• Mengidentifikasi struktur, fungsi, dan proses dalam sistem
  ekskresi manusia dan hewan


• Mengaitkan struktur, fungsi, dan proses dalam sistem ekskresi
  manusia, ikan, amfibi, reptilia, aves, dan invertebrata.


• Mengidentifikasi kelainan atau gangguan yang terjadi pada
  sistem ekskresi


• Memberi contoh teknologi untuk penanggulangan akibat
  kelainan yang terjadi pada sistem ekskresi.
Bahaya Menahan                        Penyebab Keringat
                       Suka Minum Es Teh?
         Kencing                                 Dingin

   Bahaya Makan dan                         Jangan Sepelekan Rasa
     Minum Berdiri                                  Gatal



Sistem Ekskresi                                      Sistem Ekskresi
    Manusia                                               Hewan


  Penyakit dan                                       Sistem Ekskresi
    Kelainan                                            Tumbuhan


 Teknologi yang
Berkaitan dengan
 Sistem Ekskresi
                                                         Games
B a h a y a Me n a h a n
                 Ke n c i n g
Terjadi infeksi, penyumbatan saluran kencing, bahkan tumor. Ada dua macam
penyumbatan, yaitu dari luar dan dari dalam. dari luar disebabkan oleh benda singatau
batu, dan penyumbatan dari dalam bisa di karenakan infeksi atau tumor.
ada beberapa cara yang bisa kita lakukan agar tidak terserang penyakit susah BAK (buang
air kecil) :
Perbanyaklah mengonsumsi makanan yang sehat, minum air putih yang zat kapurnya
rendah,misalnya air mineral.. minumlah sekurang-kurangnya 3-4 liter sehari.
Jangan sering menahan kencing,
Jangan duduk terlalu lama, karena dapat menyebabkan susah BAK. jika pekerjaan anda
banyak duduk, usahakan sekali2 berdiri untuk relaksasi.
Hindari menggunakan pakaian yang ketat, terutama celana, karena dapat mengganggu
sistem kerja saluran kencing. pakailah yang longgar saja.
Jangan menggunakan celana yang berbahan dasar kaos atau nilon. Gunakan celana dalam
yang berbahan dasar katun, sebab aman bagi alat vital dan saluran kencing ketimbang
yang berbahan dasar kaos atau nilon.
S u k a Mi n u m E s T e h ?


Suka Minum Es Teh? Waspadalah. Jangan berlebih. Ternyata Es Teh Jadi
Penyebab Batu Ginjal. Penelitian terbaru menyarankan, sebaiknya beralih
dari es teh ke air putih dengan lemon atau jus lemon. Menurut para ahli, batu
yang terbentuk dari kristal di dalam ginjal atau saluran air seni dari ginjal ke
kandung kemih mempengaruhi sekitar 10% populasi Amerika Serikat. Pria
tercatat memiliki risiko empat kali lebih besar dibandingkan wanita.

Batu ginjal adalah kristal kecil yang terbentuk dari mineral dan garam yang
biasanya ditemukan dalam air seni, ginjal atau saluran kemih. Mineral tak
terpakai itu umumnya bisa keluar dari tubuh bersama urin, tapi dalam
kondisi tertentu bisa mengendap dan membatu di dalam saluran kemih.
Pe n y e b a b Ke r i n g a t
              Di n g i n

