SHERRA ROSA DAMAYANTI
(20150202023)
MANAJEMEN SEMESTER 4
TEORI PEMBANGUNAN
BAB 2: BEBERAPA TEORI
BESAR TENTANG
PEMBANGUNAN
DOSEN : FARAH QALBIA, S.Pd, M.Si
Ini lah macam-macam teorinya :
1. Teori Pembangunan yang bertumpu pada akumulsi
modal oleh aliran Klasik
2. Teori pembangunan Kral Marx
3. Teori pembangunan neo klasik
4. Teori pembangunan neo klasik pada Dasa warsa 1980
5. Teori joseph schumpter dan peran penting wirastawan
6. Teori pembanguan Hollis Chenery
7. Teori ketergantungan
Teori Pembangunan Klasik
 Aliran Klasik muncul pada akhir abad ke 18 dan
permulaan abad ke 19, yaitu di masa revolusi
industri di inggris
 Menurut pendapat aliran klasik , perkembangan
ekonomu serta penambahan aliran pendapatan
dipengaruhi secara signifikan oleh aklselerasi
kemajuan dan pertumbuhan penduduk.
Teori Ekonomi Klasik, antara lain:
 Teori Pembangunan Adam Smith:
“pertumbuhan ekonomi bersifat simultan dan kumulatif”
 Teori Ricardo:
Karena ia murid Adam Smith,banyak pendapatnya cenderung membenarkan.
 Teori Pembangunan sir thomas robert Malthus:
“jumlah penduduk sebenarnya bisa menjadi kekuatan potensial, paling tidak
sebagai pasar”
Teori Pembangunan Adam Smith:
“pertumbuhan ekonomi bersifat simultan dan
kumulatif”
Teori Ricardo:
Karena ia murid Adam
Smith,banyak pendapatnya
cenderung membenarkan.
Teori Pembangunan
sir thomas robert
Malthus:
“jumlah penduduk
sebenarnya bisa menjadi
kekuatan potensial, paling
tidak sebagai pasar”
Teori pembangunan Karl Marx
1. Primitive Communal
2. Perbudakan (Slavery)
3. Masyarakat Feodal
4. Masyarakat Kapitalis
5. Masyarakat Sosialis
Pembangunan, aliran kaum neo-klasik menyumbangkan
pemikiran tentang teori perkembangan. Pendapat neo-klasik
mengenai perkembangan ekonomi dapat diikhtisarkan sebagai
berikut,
 1. Adanya akumulasi capital
 2. Perkembangan merupakan proses yang gradual.
Perkembangan merupakan proses yang bertahap dan
berlangsung terus-menerus.
 3. Perkembangan merupakan proses yang harmonis atau
selaras dan kumulatif.
 4. Aliran neo-klasik merasa optimis terhadap perkembangan.
 5. Adanya aspek internasioanl dalam perkembangan tersebut.
Dengan adanya pasar yang luas, memungkinkan produksi
sebesar-besarnya sehingga produktivitas semakin meningkat.
Teori pembangunan neo klasik
Teori pembangunan neo klasik pada Dasa
warsa 1980
“Keterpurukan perekonomian negara berkembang disebabkan oleh beberapa
faktor internal yang terlalu buruk semisal campur tangan pemerintah yang
terlalu dalam pada kegiatan perekonomian, meluasnya praktek korupsi,
kolusi,serta penyalahgunaan wewenang”
Teori joseph schumpter dan peran
penting wirastawan
Teori Schumpeter menekankan kepada
pentingnya peranan pengusaha dalam
mewujudkan pertumbuhan ekonomi
dengan terus menerus membuat inovasi di
dalam kegiatan ekonomi.
