8 MARCH 2014 PENGINDERAAN JAUH
1
LAPORAN PRAKTIKUM
PENGINDERAAN JAUH
REVIEW ER-MAPPEER
DAN
RINGKASAN IDENTIFIKASI SATELIT-SATELIT PENGINDERAAN JAUH
OLEH :
RETNO AGUS PRATIWI 12/333239/TK/39671
JURUSAN TEKNIK GEODESI
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS GADJAH MADA
8 MARCH 2014 PENGINDERAAN JAUH
2
Tujuan :
Mahasiswa dapat me-review kembali tentang cara penggunaan ER-Mapper dan mengetahui karakteristik satelit penginderaan jauh.
Latar Belakang :
Penginderaan jauh (atau disingkat inderaja) adalah pengukuran atau akuisisi data dari sebuah objek atau fenomena oleh sebuah alat yang tidak
secara fisik melakukan kontak dengan objek tersebut atau pengukuran atau akuisisi data dari sebuah objek atau fenomena oleh sebuah alat dari
jarak jauh, (misalnya dari pesawat, pesawat luar angkasa, satelit, kapal atau alat lain. Contoh dari penginderaan jauh antara lain satelit
pengamatan bumi, satelit cuaca, memonitor janin dengan ultrasonik dan wahana luar angkasa yang memantau planet dari orbit. Inderaja berasal
dari bahasa Inggris remote sensing, bahasa Perancis télédétection, bahasa Jerman fernerkundung, bahasa Portugis sensoriamento remota, bahasa
Spanyol percepcion remote dan bahasa Rusia distangtionaya. Di masa modern, istilah penginderaan jauh mengacu kepada teknik yang
melibatkan instrumen di pesawat atau pesawat luar angkasa dan dibedakan dengan penginderaan lainnya seperti penginderaan medis atau
fotogrametri. Walaupun semua hal yang berhubungan dengan astronomi sebenarnya adalah penerapan dari penginderaan jauh (faktanya
merupakan penginderaan jauh yang intensif), istilah "penginderaan jauh" umumnya lebih kepada yang berhubungan dengan teresterial dan
pengamatan cuaca. Terdapat berbagai macam satelit yang digunakan dalam penginderaan jauh. Berbagai negara meluncurkan berbagai macam
satelit dengan karakteristik yang berbeda-beda untuk tujuan penginderaan jauh yang berbeda-beda pula sehingga perlu adanya identifikasi setiap
satelit-satelit tersebut agar ketika mendapatkan citra dari satelit tersebut dapat dilakukan pengolahan citra dengan cara yang tepat.
ER Mapper adalah salah satu software (perangkat lunak) yang digunakan untuk mengolah data citra atau satelit. Pengolahan data citra
merupakan suatu cara memanipulasi data citra atau mengolah suatu data citra menjadi suatu keluaran (output) yang sesuai dengan yang kita
harapkan. Kelebihan ER Mapper yaitu kemampuannya menghemat tempat pada hard disk dan setiap hasil proses dapat langsung dilihat
tampilannya pada layar monitor. Selain dua hal tersebut kelebihan ER Mapper adalah dalam fungsi koreksi geometrik, dimana terdapat fasilitas
image to image rectification yang memudahkan kita dalam mengambil titik control bumi (GCP). ER Mapper dapat dijalankan pada work station
dengan sistem operasi unix atau PC dengan sistem operasi windows NT atau window 95 ke atas.
Materi Praktikum:
1. Review perangkat lunak ER Mapper
2. Pengenalan macam-macam citra indraja:
a. LANDSAT (5, 7, 8)
8 MARCH 2014 PENGINDERAAN JAUH
3
b. SPOT
c. GEOEYE
d. ALOS (AVNIR, PRISM, PALSAR)
e. RADAR (misal Radarsat)
3. TUGAS: ringkasan satelit-satelit indraja, karakteristiknya, aplikasinya
Hasil Praktikum :
 Review ER-Mapper
1. Tampilan awal ER-Mapper beserta Toolbar nya.
2. Membuka citra dengan klik File → Open kemudian setelah muncul kotak dialog Open, pilih file citra yang akan dibuka.
8 MARCH 2014 PENGINDERAAN JAUH
4
`
3. Untuk mengetahui informasi tentang citra yang akan dibuka, klik Info... pada kotak dialog Open tersebut, maka akan muncul
berbagai informasi terkait citra dalam Dataset Information.
