Sistem Endokrin
Brian M.Kep
Pengertian
 Sistem endrokrin adalah suatu Kelenjar yang
mengirim hasil sekresinya langsung ke dalam
darah yang beredar dalam jaringan dan
mensekresikan zat yang disebut Hormon.
Fungsi Kelenjar Endokrin
1. Menghasilkan hormon yg dialirkan ke darah guna
diperlukan oleh jaringan tertentu.
2. Mengontrol aktivitas kelenjar tubuh
3. Merangsang aktivitas kelenjar tubuh
4. Merangsang pertumbuhan jaringan
5. Mengatur metabolisme
Kelenjar dalam Sistem Endokrin
1. Hipotalamus
2. Pineal
3. Hipofisis
4. Tiroid
5. Paratiroid
6. Timus
7. Adrenal
8. Pankreas
9. Ovarium
10. Testis
Fungsi Kelenjar Hipotalamus
 Bagian otak
 Memelihara homeostasis  regulasi internal
environment, misal:
 Nadi
 Temperatur
 Water balance
 Sekresi kelenjar pituitari
Fungsi Kelenjar Pineal
 Fungsi kelenjar pineal adalah untuk mengeluarkan
hormon melatonin, yang mengirimkan sinyal ke
berbagai organ tubuh tentang kondisi
pencahayaan lingkungan.
Fungsi Kelenjar Hipofisis/Master Of Gland
A. Anterior Hipofisis/ adenohypophysis.
1. Melepaskan hormon :
- Growth Hormon (GH) : Untuk mengontrol pertumbuhan tulang.
- Tiroid Stimulating Hormon (TSH) : Merangsang pembentukan kelenjar gondok
dan kontrol produksi dan sekresi T3 dan T4.
- AdenoCortikoTropik Hormon (ACTH) : Mengontrol adrenal menghasilkan
hormonnya.
- Prolaktin : Merangsang kelenjar mammae dan sekresi ASI, memelihara
corpus luteum dan sekresi progesteron.
- Gonadotropin hormon : Memproduksi Follicle Stimulating Hormon (FSH) dan
Luteinizing Hormon (LH).
Fungsi FSH : Merangsang pertumbuhan sex primer pada wanita folikel pada
ovarium, pada pria merangsang testis menghasilkan sperma.
Fungsi LH : Pada wanita merangsang sekresi esterogen dan progesterone,
pada laki-laki merangsang sekresi testoteron
Fungsi Kelenjar Hipofisis/Master Of Gland
A. Hipofisis Anterior
- Endorphin : Memiliki efek mengurangi rasa sakit dan memicu perasaan
senang, tenang, atau bahagia.
B. Hipofisis Intermediet/Hipofisis tengah.
1. Melepaskan Hormon Melanosit Stimulating Hormon (MSH) yang
berfungsi untuk mempengaruhi warna kulit dari setiap individu dengan
merangsang produksi dan pelepasan melanin (melanogonesis) oleh sel-
sel melanosit dalam kulit dan rambut.
Fungsi Kelenjar Hipofisis/Master Of Gland
C. Hipofisis posterior(belakang)/Neurohypofise
Menghasilkan :
1. Oksitosin
Berfungsi untuk merangsang kontraksi uterus saat
persalinan dan pelepasan asi.
2. Anti Diuretik Hormon (ADH)
Mengatur kadar air dalam tubuh dan meningkatkan
tekanan darah.
Fungsi Kelenjar Tiroid
 Terletak dibagian anterior leher
 Fungsinya berperan dalam proses metabolisme,
Pengeringan kulit, Pertumbuhan dan Perkembangan.
 Tiroid :
- Sel Follicular : Thyroid (T-4), Triiodothyronin (T-3)
- Sel Parafollicular : Hormon Thyrocalcitonin (Calcitonin)
 Menghasilkan Tiroksin
- Kalsitonin : untuk mengatur kadar kalsium
- Hypotyroid : Kretinisme, kecerdasan kurang dan
miksedema
- Hipertyroid : Hipermetabolisme
Kelenjar Paratiroid
 Struktur
- Berisi 4 kelenjar kecil yang saling berdekatan
- Hormon yang dihasilkan adalah PTH (Parath
Hormon)
- Organ targetnya : Tulang, ginjal, dan GI
tract.
 Fungsi
- Metabolisme kalsium dan fosfor
- Meningkatkan pelepasan kalsium dari tulang
- Meningkatkan absosbsi kalsium (Ca) di GI
Tract
Kelenjar Adrenal
A. Bagian Kortex
- Mineralkortikortikoid > Mengontrol kadar cairan tubuh dg mensekresi
Aldosteron.
