 Anita Yuza Hidayati
 Dini Rahmania Afandi
 Fahmia Elfira
 Hana Fitri Septanti
 Nanda Febri Istighfarin

(05)
(09)
(12)
(15)
(23)


Sistem terdistribusi adalah sekumpulan
prosesor yang tidak saling berbagi
memori atau clock dan terhubung
melalui jaringan komunikasi yang
bervariasi, yaitu melalui Local Area
Network ataupun melalui Wide Area
Network. Prosesor dalam sistem
terdistribusi bervariasi, dapat berupa
small microprocessor, workstation,
minicomputer, dan lain sebagainya.
Concurrency of components. Pengaksesan suatu
komponen/sumber daya (segala hal yang dapat
digunakan bersama dalam jaringan komputer, meliputi
H/W dan S/W) secara bersamaan. Contoh: Beberapa
pemakai browser mengakses halaman web secara
bersamaan
 No global clock. Hal ini menyebabkan kesulitan dalam
mensinkronkan waktu seluruh komputer/perangkat yang
terlibat. Dapat berpengaruh pada pengiriman
pesan/data, seperti saat beberapa proses berebut ingin
masuk ke critical session.
 Independent failures of components. Setiap
komponen/perangkat dapat mengalami kegagalan
namun komponen/perangkat lain tetap berjalan dengan
baik.



Resource Sharing. Dalam sistem
terdistribusi, situs-situs yang berbeda saling
terhubung satu sama lain melalui jaringan
sehingga situs yang satu dapat mengakses
dan menggunakan sumber daya yang
terdapat dalam situs lain. Misalnya, user di
situs A dapat menggunakan laser
printer yang dimiliki situs B dan
sebaliknya user di situs B dapat
mengakses file yang terdapat di situs A.


Computation Speedup. Apabila sebuah
komputasi dapat dipartisi menjadi
beberapa subkomputasi yang berjalan
bersamaan, maka sistem terdistribusi
akan mendistribusikan subkomputasi
tersebut ke situs-situs dalam sistem.
Dengan demikian, hal ini meningkatkan
kecepatan komputasi (computation
speedup
Reliability. Dalam sistem terdistribusi,
apabila sebuah situs mengalami
kegagalan, maka situs yang tersisa
dapat melanjutkan operasi yang sedang
berjalan. Hal ini menyebabkan reliabilitas
sistem menjadi lebih baik.
 Communication. Ketika banyak situs
saling terhubung melalui jaringan
komunikasi, user dari situs-situs yang
berbeda mempunyai kesempatan untuk
dapat bertukar informasi.



Keheterogenan perangkat/multiplisitas
perangkat. Suatu sistem terdistribusi
dapat dibangun dari berbagai macam
perangkat yang berbeda, baik sistem
operasi, H/W maupun S/W.
Keterbukaan. Setiap perangkat memiliki
antarmuka (interface) yang di-publish ke
komponen lain. Perlu integrasi berbagai
komponen yang dibuat
oleh programmer atau vendor yang
berbeda
 Keamanan. Shared resources dan
transmisi informasi/data perlu dilengkapi
dengan enkripsi.
 Penangan kegagalan. Setiap perangkat
dapat mengalami kegagalan secara
independen. Namun, perangkat lain
harus tetap berjalan dengan baik.



Concurrency of components.
Pengaksesan suatu komponen/sumber
daya secara bersamaan oleh banyak
pengguna.



