Seni Mendengarkan  yang Hilang Tugas Bedah Buku Hubungan antar Manusia
Pendahuluan Kelompok kami Penulis buku Bagian-bagian buku Kesimpulan
Kelompok kami Siska Doviana (koordinator) Mariyanah (pertama) Tuti Hendriani (kedua) Rihadiani (ketiga) Olga Dengah (keempat)
Michael P. Nichols Ph.D Profesor psikologi di College of William and Mary Penulis buku-buku konseling dan terapi Pembicara Tamu dalam Oprah! dan CBS This Morning.
Bagian I Hasrat untuk Dipahami Pentingnya Mendengarkan Hubungan Manusia yang Dibentuk dari Mendengarkan Retaknya Suatu Hubungan
Pentingnya mendengarkan Perasaan sakit dan terabaikan Menjadi saksi bukan hakim
Hubungan Manusia yang Dibentuk dari Mendengarkan Didengarkan  menambah kepercayaan diri dan perasaan diterima Orang yang didengarkan merasa ia dicintai
Retaknya Suatu Hubungan Hasrat  untuk dipahami, bukan dibedakan. Komunikasi yang tidak berhasil adalah tanggung jawab bersama antar pendengar dan pembicara.
Bagian II:  Mengapa Orang Tidak Mendengarkan? Inti mendengarkan Asumsi yang Merugikan  Sikap Emosional yang Berlebihan
Inti mendengarkan Kesabaran, konsentrasi, saling menghargai, ketertarikan  akan topik, dan kredibilitas pembicara. Tidak peduli, tidak berempati, tidak bisa menahan /mengendalikan diri  Tidak berkonsentrasi Berusaha untuk menaruh perhatian.
Asumsi yang Merugikan Pendengar berasumsi buruk terhadap pembicara Kredibilitas pembicara rendah  Pengalaman buruk dengan pembicara Sikap emosional yang berlebihan
Sikap Emosional yang Berlebihan Pesan yang disampaikan mengandung kritik  Pesan yang mengandung kemarahan Terlalu sensitif Perdebatan
Bagian III: Saling Berhubungan Bersabar dan Mendengarkan Keterbukaan yang Menciptakan Empati Mengatasi Tanggapan Emosional
Bersabar dan Mendengarkan Efektif dalam mendengarkan Perhatian yang tulus Perkokoh pemahaman
Keterbukaan yang Menciptakan Empati Apa itu empati? Cara berempati Syarat tindakan berempati
Mengatasi Tanggapan Emosional Mendengarkan tanpa meledak Meredam tanggapan emosional  Menyikapi kritik
Bagian IV: Mendengarkan dalam Konteks Mendengarkan dan Didengarkan dalam Hubungan Berpasangan Mendengarkan dan Didengarkan dalam  Keluarga Mendengarkan dan Didengarkan dalam Persahabatan
Mendengarkan dan didengarkan  dalam hubungan berpasangan Saling Melengkapi Menerima perbedaan-perbedaan Saling Mengimbangi
Mendengarkan dan didengarkan  dalam keluarga Struktur Keluarga Bersatu Padu Orangtua juga Manusia
Mendengarkan dan didengarkan  dalam persahabatan Sahabat pendengar yang baik Mengatasi konflik antar sahabat
Kesimpulan Mendengarkan adalah keterampilan yang dapat dipelajari, dilatih, dan ditingkatkan Mampu mendengarkan = sukses Mendengarkan adalah hadiah
Terima kasih Karena anda telah mendengarkan

Seni Mendengarkan Yang Hilang

  • 1.
    Seni Mendengarkan yang Hilang Tugas Bedah Buku Hubungan antar Manusia
  • 2.
    Pendahuluan Kelompok kamiPenulis buku Bagian-bagian buku Kesimpulan
  • 3.
    Kelompok kami SiskaDoviana (koordinator) Mariyanah (pertama) Tuti Hendriani (kedua) Rihadiani (ketiga) Olga Dengah (keempat)
  • 4.
    Michael P. NicholsPh.D Profesor psikologi di College of William and Mary Penulis buku-buku konseling dan terapi Pembicara Tamu dalam Oprah! dan CBS This Morning.
  • 5.
    Bagian I Hasratuntuk Dipahami Pentingnya Mendengarkan Hubungan Manusia yang Dibentuk dari Mendengarkan Retaknya Suatu Hubungan
  • 6.
    Pentingnya mendengarkan Perasaansakit dan terabaikan Menjadi saksi bukan hakim
  • 7.
    Hubungan Manusia yangDibentuk dari Mendengarkan Didengarkan menambah kepercayaan diri dan perasaan diterima Orang yang didengarkan merasa ia dicintai
  • 8.
    Retaknya Suatu HubunganHasrat untuk dipahami, bukan dibedakan. Komunikasi yang tidak berhasil adalah tanggung jawab bersama antar pendengar dan pembicara.
  • 9.
    Bagian II: Mengapa Orang Tidak Mendengarkan? Inti mendengarkan Asumsi yang Merugikan Sikap Emosional yang Berlebihan
  • 10.
    Inti mendengarkan Kesabaran,konsentrasi, saling menghargai, ketertarikan akan topik, dan kredibilitas pembicara. Tidak peduli, tidak berempati, tidak bisa menahan /mengendalikan diri Tidak berkonsentrasi Berusaha untuk menaruh perhatian.
  • 11.
    Asumsi yang MerugikanPendengar berasumsi buruk terhadap pembicara Kredibilitas pembicara rendah Pengalaman buruk dengan pembicara Sikap emosional yang berlebihan
  • 12.
    Sikap Emosional yangBerlebihan Pesan yang disampaikan mengandung kritik Pesan yang mengandung kemarahan Terlalu sensitif Perdebatan
  • 13.
    Bagian III: SalingBerhubungan Bersabar dan Mendengarkan Keterbukaan yang Menciptakan Empati Mengatasi Tanggapan Emosional
  • 14.
    Bersabar dan MendengarkanEfektif dalam mendengarkan Perhatian yang tulus Perkokoh pemahaman
  • 15.
    Keterbukaan yang MenciptakanEmpati Apa itu empati? Cara berempati Syarat tindakan berempati
  • 16.
    Mengatasi Tanggapan EmosionalMendengarkan tanpa meledak Meredam tanggapan emosional Menyikapi kritik
  • 17.
    Bagian IV: Mendengarkandalam Konteks Mendengarkan dan Didengarkan dalam Hubungan Berpasangan Mendengarkan dan Didengarkan dalam Keluarga Mendengarkan dan Didengarkan dalam Persahabatan
  • 18.
    Mendengarkan dan didengarkan dalam hubungan berpasangan Saling Melengkapi Menerima perbedaan-perbedaan Saling Mengimbangi
  • 19.
    Mendengarkan dan didengarkan dalam keluarga Struktur Keluarga Bersatu Padu Orangtua juga Manusia
  • 20.
    Mendengarkan dan didengarkan dalam persahabatan Sahabat pendengar yang baik Mengatasi konflik antar sahabat
  • 21.
    Kesimpulan Mendengarkan adalahketerampilan yang dapat dipelajari, dilatih, dan ditingkatkan Mampu mendengarkan = sukses Mendengarkan adalah hadiah
  • 22.
    Terima kasih Karenaanda telah mendengarkan