perkembangan peradaban manusia dalam mencari makanan, tentu telah mencoba beragam bahan, baik botani, nabati, maupun dari mineral. Melalui pengalamannya ini ia mengenal makanan,yang aman dan berbahaya.
  • 11.
    Aman bermanfaat sertadiperlukan oleh tubuh agar dapat hidup atau menjalankan fungsinya. Sedangkan kata racun merupakan istilah yang digunakan untuk menjelaskan dan mengambarkan berbagai bahan ”zat kimia” yang dengan jelas berbahaya bagi badan. Hal ini membuktikan, bahwa efek berbahaya (toksik) yang ditimbulkan oleh zat racun (tokson) telah dikenal oleh manusia sejak awal perkembangan beradaban manusia. Next…
  • 12.
    Kemajuan toksikologi terjadidalam abad ke- 16 dan sesudahnya. Paracelcius adalah nama samaran dari Philippus Aureolus Theophratus Bombast von Hohenheim (1493-1541), toksikolog besar, yang pertama kali meletakkan konsep dasar dasar dari toksikologi. Dalam postulatnya menyatakan: “Semua zat adalah racun dan tidak ada zat yang tidak beracun, hanya dosis yang membuatnya menjadi tidak beracun”. Next…
  • 13.
    Matthieu Joseph Bonaventura Orfila(1787-1853) Next… Pada awal karirnya belajar kimia, matematika dan belajar ilmu kedokteran di Paris. Dalam tulisannya (1814-1815) mengembangkan hubungan sistematik antara suatu informasi kimia dan biologi tentang racun. Dia adalah orang pertama yang menjelaskan nilai pentingnya analisis kimia guna membuktikan bahwa simtomatologi yang ada berkaitan dengan adanya zat kimia tertentu di dalam tubuh.
  • 14.
    M.J.B. Orfila dikenalsebagai bapak toksikologi modern karena minatnya terpusat pada efektokson, selain itu karena ia memperkenalkan metodologi kuantitatif ke dalam studi aksi tokson pada hewan, pendekatan ini melahirkan suatu bidang toksikologi modern, yaitu toksikologi forensik. Dalam bukunya Traite des poison (1814) dia membagi racun menjadi enam kelompok, yaitu: Corrosives, astringents, acrids, stupefying or narcotic, narcoticacid, dan septica atau putreficants Next…
  • 15.
  • 16.
    Aspek Umum Toksikologidalam Pendekatan Dampak Polutan terhadap Sistem Hidup
  • 17.
    Masuknya polutan kedalam lingkungan 1. Secara alami a. Mengikuti daur biogeokimia b. Pelapukan batuan c. Aktivitas/letusan gunung berapi 2. Disebabkan aktivitas manusia a. Pelepasan unintended (kecelakaan nuklir, penambangan, kecelakaan kapal) b. Pembuangan berbagai jenis limbah ke lingkungan secara sengaja maupun tidak sengaja c. Aplikasi biocide dalam penanganan hama dan vektor Next…
  • 18.
    Adanya polutan dalamsuatu lingkungan (ekosistem), dalam waktu singkat, dapat menyebabkan perubahan biokimiawi suatu organisme. Selanjutnya perubahan tersebut dapat mempengaruhi perubahan fisiologis dan respon organisme, perubahan populasi, komposisi komunitas, dan fungsi ekosistem. Toksik berupa dalam suatu lingkungan terdapat di Udara Air Tanah Yang akan berdampak pada makhluk hidup di lingkungan tersebut. Next…
  • 19.
    1. Toksik diUdara Senyawa toksik di udara atau polusi udara adalah bertambahnya zat-zat berbahaya ke dalam atmosfer yang menyebabkan terjadinya kerusakan lingkungan, gangguan kesehatan pada manusia dan penurunan kualitas hidup. Zat-zat berbahaya tersebut tidak hanya berupa zat asing yang tidak seharusnya terdapat di dalam udara, tetapi juga dapat berupa komponen- komponen udara yang kadarnya melebihi Nilai Batas Ambang (NBA). Contoh zat-zat : Carbon Monoksida (CO), Carbon Dioksida (CO2), Oksida Belerang (SO2), Oksida Nitrogen, Partikulat, Hidro Karbon, dll. Next…
  • 20.