Transparansi. Bagi pemakai,
keberadaan berbagai perangkat
(multiplisitas perangkat) dalam sistem
terdistribusi tampak sebagai satu sistem
saja.
Dalam sistem operasi
terdistribusi, user mengakses sumber daya
jarak jauh (remote resources) sama halnya
dengan mengakses sumber daya lokal
(local resources). Migrasi data dan proses
dari satu situs ke situs yang lain dikontrol oleh
sistem operasi terdistribusi.
Berikut ini adalah fitur-fitur yang didukung
oleh sistem operasi terdistribusi:
1. Data Migration. Misalnya, user di situs
A ingin mengakses data di situs B. Maka,
transfer data dapat dilakukan melalui dua
cara, yaitu dengan mentransfer keseluruhan
data atau mentransfer sebagian data yang
dibutuhkan untuk immediate task.
2.Computation Migration. Terkadang,
kita ingin mentransfer komputasi, bukan data.
Pendekatan ini yang disebut
dengan computation migration
3. Process Migration. Ketika sebuah
proses dieksekusi, proses tersebut tidak selalu
dieksekusi di situs di mana ia pertama kali
diinisiasi. Keseluruhan proses, atau sebagian
daripadanya, dapat saja dieksekusi pada situs
yang berbeda. Hal ini dilakukan karena
beberapa alasan: Load balancing. Proses
atau subproses-subproses didistribusikan ke
jaringan untuk memeratakan beban
kerja. Computation speedup. Apabila sebuah
proses dapat dibagi menjadi beberapa
subproses yang berjalan bersamaan di situs
yang berbeda-beda, maka total dari process
turnaround time dapat dikurangi.
Hardware preference. Proses mungkin
mempunyai karakteristik tertentu yang
menyebabkan proses tersebut lebih cocok
dieksekusi di prosesor lain.Misalnya, proses
inversi matriks, lebih cocok dilakukan
di array processor daripada
di microprocessor Software
preference. Proses
membutuhkan software yang tersedia di
situs lain, di mana software tersebut tidak
dapat dipindahkan atau lebih murah untuk
melakukan migrasi proses
daripada software Data access.
Sistem operasi terdistribusi (distributed
operating system) menyediakan semua
fitur di atas dengan kemudahan
penggunaan dan akses dibandingkan
dengan sistem operasi jaringan (network
operating system).
Berikut adalah dua tipe jaringan yang dipakai
dalam sistem terdistribusi:
1.Local Area Network (LAN). LAN muncul pada
awal tahun 1970-an sebagai pengganti dari sistem
komputer mainframe. LAN, didesain untuk area
geografis yang kecil. Misalnya, LAN digunakan untuk
jaringan dalam sebuah bangunan atau beberapa
bangunan yang berdekatan. Umumnya, jarak antara
situs satu dengan situs yang lain dalam LAN berdekatan.
Oleh karena itu, kecepatan komunikasinya lebih tinggi
dan peluang terjadi kesalahan (error rate) lebih rendah.
Dalam LAN, dibutuhkan high quality cable supaya
kecepatan yang lebih tinggi dan reliabilitas tercapai.
Jenis kabel yang biasanya dipakai adalah twistedpair dan fiber-optic. Berikut adalah ilustrasi dari Local
Area Network:
2. Wide Area Network. WAN muncul pada
akhir tahun 1960-an, digunakan sebagai proyek
riset akademis agar tersedia layanan komunikasi
yang efektif antara situs, memperbolehkan
berbagi hardware dansoftware secara ekonomis
antar pengguna. WAN yang pertama kali
didesain dan dikembangkan
adalah Arpanet yang pada akhirnya menjadi
cikal bakal dari Internet. Situs-situs dalam WAN
tersebar pada area geografis yang luas. Oleh
karena itu, komunikasi berjalan relatif lambat dan
reliabilitas tidak terjamin. Hubungan
antara link yang satu dengan yang lain dalam
jaringan diatur oleh communication processor.
Berikut adalah ilustrasi dari Wide Area Network
Jaringan Komputer adalah sekumpulan
komputer atau perangkat yang saling
terhubung dan terintegrasi dan dapat saling
bertukar informasi. sehingga jaringan
komputer biasanya terdiri dari dua buah
komoputer yang terhubung melalui media
wire atapun wireless. Sedangkan jaringan
terdistribusi adalah sistem yang berada pada
jaringan komputer. sehingga antara sistem
terdistribusi dan jaringan komputer saling
memiliki keterkaitan.
PERBEDAAN
JARINGAN KOMPUTER

