TUGAS SISTEM INFORMASI
KESEHATAN TENTANG SIMRS
 Disusun Oleh :
1. Abdul Aziz
2. Cecep Sindi Andiana
3. Firmansyah
4. Prayoga Syaputra
Di era globalisasi Simrs ini untuk meningkatkan
Profesionalisme dan transparansi dan untuk meningkatkan kualitas
pelayanan , Koordinasi, Efisiensi, Responsibilitas, pengawasan serta
penyediaan informasi secara cepat, tepat, akurat dan untuk semua
tingkatan manajemen Rumah sakit, Masyarakat dan menjadi
organisasi, Respontif, Inovatif, Efektif dan Efisien.
Untuk Kemajuan Teknologi Informasi dan
Komunikasi, Sebagai rekam medis elektronik, resep elektronik, arsip
digital, DGS, INA CBGS. Pembayarannya bisa melalui : Cash, kartu
ATM, kartu kredit dan untk jaminan kesehatannya berupa :
Jamkesmas, Jamsostek, ASKES dan Asuransi Lainya.
Secara Umum
Secara Khusu
 Tata kelola sistem informasi yang baik harus
selaras dengan fungsi,visi, misi dan strategi organisasi. Strateginya
yaitu memberikan pelayanan kesehatan lengkap kepada masyarakat
baik kuratif maupun rehabilitatif, dimana output layanannya
menjangkau pelayanan keluarga dan lingkungan dan menyediakan
dan menyelenggarakan upaya kesehatan yang bersifat penyembuhan
(kuratif) dan pemulihan (rehabilitatif).
 Secara umum strategi SIMRS yaitu harus selaras dengan bisnis
utama (core bussines) dari rumah sakit itu sendiri, terutama untuk
informasi riwayat kesehatan pasien atau rekam medis (tentang
identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, tindakan dan pelayanan
lainya yang diberikan kepada pasien), informasi kegiatan oprasional
(termasuk informasi sumber daya manusia, material, alat kesehatan,
penelitian serta BANK data.
Pelayanan Utama (Front Office)
Pelayanan Administratif (Back Office)
Proses bisnis data tidak terstruktur
 Kebutuhan infrastruktur jaringan komputer
kedepan bukan hanya untuk kebutuhan Sistem
informasi RS saja, tetapi juga harus mampu
digunakan untuk berbagai hal, seperti jalur
telepon IP, CCTV, Intelegent Building, Medical
Equipment dan lain-lain.
 Untuk mendukung pelayanan , maka infrastruktur jaringan
komunikasi data yang disyaratkan adalah:
1.Meningkatkan unjuk kerja dan memudahkan untuk melakukan
manajemen lalu lintas data pada jaringan komputer, seperti
utilisasi, segmentasi jaringan, dan security.
2.Membatasi broadcase domain pada jaringan, duplikasi IP address
dan segmentasi jaringan menggunakan VLAN untuk setiap
gedung dan atau lantai.
3. Memiliki jalur backbone fiber optik dan backup yang berbeda jalu
4. Memanfaatkan peralatan aktif yang ada
5. Dianjurkan pemasangan oleh vendor jaringan yang tersertifikasi
6.Dokumentasi sistem jaringan lengkap (perkabelan, konfigurasi,
uji coba, dan sejenisnya) baik hardcopy maupun softcopy.
7. Perangkat aktif mengharuskan pengelolaan bertingkat,
ARSITEKTUR APLIKASI
 Suatu paket sistem aplikasi yang terintegrasi, yang
dihubungkan secara on-line pada semua fungsi pelayanan
rumah sakit mulai dari transaksi manajemen antrian,
pendaftaran, pelayanan perawatan, pelayanan penunjang,
manajemen operasi / bedah sentral, rekam medis,
manajemen keperawatan, kasir / mobilisasi dana, pelayanan
piutang, manajemen material, stok barang/obat, akuntansi
dan keuangan, kepegawaian, gizi, linen / laundry, dan fungsi
pelayanan rumah sakit lainnya.