Keringat adalah respon dari keadaan emosional. Saat kita grogi atau
gugup, ada peningkatan aktivitas saraf simpatis dalam tubuh yang juga
mengakibatkan kenaikan sekresi ephinerphin dari kelenjar adrenalin.
Substansi ini bekerja pada kelenjar keringat, yakni pada telapak tangan
dan ketiak, memproduksi keringat. Hal inilah yang menyebabkan “keringat
dingin” tersebut. Semakin grogi seseorang, aktivitas ephinerphin pun
semakin meningkat. Akibatnya? Tentu saja, keringat semakin menjadi-
jadi
Peningkatan aktivitas saraf simpatis ini juga mengakibatkan perubahan
resistansi elektrik kulit. Biasanya, hal inilah yang menjadi basis
penggunaan lie detector.
B a h a y a Ma k a n d a n Mi n u m
            Be r d i r i
Minum air sambil berdiri itu tidak baik bagi segi kesehatan. Tapi minum air sambil duduk
lebih baik karena air yang masuk dengan cara duduk akan disaring oleh sfringer. Sfringer
adalah suatu struktur maskuler (berotot) yang bisa membuka (sehingga air kemih bisa
lewat) dan menutup. Setiap air yang kita minum akan disalurkan pada pos-pos penyaringan
yang berada di ginjal. Nah jika kita minum berdiri. Air yang kita minum tanpa disaring lagi.
Langsung menuju kandung kemih. Ketika langsung menuju kandung kemih, maka terjadi
pengendapan di saluran ureter. Karena banyak limbah-limbah yang menyisa di ureter. Inilah
yang bisa menyebabkan penyakit kristal ginjal, saalah satu penyakit ginjal yang berbahaya.
Makanan dan minuman yang disantap pada saat berdiri, bisa berdampak pada Refleksi
saraf yang dilakukan oleh reaksi saraf kelana (saraf otak kesepuluh) yang banyak tersebar
pada lapisan endotel yang mengelilingi usus. Refleksi ini apabila terjadi secara keras dan
tiba-tiba, bisa menyebabkan tidak berfungsinya saraf (vagal inhibition) yang parah, untuk
menghantarkan detak mematikan bagi jantung, sehingga menyebabkan pingsan atau mati
mendadak.
Begitu pula makan dan minum berdiri secara terus-menerus terbilang membahayakan
dinding usus dan memungkinkan terjadinya luka pada lambung. Para dokter melihat bahwa
luka pada lambung 95% terjadi pada tempat-tempat yang biasa berbenturan dengan
makanan atau minuman yang masuk.
J a n g a n Se p e l e k a n
                  Ra s a Ga t a l
Gatal sebenarnya hanya salah satu gejala, yang paling sering terasa di kulit, sebagai
respons tubuh terhadap sesuatu yang terjadi di luar atau di dalam tubuh. Misalnya, udara
dingin. Sama seperti rasa nyeri, yang bisa dipicu oleh hal dari dalam dan luar tubuh.
Misalnya, nyeri karena syaraf terjepit atau nyeri karena terkena pisau.
“Makin sering kena air hangat, kulit akan makin kering, sehingga makin terasa gatal,” ucap
dr Tridia.
Kalau Anda ingat, luka yang akan sembuh juga bikin gatal. Jangan sekali-kali
menggaruknya, karena nanti malah tak kunjung sembuh. Rasa gatal Itu muncul, karena
proses pertumbuhan jaringan kulit baru juga menghasilkan histamin, sang biang keladi
penyebab gatal.
Kata dr Tridia meskipun kulit sudah terlihat super bersih? Ternyata, salah juga. Orang yang
terlalu bersih jadi sering mencuci tangan dan sering mandi. Akibatnya, kulitnya jadi kering.
Ujung-ujungnya, mereka justru mudah terkena eksim.
“Hal yang paling kerap kita dengar bisa menyebabkan alergi adalah makanan laut, debu,
atau kosmetik. Tapi, bahkan untuk hal yang sepertinya 'aman', juga bisa menjadi alergen
(penyebab alergi). Antara lain, kacang-kacangan, buah-buahan, bahkan sperma,” ucapnya.
Si s t e m Ek s k r e s i
       Ma n u s i a

          Ginjal


         Paru-Paru

           Hati


           Kulit
GINJAL


         ♪ Korteks
         ♪ Medula
         ♪ Nefron
         ♪ Arteri Renal
Proses Pembentukan Urin

1.   Filtrasi (penyaringan) zat sisa metabolisme.
     Terjadi di Simpai Bowman. Hasilnya : Urin
     primer (filtrat glomerulus)
2.   Reabsorbsi (penyerapan kembali) zat yang
     masih berguna bagi tubuh. Terjadi di tubulus
     kontortus proksimal sampai gelung Henle.
     Hasilnya : Urin sekunder (filtrat tubulus)
3.   Augmentasi, penambahan zat yang tidak
     diperlukan. Terjadi di tubulus kontortis distal
     sampai tubulus kolektifus. Hasilnya : Urin
     sesungguhnya
Fa k t o r Ya n g
Me mp e n g a r u h i J u ml a h
           Ur i n e
         Zat-Zat Diuretik


