SERVICE
EXCELLENC
E
di Rumah
Sakit
Service
Kepuasan karyawan
Kepuasan
institusi
Kepuasan
pelanggan
Service excellence
SERVICE
🞇Memenuhi KEBUTUHAN
🞇Memenuhi KEINGINAN
🞇Memenuhi HARAPAN
MASYARAKAT
Pasien yang mengeluh perihal pelayanan administrasi
di RS, pelayanan gawat darurat, rawat-inap ataupun
praktek dokter yang mandiri
Contoh Keluhan Masya
4
rakat Terhadap
Pelayanan RS
Jurna penelitian :Kepuasan Pasien Rawat
Inap di RS Telogorejo semarang , (Wike Diah,
2009)
🞇 Data dari RSUD Tugurejo, mengenai jumlah
komplain yang masuk di kotak saran selalu
meningkat pertahun 10 %untuk rawat inap di
karenakan
🞇 Pelayanan yang dilakukan oleh perawat di
ruang rawat inap bekerjanya lamban
(disebabkan banyak perawat yang hamil,
perawat terbatas, sehingga mereka sering
sibuk dan melakukan kerja rangkap, dan
perawat masih bekerja di luar kompetensinya
Hubungan antara komunikasi terapeutik
perawat dengan kepuasan pasien di Rumah
Sakit lslam Kendal
(Nugroho, 2009)
🞇 Hasil wawancara terdapat 10 pasien mengatakan
puas dan 4 pasien mengatakan kurang puas, dari
kritik yang masuk melalui kotak saran didapatkan
5 keluhan tentang pelayanan perawat yang tidak
memuaskan
🞇 Keluhan kitik dan saran yang masuk ke dalam
kotak saran tentang perawat yang kurang sabar,
kurang senyum dan berbicara kasar
🞇 Komunikasi terapeutik yang baik terdiri akan
beidampak terhadap Kepuasan pasien, dimana
kepuasan pasien merupakan satu ukuran untuk
menilai kualitaspelayanan keperawatan
TUJUAN SERVICE EXCELLENCE
Tujuan memberikan pelayanan prima
adalah :
1. Menimbulkan kepercayaan dan
kepuasan kepada pelanggan
2. Menjaga agar pelanggan merasa
dipentingkan dan diperhatikan
3. Mempertahankan pelanggan agar
tetap setia menggunakan barang dan
jasa yang ditawarkan.
4. Memberikan pelayanan yang bermutu tinggi
kepada pelanggan.
5. Menimbulkan keputusan dari pihak
membeli
pelanggan agar segera
barang/jasa
6. Menumbuhkan kepercayaan pelanggan
terhadap barang/jasa yang ditawarkan.
7. Menghindari terjadinya tuntutan yang tidak
perlu dikemudian hari terhadap produsen.
Dimensi Kualitas Pelayanan
Prima di Rumah Sakit.
Menurut Burhanuddin Gamrin, SKM dan M.
Joeharno, SKM, dimensi pelayanan
kesehatan adalah sebagai berikut:
🞇 Jumlah petugas
🞇 Ketanggapan petugas (Responsiveness)
🞇 Kehandalan petugas (Reliability)
🞇 Ketersediaan dan kelengkapan fasilitas
1. Jumlah petugas
Keadaan petugas yang kurang
menyebabkan pelayanan dilaksanakan
tidak maksimal dan kurang memenuhi
kepuasan pasien atas pelayanan yang
diberikan
2. Ketanggapan petugas(Responsiveness)
🞇 Ketanggapan petugas berhubungan
dengan aspek kesigapan dari
petugas
🞇 Tingkat kesigapan dari petugass
kesehatan dalam memberikan
pelayanan merupakan salah satu
aspek yang mempengaruhi penilaian
pasien atasmutu pelayanan.
3. Kehandalan petugas (Reliability)
🞇 Kehandalan berhubungan dengan
tingkat kemampuan dan keterampilan
yang dimiliki petugas .
🞇 Tingkat kemampuan dan keterampilan
yang kurang dari tenaga kesehatan
tentunya akan memberikan pelayanan
yang kurang memenuhi kepuasan pasien
sebagai standar penilaian terhadap mutu
pelayanan.
4. Ketersediaan dan kelengkapan fasilitas
🞇 Fasilitas merupakan sarana bantu
bagi instansi dan tenaga kesehatan
dalam melakukan pelayanan kepada
pasien di rumah sakit.
🞇 Keadaan fasilitas yang memadai
akan membantu terhadap
penyelenggaraan pelayanan kepada
pasien.