LANJUTAN
SIMRS Dibagi menjadi 6 komponen utama guna menunjang
terlaksananya penerapan SIMRS yang benar dan sesuai
kebutuhan:
a. Software (Sistem Informasi Manajeman Rumah Sakit)
b.Hardware (perangkat Keras berupa komputer, printer dan
lainnya)
c. Networking (jaringan LAN, wireless dan lainnya)
d. SOP (Standard Operating Procedure)
e. Komitmen (komitmen semua unit / departemen / instalasi
yang terkait untuk sama-sama mejalankan sistem karena
sistem tidak akan berjalan tanpa di-input)
f. SDM (sumberdaya manusia adalah faktor utama suksesnya
sebuah sistem dimana data di-input dan diproses melalui
tenaga SDM tersebut)
KOMUNIKASI DAN KOLABORASI
 Komunikasi
Interoperabilitas adalah dimana suatu aplikasi bisa
berinteraksi dengan aplikasi lainnya melalui suatu protokol
yang disetujui bersama lewat bermacam-macam jalur
komunikasi diantaranya dapat terjadi komunikasi data
dengan aplikasi berikut:
a.Standarisasi SIMAK BMN (untuk Rumah Sakit milik
pemerintah)
b.Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS)
c.Sistem Casemix (khusus yang melaksanakan program
Jaminan Kesehatan Nasional)
d.Aplikasi yang lainnya yang mendukung Kinerja Rumah
Sakit
LANJUTAN
 Kolaborasi
Kolaborasi dalam bentuk Kerjasama Operasional (KSO) atau
Built Operational Transfer (BOT) merupakan salah satu
solusi untuk penerapan teknologi informasi, sehingga resiko
investasi (Hardware, Software dan Brainware) dan resiko
pelaksanaan sistem akan berada di pihak konsultan
sehingga Rumah Sakit tidak perlu melakukan investasi yang
besar serta akan dijamin keberhasilan pelaksanaan SIMRS
tersebut.
Kerjasama Operasional (KSO) adalah perjanjian antara dua
pihak atau lebih dimana masing-masing sepakat untuk
melakukan suatu usaha bersama dengan menggunakan aset
dan atau hak usaha yang dimiliki dengan menanggung
keuntungan dan kerugian secara bersama-sama
MODULAPLIKASI SIMRS TERINTEGRASI
MELIPUTI MODUL-MODUL BERIKUT INI
a. FRONT OFFICE
b. PELAYANAN PERAWATAN
c. PELAYANAN PENUNJANG
d. MANAJEMEN KEPERAWATAN
e. LOGISTIK
f. APOTIK / FARMASI
g. GIZI / NUTRISI
h. AKUNTANSI DAN KEUANGAN
i INFORMASI EKSEKUTIF
j MODUL CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT
k SYSTEM SUPPORT & UTILITY
l PORTAL TERINTEGRASI RUMAH SAKIT
SIMRS ANTRIAN PASIEN RAWAT JALAN
Sims azis

Sims azis

  • 1.
    TUGAS SISTEM INFORMASI KESEHATANTENTANG SIMRS  Disusun Oleh : 1. Abdul Aziz 2. Cecep Sindi Andiana 3. Firmansyah 4. Prayoga Syaputra
  • 2.
    Di era globalisasiSimrs ini untuk meningkatkan Profesionalisme dan transparansi dan untuk meningkatkan kualitas pelayanan , Koordinasi, Efisiensi, Responsibilitas, pengawasan serta penyediaan informasi secara cepat, tepat, akurat dan untuk semua tingkatan manajemen Rumah sakit, Masyarakat dan menjadi organisasi, Respontif, Inovatif, Efektif dan Efisien. Untuk Kemajuan Teknologi Informasi dan Komunikasi, Sebagai rekam medis elektronik, resep elektronik, arsip digital, DGS, INA CBGS. Pembayarannya bisa melalui : Cash, kartu ATM, kartu kredit dan untk jaminan kesehatannya berupa : Jamkesmas, Jamsostek, ASKES dan Asuransi Lainya. Secara Umum Secara Khusu
  • 3.
     Tata kelolasistem informasi yang baik harus selaras dengan fungsi,visi, misi dan strategi organisasi. Strateginya yaitu memberikan pelayanan kesehatan lengkap kepada masyarakat baik kuratif maupun rehabilitatif, dimana output layanannya menjangkau pelayanan keluarga dan lingkungan dan menyediakan dan menyelenggarakan upaya kesehatan yang bersifat penyembuhan (kuratif) dan pemulihan (rehabilitatif).  Secara umum strategi SIMRS yaitu harus selaras dengan bisnis utama (core bussines) dari rumah sakit itu sendiri, terutama untuk informasi riwayat kesehatan pasien atau rekam medis (tentang identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, tindakan dan pelayanan lainya yang diberikan kepada pasien), informasi kegiatan oprasional (termasuk informasi sumber daya manusia, material, alat kesehatan, penelitian serta BANK data.
  • 5.
    Pelayanan Utama (FrontOffice) Pelayanan Administratif (Back Office) Proses bisnis data tidak terstruktur
  • 6.