              Suhu


         Volume Larutan


              Emosi
PARU-PARU

            Paru – paru merupakan
            alat tubuh yang bertugas
            mengeluarkan zat sisa
            berupa karbon dioksida
            (CO2) dan uap air dalam
            kaitannya     sebagai    alat
            ekskresi.     Gas     karbon
            dioksida merupakan sisa
            proses metabolisme dalam
            jaringan    yang   diangkut
            oleh darah ke paru – paru
            dan      berdifusi     dalam
            alveolus.
HATI
       Hati terletak pada rongga perut
       bagian kanan. Pada bagian
       kanan hati terdapat selaput
       tipis yang disebut kapsula
       hepatis.
       Sebagai alat ekskresi, hati
       berfungsi menghasilkan cairan
       empedu      secara    terus    –
       menerus. Selain menghasilkan
       empedu, hati juga berfungsi
       menyimpan gula dalam bentuk
       glikogen,          menetralkan
       racun,     membentuk        dan
       merombak      protein,     serta
       membentuk      eritrosit   pada
       janin.
KULIT
         Kulit    memiliki     beberapa
          fungsi, antara lain sebagai
          pelindung terhadap kerusakan
          fisik     akibat      sentuhan
          mekanis, panas, penyinaran, ku
          man – kuman, dan zat kimia;
          mengatur      suhu      badan;
          mencegah             dehidrasi;
          mengeluarkan       zat    sisa
          berupa      keringat;      dan
          menerima rangsangan dari luar.

         Banyak tidaknya keringat yang
          dikeluarkan           seseorang
          dipengaruhi    oleh    beberapa
          faktor,       yaitu        suhu
          lingkungan, emosi, aktivitas
          tubuh, dan psikologi.
Ga n g g u a n p a d a S i s t e m
          Ek s k r e s i



   1. Gangguan Fungsi Ginjal
     - Albuminuria
     - Nefritis

   2. Gangguan pada Kulit
     - Jerawat
     - Eksim
     - Kudis (scabies)
Te k n o l o g i Ya n g
Be r k a i t a n De n g a n
Si s t e m Ek s k r e s i


         Dialisis Darah


      Transplantasi Ginjal
Dialisis Darah
Transplantasi Ginjal
Si s t e m Ek s k r e s i
        He wa n

   Ikan             Reptilia


  Amfibi          Invertebrata


           Aves
Sistem Ekskresi Ikan
Sistem Ekskresi Amfibi
Sistem Ekskresi Aves
Sistem Ekskresi Invertebrata
Sistem Ekskresi Reptilia
Si s t e m Ek s k r e s i
          T u mb u h a n

Alat pengeluaran atau ekskresi pada tumbuhan
adalah stomata yang selalu menutup diri dan
membuka bila terkena sinar matahari. Sedangkan
yang dikeluarkan adalah kelebihan air yang
mempunyai bentuk seperti uap air yang melalui
proses penguapan.
Tempat perombakan sel darah
merah yang rusak menjadi empedu
adalah….
a. kulit
b. ginjal
c. paru-paru
d. hati
e. kolon
Hasil ekskresi reptilia adalah….
a. urea
b. asam urat
c. amonia
d. karbondioksida
e. nitrat
Mengapa hasil ekskresi burung
bercampur dengan feses?
Supported by