SISTEM TERDISTRIBUSI

Komputer yang terhubung
Komputer yang terhubung terdiri
merupakan gabungan yang terdiri dari host (komputer utama) dan
dari beberapa workstation atau
terminal-terminal (komputer yang
juga gabungan komputer server terhubung dengan komputer host)
dan client

Beberapa komputer terhubung
Beberapa host komputer
agar dapat sharing, namun tiap terhubung agar dapat
pekerjaan ditangani sendiri sendiri mengerjakan sebuah atau
oleh komputer yang meminta dan beberapa pekerjaan besar
dimintai layanan.
bersama.
Server hanya melayani
Host melayani beberapa terminal
permintaan sesuai antrian yang
dan melakukan proses
sudah diatur sistem.
berdasarkan input dari terminalterminal
JARINGAN KOMPUTER
Kualitas komunikasi data
dipengaruhi oleh media
transmisi yang digunakan.
Lamanya suatu proses
dipengaruhi oleh spesifikasi
hardware masing-masing
station yg meminta layanan.

SISTEM TERDISTRIBUSI
Kualitas komunikasi data
dipengaruhi oleh sistem.
Lamanya suatu proses
tergantung Sistem Operasi
yang akan memilih prosesor
komputer mana yang akan
digunakan.

User dapat mengetahui proses User tidak dapat mengetahui
yang sedang berlangsung (di proses yang sedang
berlangsung di host.
komp station atau di server).

Metode komunikasi antar
Metode komunikasi antar
komputer dengan model Peer komputertersentralisasi (terpusa
to Peer atau Client Server.
t pada komputer utama/host)
Masing-masing node atau workstation Masing-masing terminal
(pada metode peer to peer) tidak
membutuhkan host (komputer
membutuhkan komputer server khusus utama) untuk dapat aktif melakukan
untuk menangani seluruh pekerjaan.
pekerjaan dan berkomunikasi
Antar node bisa saling bertukar file atau dengan terminal lain.
Antar terminal tidak dapat saling
resource yang dimiliki, sesuai
keinginan/permission yg diatur pemilik sharing file atau resource tanpa
campur tangan host (supervisor host).
komputer.
Masing-masing user disetiap workstation
(client) sadar betul akan proses yang
sedang terjadi apabila ia meminta layanan
atau mengirimkan data keserver.
User secara explisit (nyata) harus “login”
pada server, kalau ingin memanfaatkan
resource yang dimiliki oleh server. Secara
explisit menyampaikan tugasnya dari jauh,
secara explisit memindahkan file-file,
namun secara umum menangani sendiri
seluruh manajemen jaringan.

Masing-masing user disetiap terminal
tidak dapat menyadari proses yang
berlangsung pada sistem
User tidak perlu melakukan pekerjaan

secara explisit, karena semua proses dan
manajemen dilakukan/ ditangani secara
otomatis oleh sistem tanpa diketahui user.
Meskipun secara umum seorang user
pada tiap terminal juga harus login untuk
bisa memanfaatkan resource host.
Tiap user memiliki identitas &
password yang unik untuk dapat
login serta menggunakan
resource yang terdapat di server.
Umumnya user tidak bisa
menggunakan ID yang sama,
untuk login ke server, namun
policy seorang Admin dapat
merubah aturan ini agar sebuah
ID dapat digunakan bersamasama secara terbatas.

