SISTEM KOMPUTER
Hesti Wahyu Nugroho
1
Representasi Data
- Komputer menggunakan dan memanipulasi data
untuk penghitungan aritmatika, pemrosesan data
dan operasi logik.
- Data adalah bilangan biner dan informasi berkode
biner lain yang dioperasikan untuk mencapai
beberapa hasil penghitungan.
- Informasi biner disimpan dalam memori komputer
atau register prosesor dan diinterprestasikan sebagai
data atau informasi kontrol.
2
Tipe Data
• Tipe data yang digunakan dalam komputer digital dapat
diklasifikasikan sebagai berikut:
1. Data numerik, merepresentasikan integer dan pecahan fixed-
point, bilangan real floating-point dan desimal berkode biner.
2. Data logikal, digunakan oleh operasi seperti OR, AND,
COMPLEMENT, COMPARE dan SHIFT dan untuk menentukan
atau memeriksa kondisi seperti yang dibutuhkan untuk
instruksi bercabang kondisi.
3. Data bit-tunggal, digunakan oleh operasi seperti SET, CLEAR
dan TEST.
4. Data Alfanumerik, digunakan untuk manipulasi string oleh
instruksi seperti MOVE dan SEARCH.
3
SISTEM BILANGAN
4
SISTEM BILANGAN
Sistem Bilangan (Number System)
 Suatu cara untuk mewakili besaran
dari suatu item phisik.
5
SISTEM BILANGAN
Suatu sistem bilangan terdiri dari:
• Basis (base/radix) : Angka terbesar yang
digunakan dalam sistem bilangan.
• Absolut Value : Digit yang berbeda.
• Position Value : perpangkatan dari basis-
nya.
6
CONTOH
1985
= (1985) 10
= 1.10³ + 9. 10² + 8.10¹ + 5.10º
Keterangan :
• 10 : Basis
• 1, 9, 8, 5 : Absolut Value
• 10³, 10², 10¹, 10º : Position Value
7
1. Sistem Bilangan Desimal
• Basis = 10
• Digit, terdiri dari : 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9
• Contoh :
( 1234 )10 = 1.10³ + 2.10² + 3.10¹ + 4.10º
8
2. Sistem Bilangan Biner
• Basis = 2
• Digit, terdiri dari : 0 dan 1
• Contoh :
( 1011 )2 = 1.2³ + 0.2² + 1.2¹ + 1.2º
= 8 + 0 + 2 + 1
= ( 11 )10
9
3. Sistem Bilangan Oktal
• Basis = 8
• Digit, terdiri dari : 0,1,2,3,4,5,6,7
• Contoh :
( 1347 )8 = 1.8³ + 3.8² + 4.8¹ + 7.8º
= 512 + 192 + 32 + 7
= ( 743 )10
10
4. Sistem Bilangan Hexadesimal
• Basis = 16
• Digit terdiri dari : 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9,A,B,C,D,E,F
• Contoh :
( 902 )16 = 9.16² + 0.16¹ + 2.16º
= 9. 256 + 0 + 2. 1
= 2304 + 2
= ( 2306 )10
11
KONVERSI BILANGAN
12
Konversi dari sistem bilangan Desimal
• Ke sistem bilangan lain :
sisa pembagian dengan bilangan itu
13
LATIHAN
1. ( 97 ) 10 = ( …… ) 2
= ( …… ) 8
= ( …… ) 16
2. ( 29 ) 10 = ( …… ) 2
= ( …… ) 8
= ( …… ) 16
3. ( 112 ) 10 = ( …… ) 2
= ( …… ) 8
= ( …… ) 16
14
Konversi Dari Sistem Bilangan Biner
• Konversi ke Sistem Bilangan Oktal
Dapat dilakukan dengan mengkonversikan
tiap tiga digit biner.
• Konversi ke Sistem Bilangan Hexadesimal
Dapat dilakukan dengan mengkonversikan
tiap empat digit biner.
15
LATIHAN
4. ( 1001011 ) 2 = ( …… ) 8
= ( …… ) 10
= ( …… ) 16
5. ( 1100111 ) 2 = ( …… ) 8
= ( …… ) 10
= ( …… ) 16
6. ( 1011100 ) 2 = ( …… ) 8
= ( …… ) 10
= ( …… ) 16
16
Konversi Dari Sistem Bilangan Oktal
• Konversi ke Sistem Bilangan Biner
Konversikan masing-masing digit oktal ke
tiga digit biner.
• Konversi ke Sistem Bilangan Hexadesimal
Konversikan Ke digit biner, kemudian
Konversikan Ke digit Hexadesimal
17
LATIHAN
1. ( 153 ) 8 = ( …… ) 2
= ( …… ) 16
2. ( 246 ) 8 = ( …… ) 2
= ( …… ) 16
3. ( 112 ) 8 = ( …… ) 2
= ( …… ) 16
18
Konversi Dari Sistem Bilangan Hexadesimal
• Konversi ke Sistem Bilangan Biner
Konversikan masing-masing digit Hexa ke
empat digit biner.
• Konversi ke Sistem Bilangan Oktal
Konversikan Ke digit biner, kemudian
Konversikan Ke digit Oktal
19
LATIHAN
1. ( F16 ) 16 = ( …… ) 2
= ( …… ) 8
2. ( AD1 ) 16 = ( …… ) 2
= ( …… ) 8
3. ( B29 ) 16 = ( …… ) 2
= ( …… ) 8
20

Sistem bilangan

  • 1.