     Kebutuhan infrastrukturjaringan komputer kedepan bukan hanya untuk kebutuhan Sistem informasi RS saja, tetapi juga harus mampu digunakan untuk berbagai hal, seperti jalur telepon IP, CCTV, Intelegent Building, Medical Equipment dan lain-lain.
  • 7.
     Untuk mendukungpelayanan , maka infrastruktur jaringan komunikasi data yang disyaratkan adalah: 1.Meningkatkan unjuk kerja dan memudahkan untuk melakukan manajemen lalu lintas data pada jaringan komputer, seperti utilisasi, segmentasi jaringan, dan security. 2.Membatasi broadcase domain pada jaringan, duplikasi IP address dan segmentasi jaringan menggunakan VLAN untuk setiap gedung dan atau lantai. 3. Memiliki jalur backbone fiber optik dan backup yang berbeda jalu 4. Memanfaatkan peralatan aktif yang ada 5. Dianjurkan pemasangan oleh vendor jaringan yang tersertifikasi 6.Dokumentasi sistem jaringan lengkap (perkabelan, konfigurasi, uji coba, dan sejenisnya) baik hardcopy maupun softcopy. 7. Perangkat aktif mengharuskan pengelolaan bertingkat,
  • 9.
    ARSITEKTUR APLIKASI  Suatupaket sistem aplikasi yang terintegrasi, yang dihubungkan secara on-line pada semua fungsi pelayanan rumah sakit mulai dari transaksi manajemen antrian, pendaftaran, pelayanan perawatan, pelayanan penunjang, manajemen operasi / bedah sentral, rekam medis, manajemen keperawatan, kasir / mobilisasi dana, pelayanan piutang, manajemen material, stok barang/obat, akuntansi dan keuangan, kepegawaian, gizi, linen / laundry, dan fungsi pelayanan rumah sakit lainnya.
  • 10.
    LANJUTAN SIMRS Dibagi menjadi6 komponen utama guna menunjang terlaksananya penerapan SIMRS yang benar dan sesuai kebutuhan: a. Software (Sistem Informasi Manajeman Rumah Sakit) b.Hardware (perangkat Keras berupa komputer, printer dan lainnya) c. Networking (jaringan LAN, wireless dan lainnya) d. SOP (Standard Operating Procedure) e. Komitmen (komitmen semua unit / departemen / instalasi yang terkait untuk sama-sama mejalankan sistem karena sistem tidak akan berjalan tanpa di-input) f. SDM (sumberdaya manusia adalah faktor utama suksesnya sebuah sistem dimana data di-input dan diproses melalui tenaga SDM tersebut)
  • 11.
    KOMUNIKASI DAN KOLABORASI Komunikasi Interoperabilitas adalah dimana suatu aplikasi bisa berinteraksi dengan aplikasi lainnya melalui suatu protokol yang disetujui bersama lewat bermacam-macam jalur komunikasi diantaranya dapat terjadi komunikasi data dengan aplikasi berikut: a.Standarisasi SIMAK BMN (untuk Rumah Sakit milik pemerintah) b.Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS) c.Sistem Casemix (khusus yang melaksanakan program Jaminan Kesehatan Nasional) d.Aplikasi yang lainnya yang mendukung Kinerja Rumah Sakit
  • 12.
    LANJUTAN  Kolaborasi Kolaborasi dalambentuk Kerjasama Operasional (KSO) atau Built Operational Transfer (BOT) merupakan salah satu solusi untuk penerapan teknologi informasi, sehingga resiko investasi (Hardware, Software dan Brainware) dan resiko pelaksanaan sistem akan berada di pihak konsultan sehingga Rumah Sakit tidak perlu melakukan investasi yang besar serta akan dijamin keberhasilan pelaksanaan SIMRS tersebut. Kerjasama Operasional (KSO) adalah perjanjian antara dua pihak atau lebih dimana masing-masing sepakat untuk melakukan suatu usaha bersama dengan menggunakan aset dan atau hak usaha yang dimiliki dengan menanggung keuntungan dan kerugian secara bersama-sama
  • 13.
    MODULAPLIKASI SIMRS TERINTEGRASI MELIPUTIMODUL-MODUL BERIKUT INI a. FRONT OFFICE b. PELAYANAN PERAWATAN c. PELAYANAN PENUNJANG d. MANAJEMEN KEPERAWATAN e. LOGISTIK f. APOTIK / FARMASI g. GIZI / NUTRISI h. AKUNTANSI DAN KEUANGAN i INFORMASI EKSEKUTIF j MODUL CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT k SYSTEM SUPPORT & UTILITY l PORTAL TERINTEGRASI RUMAH SAKIT
  • 15.