Tiap user juga memiliki ID dan
password untuk dapat login ke
host & menggunakan resource
yang disediakan.
Umumnya beberapa terminal
dapat menggunakan ID yang
sama untuk login ke komp host,
namun Admin/Supervisor sistem
dapat merubah dengan hanya
mengijinkan satu ID untuk tiap
terminal.
Keberadaan sejumlah
Keberadaan sebuah
komputer dalam jaringan atau sejumlah komputer
tidak harus transparan
atau terminal
disatu lokasi, sehingga autonomous, bersifat
secara fisik tidak dapat transparan (jelas) bagi
dilihat oleh user lain yanguser, biasanya berada
berada dalam jaringan. dalam suatu area lokasi.
Spesifikasi hardware
Spesifikasi hardware host
server tidak harus lebih (komputer utama) harus
baik dari hardware client lebih baik dari terminal.
Merupakan sistem yang
menggabungkan kinerja
perangkat dan aplikasi
dari physical layer
sampai dengan
application layer

Merupakan suatu sistem
perangkat lunak yang
dibuat dan bekerja pada
lapisan atas sebuah
sistem jaringan.
Sebuah jaringan dapat juga dibedakan
berdasarkan metode transmisi yang
digunakan dalam peoses pengiriman data.
Secara umum metode transmisi yang sering
digunakan dibagi menjadi 2
yaitu Baseband dan Broadband.
Pada metode ini, data yang berupa sinyal digital
langsung dikirim melalui media transmisi satu channel
seperti kabel, tanpa mengalami perubahan apapun.
Dengan cara ini, maka pengiriman data tergantung
pada jarak transmisi dan kualitas media yang
digunakan. Pada metode ini, dibutuhkan peralatan
multiplexing yang disebut time division multiplexing
(TDM). Dengan menggunakan peralatan ini, maka:




Menghemat biaya penggunaan saluran komunikasi.
Kapasitas saluran komunikasi dapat dimanfaatkan
semaksimal mungkin.
Ada kemungkinan dari beberapa terminal dilakukan
transmisi data menuju satu titik yang sama.
Keuntungan dari metode ini adalah:
 Kapasitas pengiriman data yang tinggi
karena memiliki beberapa sinyal transmisi.
 Untuk sistem broadband non kabel wilayah
jangkauannya akan lebih luas dan biaya
yang lebih murah.







Sedangkan kerugiannya adalah
Harga modem yang diperlukan mahal.
Waktu tunda perjalanan sinyal dua kali
lebih lama.
Proses maintenance cukup sukar.
Biaya frekuensi yang mahal.
TDM ini digunakan untuk transmisi data dalam
bentuk sinyal. Dengan TDM pengiriman data
dilakukan dengan mengatur pengiriman data dari
masing masing termidal dengan mengatur waktu.
Setiap terminal diberi jatah waktu pengiriman, bila
waktunya habis maka akan diberikan ke terminal
berikutnya. Demikian seterusnya hingga ke terminal
terakhir, lalu dikembalikan ke terminal pertama.
Proses ini berlangsung cepat, sehingga seakan-akan
semua terminal melakukan pengiriman data secara
bersama-sama. Oleh karena itu diperlukan media
transmisi yang berkualitas tinggi, dapat mengirimkan
data dengan kecepatan tinggi diantara transmiter
dan receiver.




Keuntungan dari Baseband :
Biayanya murah, karena dalam sistem ini tidak
diperlukan modem.
Bentuk topologinya sederhana.
Mudah dalam instalasi dan maintenance.

Selain keuntungannya, sistem ini juga memiliki
kekurangan antara lain:
 Kapasitas pengiriman data sangat terbatas karena
hanya terdapat satu lintasan data, sehingga hanya
satu pasang komputer yang dapat saling
bekomunikasi pada saat yang sama.
 Jarak pengiriman sinyal listriknya terbatas.
 Untuk area yang luas diperlukan biaya instalasi yang
banyak.
Metoda ini digunakan untuk
mentransmisikan sinyak analog. Maka apabila
dalam bentuk sinyal digital, dipelukanmodem
untuk mengubahnya dalam bentuk sinyal
analog. Media yang digunakan adalah kabel
coaxial broadband yaitu dengan
menggunakan media frekuensi radio atau
satelit. Data dari beberapa terminal dapat
menggunakan sati terminal, tetapi
frekuensinya berbeda-beda, sehingga pada
saat yang bersamaan dapat dikirimkan
beberapa frekuensi.
T