8 MARCH 2014 PENGINDERAAN JAUH
5
4. Selanjutnya setelah file citra terbuka, kita dapat melihat koordinat dari titik-titik dalam citra tersebut dengan klik kanan lalu pilih
Cell Coordinate... maka akan muncul kotak dialog Cell Coordinate..
5. Untuk memilih posisi titik yang akan dicari informasi koordinat selnya, gunakan pilihan Pointer lalu klik pada citra, maka info
nilai koordinat dalam kotak dialog Cell Coordinate akan berubah dengan sendirinya.
8 MARCH 2014 PENGINDERAAN JAUH
6
6. Jika kita ingin melihat citra dengan lebih detil, dapat menggunakan perintah Quick Zoom, caranya klik kanan → Quick Zoom
disana terdapat banyak pilihan perbesaran gambar yang bisa dilakukan.
7. Sedangkan untuk menggeser-geser citra, gunakan pilihan Hand. Caranya klik kanan → Hand.
8 MARCH 2014 PENGINDERAAN JAUH
7
8. Apabila ingin melihat komposisi citra yang sedang dibuka, klik kanan → Algorithm... maka akan muncul kotak dialog yang
menampilkan komposisi band citra tersebut.
8 MARCH 2014 PENGINDERAAN JAUH
8
 Identifikasi karakteristik satelit penginderaan jauh
1. Landsat 7
Payloads
(sensor-
sensor)
Karakteristik
Orbit
Jumlah
band/
kanal
Rincian kanal
dan panjang
gelombang
Fungsi masing-
masing kanal
Resolusi
(m)
Jumlah
Baris
Jumlah
Kolom
Aplikasi Contoh Data
ETM+
(Enhanced
Thematic
Mapper)
Mengorbit
pada
ketinggian 705
km
Sudut inklinasi
98.2⁰
Mengorbit
sinkron
matahari dan
melintasi
khatulistiwa
pada pukul
10:00 waktu
lokal.
Periode
pengulangan
orbit 16 hari
8 band 0.45 -0.52 (1)
0.52-0.60 (2)
0.63-0.69 (3)
0.76-0.90 (4)
1.55-1.75 (5)
10.4-12.50 (6)
2.08-2.34 (7)
0.50-0.90 (PAN)
Tembus terhadap
tubuh air
Pengukuran nilai
pantul
hijau pucuk
tumbuhan dan
penafsiran
aktifitasnya
Melihat daerah
yang menyerap
klorofil
Membedakan
jenis tumbuhan
aktifitas dan
biomassa
Menunjukkan
kandungan
kelembaban
tumbuhan
Menganalisis
tegakan
15 m
(PAN)
30 m
(band 1-
5, 7)
60 m
(band 6)
2341 2281 Pemetaan
tutupan
lahan
Citra Landsat 7 ETM+ 15
m di London, England,
15m Data
Courtesy USGS (infoterra-
global.com, 2004)
8 MARCH 2014 PENGINDERAAN JAUH
9
tumbuhan
Pengenalan
mineral dan jenis
batuan
2. Quickbird
Payloads
(sensor-
sensor)
Karakteristik
Orbit
Jumlah
band/
kanal
Rincian kanal
dan panjang
gelombang
Fungsi
masing-
masing
kanal
Resolusi
(m)
Jumlah
Baris
Jumlah
Kolom
Aplikasi Contoh Data
linear
array
CCD
Mengorbit pada
ketinggian 600
km (dpl)
Sudut inklinasi
98.2⁰
Mengorbit
sinkron matahari
dan melintasi
khatulistiwa pada
pukul 10:00
waktu lokal
8 0.45 -0.52 (1)
0.52-0.60 (2)
0.63-0.69 (3)
0.76-0.90 (4)
1.55-1.75 (5)
10.4-12.50 (6)
2.08-2.34 (7)
0.50-0.90 (PAN)
Kondisi
vegetasi
tampak
jelas pada
komposisi
warna semu
(false color)
vegetasi
dengan
berbagai
tingkat
kerapatan
tampak
bergradasi
kemerahan
60 cm
(PAN)
2.4 m
(band 1-
5, 7)
1167 1579 Untuk lahan
pertanian
citra ini
terkait
dengan
umur,
kesehatan,
dan
kerapatan
tanaman
semusim,
sehingga
seringkali
dipakai
untuk
menaksir
tingkat
produksi
secara
Citra Quickbird Resolusi
di atas Tampa, Florida
USA
© digitalglobe.com
8 MARCH 2014 PENGINDERAAN JAUH
10
regional.
