Spermatogenesis adalah proses pembentukan sel
gamet jantan (spermatozoa)  tjd di dlm tubulus
seminiferus testis.
Spermatogenesis mencakup pematangan sel epitel
germinal melalui proses pembelahan & diferensiasi sel.
Pematangan sel tjd di tubulus seminiferus, kemudian
disimpan di epididimis.
Tub. Seminiferi t.d sejumlah besar sel epitel germinal,
disebut spermatogonia/spermatogonium. Terus
menerus berdiferensiasi utk membentuk spermatozoa.
Selain spermatogonium, di tub. Seminiferi terdapat
sel sertoli dan sel leydig.
Memberi makan spermatozoa
Menghasilkan testosteron
 Merangsang sel leydig utk menghasilkan
hormon testosteron
Merangsang sel sertoli utk menghasilkan ABP
(Androgen Binding Protein) yg akan memacu
pembentukan spermatogonium sbg awal proses
spermatogenesis.
Tahapan Spermatogenesis
1. Mitosis
Perbanyakan spermatogonium
Sebagian spermatogonia berubah mjd spermatosit
primer
Tahapan mitosis :
 Interphase : kromosom dalam keadaan istirahat, tampak bertaburan
bebas dlm inti.
 Prophase awal: kromosom menunjukkan aktivitas pembelahan
longitudinal. Profase akhir: kromosom menjadi dobel
 Metaphase : ikatan satu sama lain mulai renggang, dan berkumpul di
bidang ekuator sel.
 Anaphase : ikatan pasangan anak kromosom terpisah & tiap anak
kromosom berpasangan lagi dg anak kromosom dr kutub yg berbeda
 Telophase: pasangan-pasangan kromosom baru berkumpul
membentuk anak inti baru
Tahapan Spermatogenesis
2. Meiosis
Meiosis I: spermatosit primer mjd spermatosit
sekunder
Meiosis II: spermatosit sekunder mjd spermatid
3. Spermiogenesis
Transformasi spermatid menjadi spermatozoa, yg
meliputi 4 fase : golgi, tutup, akrosom & pematangan.
Spermatid
Spermatozoa
Spermiogenesis
Spermatogonium
Spermatid
Spermatositogenesis
Spermatozoa
 Proses spermatogenesis berakhir,
ABP tdk diperlukan  sel sertoli
menghasilkan hormon inhibin
utk memberi feed back kepada
hipofisis agar menghentikan
sekresi FSH dan LH.
 Spermatozoa yg dikeluarkan
dalam 1x ejakulasi sekitar 200-
300 juta sel spermatozoa.
 pH spermatozoa : 7,2-7,8
Spermatozoa
Spermatozoa berbentuk sprti
kecebong, yg terbagi menjadi
tiga bagian :
 Kepala (head)
 Leher (mid piece)
 Badan
 Ekor (end piece)
Spermatozoa
Kepala/ kaput (head)
Terdapat inti sel (nucleus) dgn
sedikit sitoplasma dan kromosom.
Pd bag membran di ujung kepala
sperma terdapat selubung tebal
yg disebut akrosom, yg berfungsi
menembus lapisan pelidung
ovum.
Panjang : 5 µm, Lebar : 3 µm
Spermatozoa
Leher (mid piece)
 Menghubungkan kepala dengan
badan.
 Panjang + 1 µm
Badan/ korpus
 Mengandung mitokondria, yang
berfungsi sbg penghasil energi utk
pergerakan sperma.
Ekor/ kauda (end piece)
 Berfungsi mendorong spermatozoa
masuk ke dlm vas deferens dan
duktus ejakulotoris.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI
SPERMATOGENESIS
HORMONAL
- Hipotalamus
- Hipofise
- Testis
LINGKUNGAN
-Suhu
-Dataran Tinggi
Obat-obatan
Bahan Kimia
Sinar Rontgen
Trauma Mekanis
Penyakit

Spermatogenesis

  • 1.
    Spermatogenesis adalah prosespembentukan sel gamet jantan (spermatozoa)  tjd di dlm tubulus seminiferus testis. Spermatogenesis mencakup pematangan sel epitel germinal melalui proses pembelahan & diferensiasi sel. Pematangan sel tjd di tubulus seminiferus, kemudian disimpan di epididimis. Tub. Seminiferi t.d sejumlah besar sel epitel germinal, disebut spermatogonia/spermatogonium. Terus menerus berdiferensiasi utk membentuk spermatozoa. Selain spermatogonium, di tub. Seminiferi terdapat sel sertoli dan sel leydig.
  • 2.
    Memberi makan spermatozoa Menghasilkantestosteron  Merangsang sel leydig utk menghasilkan hormon testosteron Merangsang sel sertoli utk menghasilkan ABP (Androgen Binding Protein) yg akan memacu pembentukan spermatogonium sbg awal proses spermatogenesis.
  • 4.
    Tahapan Spermatogenesis 1. Mitosis Perbanyakanspermatogonium Sebagian spermatogonia berubah mjd spermatosit primer Tahapan mitosis :  Interphase : kromosom dalam keadaan istirahat, tampak bertaburan bebas dlm inti.  Prophase awal: kromosom menunjukkan aktivitas pembelahan longitudinal. Profase akhir: kromosom menjadi dobel  Metaphase : ikatan satu sama lain mulai renggang, dan berkumpul di bidang ekuator sel.  Anaphase : ikatan pasangan anak kromosom terpisah & tiap anak kromosom berpasangan lagi dg anak kromosom dr kutub yg berbeda  Telophase: pasangan-pasangan kromosom baru berkumpul membentuk anak inti baru
  • 5.
    Tahapan Spermatogenesis 2. Meiosis MeiosisI: spermatosit primer mjd spermatosit sekunder Meiosis II: spermatosit sekunder mjd spermatid 3. Spermiogenesis Transformasi spermatid menjadi spermatozoa, yg meliputi 4 fase : golgi, tutup, akrosom & pematangan.
  • 6.
  • 8.
    Spermatozoa  Proses spermatogenesisberakhir, ABP tdk diperlukan  sel sertoli menghasilkan hormon inhibin utk memberi feed back kepada hipofisis agar menghentikan sekresi FSH dan LH.  Spermatozoa yg dikeluarkan dalam 1x ejakulasi sekitar 200- 300 juta sel spermatozoa.  pH spermatozoa : 7,2-7,8
  • 9.
    Spermatozoa Spermatozoa berbentuk sprti kecebong,yg terbagi menjadi tiga bagian :  Kepala (head)  Leher (mid piece)  Badan  Ekor (end piece)
  • 10.
    Spermatozoa Kepala/ kaput (head) Terdapatinti sel (nucleus) dgn sedikit sitoplasma dan kromosom. Pd bag membran di ujung kepala sperma terdapat selubung tebal yg disebut akrosom, yg berfungsi menembus lapisan pelidung ovum. Panjang : 5 µm, Lebar : 3 µm
  • 11.
    Spermatozoa Leher (mid piece) Menghubungkan kepala dengan badan.  Panjang + 1 µm Badan/ korpus  Mengandung mitokondria, yang berfungsi sbg penghasil energi utk pergerakan sperma. Ekor/ kauda (end piece)  Berfungsi mendorong spermatozoa masuk ke dlm vas deferens dan duktus ejakulotoris.
  • 12.
    FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SPERMATOGENESIS HORMONAL -Hipotalamus - Hipofise - Testis LINGKUNGAN -Suhu -Dataran Tinggi Obat-obatan Bahan Kimia Sinar Rontgen Trauma Mekanis Penyakit