T

  • 1.
     Anita YuzaHidayati  Dini Rahmania Afandi  Fahmia Elfira  Hana Fitri Septanti  Nanda Febri Istighfarin (05) (09) (12) (15) (23)
  • 3.
     Sistem terdistribusi adalahsekumpulan prosesor yang tidak saling berbagi memori atau clock dan terhubung melalui jaringan komunikasi yang bervariasi, yaitu melalui Local Area Network ataupun melalui Wide Area Network. Prosesor dalam sistem terdistribusi bervariasi, dapat berupa small microprocessor, workstation, minicomputer, dan lain sebagainya.
  • 5.
    Concurrency of components.Pengaksesan suatu komponen/sumber daya (segala hal yang dapat digunakan bersama dalam jaringan komputer, meliputi H/W dan S/W) secara bersamaan. Contoh: Beberapa pemakai browser mengakses halaman web secara bersamaan  No global clock. Hal ini menyebabkan kesulitan dalam mensinkronkan waktu seluruh komputer/perangkat yang terlibat. Dapat berpengaruh pada pengiriman pesan/data, seperti saat beberapa proses berebut ingin masuk ke critical session.  Independent failures of components. Setiap komponen/perangkat dapat mengalami kegagalan namun komponen/perangkat lain tetap berjalan dengan baik. 
  • 6.
     Resource Sharing. Dalamsistem terdistribusi, situs-situs yang berbeda saling terhubung satu sama lain melalui jaringan sehingga situs yang satu dapat mengakses dan menggunakan sumber daya yang terdapat dalam situs lain. Misalnya, user di situs A dapat menggunakan laser printer yang dimiliki situs B dan sebaliknya user di situs B dapat mengakses file yang terdapat di situs A.
  • 7.
     Computation Speedup. Apabilasebuah komputasi dapat dipartisi menjadi beberapa subkomputasi yang berjalan bersamaan, maka sistem terdistribusi akan mendistribusikan subkomputasi tersebut ke situs-situs dalam sistem. Dengan demikian, hal ini meningkatkan kecepatan komputasi (computation speedup
  • 8.
    Reliability. Dalam sistemterdistribusi, apabila sebuah situs mengalami kegagalan, maka situs yang tersisa dapat melanjutkan operasi yang sedang berjalan. Hal ini menyebabkan reliabilitas sistem menjadi lebih baik.  Communication. Ketika banyak situs saling terhubung melalui jaringan komunikasi, user dari situs-situs yang berbeda mempunyai kesempatan untuk dapat bertukar informasi. 
  • 9.
     Keheterogenan perangkat/multiplisitas perangkat. Suatusistem terdistribusi dapat dibangun dari berbagai macam perangkat yang berbeda, baik sistem operasi, H/W maupun S/W.
  • 10.
    Keterbukaan. Setiap perangkatmemiliki antarmuka (interface) yang di-publish ke komponen lain. Perlu integrasi berbagai komponen yang dibuat oleh programmer atau vendor yang berbeda  Keamanan. Shared resources dan transmisi informasi/data perlu dilengkapi dengan enkripsi.  Penangan kegagalan. Setiap perangkat dapat mengalami kegagalan secara independen. Namun, perangkat lain harus tetap berjalan dengan baik. 
  • 11.
     Concurrency of components. Pengaksesansuatu komponen/sumber daya secara bersamaan oleh banyak pengguna.  Transparansi. Bagi pemakai, keberadaan berbagai perangkat (multiplisitas perangkat) dalam sistem terdistribusi tampak sebagai satu sistem saja.
  • 13.
    Dalam sistem operasi terdistribusi,user mengakses sumber daya jarak jauh (remote resources) sama halnya dengan mengakses sumber daya lokal (local resources). Migrasi data dan proses dari satu situs ke situs yang lain dikontrol oleh sistem operasi terdistribusi.
  • 14.