3. SPOT-4
Payloads
(sensor-
sensor)
Karakteristik
Orbit
Jumlah
band/
kanal
Rincian kanal dan
panjang
gelombang
Fungsi
masing-
masing kanal
Resolusi
(m)
Jumlah
Baris
Jumlah
Kolom
Aplikasi Contoh Data
Dua sensor
HRVIR
(High
Resolution
Visible
and
Infrared)
Mengorbit
pada
ketinggian
835 km
Sudut
inklinasi
98.7⁰
Mengorbit
sinkron
matahari dan
melintasi
khatulistiwa
pada pukul
10:30 waktu
lokal.
Periode
pengulangan
orbit 26 hari
5 0.50-059 (1)
0.61-0.68 (2)
0.79-0.89 (3)
1.58-1.75 (4)
0.61-0.68 (PAN)
10 m
(PAN)
20 m
(band 1-
4)
1856 2286 Untuk
memonitor
ing bumi
secara
global
Citra SPOT 20 m di
Atacama Desert – Chile
(spotimage.fr)
8 MARCH 2014 PENGINDERAAN JAUH
11
4. Ikonos
Payloads
(sensor-
sensor)
Karakteristik
Orbit
Jumlah
band/
kanal
Rincian kanal
dan panjang
gelombang
Fungsi
masing-
masing kanal
Resolusi
(m)
Jumlah
Baris
Jumlah
Kolom
Aplikasi Contoh Data
Optical
Sensor
Assembly
(OSA)
bergerak
pada orbit
sinkron
matahari
dengan
ketinggian
680 km.
sudut
inklinasi
98.2⁰.
Melintasi
khatulistiwa
pada pukul
10.30 waktu
lokal.
Periode
pengulangan
orbit adalah
14 hari.
Kecepatan
pada Orbit :
7.5 km/detik
5 0.45-0.52 (1)
0.52-0.60 (2)
0.63-0.69 (3)
0.76-0.90(4)
0.45-0.90
(PAN)
- 1 m
(PAN)
4 m (band
1-4)
pemetaan
sumberdaya
alam daerah
pedalaman
dan
perkotaan
analisis
bencana
alam
kehutanan
pertanian
pertambang
an
teknik
konstruksi
pemetaan
perpajakan
deteksi
perubahan..
Citra Ikonos Frankfurt Airport,
Germany - 1-meter True Color
(Spaceimaging.com, 2004)
8 MARCH 2014 PENGINDERAAN JAUH
12
Kecepatan
diatas bumi
:6.8 km/detik
5. Alos (AVNIR-2)
Payloads
(sensor-
sensor)
Karakteristik
Orbit
Jumlah
band/
kanal
Rincian kanal dan
panjang
gelombang
Fungsi
masing-
masing kanal
Resolusi
(m)
Jumlah
Baris
Jumlah
Kolom
Aplikasi Contoh Data
PRISM
(Panchroma
tic Remote
Sensing
Instrument
for Stereo
Mapping)
dan sensor
AVNIR-2
(Advanced
Visible and
Near
Infrared
Radiometer
type-2),
sebuah
sensor
gelombang
mikro atau
bergerak
pada orbit
sinkron
matahari
dengan
ketinggian
691.65 km
pada ekuator.
sudut
inklinasi
98.16⁰.
Melintasi
khatulistiwa
pada pukul
10.30 waktu
lokal pada
posisi satelit
ke arah kutub
selatan atau
4 Band 1: 0,42-0,50
mikrometer
Band 2: 0,52-0,60
mikrometer
Band 3: 0,61-0,69
mikrometer
Band 4: 0,76-0,89
mikrometer
untuk
mengamati
daratan dan
wilayah
pesisir
10m
(pada
Nadir)
- - bidang
pemetaan,
observasi
yang
presisi
terhadap
penggunaa
n lahan,
monitorin
g bencana,
dan juga
survey
terhadap
keadaan
sumber
daya alam.
Citra Satelit ALOS
AVNIR-2
8 MARCH 2014 PENGINDERAAN JAUH
13
radar yaitu
PALSAR
(Phased
Array type
L-Band
Synthetic
Aperture
Radar).
mode
menurun
(descending
mode) dan
pukul 22.30
waktu lokal
pada posisi
satelit ke arah
kutub utara
atau mode
menaik
(ascending
mode).