Sistem Ekskresi Manusia

  • 1.
    • Mengidentifikasi struktur,fungsi, dan proses dalam sistem ekskresi manusia dan hewan • Mengaitkan struktur, fungsi, dan proses dalam sistem ekskresi manusia, ikan, amfibi, reptilia, aves, dan invertebrata. • Mengidentifikasi kelainan atau gangguan yang terjadi pada sistem ekskresi • Memberi contoh teknologi untuk penanggulangan akibat kelainan yang terjadi pada sistem ekskresi.
  • 2.
    Bahaya Menahan Penyebab Keringat Suka Minum Es Teh? Kencing Dingin Bahaya Makan dan Jangan Sepelekan Rasa Minum Berdiri Gatal Sistem Ekskresi Sistem Ekskresi Manusia Hewan Penyakit dan Sistem Ekskresi Kelainan Tumbuhan Teknologi yang Berkaitan dengan Sistem Ekskresi Games
  • 3.
    B a ha y a Me n a h a n Ke n c i n g Terjadi infeksi, penyumbatan saluran kencing, bahkan tumor. Ada dua macam penyumbatan, yaitu dari luar dan dari dalam. dari luar disebabkan oleh benda singatau batu, dan penyumbatan dari dalam bisa di karenakan infeksi atau tumor. ada beberapa cara yang bisa kita lakukan agar tidak terserang penyakit susah BAK (buang air kecil) : Perbanyaklah mengonsumsi makanan yang sehat, minum air putih yang zat kapurnya rendah,misalnya air mineral.. minumlah sekurang-kurangnya 3-4 liter sehari. Jangan sering menahan kencing, Jangan duduk terlalu lama, karena dapat menyebabkan susah BAK. jika pekerjaan anda banyak duduk, usahakan sekali2 berdiri untuk relaksasi. Hindari menggunakan pakaian yang ketat, terutama celana, karena dapat mengganggu sistem kerja saluran kencing. pakailah yang longgar saja. Jangan menggunakan celana yang berbahan dasar kaos atau nilon. Gunakan celana dalam yang berbahan dasar katun, sebab aman bagi alat vital dan saluran kencing ketimbang yang berbahan dasar kaos atau nilon.
  • 4.
    S u ka Mi n u m E s T e h ? Suka Minum Es Teh? Waspadalah. Jangan berlebih. Ternyata Es Teh Jadi Penyebab Batu Ginjal. Penelitian terbaru menyarankan, sebaiknya beralih dari es teh ke air putih dengan lemon atau jus lemon. Menurut para ahli, batu yang terbentuk dari kristal di dalam ginjal atau saluran air seni dari ginjal ke kandung kemih mempengaruhi sekitar 10% populasi Amerika Serikat. Pria tercatat memiliki risiko empat kali lebih besar dibandingkan wanita. Batu ginjal adalah kristal kecil yang terbentuk dari mineral dan garam yang biasanya ditemukan dalam air seni, ginjal atau saluran kemih. Mineral tak terpakai itu umumnya bisa keluar dari tubuh bersama urin, tapi dalam kondisi tertentu bisa mengendap dan membatu di dalam saluran kemih.
  • 5.
    Pe n ye b a b Ke r i n g a t Di n g i n Keringat adalah respon dari keadaan emosional. Saat kita grogi atau gugup, ada peningkatan aktivitas saraf simpatis dalam tubuh yang juga mengakibatkan kenaikan sekresi ephinerphin dari kelenjar adrenalin. Substansi ini bekerja pada kelenjar keringat, yakni pada telapak tangan dan ketiak, memproduksi keringat. Hal inilah yang menyebabkan “keringat dingin” tersebut. Semakin grogi seseorang, aktivitas ephinerphin pun semakin meningkat. Akibatnya? Tentu saja, keringat semakin menjadi- jadi Peningkatan aktivitas saraf simpatis ini juga mengakibatkan perubahan resistansi elektrik kulit. Biasanya, hal inilah yang menjadi basis penggunaan lie detector.
  • 6.
    B a ha y a Ma k a n d a n Mi n u m Be r d i r i Minum air sambil berdiri itu tidak baik bagi segi kesehatan. Tapi minum air sambil duduk lebih baik karena air yang masuk dengan cara duduk akan disaring oleh sfringer. Sfringer adalah suatu struktur maskuler (berotot) yang bisa membuka (sehingga air kemih bisa lewat) dan menutup. Setiap air yang kita minum akan disalurkan pada pos-pos penyaringan yang berada di ginjal. Nah jika kita minum berdiri. Air yang kita minum tanpa disaring lagi. Langsung menuju kandung kemih. Ketika langsung menuju kandung kemih, maka terjadi pengendapan di saluran ureter. Karena banyak limbah-limbah yang menyisa di ureter. Inilah yang bisa menyebabkan penyakit kristal ginjal, saalah satu penyakit ginjal yang berbahaya. Makanan dan minuman yang disantap pada saat berdiri, bisa berdampak pada Refleksi saraf yang dilakukan oleh reaksi saraf kelana (saraf otak kesepuluh) yang banyak tersebar pada lapisan endotel yang mengelilingi usus. Refleksi ini apabila terjadi secara keras dan tiba-tiba, bisa menyebabkan tidak berfungsinya saraf (vagal inhibition) yang parah, untuk menghantarkan detak mematikan bagi jantung, sehingga menyebabkan pingsan atau mati mendadak. Begitu pula makan dan minum berdiri secara terus-menerus terbilang membahayakan dinding usus dan memungkinkan terjadinya luka pada lambung. Para dokter melihat bahwa luka pada lambung 95% terjadi pada tempat-tempat yang biasa berbenturan dengan makanan atau minuman yang masuk.