Menurut Schumpeter ada 5 macam
kegiatan yang termasuk sebagai inovasi
yaitu :
1. Di perkenalkannya barang baru atau barang
dengan kualitas lebih baik
2. Di perkenalkannya metode berproduksi baru
3. Pembukaan daerah-daerah pemasran baru
4. Penemuan sumber-sumber daya ekonomi
baru
5. menerapkan bentuk atau struktur organisasi
baru
Teori pembanguan Hollis Chenery
Chenery mengambil negara-negara berkembang dengan berbagai tingkat
pendapatan sebagai bahan studi guna menidentifikasikan karakteristik-
karakteristik yang sekiranya berpengaruh besar terhadap keberhasilan proses
pembangunan mereka.
Pola ini juga menyaratkan bahwa selain akumulasi modal fisik dan manusia,
diperlukan pula himpunan perubahan yang saling berkaitan dalam struktur
perekonomian suatu negara untuk terselenggaranya perubahan dari sistem
ekonomi tradisional ke sistem ekonomi modern. Perubahan struktur ini
melibatkan seluruh fungsi ekonomi termasuk tranformasi produksi dan
perubahan dalam komposisi permintaan konsumen, perdagangan internasional
serta perubahan-perubahan sosial-ekonomi seperti urbanisasi, pertumbuhan dan
distribusi penduduk.
Teori ketergantungan
Teori ketergantungan
adalah salah satu teori yang
melihat permasaalahan
pembangunan dari sudut
Negara Dunia Ketiga.
tokoh yang membahas dan menjabarkan
pemikirannya, yakni:
1.Andre Guner Frannk: Pembangunan
keterbelakangan. Bagi Frank keterbelakangan
hanya dapat diatasi dengan revolusi, yakni
revolusi yang melahirkan sistem sosialis.
2. Theotonia De Santos : Membantah
Frank. Menurutnya ada 3 bentuk
ketergantungan, yakni :
a. Ketergantungan Kolonial: hubungan
antar penjajah dan penduduk setempat
bersifat eksploitatif.
b.Ketergantungan Finansial- Industri:
pengendalian dilakukan melalui kekuasaan
ekonomi dalam bentuk kekuasaan financial-
industri.c. Ketergantungan Teknologis-
Industrial: penguasaan terhadap surplus
industri dilakukan melalui monopoli teknologi
industri.
Thank you 

Teori pembangunan

  • 1.
    SHERRA ROSA DAMAYANTI (20150202023) MANAJEMENSEMESTER 4 TEORI PEMBANGUNAN BAB 2: BEBERAPA TEORI BESAR TENTANG PEMBANGUNAN DOSEN : FARAH QALBIA, S.Pd, M.Si
  • 2.
    Ini lah macam-macamteorinya : 1. Teori Pembangunan yang bertumpu pada akumulsi modal oleh aliran Klasik 2. Teori pembangunan Kral Marx 3. Teori pembangunan neo klasik 4. Teori pembangunan neo klasik pada Dasa warsa 1980 5. Teori joseph schumpter dan peran penting wirastawan 6. Teori pembanguan Hollis Chenery 7. Teori ketergantungan
  • 3.
    Teori Pembangunan Klasik Aliran Klasik muncul pada akhir abad ke 18 dan permulaan abad ke 19, yaitu di masa revolusi industri di inggris  Menurut pendapat aliran klasik , perkembangan ekonomu serta penambahan aliran pendapatan dipengaruhi secara signifikan oleh aklselerasi kemajuan dan pertumbuhan penduduk.
  • 4.
    Teori Ekonomi Klasik,antara lain:  Teori Pembangunan Adam Smith: “pertumbuhan ekonomi bersifat simultan dan kumulatif”  Teori Ricardo: Karena ia murid Adam Smith,banyak pendapatnya cenderung membenarkan.  Teori Pembangunan sir thomas robert Malthus: “jumlah penduduk sebenarnya bisa menjadi kekuatan potensial, paling tidak sebagai pasar”
  • 5.
    Teori Pembangunan AdamSmith: “pertumbuhan ekonomi bersifat simultan dan kumulatif”
  • 6.
    Teori Ricardo: Karena iamurid Adam Smith,banyak pendapatnya cenderung membenarkan.
  • 7.