- Glukokortikoid > Mengontrol metabolisme glukosa, protein, dan lemak
- Androgen > Mengontrol ciri kelamin sekunder laki-laki.
B. Bagian Medula
- Adrenalin/Epineprin
- Noradrenalin/Norepineprin
Berfungsi :
- Mengatur kadar gula dalam darah.
- Relaksasi otot polos pada tenggorokan sehingga melapangkan pernafasan.
- Mengatur aktivitas jantung dan penyempitan pembuluh darah
Kelenjar Pankreas
 Mempunyai fungsi eksokrin dan endokrin
- Eksokrin : Enzim pencernaan
- Endokrin : Pulau langerhans
Pankreas mempunyai 3 sel :
α : Untuk sekresi Glukagon
β : Untuk sekresi Insulin
¥ : Untuk sekresi Somatostatin
 Insulin dan Glukagon berfungsi dalam
metabolisme karbohidrat, protein dan
lemak.
 Somatostatin berfungsi menghambat
sekresi insulin dan glukagon.
Kelenjar Pancreas
1. Glukagon
Memiliki fungsi utama untukk meningkatkan kadar
glukosa darah. Melalui proses glikogenolisis yaitu perubahan
glikogen menjadi glukosa.
2. Insulin
Memiliki fungsi utama menurunkan kadar glukosa darah
dengan cara meningkatkan diffusi glukosa ke dalam sel.
Testis
 Testis menghasilkan androgen (testoteron) yang
diproduksi oleh sel intertitial leydig pada tubulus
seminiferus
 Fungsi testoteron adalah merangsang diferensiasi
dan perkembangan alat genital ke arah pria.
Mempengaruhi pembentukan sifat kelamin
sekunder (alat genital pria dan rambut)
 Mulai dihasilkan pada saat janin 7 minggu dan
berhenti pada saat bayi 1 bulan.
Ovarium
 Ovarium menghasilkan hormon esterogen dan
progesteron
 Hormon esterogen dibentuk oleh sel granulosa
folikel dan sel lutein kopus luteum
 Hormon progesteron dibentuk oleh sel lutein
 Esterogen dan progesteron mempengaruhi sifat
kelamin sekunder wanita/proses laktasi dan
penyiapan endometrium untuk menerima ovum.

Sistem endokrin

  • 1.
  • 2.
    Pengertian  Sistem endrokrinadalah suatu Kelenjar yang mengirim hasil sekresinya langsung ke dalam darah yang beredar dalam jaringan dan mensekresikan zat yang disebut Hormon.
  • 3.
    Fungsi Kelenjar Endokrin 1.Menghasilkan hormon yg dialirkan ke darah guna diperlukan oleh jaringan tertentu. 2. Mengontrol aktivitas kelenjar tubuh 3. Merangsang aktivitas kelenjar tubuh 4. Merangsang pertumbuhan jaringan 5. Mengatur metabolisme
  • 4.
    Kelenjar dalam SistemEndokrin 1. Hipotalamus 2. Pineal 3. Hipofisis 4. Tiroid 5. Paratiroid 6. Timus 7. Adrenal 8. Pankreas 9. Ovarium 10. Testis
  • 5.
    Fungsi Kelenjar Hipotalamus Bagian otak  Memelihara homeostasis  regulasi internal environment, misal:  Nadi  Temperatur  Water balance  Sekresi kelenjar pituitari
  • 6.
    Fungsi Kelenjar Pineal Fungsi kelenjar pineal adalah untuk mengeluarkan hormon melatonin, yang mengirimkan sinyal ke berbagai organ tubuh tentang kondisi pencahayaan lingkungan.
  • 7.
    Fungsi Kelenjar Hipofisis/MasterOf Gland A. Anterior Hipofisis/ adenohypophysis. 1. Melepaskan hormon : - Growth Hormon (GH) : Untuk mengontrol pertumbuhan tulang. - Tiroid Stimulating Hormon (TSH) : Merangsang pembentukan kelenjar gondok dan kontrol produksi dan sekresi T3 dan T4. - AdenoCortikoTropik Hormon (ACTH) : Mengontrol adrenal menghasilkan hormonnya. - Prolaktin : Merangsang kelenjar mammae dan sekresi ASI, memelihara corpus luteum dan sekresi progesteron. - Gonadotropin hormon : Memproduksi Follicle Stimulating Hormon (FSH) dan Luteinizing Hormon (LH). Fungsi FSH : Merangsang pertumbuhan sex primer pada wanita folikel pada ovarium, pada pria merangsang testis menghasilkan sperma. Fungsi LH : Pada wanita merangsang sekresi esterogen dan progesterone, pada laki-laki merangsang sekresi testoteron
  • 8.