  • 7.
    J a ng a n Se p e l e k a n Ra s a Ga t a l Gatal sebenarnya hanya salah satu gejala, yang paling sering terasa di kulit, sebagai respons tubuh terhadap sesuatu yang terjadi di luar atau di dalam tubuh. Misalnya, udara dingin. Sama seperti rasa nyeri, yang bisa dipicu oleh hal dari dalam dan luar tubuh. Misalnya, nyeri karena syaraf terjepit atau nyeri karena terkena pisau. “Makin sering kena air hangat, kulit akan makin kering, sehingga makin terasa gatal,” ucap dr Tridia. Kalau Anda ingat, luka yang akan sembuh juga bikin gatal. Jangan sekali-kali menggaruknya, karena nanti malah tak kunjung sembuh. Rasa gatal Itu muncul, karena proses pertumbuhan jaringan kulit baru juga menghasilkan histamin, sang biang keladi penyebab gatal. Kata dr Tridia meskipun kulit sudah terlihat super bersih? Ternyata, salah juga. Orang yang terlalu bersih jadi sering mencuci tangan dan sering mandi. Akibatnya, kulitnya jadi kering. Ujung-ujungnya, mereka justru mudah terkena eksim. “Hal yang paling kerap kita dengar bisa menyebabkan alergi adalah makanan laut, debu, atau kosmetik. Tapi, bahkan untuk hal yang sepertinya 'aman', juga bisa menjadi alergen (penyebab alergi). Antara lain, kacang-kacangan, buah-buahan, bahkan sperma,” ucapnya.
  • 8.
    Si s te m Ek s k r e s i Ma n u s i a Ginjal Paru-Paru Hati Kulit
  • 9.
    GINJAL ♪ Korteks ♪ Medula ♪ Nefron ♪ Arteri Renal
  • 10.
    Proses Pembentukan Urin 1. Filtrasi (penyaringan) zat sisa metabolisme. Terjadi di Simpai Bowman. Hasilnya : Urin primer (filtrat glomerulus) 2. Reabsorbsi (penyerapan kembali) zat yang masih berguna bagi tubuh. Terjadi di tubulus kontortus proksimal sampai gelung Henle. Hasilnya : Urin sekunder (filtrat tubulus) 3. Augmentasi, penambahan zat yang tidak diperlukan. Terjadi di tubulus kontortis distal sampai tubulus kolektifus. Hasilnya : Urin sesungguhnya
  • 11.
    Fa k to r Ya n g Me mp e n g a r u h i J u ml a h Ur i n e Zat-Zat Diuretik Suhu Volume Larutan Emosi
  • 12.
    PARU-PARU Paru – paru merupakan alat tubuh yang bertugas mengeluarkan zat sisa berupa karbon dioksida (CO2) dan uap air dalam kaitannya sebagai alat ekskresi. Gas karbon dioksida merupakan sisa proses metabolisme dalam jaringan yang diangkut oleh darah ke paru – paru dan berdifusi dalam alveolus.
  • 13.
    HATI Hati terletak pada rongga perut bagian kanan. Pada bagian kanan hati terdapat selaput tipis yang disebut kapsula hepatis. Sebagai alat ekskresi, hati berfungsi menghasilkan cairan empedu secara terus – menerus. Selain menghasilkan empedu, hati juga berfungsi menyimpan gula dalam bentuk glikogen, menetralkan racun, membentuk dan merombak protein, serta membentuk eritrosit pada janin.
  • 14.
    KULIT  Kulit memiliki beberapa fungsi, antara lain sebagai pelindung terhadap kerusakan fisik akibat sentuhan mekanis, panas, penyinaran, ku man – kuman, dan zat kimia; mengatur suhu badan; mencegah dehidrasi; mengeluarkan zat sisa berupa keringat; dan menerima rangsangan dari luar.  Banyak tidaknya keringat yang dikeluarkan seseorang dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu suhu lingkungan, emosi, aktivitas tubuh, dan psikologi.
  • 15.
    Ga n gg u a n p a d a S i s t e m Ek s k r e s i 1. Gangguan Fungsi Ginjal - Albuminuria - Nefritis 2. Gangguan pada Kulit - Jerawat - Eksim - Kudis (scabies)
  • 16.
    Te k no l o g i Ya n g Be r k a i t a n De n g a n Si s t e m Ek s k r e s i Dialisis Darah Transplantasi Ginjal
  • 17.
  • 18.
  • 19.
    Si s te m Ek s k r e s i He wa n Ikan Reptilia Amfibi Invertebrata Aves
  • 20.
  • 21.
  • 22.
  • 23.
  • 24.
  • 25.
    Si s te m Ek s k r e s i T u mb u h a n Alat pengeluaran atau ekskresi pada tumbuhan adalah stomata yang selalu menutup diri dan membuka bila terkena sinar matahari. Sedangkan yang dikeluarkan adalah kelebihan air yang mempunyai bentuk seperti uap air yang melalui proses penguapan.
  • 26.
    Tempat perombakan seldarah merah yang rusak menjadi empedu adalah…. a. kulit b. ginjal c. paru-paru d. hati e. kolon
  • 29.
    Hasil ekskresi reptiliaadalah…. a. urea b. asam urat c. amonia d. karbondioksida e. nitrat
  • 32.
    Mengapa hasil ekskresiburung bercampur dengan feses?
  • 33.