    Berikut ini adalahfitur-fitur yang didukung oleh sistem operasi terdistribusi: 1. Data Migration. Misalnya, user di situs A ingin mengakses data di situs B. Maka, transfer data dapat dilakukan melalui dua cara, yaitu dengan mentransfer keseluruhan data atau mentransfer sebagian data yang dibutuhkan untuk immediate task. 2.Computation Migration. Terkadang, kita ingin mentransfer komputasi, bukan data. Pendekatan ini yang disebut dengan computation migration
  • 15.
    3. Process Migration.Ketika sebuah proses dieksekusi, proses tersebut tidak selalu dieksekusi di situs di mana ia pertama kali diinisiasi. Keseluruhan proses, atau sebagian daripadanya, dapat saja dieksekusi pada situs yang berbeda. Hal ini dilakukan karena beberapa alasan: Load balancing. Proses atau subproses-subproses didistribusikan ke jaringan untuk memeratakan beban kerja. Computation speedup. Apabila sebuah proses dapat dibagi menjadi beberapa subproses yang berjalan bersamaan di situs yang berbeda-beda, maka total dari process turnaround time dapat dikurangi.
  • 16.
    Hardware preference. Prosesmungkin mempunyai karakteristik tertentu yang menyebabkan proses tersebut lebih cocok dieksekusi di prosesor lain.Misalnya, proses inversi matriks, lebih cocok dilakukan di array processor daripada di microprocessor Software preference. Proses membutuhkan software yang tersedia di situs lain, di mana software tersebut tidak dapat dipindahkan atau lebih murah untuk melakukan migrasi proses daripada software Data access.
  • 17.
    Sistem operasi terdistribusi(distributed operating system) menyediakan semua fitur di atas dengan kemudahan penggunaan dan akses dibandingkan dengan sistem operasi jaringan (network operating system).
  • 18.
    Berikut adalah duatipe jaringan yang dipakai dalam sistem terdistribusi: 1.Local Area Network (LAN). LAN muncul pada awal tahun 1970-an sebagai pengganti dari sistem komputer mainframe. LAN, didesain untuk area geografis yang kecil. Misalnya, LAN digunakan untuk jaringan dalam sebuah bangunan atau beberapa bangunan yang berdekatan. Umumnya, jarak antara situs satu dengan situs yang lain dalam LAN berdekatan. Oleh karena itu, kecepatan komunikasinya lebih tinggi dan peluang terjadi kesalahan (error rate) lebih rendah. Dalam LAN, dibutuhkan high quality cable supaya kecepatan yang lebih tinggi dan reliabilitas tercapai. Jenis kabel yang biasanya dipakai adalah twistedpair dan fiber-optic. Berikut adalah ilustrasi dari Local Area Network:
  • 19.
    2. Wide AreaNetwork. WAN muncul pada akhir tahun 1960-an, digunakan sebagai proyek riset akademis agar tersedia layanan komunikasi yang efektif antara situs, memperbolehkan berbagi hardware dansoftware secara ekonomis antar pengguna. WAN yang pertama kali didesain dan dikembangkan adalah Arpanet yang pada akhirnya menjadi cikal bakal dari Internet. Situs-situs dalam WAN tersebar pada area geografis yang luas. Oleh karena itu, komunikasi berjalan relatif lambat dan reliabilitas tidak terjamin. Hubungan antara link yang satu dengan yang lain dalam jaringan diatur oleh communication processor. Berikut adalah ilustrasi dari Wide Area Network
  • 20.
    Jaringan Komputer adalahsekumpulan komputer atau perangkat yang saling terhubung dan terintegrasi dan dapat saling bertukar informasi. sehingga jaringan komputer biasanya terdiri dari dua buah komoputer yang terhubung melalui media wire atapun wireless. Sedangkan jaringan terdistribusi adalah sistem yang berada pada jaringan komputer. sehingga antara sistem terdistribusi dan jaringan komputer saling memiliki keterkaitan.