Periode
pengulangan
orbit adalah
46 hari.
Kemampuan
pengulangan
2 hari untuk
sensor
pandangan
sisi (side
looking).
8 MARCH 2014 PENGINDERAAN JAUH
14
6. Radarsat-1
Payloads
(sensor-
sensor)
Karakteristik
Orbit
Jumlah
band/kanal
Rincian kanal
dan panjang
gelombang
Fungsi
masing-
masing kanal
Resolusi
(m)
Jumlah
Baris
Jumlah
Kolom
Aplikasi Contoh Data
Sensor
radar
Ketinggian
793-821 km
(dpl)
Inklinasi
98,6⁰
Durasi sekali
orbit 100.7
menit
Bergerak
pada orbit
sinkron
matahari
dengan 14
orbit per hari
1 5.3 GHz/band
C, 5.6 cm
- 8 m X 8
m
(stripma
p mode)
- - Citra
radarsat-1
diaplikasik
an sebagai
data
komersil
oleh
Canadian
Space
Agency
serta untuk
melihat
kondisi
atmosfer
beserta
cuaca.
Radarsat image
acquired on March 21,
1996, over Bathurst
Island in Nunavut,
Canada
8 MARCH 2014 PENGINDERAAN JAUH
15
7. NOAA (AVHRR NOAA15)
Karakteristik
Orbit
Jumlah
band/kanal
Rincian kanal
dan panjang
gelombang
Fungsi
masing-
masing
kanal
Resolusi
(m)
Jumlah
Baris
Jumlah
Kolom
Aplikasi Contoh Data
dilengkapi
dengan 6
(enam)
sensor utama,
yaitu :
1. AVHRR
(Advance
d Very
High
Resolutio
n
Radiomet
er)
2. TOVS
(Tiros
Operation
al Vertical
Sonde)
3. HIRS
(High
Resolutio
n Infrared
Sounder
(bagian
dari
TOVS)
Berorbit polar
sudut putar
dan arah
orbitnya tidak
sama dengan
kecepatan dan
arah putar
bumi
ketinggian
orbit 833-870
km
sudut inklinasi
sekitar 98,7° –
98,9°
mempunyai
kemampuan
mengindera
suatu daerah 2
x dalam 24
jam (sehari
semalam).
1. 0,56 – 0,68
mikrometer
2. 0,73 – 1.10
mikrometer
3. 3,55 – 3,93
mikrometer
4. 10,5 – 11,5
mikrometer
5. 11,5 – 12,5
mikrometer
- 1 km
(pada
nadir)
6 km
(pada
limb)
IFOV=1.
4 mrad
- - membuat Peta
Suhu Permukaan
Laut
deteksi arus laut
untuk memandu
kapal-kapal
pada dasar laut
dengan ikan
berlimpah
Peta Tutupan
Awan
memetakan dan
memonitor
penggunaan lahan
regional dan
memperkirakan
keseimbangan
energi (energy
balance) pada
areal
pertanian
Citra NOAA (near infrared)
pada Sebuah Teluk di
Selatan USA .
8 MARCH 2014 PENGINDERAAN JAUH
16
4. DCS
(Data
Collection
System)
5. SEM
(Space
Environm
ent
Monitor)
6. SARSAT
(Search
And
Rescue
Sattelite
System).
Periode untuk
sekali orbit
adalah 102
menit,
sehingga
setiap hari
mengasilkan
kurang lebih
14,1 orbit.
Daftar Pustaka
Canadian Space Agency. 2013. Radarsat-tableau. http://www.asc-csa.gc.ca/eng/satellites/radarsat/radarsat-tableau.asp. Diakses pada Jumat, 7 Maret 2014
pukul 20.21 WIB.
Indi. 2011. Penginderaan Jauh Satelit Alos. http://indigeomatikaits.blogspot.com/2011/08/penginderaan-jauh-satelit-alos.html. Diakses pada Jumat, 7
Maret 2014 pukul 20.23 WIB.
