Paryanta, S.Kom, M.Kom
Pengenalan Jaringan Komputer
Klasifikasi Jaringan Komputer berdasarkan metode transmisi
Klasifikasi Jaringan Komputer berdasarkan geografis
Model Jaringan Komputer
Topologi Jaringan Komputer
2
Jaringan komputer merupakan sekelompok komputer
otonom yang saling berhubungan antara satu dan lainnya
menggunakan protokol komunikasi melalui media
komunikasi sehingga dapat saling berbagi informasi,
program-program, penggunaan perangkat keras secara
bersama (interkoneksi sejumlah komputer).
Jaringan komputer merupakan kumpulan sejumlah terminal
komunikasi yang berada di berbagai lokasi yang terdiri dari
lebih satu komputer yang saling berhubungan.
3
Kebutuhan akan informasi yang cepat dan akurat.
Penggabungan antara teknologi komputer sebagai
pengolah data dengan teknologi komunikasi.
4
Jaringan untuk perusahaan atau organisasi
Jaringan untuk umum
5
Next
Resource Sharing
Reliabilitas tinggi
Lebih ekonomis
Skalabilitas
Media Komunikasi
6
Back
Bertujuan agar seluruh program, peralatan,
khususnya data dapat digunakan oleh setiap orang
yang ada pada jaringan tanpa terpengaruh oleh
lokasi resource dan pemakai.
7
Back
Adanya sumber-sumber alternatif pengganti jika
terjadi masalah pada salah satu perangkat dalam
jaringan.
8
Back
Kemampuan untuk meningkatkan kinerja sistem
secara berangsur-angsur sesuai dengan beban
pekerjaan dengan hanya menambah sejumlah
prosesor.
9
Back
Akses ke informasi yang berada di tempat jauh.
Komunikasi ke orang-orang
Hiburan interaktif
10
Back
Multi I/O
NIC (Network Interface Card)
Router
Bridge
Gateway
Repeater
Modem
Media (kabel, Gelombang Radio)
HUB
Swicth Hub
11
Broadcast
Point to Point
12
Next
Jaringan broadcast memiliki saluran komunikasi
tunggal yang dipakai bersama-sama oleh semua
mesin yang ada pada jaringan tersebut.
Pesan-pesan berukuran kecil, disebut paket, yang
dikirimkan oleh suatu mesin akan diterima oleh
mesin-mesin lainnya. Field alamat pada sebuah
paket berisi keterangan tentang kepada siapa paket
tersebut ditujukan.
13
Back
Terdiri dari beberapa koneksi pasangan individu
dari mesin-mesin.
Untuk pergi dari sumber ke tempat tujuan,
sebuah paket pada jaringan jenis ini mungkin
harus melalui satu atau lebih mesin-mesin
perantara.
Seringkali harus melalui banyak route yang
mungkin berbeda jaraknya. Karena itu algoritma
routing memegang peranan penting pada
jaringan point-to-point.
14
Back
Local Area Network (LAN) (10m – 1 km)
Metropolitan Area Network (MAN) (10 km)
Wide Area Network (WAN) (100 – 1000 km)
JaringanTanpa Kabel
Internetwork (10.000 Km)
15
Next
Ukuran: LAN mempunyai keterbatasan ukuran
Teknologi transmisi: LAN tradisional mempunyai kecepatan
mulai 1 sampai 100 Mbps. LAN modern mempunyai
kecepatan sampai ratusan Mbps
Topologi:
 Bus/Linear, mekanisme yang digunakan untuk mengatur
pengiriman pesan disebut IEEE 802.3 atau Ethernet.
 Ring  IEEE 802.5 (token ring IBM)
16
Back
Seperti LAN, cuma ukurannya lebih besar
Biasanya digunakan oleh perusahaan-
perusahaan
Lingkungan dalam 1 kota
17
Back
Lingkungan dalam negara atau benua
Host dihubungkan dengan sebuah subnet
Tugas subnet: pembawa pesan dari satu host ke host
lainnya
Komponen subnet: kabel transmisi dan element switching
Element Switching sering juga disebut sebagai:
▪ Packet switching node
▪ Intermediate system
▪ Data switching exchange
▪ Router
18
Back
Manfaatnya: kantor portable, armada truk,
taksi, bis, kepentingan militer di medan
perang.