    2. Toksik diAir Peristiwa masuknya zat, energi, unsur atau komponen lainnya ke dalam air, sehingga kualitas air terganggu yang ditandai dengan perubahan warna, bau dan rasa. Sumber dari pencemaran air : limbah industri, limbah pertanian, Limbah rumah tangga. Dampak akibat pencemaran air oleh toksik : 1. Terganggunya kehidupan organisme air karena berkurangnya kandungan oksigen 2. Terjadinya ledakan ganggang dan tumbuhan air 3. Pendangkalan dasar perairan 4. Tersumbatnya penyaring reservoir, dan menyebabkan perubahan ekologi 5. Dalam jangka panjang mengakibatkan kanker dan kelahiran cacat 6. Akibat penggunaan pestisida yang berlebihan selain membunuh hama dan penyakit, juga membunuh serangga dan makhluk yang berguna terutama predator 7. Kematian biota kuno, seperti plankton, ikan bahkan burung 8. Dapat mengakibatkan mutasi sel kanker dan leukemia Next…
  • 21.
    3. Toksik diTanah Keadaan dimana bahan kimia atau toksik masuk dan merubah lingkungan tanah alami. Jika suatu zat berbahaya telah mencemari permukaan tanah, maka ia dapat menguap, tersapu air hujan dan atau masuk ke dalam tanah. Pencemaran yang masuk ke dalam tanah kemudian terendap sebagai zat kimia beracun di tanah. Zat beracun di tanah tersebut dapat berdampak langsung kepada manusia ketika bersentuhan atau dapat mencemari air tanah dan udara di atasnya. Sumber dari pencemaran tanah : Limbah domestik, limbah industri, limbah pertanian. Dampak dari pencemaran tanah :  Dampak pada pertanian terutama perubahan metabolisme tanaman yang pada akhirnya dapat menyebabkan penurunan hasil pertanian.  Pencemaran tanah juga dapat memberikan dampak terhadap ekosistem. Perubahan kimiawi tanah yang radikal dapat timbul dari adanya bahan kimia beracun/berbahaya. Perubahan ini dapat menyebabkan perubahan metabolisme dari mikroorganisme endemik dan antropoda yang hidup di lingkungan tanah tersebut. Akibatnya bahkan dapat memusnahkan beberapa spesies primer dari rantai makanan, yang dapat memberi akibat yang besar terhadap predator atau tingkatan lain dari rantai makanan tersebut. Next…
  • 22.
  • 23.
    Daftar Pustaka • Harrington,J.M. F.S. Gill. 2005. Kesehatan Kerja. Jakarta. Penerbit buku kedokteran EGC. • Diunggah pada tanggal 24 Februari 2014 oleh Christian Kojong. Website http://chrizcreatedkojong25.blogspot.com/2013/02/toksikologi-dasar-beginning.html • Di unggah pada tanggal 19 Februari 2009 oleh Dr. I Made Agus Gelgel Wirauta. M.Sc. Website http://www.scribd.com/doc/27116301/Toksikologi-Umum Dr. I Made Agus Gelgel Wirasuta, M.Sc. • Di unggah oleh Adhien Binongko. Pada tanggal 29 April 2012. Website http://adhienbinongko.blogspot.com/2012/04/keadaan-toksik-atau-senyawa-polutan-di.html • Di unggah oleh Dra. Hemayanti., M.Si. Toksikologi Lingkungan. Pada tanggal 22 maret 2011. Website http://www.scribd.com/doc/51276443/Sejarah-Perkembangan-Toksikologi • ANDHIKA PUSPITO NUGROHO, M.Si. Juli 2004. Buku ajar : EKOTOKSIKOLOGI (BIO 409).