Aulia, Selfa Septiani. 2013. pertemuan1macam-macam jenis citra satelit dan penggunaannya serta menggabungkan band pada landsat
.http://selfaseptianiaulia.wordpress.com/2013/05/17/pertemuan-1-macam-macam-jenis-citra-satelit-dan-penggunaannya-serta-menggabungkan-band-
pada-landsat/. Diakses pada Jumat, 7 Maret 2014 pukul 20.21 WIB.
Thoha, Achmad Siddik. 2008. Karya Tulis Karakteristik Citra Satelit. Universitas Sumatera Utara.
Wikipedia. 2012. Penginderaan Jauh. http://id.wikipedia.org/wiki/Penginderaan_jauh. Diakses pada Jumat, 7 Maret 2014 pukul 20.23 WIB.

Ringkasan spesifikasi satelit

  • 1.
    8 MARCH 2014PENGINDERAAN JAUH 1 LAPORAN PRAKTIKUM PENGINDERAAN JAUH REVIEW ER-MAPPEER DAN RINGKASAN IDENTIFIKASI SATELIT-SATELIT PENGINDERAAN JAUH OLEH : RETNO AGUS PRATIWI 12/333239/TK/39671 JURUSAN TEKNIK GEODESI FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS GADJAH MADA
  • 2.
    8 MARCH 2014PENGINDERAAN JAUH 2 Tujuan : Mahasiswa dapat me-review kembali tentang cara penggunaan ER-Mapper dan mengetahui karakteristik satelit penginderaan jauh. Latar Belakang : Penginderaan jauh (atau disingkat inderaja) adalah pengukuran atau akuisisi data dari sebuah objek atau fenomena oleh sebuah alat yang tidak secara fisik melakukan kontak dengan objek tersebut atau pengukuran atau akuisisi data dari sebuah objek atau fenomena oleh sebuah alat dari jarak jauh, (misalnya dari pesawat, pesawat luar angkasa, satelit, kapal atau alat lain. Contoh dari penginderaan jauh antara lain satelit pengamatan bumi, satelit cuaca, memonitor janin dengan ultrasonik dan wahana luar angkasa yang memantau planet dari orbit. Inderaja berasal dari bahasa Inggris remote sensing, bahasa Perancis télédétection, bahasa Jerman fernerkundung, bahasa Portugis sensoriamento remota, bahasa Spanyol percepcion remote dan bahasa Rusia distangtionaya. Di masa modern, istilah penginderaan jauh mengacu kepada teknik yang melibatkan instrumen di pesawat atau pesawat luar angkasa dan dibedakan dengan penginderaan lainnya seperti penginderaan medis atau fotogrametri. Walaupun semua hal yang berhubungan dengan astronomi sebenarnya adalah penerapan dari penginderaan jauh (faktanya merupakan penginderaan jauh yang intensif), istilah "penginderaan jauh" umumnya lebih kepada yang berhubungan dengan teresterial dan pengamatan cuaca. Terdapat berbagai macam satelit yang digunakan dalam penginderaan jauh. Berbagai negara meluncurkan berbagai macam satelit dengan karakteristik yang berbeda-beda untuk tujuan penginderaan jauh yang berbeda-beda pula sehingga perlu adanya identifikasi setiap satelit-satelit tersebut agar ketika mendapatkan citra dari satelit tersebut dapat dilakukan pengolahan citra dengan cara yang tepat. ER Mapper adalah salah satu software (perangkat lunak) yang digunakan untuk mengolah data citra atau satelit. Pengolahan data citra merupakan suatu cara memanipulasi data citra atau mengolah suatu data citra menjadi suatu keluaran (output) yang sesuai dengan yang kita harapkan. Kelebihan ER Mapper yaitu kemampuannya menghemat tempat pada hard disk dan setiap hasil proses dapat langsung dilihat tampilannya pada layar monitor. Selain dua hal tersebut kelebihan ER Mapper adalah dalam fungsi koreksi geometrik, dimana terdapat fasilitas image to image rectification yang memudahkan kita dalam mengambil titik control bumi (GCP). ER Mapper dapat dijalankan pada work station dengan sistem operasi unix atau PC dengan sistem operasi windows NT atau window 95 ke atas. Materi Praktikum: 1. Review perangkat lunak ER Mapper 2. Pengenalan macam-macam citra indraja: a. LANDSAT (5, 7, 8)
  • 3.