Kelemahannya: lambat daripada kabel
(umumnya 2 Mbps), laju kesalahan lebih
besar, transimisi yang berbeda dapat
mengganggu.
19
Back
Kumpulan jaringan yang terinterkoneksi disebut
Internetwork atau Internet.
Bentuk internet yang umum adalah kumpulan dari LAN yang
dihubungkan olehWAN.
Perbedaan yang nyata antara subnet danWAN dalam kasus
ini adalah keberadaan host.
 Bila di dalam sistem terdapat kurva tertutup yang hanya
terdiri dari router-router, maka itulah subnet.
 Bila sistemnya terdiri dari router dan host, maka itulah
WAN.
20
Back
Peer to Peer
Client - Server
21
Next
Peer artinya rekan sekerja
Adalah jaringan komputer yang terdiri dari
beberapa komputer.
Adalah suatu model di mana setiap PC dapat
memakai resource pada PC lain atau memberikan
resourcenya untuk dipakai PC lain.
Dikenal sebagai workgroup. Dimana setiap
komputer dalam satu jaringan dikelompokkan
dalam satu kelompok kerja
22
Selain pada jaringan lokal, juga dapat diterapkan
dengan teknologi internet. Di mana ada suatu unit
yang berfungsi sebagai server yang memberikan
layanan bagi komputer lain, dan client yang hanya
meminta layanan dari server.
Client hanya bisa menggunakan resource yang
disediakan oleh server sesuai dengan otoritas yang
diberikan oleh administrator.
23
File Server
Memberikan layanan fungsi pengelolaan file.
Print Server
Memberikan layanan fungsi pencetakan.
Database Server
Proses-proses fungsional mengenai database dijalankan pada mesin ini dan
stasiun lain dapat minta pelayanan.
DIP (Document Information Processing)
Memberikan layanan fungsi penyimpanan, manajemen, dan pengambilan
data.
24
Back
Adalah sekumpulan komputer yang saling
terkoneksi dengan media transmisi, dan
terjadi proses transfer file.
25
Jaringan Komputer Sistem Terdistribusi
Komputer yang terhubung
merupakan gabungan dari
beberapa workstation atau juga
gabungan komputer server dan
client
Komputer yang terhubung terdiri
dari host (komputer utama) dan
terminal-terminal (komputer yang
terhubung dengan host)
Beberapa komputer terhubung
agar dapat sharing, namun tiap
pekerjaan ditangani sendiri-sendiri
oleh komputer yang meminta dan
dimintai layanan. Server hanya
melayani permintaan sesuai
antrian yang sudah diatur sistem.
Beberapa host komputer
terhubung agar dapat
mengerjakan sebuah/beberapa
pekerjaan besar bersama. Host
melayani beberapa terminal &
melakukan proses berdasarkan
input dari terminal-terminal
26
Jaringan Komputer Sistem Terdistribusi
Kualitas komunikasi data
dipengaruhi oleh media transmisi
yang digunakan.
Lamanya proses dipengaruhi oleh
spesifikasi hardware masing-masing
station yang meminta layanan.
User dapat mengetahui proses yang
sedang berlangsung (di station atau
di server).
Kualitas komunikasi data
dipengaruhi oleh sistem.
Lamanya proses tergantung sistem
operasi yang akan memilih prosesor
komputer yang akan digunakan.
User tidak dapat mengetahui proses
yang sedang berlangsung di host.
Metode komunikasi antar komputer
dengan model Peer to Peer atau
Client – Server.
Metode komunikasi antar komputer
tersentralisasi di host.
27
Jaringan Komputer Sistem Terdistribusi
Masing-masing workstation (Peer to
Peer) tidak membutuhkan komputer
server khusus untuk menangani
seluruh pekerjaan.
Antar workstation bisa saling
bertukar file dan resource yang
dimiliki, sesuai permission yang
diatur administrator.
Masing-masing terminal
membutuhkan host untuk dapat
aktif melakukan pekerjaan dan
berkomunikasi dengan terminal lain.
Antar terminal tidak dapat sharing
file atau resource tanpa campur
tangan host.