    Fungsi Kelenjar Hipofisis/MasterOf Gland A. Hipofisis Anterior - Endorphin : Memiliki efek mengurangi rasa sakit dan memicu perasaan senang, tenang, atau bahagia. B. Hipofisis Intermediet/Hipofisis tengah. 1. Melepaskan Hormon Melanosit Stimulating Hormon (MSH) yang berfungsi untuk mempengaruhi warna kulit dari setiap individu dengan merangsang produksi dan pelepasan melanin (melanogonesis) oleh sel- sel melanosit dalam kulit dan rambut.
  • 9.
    Fungsi Kelenjar Hipofisis/MasterOf Gland C. Hipofisis posterior(belakang)/Neurohypofise Menghasilkan : 1. Oksitosin Berfungsi untuk merangsang kontraksi uterus saat persalinan dan pelepasan asi. 2. Anti Diuretik Hormon (ADH) Mengatur kadar air dalam tubuh dan meningkatkan tekanan darah.
  • 10.
    Fungsi Kelenjar Tiroid Terletak dibagian anterior leher  Fungsinya berperan dalam proses metabolisme, Pengeringan kulit, Pertumbuhan dan Perkembangan.  Tiroid : - Sel Follicular : Thyroid (T-4), Triiodothyronin (T-3) - Sel Parafollicular : Hormon Thyrocalcitonin (Calcitonin)  Menghasilkan Tiroksin - Kalsitonin : untuk mengatur kadar kalsium - Hypotyroid : Kretinisme, kecerdasan kurang dan miksedema - Hipertyroid : Hipermetabolisme
  • 11.
    Kelenjar Paratiroid  Struktur -Berisi 4 kelenjar kecil yang saling berdekatan - Hormon yang dihasilkan adalah PTH (Parath Hormon) - Organ targetnya : Tulang, ginjal, dan GI tract.  Fungsi - Metabolisme kalsium dan fosfor - Meningkatkan pelepasan kalsium dari tulang - Meningkatkan absosbsi kalsium (Ca) di GI Tract
  • 12.
    Kelenjar Adrenal A. BagianKortex - Mineralkortikortikoid > Mengontrol kadar cairan tubuh dg mensekresi Aldosteron. - Glukokortikoid > Mengontrol metabolisme glukosa, protein, dan lemak - Androgen > Mengontrol ciri kelamin sekunder laki-laki. B. Bagian Medula - Adrenalin/Epineprin - Noradrenalin/Norepineprin Berfungsi : - Mengatur kadar gula dalam darah. - Relaksasi otot polos pada tenggorokan sehingga melapangkan pernafasan. - Mengatur aktivitas jantung dan penyempitan pembuluh darah
  • 13.
    Kelenjar Pankreas  Mempunyaifungsi eksokrin dan endokrin - Eksokrin : Enzim pencernaan - Endokrin : Pulau langerhans Pankreas mempunyai 3 sel : α : Untuk sekresi Glukagon β : Untuk sekresi Insulin ¥ : Untuk sekresi Somatostatin  Insulin dan Glukagon berfungsi dalam metabolisme karbohidrat, protein dan lemak.  Somatostatin berfungsi menghambat sekresi insulin dan glukagon.
  • 14.
    Kelenjar Pancreas 1. Glukagon Memilikifungsi utama untukk meningkatkan kadar glukosa darah. Melalui proses glikogenolisis yaitu perubahan glikogen menjadi glukosa. 2. Insulin Memiliki fungsi utama menurunkan kadar glukosa darah dengan cara meningkatkan diffusi glukosa ke dalam sel.
  • 15.
    Testis  Testis menghasilkanandrogen (testoteron) yang diproduksi oleh sel intertitial leydig pada tubulus seminiferus  Fungsi testoteron adalah merangsang diferensiasi dan perkembangan alat genital ke arah pria. Mempengaruhi pembentukan sifat kelamin sekunder (alat genital pria dan rambut)  Mulai dihasilkan pada saat janin 7 minggu dan berhenti pada saat bayi 1 bulan.
  • 16.
    Ovarium  Ovarium menghasilkanhormon esterogen dan progesteron  Hormon esterogen dibentuk oleh sel granulosa folikel dan sel lutein kopus luteum  Hormon progesteron dibentuk oleh sel lutein  Esterogen dan progesteron mempengaruhi sifat kelamin sekunder wanita/proses laktasi dan penyiapan endometrium untuk menerima ovum.