    8 MARCH 2014PENGINDERAAN JAUH 3 b. SPOT c. GEOEYE d. ALOS (AVNIR, PRISM, PALSAR) e. RADAR (misal Radarsat) 3. TUGAS: ringkasan satelit-satelit indraja, karakteristiknya, aplikasinya Hasil Praktikum :  Review ER-Mapper 1. Tampilan awal ER-Mapper beserta Toolbar nya. 2. Membuka citra dengan klik File → Open kemudian setelah muncul kotak dialog Open, pilih file citra yang akan dibuka.
  • 4.
    8 MARCH 2014PENGINDERAAN JAUH 4 ` 3. Untuk mengetahui informasi tentang citra yang akan dibuka, klik Info... pada kotak dialog Open tersebut, maka akan muncul berbagai informasi terkait citra dalam Dataset Information.
  • 5.
    8 MARCH 2014PENGINDERAAN JAUH 5 4. Selanjutnya setelah file citra terbuka, kita dapat melihat koordinat dari titik-titik dalam citra tersebut dengan klik kanan lalu pilih Cell Coordinate... maka akan muncul kotak dialog Cell Coordinate.. 5. Untuk memilih posisi titik yang akan dicari informasi koordinat selnya, gunakan pilihan Pointer lalu klik pada citra, maka info nilai koordinat dalam kotak dialog Cell Coordinate akan berubah dengan sendirinya.
  • 6.
    8 MARCH 2014PENGINDERAAN JAUH 6 6. Jika kita ingin melihat citra dengan lebih detil, dapat menggunakan perintah Quick Zoom, caranya klik kanan → Quick Zoom disana terdapat banyak pilihan perbesaran gambar yang bisa dilakukan. 7. Sedangkan untuk menggeser-geser citra, gunakan pilihan Hand. Caranya klik kanan → Hand.
  • 7.
    8 MARCH 2014PENGINDERAAN JAUH 7 8. Apabila ingin melihat komposisi citra yang sedang dibuka, klik kanan → Algorithm... maka akan muncul kotak dialog yang menampilkan komposisi band citra tersebut.
  • 8.
    8 MARCH 2014PENGINDERAAN JAUH 8  Identifikasi karakteristik satelit penginderaan jauh 1. Landsat 7 Payloads (sensor- sensor) Karakteristik Orbit Jumlah band/ kanal Rincian kanal dan panjang gelombang Fungsi masing- masing kanal Resolusi (m) Jumlah Baris Jumlah Kolom Aplikasi Contoh Data ETM+ (Enhanced Thematic Mapper) Mengorbit pada ketinggian 705 km Sudut inklinasi 98.2⁰ Mengorbit sinkron matahari dan melintasi khatulistiwa pada pukul 10:00 waktu lokal. Periode pengulangan orbit 16 hari 8 band 0.45 -0.52 (1) 0.52-0.60 (2) 0.63-0.69 (3) 0.76-0.90 (4) 1.55-1.75 (5) 10.4-12.50 (6) 2.08-2.34 (7) 0.50-0.90 (PAN) Tembus terhadap tubuh air Pengukuran nilai pantul hijau pucuk tumbuhan dan penafsiran aktifitasnya Melihat daerah yang menyerap klorofil Membedakan jenis tumbuhan aktifitas dan biomassa Menunjukkan kandungan kelembaban tumbuhan Menganalisis tegakan 15 m (PAN) 30 m (band 1- 5, 7) 60 m (band 6) 2341 2281 Pemetaan tutupan lahan Citra Landsat 7 ETM+ 15 m di London, England, 15m Data Courtesy USGS (infoterra- global.com, 2004)
  • 9.
    8 MARCH 2014PENGINDERAAN JAUH 9 tumbuhan Pengenalan mineral dan jenis batuan 2. Quickbird Payloads (sensor- sensor) Karakteristik Orbit Jumlah band/ kanal Rincian kanal dan panjang gelombang Fungsi masing- masing kanal Resolusi (m) Jumlah Baris Jumlah Kolom Aplikasi Contoh Data linear array CCD Mengorbit pada ketinggian 600 km (dpl) Sudut inklinasi 98.2⁰ Mengorbit sinkron matahari dan melintasi khatulistiwa pada pukul 10:00 waktu lokal 8 0.45 -0.52 (1) 0.52-0.60 (2) 0.63-0.69 (3) 0.76-0.90 (4) 1.55-1.75 (5) 10.4-12.50 (6) 2.08-2.34 (7) 0.50-0.90 (PAN) Kondisi vegetasi tampak jelas pada komposisi warna semu (false color) vegetasi dengan berbagai tingkat kerapatan tampak bergradasi kemerahan 60 cm (PAN) 2.4 m (band 1- 5, 7) 1167 1579 Untuk lahan pertanian citra ini terkait dengan umur, kesehatan, dan kerapatan tanaman semusim, sehingga seringkali dipakai untuk menaksir tingkat produksi secara Citra Quickbird Resolusi di atas Tampa, Florida USA © digitalglobe.com
  • 10.