28
Jaringan Komputer Sistem Terdistribusi
Masing-masing user di workstation
dapat melihat proses layanan yang
sedang terjadi.
User harus login pada server apabila
ingin memanfaatkan resource yang
dimiliki oleh server.
Masing-masing user di workstation
tidak dapat melihat proses layanan
yang sedang terjadi.
User mempunyai ID & password
untuk login.
Umumnya ID login server tidak bisa
digunakan bersama-sama. Kecuali
ada policy dari admin.
User mempunyai ID & password
untuk login.
Umumnya ID login server bisa
digunakan bersama-sama. Kecuali
ada policy dari admin.
29
Jaringan Komputer Sistem Terdistribusi
Keberadaan sejumlah komputer
dalam jaringan tidak harus
transparan di satu lokasi, sehingga
secara fisik tidak dapat dilihat oleh
user lain dalam jaringan.
Keberadaan sejumlah komputer
dalam jaringan harus transparan di
satu lokasi, sehingga secara fisik
dapat dilihat oleh user lain yang
berada dalam jaringan.
Spesifikasi hardware server tidak
harus lebih baik dari client.
Spesifikasi hardware host harus
lebih baik dari terminal.
Merupakan sistem yang
menggabungkan kinerja perangkat
dan aplikasi dari physical layer
sampai dengan application layer.
Merupakan sistem perangkat lunak
yang dibuat & bekerja pada lapisan
atas sebuah sistem
30
Back
Pengertian topologi Jaringan adalah susunan lintasan aliran data
di dalam jaringan yang secara fisik menghubungkan simpul yang
satu dengan simpul lainnya. Berikut ini adalah beberapa
topologi jaringan yang ada dan dipakai hingga saat ini, yaitu:
 Topologi Star
 Topologi Hierarchical/Tree
 Topologi Bus
 Topologi Ring
 Topologi DaisyChain (Linear)
 Topologi Mesh dan Full Connected
31
32
Switch
Karakteristik dari topologi ini adalah node
berkomunikasi langsung dengan station lain
melalui central node (Hub/Switch),Traffic data
mengalir dari node ke central node dan
diteruskan ke node tujuan. Jika salah satu
segmen kabel terputus, jaringan lain tidak akan
terputus.
33
Keuntungan :
Akses ke Station lain cepat.
Dapat menerima workstation baru selama port di
central node masih tersedia.
Hub/Switch bertindak sebagai konsentrator
Hub/Switch dapat disusun seri untuk menambah
jumlah station yang terkoneksi di jaringan.
User dapat lebih banyak dibanding topologi bus
maupun ring
34
Kerugian :
Bila traffic data cukup tinggi dan terjadi
collision, maka semua komunikasi akan ditunda,
dan koneksi akan dilanjutkan dengan cara
random, apabila hub/switch mendeteksi tidak
ada jalur yang sedang tidak dipergunakan oleh
node lain.
35
36
Switch
Switch
Switch
Tidak semua stasiun mempunyai kedudukan
yang sama. Stasiun yang kedudukannya lebih
tinggi menguasai stasiun di bawahnya, sehingga
jaringan sangat tergantung ada stasiun yang
kedudukannya lebih tinggi dan kedudukan
stasiun yang sama, disebut peer topology.
37
38
Topologi ini merupakan bentangan satu kabel yang kedua ujungnya ditutup,
dimana disepanjang kabel dipasang node-node.
Signal dalam kabel dilewati satu arah sehingga memungkinkan sebuah
collision terjadi.
Keuntungan :
 Murah, karena tidak memakai banyak media dan kabel yang dipakai banyak
tersedia dipasaran.
 Setiap komputer dapat saling berhubungan dengan langsung.
Kerugian :
Sering terjadi hang/crass talk, yaitu bila lebih dari satu pasang memakai jalur
di waktu yang sama , harus bergantian atau ditambah relay.
39
40
Topologi jaringan yang berupa lingkaran tertutup yang
berisi node-node. Signal mengalir dalam dua arah
sehingga dapat menghindarkan terjadinya collision
sehingga memungkinkan terjadinya pergerakan data
sangat cepat.