  • 22.
    PERBEDAAN JARINGAN KOMPUTER SISTEM TERDISTRIBUSI Komputeryang terhubung Komputer yang terhubung terdiri merupakan gabungan yang terdiri dari host (komputer utama) dan dari beberapa workstation atau terminal-terminal (komputer yang juga gabungan komputer server terhubung dengan komputer host) dan client Beberapa komputer terhubung Beberapa host komputer agar dapat sharing, namun tiap terhubung agar dapat pekerjaan ditangani sendiri sendiri mengerjakan sebuah atau oleh komputer yang meminta dan beberapa pekerjaan besar dimintai layanan. bersama. Server hanya melayani Host melayani beberapa terminal permintaan sesuai antrian yang dan melakukan proses sudah diatur sistem. berdasarkan input dari terminalterminal
  • 23.
    JARINGAN KOMPUTER Kualitas komunikasidata dipengaruhi oleh media transmisi yang digunakan. Lamanya suatu proses dipengaruhi oleh spesifikasi hardware masing-masing station yg meminta layanan. SISTEM TERDISTRIBUSI Kualitas komunikasi data dipengaruhi oleh sistem. Lamanya suatu proses tergantung Sistem Operasi yang akan memilih prosesor komputer mana yang akan digunakan. User dapat mengetahui proses User tidak dapat mengetahui yang sedang berlangsung (di proses yang sedang berlangsung di host. komp station atau di server). Metode komunikasi antar Metode komunikasi antar komputer dengan model Peer komputertersentralisasi (terpusa to Peer atau Client Server. t pada komputer utama/host)
  • 24.
    Masing-masing node atauworkstation Masing-masing terminal (pada metode peer to peer) tidak membutuhkan host (komputer membutuhkan komputer server khusus utama) untuk dapat aktif melakukan untuk menangani seluruh pekerjaan. pekerjaan dan berkomunikasi Antar node bisa saling bertukar file atau dengan terminal lain. Antar terminal tidak dapat saling resource yang dimiliki, sesuai keinginan/permission yg diatur pemilik sharing file atau resource tanpa campur tangan host (supervisor host). komputer.
  • 25.
    Masing-masing user disetiapworkstation (client) sadar betul akan proses yang sedang terjadi apabila ia meminta layanan atau mengirimkan data keserver. User secara explisit (nyata) harus “login” pada server, kalau ingin memanfaatkan resource yang dimiliki oleh server. Secara explisit menyampaikan tugasnya dari jauh, secara explisit memindahkan file-file, namun secara umum menangani sendiri seluruh manajemen jaringan. Masing-masing user disetiap terminal tidak dapat menyadari proses yang berlangsung pada sistem User tidak perlu melakukan pekerjaan secara explisit, karena semua proses dan manajemen dilakukan/ ditangani secara otomatis oleh sistem tanpa diketahui user. Meskipun secara umum seorang user pada tiap terminal juga harus login untuk bisa memanfaatkan resource host.
  • 26.
    Tiap user memilikiidentitas & password yang unik untuk dapat login serta menggunakan resource yang terdapat di server. Umumnya user tidak bisa menggunakan ID yang sama, untuk login ke server, namun policy seorang Admin dapat merubah aturan ini agar sebuah ID dapat digunakan bersamasama secara terbatas. Tiap user juga memiliki ID dan password untuk dapat login ke host & menggunakan resource yang disediakan. Umumnya beberapa terminal dapat menggunakan ID yang sama untuk login ke komp host, namun Admin/Supervisor sistem dapat merubah dengan hanya mengijinkan satu ID untuk tiap terminal.
  • 27.