    8 MARCH 2014PENGINDERAAN JAUH 10 regional. 3. SPOT-4 Payloads (sensor- sensor) Karakteristik Orbit Jumlah band/ kanal Rincian kanal dan panjang gelombang Fungsi masing- masing kanal Resolusi (m) Jumlah Baris Jumlah Kolom Aplikasi Contoh Data Dua sensor HRVIR (High Resolution Visible and Infrared) Mengorbit pada ketinggian 835 km Sudut inklinasi 98.7⁰ Mengorbit sinkron matahari dan melintasi khatulistiwa pada pukul 10:30 waktu lokal. Periode pengulangan orbit 26 hari 5 0.50-059 (1) 0.61-0.68 (2) 0.79-0.89 (3) 1.58-1.75 (4) 0.61-0.68 (PAN) 10 m (PAN) 20 m (band 1- 4) 1856 2286 Untuk memonitor ing bumi secara global Citra SPOT 20 m di Atacama Desert – Chile (spotimage.fr)
  • 11.
    8 MARCH 2014PENGINDERAAN JAUH 11 4. Ikonos Payloads (sensor- sensor) Karakteristik Orbit Jumlah band/ kanal Rincian kanal dan panjang gelombang Fungsi masing- masing kanal Resolusi (m) Jumlah Baris Jumlah Kolom Aplikasi Contoh Data Optical Sensor Assembly (OSA) bergerak pada orbit sinkron matahari dengan ketinggian 680 km. sudut inklinasi 98.2⁰. Melintasi khatulistiwa pada pukul 10.30 waktu lokal. Periode pengulangan orbit adalah 14 hari. Kecepatan pada Orbit : 7.5 km/detik 5 0.45-0.52 (1) 0.52-0.60 (2) 0.63-0.69 (3) 0.76-0.90(4) 0.45-0.90 (PAN) - 1 m (PAN) 4 m (band 1-4) pemetaan sumberdaya alam daerah pedalaman dan perkotaan analisis bencana alam kehutanan pertanian pertambang an teknik konstruksi pemetaan perpajakan deteksi perubahan.. Citra Ikonos Frankfurt Airport, Germany - 1-meter True Color (Spaceimaging.com, 2004)
  • 12.
    8 MARCH 2014PENGINDERAAN JAUH 12 Kecepatan diatas bumi :6.8 km/detik 5. Alos (AVNIR-2) Payloads (sensor- sensor) Karakteristik Orbit Jumlah band/ kanal Rincian kanal dan panjang gelombang Fungsi masing- masing kanal Resolusi (m) Jumlah Baris Jumlah Kolom Aplikasi Contoh Data PRISM (Panchroma tic Remote Sensing Instrument for Stereo Mapping) dan sensor AVNIR-2 (Advanced Visible and Near Infrared Radiometer type-2), sebuah sensor gelombang mikro atau bergerak pada orbit sinkron matahari dengan ketinggian 691.65 km pada ekuator. sudut inklinasi 98.16⁰. Melintasi khatulistiwa pada pukul 10.30 waktu lokal pada posisi satelit ke arah kutub selatan atau 4 Band 1: 0,42-0,50 mikrometer Band 2: 0,52-0,60 mikrometer Band 3: 0,61-0,69 mikrometer Band 4: 0,76-0,89 mikrometer untuk mengamati daratan dan wilayah pesisir 10m (pada Nadir) - - bidang pemetaan, observasi yang presisi terhadap penggunaa n lahan, monitorin g bencana, dan juga survey terhadap keadaan sumber daya alam. Citra Satelit ALOS AVNIR-2
  • 13.
    8 MARCH 2014PENGINDERAAN JAUH 13 radar yaitu PALSAR (Phased Array type L-Band Synthetic Aperture Radar). mode menurun (descending mode) dan pukul 22.30 waktu lokal pada posisi satelit ke arah kutub utara atau mode menaik (ascending mode). Periode pengulangan orbit adalah 46 hari. Kemampuan pengulangan 2 hari untuk sensor pandangan sisi (side looking).