Semua komputer saling tersambung membentuk
lingkaran. Data yang dikirim diberi address tujuan
sehingga dapat menuju komputer yang dituju.
41
Tiap komputer dapat diberi repeater (transceiver) yang berfungsi sebagai:
Listen State
Tiap bit dikirim dengan mengalami delay waktu
Transmit State
Bila bit berasal dari paket lebih besar dari ring maka repeater dapat mengembalikan ke
pengirim. Bila terdapat beberapa paket dalam ring, repeater yang tengah memancarkan,
menerima bit dari paket yang tidak dikirimnya harus menampung dan memancarkan
kembali.
Bypass State
Berfungsi menghilangkan delay waktu dari stasiun yang tidak aktif.
Keuntungan :
▪ Kegagalan koneksi akibat gangguan media dapat diatasi lewat jalur lainyang masih
terhubung.
▪ Penggunaan sambungan point to point membuat transmission error dapat diperkecil
Kerugian :
▪ Data yang dikirim, bila melalui banyak komputer, transfer menjadi lambat.
42
43
Topologi ini merupakan peralihan dari topologi Bus dan
topologi ring, di mana tiap simpul terhubung langsung ke
dua simpul lain melalui segmen kabel, tetapi segmen
membentuk saluran, bukan lingkaran utuh. Antar komputer
seperti terhubung seri.
Keuntungan :
Instalasi dan pemeliharaannya murah.
Kerugian :
Kurang handal (tidak sesuai dengan kemajuan jaman)
44
45
Topologi ini menerapkan hubungan antar sentral
secara penuh. Jumlah saluran yang harus disediakan
untuk membentuk jaringan Mesh adalah jumlah
sentral dikurangi 1.
Tingkat kerumitan jaringan sebanding dengan
meningkatnya jumlah sentral yang terpasang.
Disamping kurang ekonomis juga relatif mahal
dalam pengoperasiannya.
46
Topologi ini merupakan teknologi khusus
yang tidak dapat dibuat dengan
pengkabelan, karena sistem yang rumit.
Namun dengan teknologi wireless, topologi
ini sangat memungkinkan untuk diwujudkan
47
Back

11 jaringan-komputer

  • 1.
  • 2.
    Pengenalan Jaringan Komputer KlasifikasiJaringan Komputer berdasarkan metode transmisi Klasifikasi Jaringan Komputer berdasarkan geografis Model Jaringan Komputer Topologi Jaringan Komputer 2
  • 3.
    Jaringan komputer merupakansekelompok komputer otonom yang saling berhubungan antara satu dan lainnya menggunakan protokol komunikasi melalui media komunikasi sehingga dapat saling berbagi informasi, program-program, penggunaan perangkat keras secara bersama (interkoneksi sejumlah komputer). Jaringan komputer merupakan kumpulan sejumlah terminal komunikasi yang berada di berbagai lokasi yang terdiri dari lebih satu komputer yang saling berhubungan. 3
  • 4.
    Kebutuhan akan informasiyang cepat dan akurat. Penggabungan antara teknologi komputer sebagai pengolah data dengan teknologi komunikasi. 4
  • 5.
    Jaringan untuk perusahaanatau organisasi Jaringan untuk umum 5 Next
  • 6.
    Resource Sharing Reliabilitas tinggi Lebihekonomis Skalabilitas Media Komunikasi 6 Back
  • 7.
    Bertujuan agar seluruhprogram, peralatan, khususnya data dapat digunakan oleh setiap orang yang ada pada jaringan tanpa terpengaruh oleh lokasi resource dan pemakai. 7 Back
  • 8.
    Adanya sumber-sumber alternatifpengganti jika terjadi masalah pada salah satu perangkat dalam jaringan. 8 Back
  • 9.
    Kemampuan untuk meningkatkankinerja sistem secara berangsur-angsur sesuai dengan beban pekerjaan dengan hanya menambah sejumlah prosesor. 9 Back
  • 10.
    Akses ke informasiyang berada di tempat jauh. Komunikasi ke orang-orang Hiburan interaktif 10 Back
  • 11.
    Multi I/O NIC (NetworkInterface Card) Router Bridge Gateway Repeater Modem Media (kabel, Gelombang Radio) HUB Swicth Hub 11
  • 12.