  • 2.
    Representasi Data - Komputermenggunakan dan memanipulasi data untuk penghitungan aritmatika, pemrosesan data dan operasi logik. - Data adalah bilangan biner dan informasi berkode biner lain yang dioperasikan untuk mencapai beberapa hasil penghitungan. - Informasi biner disimpan dalam memori komputer atau register prosesor dan diinterprestasikan sebagai data atau informasi kontrol. 2
  • 3.
    Tipe Data • Tipedata yang digunakan dalam komputer digital dapat diklasifikasikan sebagai berikut: 1. Data numerik, merepresentasikan integer dan pecahan fixed- point, bilangan real floating-point dan desimal berkode biner. 2. Data logikal, digunakan oleh operasi seperti OR, AND, COMPLEMENT, COMPARE dan SHIFT dan untuk menentukan atau memeriksa kondisi seperti yang dibutuhkan untuk instruksi bercabang kondisi. 3. Data bit-tunggal, digunakan oleh operasi seperti SET, CLEAR dan TEST. 4. Data Alfanumerik, digunakan untuk manipulasi string oleh instruksi seperti MOVE dan SEARCH. 3
  • 4.
  • 5.
    SISTEM BILANGAN Sistem Bilangan(Number System)  Suatu cara untuk mewakili besaran dari suatu item phisik. 5
  • 6.
    SISTEM BILANGAN Suatu sistembilangan terdiri dari: • Basis (base/radix) : Angka terbesar yang digunakan dalam sistem bilangan. • Absolut Value : Digit yang berbeda. • Position Value : perpangkatan dari basis- nya. 6
  • 7.
    CONTOH 1985 = (1985) 10 =1.10³ + 9. 10² + 8.10¹ + 5.10º Keterangan : • 10 : Basis • 1, 9, 8, 5 : Absolut Value • 10³, 10², 10¹, 10º : Position Value 7
  • 8.
    1. Sistem BilanganDesimal • Basis = 10 • Digit, terdiri dari : 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9 • Contoh : ( 1234 )10 = 1.10³ + 2.10² + 3.10¹ + 4.10º 8
  • 9.
    2. Sistem BilanganBiner • Basis = 2 • Digit, terdiri dari : 0 dan 1 • Contoh : ( 1011 )2 = 1.2³ + 0.2² + 1.2¹ + 1.2º = 8 + 0 + 2 + 1 = ( 11 )10 9
  • 10.
    3. Sistem BilanganOktal • Basis = 8 • Digit, terdiri dari : 0,1,2,3,4,5,6,7 • Contoh : ( 1347 )8 = 1.8³ + 3.8² + 4.8¹ + 7.8º = 512 + 192 + 32 + 7 = ( 743 )10 10
  • 11.
    4. Sistem BilanganHexadesimal • Basis = 16 • Digit terdiri dari : 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9,A,B,C,D,E,F • Contoh : ( 902 )16 = 9.16² + 0.16¹ + 2.16º = 9. 256 + 0 + 2. 1 = 2304 + 2 = ( 2306 )10 11
  • 12.
  • 13.
    Konversi dari sistembilangan Desimal • Ke sistem bilangan lain : sisa pembagian dengan bilangan itu 13
  • 14.
    LATIHAN 1. ( 97) 10 = ( …… ) 2 = ( …… ) 8 = ( …… ) 16 2. ( 29 ) 10 = ( …… ) 2 = ( …… ) 8 = ( …… ) 16 3. ( 112 ) 10 = ( …… ) 2 = ( …… ) 8 = ( …… ) 16 14
  • 15.
    Konversi Dari SistemBilangan Biner • Konversi ke Sistem Bilangan Oktal Dapat dilakukan dengan mengkonversikan tiap tiga digit biner. • Konversi ke Sistem Bilangan Hexadesimal Dapat dilakukan dengan mengkonversikan tiap empat digit biner. 15
  • 16.
    LATIHAN 4. ( 1001011) 2 = ( …… ) 8 = ( …… ) 10 = ( …… ) 16 5. ( 1100111 ) 2 = ( …… ) 8 = ( …… ) 10 = ( …… ) 16 6. ( 1011100 ) 2 = ( …… ) 8 = ( …… ) 10 = ( …… ) 16 16
  • 17.
    Konversi Dari SistemBilangan Oktal • Konversi ke Sistem Bilangan Biner Konversikan masing-masing digit oktal ke tiga digit biner. • Konversi ke Sistem Bilangan Hexadesimal Konversikan Ke digit biner, kemudian Konversikan Ke digit Hexadesimal 17
  • 18.
    LATIHAN 1. ( 153) 8 = ( …… ) 2 = ( …… ) 16 2. ( 246 ) 8 = ( …… ) 2 = ( …… ) 16 3. ( 112 ) 8 = ( …… ) 2 = ( …… ) 16 18
  • 19.
    Konversi Dari SistemBilangan Hexadesimal • Konversi ke Sistem Bilangan Biner Konversikan masing-masing digit Hexa ke empat digit biner. • Konversi ke Sistem Bilangan Oktal Konversikan Ke digit biner, kemudian Konversikan Ke digit Oktal 19
  • 20.
    LATIHAN 1. ( F16) 16 = ( …… ) 2 = ( …… ) 8 2. ( AD1 ) 16 = ( …… ) 2 = ( …… ) 8 3. ( B29 ) 16 = ( …… ) 2 = ( …… ) 8 20