  • 14.
    8 MARCH 2014PENGINDERAAN JAUH 14 6. Radarsat-1 Payloads (sensor- sensor) Karakteristik Orbit Jumlah band/kanal Rincian kanal dan panjang gelombang Fungsi masing- masing kanal Resolusi (m) Jumlah Baris Jumlah Kolom Aplikasi Contoh Data Sensor radar Ketinggian 793-821 km (dpl) Inklinasi 98,6⁰ Durasi sekali orbit 100.7 menit Bergerak pada orbit sinkron matahari dengan 14 orbit per hari 1 5.3 GHz/band C, 5.6 cm - 8 m X 8 m (stripma p mode) - - Citra radarsat-1 diaplikasik an sebagai data komersil oleh Canadian Space Agency serta untuk melihat kondisi atmosfer beserta cuaca. Radarsat image acquired on March 21, 1996, over Bathurst Island in Nunavut, Canada
  • 15.
    8 MARCH 2014PENGINDERAAN JAUH 15 7. NOAA (AVHRR NOAA15) Karakteristik Orbit Jumlah band/kanal Rincian kanal dan panjang gelombang Fungsi masing- masing kanal Resolusi (m) Jumlah Baris Jumlah Kolom Aplikasi Contoh Data dilengkapi dengan 6 (enam) sensor utama, yaitu : 1. AVHRR (Advance d Very High Resolutio n Radiomet er) 2. TOVS (Tiros Operation al Vertical Sonde) 3. HIRS (High Resolutio n Infrared Sounder (bagian dari TOVS) Berorbit polar sudut putar dan arah orbitnya tidak sama dengan kecepatan dan arah putar bumi ketinggian orbit 833-870 km sudut inklinasi sekitar 98,7° – 98,9° mempunyai kemampuan mengindera suatu daerah 2 x dalam 24 jam (sehari semalam). 1. 0,56 – 0,68 mikrometer 2. 0,73 – 1.10 mikrometer 3. 3,55 – 3,93 mikrometer 4. 10,5 – 11,5 mikrometer 5. 11,5 – 12,5 mikrometer - 1 km (pada nadir) 6 km (pada limb) IFOV=1. 4 mrad - - membuat Peta Suhu Permukaan Laut deteksi arus laut untuk memandu kapal-kapal pada dasar laut dengan ikan berlimpah Peta Tutupan Awan memetakan dan memonitor penggunaan lahan regional dan memperkirakan keseimbangan energi (energy balance) pada areal pertanian Citra NOAA (near infrared) pada Sebuah Teluk di Selatan USA .
  • 16.
    8 MARCH 2014PENGINDERAAN JAUH 16 4. DCS (Data Collection System) 5. SEM (Space Environm ent Monitor) 6. SARSAT (Search And Rescue Sattelite System). Periode untuk sekali orbit adalah 102 menit, sehingga setiap hari mengasilkan kurang lebih 14,1 orbit. Daftar Pustaka Canadian Space Agency. 2013. Radarsat-tableau. http://www.asc-csa.gc.ca/eng/satellites/radarsat/radarsat-tableau.asp. Diakses pada Jumat, 7 Maret 2014 pukul 20.21 WIB. Indi. 2011. Penginderaan Jauh Satelit Alos. http://indigeomatikaits.blogspot.com/2011/08/penginderaan-jauh-satelit-alos.html. Diakses pada Jumat, 7 Maret 2014 pukul 20.23 WIB. Aulia, Selfa Septiani. 2013. pertemuan1macam-macam jenis citra satelit dan penggunaannya serta menggabungkan band pada landsat .http://selfaseptianiaulia.wordpress.com/2013/05/17/pertemuan-1-macam-macam-jenis-citra-satelit-dan-penggunaannya-serta-menggabungkan-band- pada-landsat/. Diakses pada Jumat, 7 Maret 2014 pukul 20.21 WIB. Thoha, Achmad Siddik. 2008. Karya Tulis Karakteristik Citra Satelit. Universitas Sumatera Utara. Wikipedia. 2012. Penginderaan Jauh. http://id.wikipedia.org/wiki/Penginderaan_jauh. Diakses pada Jumat, 7 Maret 2014 pukul 20.23 WIB.