  • 13.
    Jaringan broadcast memilikisaluran komunikasi tunggal yang dipakai bersama-sama oleh semua mesin yang ada pada jaringan tersebut. Pesan-pesan berukuran kecil, disebut paket, yang dikirimkan oleh suatu mesin akan diterima oleh mesin-mesin lainnya. Field alamat pada sebuah paket berisi keterangan tentang kepada siapa paket tersebut ditujukan. 13 Back
  • 14.
    Terdiri dari beberapakoneksi pasangan individu dari mesin-mesin. Untuk pergi dari sumber ke tempat tujuan, sebuah paket pada jaringan jenis ini mungkin harus melalui satu atau lebih mesin-mesin perantara. Seringkali harus melalui banyak route yang mungkin berbeda jaraknya. Karena itu algoritma routing memegang peranan penting pada jaringan point-to-point. 14 Back
  • 15.
    Local Area Network(LAN) (10m – 1 km) Metropolitan Area Network (MAN) (10 km) Wide Area Network (WAN) (100 – 1000 km) JaringanTanpa Kabel Internetwork (10.000 Km) 15 Next
  • 16.
    Ukuran: LAN mempunyaiketerbatasan ukuran Teknologi transmisi: LAN tradisional mempunyai kecepatan mulai 1 sampai 100 Mbps. LAN modern mempunyai kecepatan sampai ratusan Mbps Topologi:  Bus/Linear, mekanisme yang digunakan untuk mengatur pengiriman pesan disebut IEEE 802.3 atau Ethernet.  Ring  IEEE 802.5 (token ring IBM) 16 Back
  • 17.
    Seperti LAN, cumaukurannya lebih besar Biasanya digunakan oleh perusahaan- perusahaan Lingkungan dalam 1 kota 17 Back
  • 18.
    Lingkungan dalam negaraatau benua Host dihubungkan dengan sebuah subnet Tugas subnet: pembawa pesan dari satu host ke host lainnya Komponen subnet: kabel transmisi dan element switching Element Switching sering juga disebut sebagai: ▪ Packet switching node ▪ Intermediate system ▪ Data switching exchange ▪ Router 18 Back
  • 19.
    Manfaatnya: kantor portable,armada truk, taksi, bis, kepentingan militer di medan perang. Kelemahannya: lambat daripada kabel (umumnya 2 Mbps), laju kesalahan lebih besar, transimisi yang berbeda dapat mengganggu. 19 Back
  • 20.
    Kumpulan jaringan yangterinterkoneksi disebut Internetwork atau Internet. Bentuk internet yang umum adalah kumpulan dari LAN yang dihubungkan olehWAN. Perbedaan yang nyata antara subnet danWAN dalam kasus ini adalah keberadaan host.  Bila di dalam sistem terdapat kurva tertutup yang hanya terdiri dari router-router, maka itulah subnet.  Bila sistemnya terdiri dari router dan host, maka itulah WAN. 20 Back
  • 21.
    Peer to Peer Client- Server 21 Next
  • 22.
    Peer artinya rekansekerja Adalah jaringan komputer yang terdiri dari beberapa komputer. Adalah suatu model di mana setiap PC dapat memakai resource pada PC lain atau memberikan resourcenya untuk dipakai PC lain. Dikenal sebagai workgroup. Dimana setiap komputer dalam satu jaringan dikelompokkan dalam satu kelompok kerja 22
  • 23.
    Selain pada jaringanlokal, juga dapat diterapkan dengan teknologi internet. Di mana ada suatu unit yang berfungsi sebagai server yang memberikan layanan bagi komputer lain, dan client yang hanya meminta layanan dari server. Client hanya bisa menggunakan resource yang disediakan oleh server sesuai dengan otoritas yang diberikan oleh administrator. 23
  • 24.
    File Server Memberikan layananfungsi pengelolaan file. Print Server Memberikan layanan fungsi pencetakan. Database Server Proses-proses fungsional mengenai database dijalankan pada mesin ini dan stasiun lain dapat minta pelayanan. DIP (Document Information Processing) Memberikan layanan fungsi penyimpanan, manajemen, dan pengambilan data. 24 Back
  • 25.