    Teori Pembangunan sir thomasrobert Malthus: “jumlah penduduk sebenarnya bisa menjadi kekuatan potensial, paling tidak sebagai pasar”
  • 8.
    Teori pembangunan KarlMarx 1. Primitive Communal 2. Perbudakan (Slavery) 3. Masyarakat Feodal 4. Masyarakat Kapitalis 5. Masyarakat Sosialis
  • 9.
    Pembangunan, aliran kaumneo-klasik menyumbangkan pemikiran tentang teori perkembangan. Pendapat neo-klasik mengenai perkembangan ekonomi dapat diikhtisarkan sebagai berikut,  1. Adanya akumulasi capital  2. Perkembangan merupakan proses yang gradual. Perkembangan merupakan proses yang bertahap dan berlangsung terus-menerus.  3. Perkembangan merupakan proses yang harmonis atau selaras dan kumulatif.  4. Aliran neo-klasik merasa optimis terhadap perkembangan.  5. Adanya aspek internasioanl dalam perkembangan tersebut. Dengan adanya pasar yang luas, memungkinkan produksi sebesar-besarnya sehingga produktivitas semakin meningkat. Teori pembangunan neo klasik
  • 10.
    Teori pembangunan neoklasik pada Dasa warsa 1980 “Keterpurukan perekonomian negara berkembang disebabkan oleh beberapa faktor internal yang terlalu buruk semisal campur tangan pemerintah yang terlalu dalam pada kegiatan perekonomian, meluasnya praktek korupsi, kolusi,serta penyalahgunaan wewenang”
  • 11.
    Teori joseph schumpterdan peran penting wirastawan Teori Schumpeter menekankan kepada pentingnya peranan pengusaha dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi dengan terus menerus membuat inovasi di dalam kegiatan ekonomi. Menurut Schumpeter ada 5 macam kegiatan yang termasuk sebagai inovasi yaitu : 1. Di perkenalkannya barang baru atau barang dengan kualitas lebih baik 2. Di perkenalkannya metode berproduksi baru 3. Pembukaan daerah-daerah pemasran baru 4. Penemuan sumber-sumber daya ekonomi baru 5. menerapkan bentuk atau struktur organisasi baru
  • 12.
    Teori pembanguan HollisChenery Chenery mengambil negara-negara berkembang dengan berbagai tingkat pendapatan sebagai bahan studi guna menidentifikasikan karakteristik- karakteristik yang sekiranya berpengaruh besar terhadap keberhasilan proses pembangunan mereka. Pola ini juga menyaratkan bahwa selain akumulasi modal fisik dan manusia, diperlukan pula himpunan perubahan yang saling berkaitan dalam struktur perekonomian suatu negara untuk terselenggaranya perubahan dari sistem ekonomi tradisional ke sistem ekonomi modern. Perubahan struktur ini melibatkan seluruh fungsi ekonomi termasuk tranformasi produksi dan perubahan dalam komposisi permintaan konsumen, perdagangan internasional serta perubahan-perubahan sosial-ekonomi seperti urbanisasi, pertumbuhan dan distribusi penduduk.
  • 13.
    Teori ketergantungan Teori ketergantungan adalahsalah satu teori yang melihat permasaalahan pembangunan dari sudut Negara Dunia Ketiga.
  • 14.
    tokoh yang membahasdan menjabarkan pemikirannya, yakni: 1.Andre Guner Frannk: Pembangunan keterbelakangan. Bagi Frank keterbelakangan hanya dapat diatasi dengan revolusi, yakni revolusi yang melahirkan sistem sosialis. 2. Theotonia De Santos : Membantah Frank. Menurutnya ada 3 bentuk ketergantungan, yakni : a. Ketergantungan Kolonial: hubungan antar penjajah dan penduduk setempat bersifat eksploitatif. b.Ketergantungan Finansial- Industri: pengendalian dilakukan melalui kekuasaan ekonomi dalam bentuk kekuasaan financial- industri.c. Ketergantungan Teknologis- Industrial: penguasaan terhadap surplus industri dilakukan melalui monopoli teknologi industri.
  • 15.