Prinsip Pelayanan Prima di
Rumah Sakit
🞇 Mengutamakan pasien
🞇 Sistem yg efektif
🞇 Nilai semangat melayani dengan hati
🞇 Perbaikan yg berkelanjutan
🞇 Memberdayakan pelanggan
Perilaku pelayanan prima di
RS
🞇 Self Esteem
🞇 Exceeding Expectations
🞇 Recovery
🞇 Vision
🞇 Improvement
🞇 Care
🞇 Empowerment
Perilaku pelayanan prima di
RS
🞇 Self Esteem : Penghargaan terhadap diri
sendiri, berpikir dan bertindak positif pd
diri sendiri maka akan bersikap sama
pada orng lain
🞇 Exceeding Expectations (melampaui
harapan) : Memberikan pelayanan
dengan melebihi apa yang diharapkan
pelanggan (mematuhi dan melebihi
standar) secara konsisten.
🞇 Recovery (pembenahan) : Adanya
keluhan pelanggan dianggap
peluang untuk memperbaiki
suatu
atau
meningkatkan diri.
🞇 Vision (visi) : Pelayanan yang prima harus
mempunyai visi kerja dan budaya kerja
yg disiplin,
diwujudkan
sehingga
sepenuhnya
akan
seperti
dapat
yang
diharapkan.
🞇 Improvement (Perbaikan atau
peningkatan) : Peningkatan mutu
pelayanan secara terus menerus
(Continous Improvement) dalam
memberikan kepuasan kepada
pelanggan agar tidak ditinggalkan.
🞇 Care (perhatian) : Perhatian atau
perlakuan terhadap pelanggan dengan
baik dan tulus.
🞇 Empowerment (Pemberdayaan) :
Memberdayakan agar karyawan mampu
bertanggung jawab dan tanggap
terhadap persoalan dan tugasnya dalam
upaya peningkatan pelayanan yang
bermutu.
Modal dasat tenaga kesehatan
dalam melaksanakan
pelayanan prima
🞇 Profesional dalam bidang tugasnya
🞇 Mempunyai kemampuan dalam
berkomunikasi
🞇 Memegang teguh etika profesi
🞇 Mempunyai emosi yg stabil
🞇 Percaya diri
🞇 Bersikap wajar
🞇 Berpenampilan memadai
Ketrampilan yang harus dimiliki
oleh tenaga kesehatan
🞇 Komunikasi yang efektif
🞇 Rasa empati
🞇 Mendengarkan aktif

Service excellence di Rumah Sakit.pptx

  • 1.
  • 2.
  • 3.
  • 4.
    Pasien yang mengeluhperihal pelayanan administrasi di RS, pelayanan gawat darurat, rawat-inap ataupun praktek dokter yang mandiri Contoh Keluhan Masya 4 rakat Terhadap Pelayanan RS
  • 5.
    Jurna penelitian :KepuasanPasien Rawat Inap di RS Telogorejo semarang , (Wike Diah, 2009) 🞇 Data dari RSUD Tugurejo, mengenai jumlah komplain yang masuk di kotak saran selalu meningkat pertahun 10 %untuk rawat inap di karenakan 🞇 Pelayanan yang dilakukan oleh perawat di ruang rawat inap bekerjanya lamban (disebabkan banyak perawat yang hamil, perawat terbatas, sehingga mereka sering sibuk dan melakukan kerja rangkap, dan perawat masih bekerja di luar kompetensinya
  • 6.
    Hubungan antara komunikasiterapeutik perawat dengan kepuasan pasien di Rumah Sakit lslam Kendal (Nugroho, 2009) 🞇 Hasil wawancara terdapat 10 pasien mengatakan puas dan 4 pasien mengatakan kurang puas, dari kritik yang masuk melalui kotak saran didapatkan 5 keluhan tentang pelayanan perawat yang tidak memuaskan 🞇 Keluhan kitik dan saran yang masuk ke dalam kotak saran tentang perawat yang kurang sabar, kurang senyum dan berbicara kasar 🞇 Komunikasi terapeutik yang baik terdiri akan beidampak terhadap Kepuasan pasien, dimana kepuasan pasien merupakan satu ukuran untuk menilai kualitaspelayanan keperawatan
  • 7.
    TUJUAN SERVICE EXCELLENCE Tujuanmemberikan pelayanan prima adalah : 1. Menimbulkan kepercayaan dan kepuasan kepada pelanggan 2. Menjaga agar pelanggan merasa dipentingkan dan diperhatikan 3. Mempertahankan pelanggan agar tetap setia menggunakan barang dan jasa yang ditawarkan.
  • 8.