    Adalah sekumpulan komputeryang saling terkoneksi dengan media transmisi, dan terjadi proses transfer file. 25
  • 26.
    Jaringan Komputer SistemTerdistribusi Komputer yang terhubung merupakan gabungan dari beberapa workstation atau juga gabungan komputer server dan client Komputer yang terhubung terdiri dari host (komputer utama) dan terminal-terminal (komputer yang terhubung dengan host) Beberapa komputer terhubung agar dapat sharing, namun tiap pekerjaan ditangani sendiri-sendiri oleh komputer yang meminta dan dimintai layanan. Server hanya melayani permintaan sesuai antrian yang sudah diatur sistem. Beberapa host komputer terhubung agar dapat mengerjakan sebuah/beberapa pekerjaan besar bersama. Host melayani beberapa terminal & melakukan proses berdasarkan input dari terminal-terminal 26
  • 27.
    Jaringan Komputer SistemTerdistribusi Kualitas komunikasi data dipengaruhi oleh media transmisi yang digunakan. Lamanya proses dipengaruhi oleh spesifikasi hardware masing-masing station yang meminta layanan. User dapat mengetahui proses yang sedang berlangsung (di station atau di server). Kualitas komunikasi data dipengaruhi oleh sistem. Lamanya proses tergantung sistem operasi yang akan memilih prosesor komputer yang akan digunakan. User tidak dapat mengetahui proses yang sedang berlangsung di host. Metode komunikasi antar komputer dengan model Peer to Peer atau Client – Server. Metode komunikasi antar komputer tersentralisasi di host. 27
  • 28.
    Jaringan Komputer SistemTerdistribusi Masing-masing workstation (Peer to Peer) tidak membutuhkan komputer server khusus untuk menangani seluruh pekerjaan. Antar workstation bisa saling bertukar file dan resource yang dimiliki, sesuai permission yang diatur administrator. Masing-masing terminal membutuhkan host untuk dapat aktif melakukan pekerjaan dan berkomunikasi dengan terminal lain. Antar terminal tidak dapat sharing file atau resource tanpa campur tangan host. 28
  • 29.
    Jaringan Komputer SistemTerdistribusi Masing-masing user di workstation dapat melihat proses layanan yang sedang terjadi. User harus login pada server apabila ingin memanfaatkan resource yang dimiliki oleh server. Masing-masing user di workstation tidak dapat melihat proses layanan yang sedang terjadi. User mempunyai ID & password untuk login. Umumnya ID login server tidak bisa digunakan bersama-sama. Kecuali ada policy dari admin. User mempunyai ID & password untuk login. Umumnya ID login server bisa digunakan bersama-sama. Kecuali ada policy dari admin. 29
  • 30.
    Jaringan Komputer SistemTerdistribusi Keberadaan sejumlah komputer dalam jaringan tidak harus transparan di satu lokasi, sehingga secara fisik tidak dapat dilihat oleh user lain dalam jaringan. Keberadaan sejumlah komputer dalam jaringan harus transparan di satu lokasi, sehingga secara fisik dapat dilihat oleh user lain yang berada dalam jaringan. Spesifikasi hardware server tidak harus lebih baik dari client. Spesifikasi hardware host harus lebih baik dari terminal. Merupakan sistem yang menggabungkan kinerja perangkat dan aplikasi dari physical layer sampai dengan application layer. Merupakan sistem perangkat lunak yang dibuat & bekerja pada lapisan atas sebuah sistem 30 Back
  • 31.
    Pengertian topologi Jaringanadalah susunan lintasan aliran data di dalam jaringan yang secara fisik menghubungkan simpul yang satu dengan simpul lainnya. Berikut ini adalah beberapa topologi jaringan yang ada dan dipakai hingga saat ini, yaitu:  Topologi Star  Topologi Hierarchical/Tree  Topologi Bus  Topologi Ring  Topologi DaisyChain (Linear)  Topologi Mesh dan Full Connected 31
  • 32.
  • 33.
