Kerajaan Sriwijaya, yang berdiri pada abad ke-7 dan dipimpin oleh Raja Dapunta Hyang, menjadi kekuatan maritim dominan di Asia Tenggara pada abad 9-10, menguasai perdagangan di jalur-jalur utama. Kejayaan ini diakhiri oleh serangan dari Dinasti Chola dan bangkitnya kerajaan-kerajaan baru, yang melemahkan kekuatan dan perekonomian Sriwijaya, hingga akhirnya jatuh ke tangan Majapahit pada abad ke-13. Bukti sejarah yang ada mencakup laporan dari pendeta Tiongkok I-Tsing serta prasasti-prasasti yang mencatat ekspansi dan keberhasilan ekonomi Sriwijaya.