    Keberadaan sejumlah Keberadaan sebuah komputerdalam jaringan atau sejumlah komputer tidak harus transparan atau terminal disatu lokasi, sehingga autonomous, bersifat secara fisik tidak dapat transparan (jelas) bagi dilihat oleh user lain yanguser, biasanya berada berada dalam jaringan. dalam suatu area lokasi. Spesifikasi hardware Spesifikasi hardware host server tidak harus lebih (komputer utama) harus baik dari hardware client lebih baik dari terminal. Merupakan sistem yang menggabungkan kinerja perangkat dan aplikasi dari physical layer sampai dengan application layer Merupakan suatu sistem perangkat lunak yang dibuat dan bekerja pada lapisan atas sebuah sistem jaringan.
  • 29.
    Sebuah jaringan dapatjuga dibedakan berdasarkan metode transmisi yang digunakan dalam peoses pengiriman data. Secara umum metode transmisi yang sering digunakan dibagi menjadi 2 yaitu Baseband dan Broadband.
  • 30.
    Pada metode ini,data yang berupa sinyal digital langsung dikirim melalui media transmisi satu channel seperti kabel, tanpa mengalami perubahan apapun. Dengan cara ini, maka pengiriman data tergantung pada jarak transmisi dan kualitas media yang digunakan. Pada metode ini, dibutuhkan peralatan multiplexing yang disebut time division multiplexing (TDM). Dengan menggunakan peralatan ini, maka:    Menghemat biaya penggunaan saluran komunikasi. Kapasitas saluran komunikasi dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin. Ada kemungkinan dari beberapa terminal dilakukan transmisi data menuju satu titik yang sama.
  • 31.
    Keuntungan dari metodeini adalah:  Kapasitas pengiriman data yang tinggi karena memiliki beberapa sinyal transmisi.  Untuk sistem broadband non kabel wilayah jangkauannya akan lebih luas dan biaya yang lebih murah.     Sedangkan kerugiannya adalah Harga modem yang diperlukan mahal. Waktu tunda perjalanan sinyal dua kali lebih lama. Proses maintenance cukup sukar. Biaya frekuensi yang mahal.
  • 32.
    TDM ini digunakanuntuk transmisi data dalam bentuk sinyal. Dengan TDM pengiriman data dilakukan dengan mengatur pengiriman data dari masing masing termidal dengan mengatur waktu. Setiap terminal diberi jatah waktu pengiriman, bila waktunya habis maka akan diberikan ke terminal berikutnya. Demikian seterusnya hingga ke terminal terakhir, lalu dikembalikan ke terminal pertama. Proses ini berlangsung cepat, sehingga seakan-akan semua terminal melakukan pengiriman data secara bersama-sama. Oleh karena itu diperlukan media transmisi yang berkualitas tinggi, dapat mengirimkan data dengan kecepatan tinggi diantara transmiter dan receiver.
  • 33.
       Keuntungan dari Baseband: Biayanya murah, karena dalam sistem ini tidak diperlukan modem. Bentuk topologinya sederhana. Mudah dalam instalasi dan maintenance. Selain keuntungannya, sistem ini juga memiliki kekurangan antara lain:  Kapasitas pengiriman data sangat terbatas karena hanya terdapat satu lintasan data, sehingga hanya satu pasang komputer yang dapat saling bekomunikasi pada saat yang sama.  Jarak pengiriman sinyal listriknya terbatas.  Untuk area yang luas diperlukan biaya instalasi yang banyak.
  • 34.
    Metoda ini digunakanuntuk mentransmisikan sinyak analog. Maka apabila dalam bentuk sinyal digital, dipelukanmodem untuk mengubahnya dalam bentuk sinyal analog. Media yang digunakan adalah kabel coaxial broadband yaitu dengan menggunakan media frekuensi radio atau satelit. Data dari beberapa terminal dapat menggunakan sati terminal, tetapi frekuensinya berbeda-beda, sehingga pada saat yang bersamaan dapat dikirimkan beberapa frekuensi.