    Karakteristik dari topologiini adalah node berkomunikasi langsung dengan station lain melalui central node (Hub/Switch),Traffic data mengalir dari node ke central node dan diteruskan ke node tujuan. Jika salah satu segmen kabel terputus, jaringan lain tidak akan terputus. 33
  • 34.
    Keuntungan : Akses keStation lain cepat. Dapat menerima workstation baru selama port di central node masih tersedia. Hub/Switch bertindak sebagai konsentrator Hub/Switch dapat disusun seri untuk menambah jumlah station yang terkoneksi di jaringan. User dapat lebih banyak dibanding topologi bus maupun ring 34
  • 35.
    Kerugian : Bila trafficdata cukup tinggi dan terjadi collision, maka semua komunikasi akan ditunda, dan koneksi akan dilanjutkan dengan cara random, apabila hub/switch mendeteksi tidak ada jalur yang sedang tidak dipergunakan oleh node lain. 35
  • 36.
  • 37.
    Tidak semua stasiunmempunyai kedudukan yang sama. Stasiun yang kedudukannya lebih tinggi menguasai stasiun di bawahnya, sehingga jaringan sangat tergantung ada stasiun yang kedudukannya lebih tinggi dan kedudukan stasiun yang sama, disebut peer topology. 37
  • 38.
  • 39.
    Topologi ini merupakanbentangan satu kabel yang kedua ujungnya ditutup, dimana disepanjang kabel dipasang node-node. Signal dalam kabel dilewati satu arah sehingga memungkinkan sebuah collision terjadi. Keuntungan :  Murah, karena tidak memakai banyak media dan kabel yang dipakai banyak tersedia dipasaran.  Setiap komputer dapat saling berhubungan dengan langsung. Kerugian : Sering terjadi hang/crass talk, yaitu bila lebih dari satu pasang memakai jalur di waktu yang sama , harus bergantian atau ditambah relay. 39
  • 40.
  • 41.
    Topologi jaringan yangberupa lingkaran tertutup yang berisi node-node. Signal mengalir dalam dua arah sehingga dapat menghindarkan terjadinya collision sehingga memungkinkan terjadinya pergerakan data sangat cepat. Semua komputer saling tersambung membentuk lingkaran. Data yang dikirim diberi address tujuan sehingga dapat menuju komputer yang dituju. 41
  • 42.
    Tiap komputer dapatdiberi repeater (transceiver) yang berfungsi sebagai: Listen State Tiap bit dikirim dengan mengalami delay waktu Transmit State Bila bit berasal dari paket lebih besar dari ring maka repeater dapat mengembalikan ke pengirim. Bila terdapat beberapa paket dalam ring, repeater yang tengah memancarkan, menerima bit dari paket yang tidak dikirimnya harus menampung dan memancarkan kembali. Bypass State Berfungsi menghilangkan delay waktu dari stasiun yang tidak aktif. Keuntungan : ▪ Kegagalan koneksi akibat gangguan media dapat diatasi lewat jalur lainyang masih terhubung. ▪ Penggunaan sambungan point to point membuat transmission error dapat diperkecil Kerugian : ▪ Data yang dikirim, bila melalui banyak komputer, transfer menjadi lambat. 42
  • 43.
  • 44.
    Topologi ini merupakanperalihan dari topologi Bus dan topologi ring, di mana tiap simpul terhubung langsung ke dua simpul lain melalui segmen kabel, tetapi segmen membentuk saluran, bukan lingkaran utuh. Antar komputer seperti terhubung seri. Keuntungan : Instalasi dan pemeliharaannya murah. Kerugian : Kurang handal (tidak sesuai dengan kemajuan jaman) 44
  • 45.
  • 46.
    Topologi ini menerapkanhubungan antar sentral secara penuh. Jumlah saluran yang harus disediakan untuk membentuk jaringan Mesh adalah jumlah sentral dikurangi 1. Tingkat kerumitan jaringan sebanding dengan meningkatnya jumlah sentral yang terpasang. Disamping kurang ekonomis juga relatif mahal dalam pengoperasiannya. 46
  • 47.
    Topologi ini merupakanteknologi khusus yang tidak dapat dibuat dengan pengkabelan, karena sistem yang rumit. Namun dengan teknologi wireless, topologi ini sangat memungkinkan untuk diwujudkan 47 Back