    4. Memberikan pelayananyang bermutu tinggi kepada pelanggan. 5. Menimbulkan keputusan dari pihak membeli pelanggan agar segera barang/jasa 6. Menumbuhkan kepercayaan pelanggan terhadap barang/jasa yang ditawarkan. 7. Menghindari terjadinya tuntutan yang tidak perlu dikemudian hari terhadap produsen.
  • 9.
    Dimensi Kualitas Pelayanan Primadi Rumah Sakit. Menurut Burhanuddin Gamrin, SKM dan M. Joeharno, SKM, dimensi pelayanan kesehatan adalah sebagai berikut: 🞇 Jumlah petugas 🞇 Ketanggapan petugas (Responsiveness) 🞇 Kehandalan petugas (Reliability) 🞇 Ketersediaan dan kelengkapan fasilitas
  • 10.
    1. Jumlah petugas Keadaanpetugas yang kurang menyebabkan pelayanan dilaksanakan tidak maksimal dan kurang memenuhi kepuasan pasien atas pelayanan yang diberikan
  • 11.
    2. Ketanggapan petugas(Responsiveness) 🞇Ketanggapan petugas berhubungan dengan aspek kesigapan dari petugas 🞇 Tingkat kesigapan dari petugass kesehatan dalam memberikan pelayanan merupakan salah satu aspek yang mempengaruhi penilaian pasien atasmutu pelayanan.
  • 12.
    3. Kehandalan petugas(Reliability) 🞇 Kehandalan berhubungan dengan tingkat kemampuan dan keterampilan yang dimiliki petugas . 🞇 Tingkat kemampuan dan keterampilan yang kurang dari tenaga kesehatan tentunya akan memberikan pelayanan yang kurang memenuhi kepuasan pasien sebagai standar penilaian terhadap mutu pelayanan.
  • 13.
    4. Ketersediaan dankelengkapan fasilitas 🞇 Fasilitas merupakan sarana bantu bagi instansi dan tenaga kesehatan dalam melakukan pelayanan kepada pasien di rumah sakit. 🞇 Keadaan fasilitas yang memadai akan membantu terhadap penyelenggaraan pelayanan kepada pasien.
  • 14.
    Prinsip Pelayanan Primadi Rumah Sakit 🞇 Mengutamakan pasien 🞇 Sistem yg efektif 🞇 Nilai semangat melayani dengan hati 🞇 Perbaikan yg berkelanjutan 🞇 Memberdayakan pelanggan
  • 15.
    Perilaku pelayanan primadi RS 🞇 Self Esteem 🞇 Exceeding Expectations 🞇 Recovery 🞇 Vision 🞇 Improvement 🞇 Care 🞇 Empowerment
  • 16.
    Perilaku pelayanan primadi RS 🞇 Self Esteem : Penghargaan terhadap diri sendiri, berpikir dan bertindak positif pd diri sendiri maka akan bersikap sama pada orng lain 🞇 Exceeding Expectations (melampaui harapan) : Memberikan pelayanan dengan melebihi apa yang diharapkan pelanggan (mematuhi dan melebihi standar) secara konsisten.
  • 17.
    🞇 Recovery (pembenahan): Adanya keluhan pelanggan dianggap peluang untuk memperbaiki suatu atau meningkatkan diri. 🞇 Vision (visi) : Pelayanan yang prima harus mempunyai visi kerja dan budaya kerja yg disiplin, diwujudkan sehingga sepenuhnya akan seperti dapat yang diharapkan.
  • 18.
    🞇 Improvement (Perbaikanatau peningkatan) : Peningkatan mutu pelayanan secara terus menerus (Continous Improvement) dalam memberikan kepuasan kepada pelanggan agar tidak ditinggalkan.
  • 19.
    🞇 Care (perhatian): Perhatian atau perlakuan terhadap pelanggan dengan baik dan tulus. 🞇 Empowerment (Pemberdayaan) : Memberdayakan agar karyawan mampu bertanggung jawab dan tanggap terhadap persoalan dan tugasnya dalam upaya peningkatan pelayanan yang bermutu.
  • 20.
    Modal dasat tenagakesehatan dalam melaksanakan pelayanan prima 🞇 Profesional dalam bidang tugasnya 🞇 Mempunyai kemampuan dalam berkomunikasi 🞇 Memegang teguh etika profesi 🞇 Mempunyai emosi yg stabil 🞇 Percaya diri 🞇 Bersikap wajar 🞇 Berpenampilan memadai
  • 21.
    Ketrampilan yang harusdimiliki oleh tenaga kesehatan 🞇 Komunikasi yang efektif 🞇 Rasa empati 🞇 Mendengarkan aktif