Revolusi Amerika
Nama Kelompok :
1. Ambyan Amjad (02)
2. Alexander Deo P P (04)
3. Isti Diah P (11)
4. Istiyaning Agesti (12)
5. Siska Amyranda F (22)
6. Violita Anggun Y A (28)
7. Widhi Kurniawati (29)
8. Widya Nur Aina A (30)
XI IPS 3
REVOLUSI AMERIKA
Pada mulanya Benua Amerika didami oleh bangsa kulit merah yang
dikenal sebagai bangsa Indian. Mereka kemudian ditaklukan oleh bangsa kulit
putih dari Eropa, sehingga Benua Amerika menjadi benua bangsa kulit putih.
Pada tahun 1492, Columbus sampai ke Kepulauan Bahama , Cuba, dan
Santo Domingo. Semua pulau-pulau tersebut dimasukkan kedalam wilayah
Spanyol. Banyak orang-orang Spanyol dan Portugis yang datang ke Amerika,
akibatnya Amerika Selatan menjadi jajahan Spanyol dan Brazilia menjai jajahan
Portugis.
Abad ke-17 terjadi perebutan kekuasaan antara Prancis, Inggris, dan
Belanda di Amerika Utara. Tahun 1674 Inggris berhasil merebut Nieuw
Amsterdam yang kemudian diubah namanya menjadi Ney York. Setelah perang
tujuh tahun /(1756-1763). Antara Inggris dan Perancis, Inggris akhirnya berhasil
merebut Kanada dan Louisiana. Akibat perang tersebut, Perancis meninggalkan
Amerika, sedangkan Inggris berkuasa sebagai penjajah di Amerika.
Latar Belakang Terjadinya Revolusi Amerika
1. Pendiri koloni Amerika adalah pelarian-pelarian Agama dari Inggris.
Raja Inggris Henry VIII memkasa rakyat untuk menganut agama Kristen Angklikan
dan melarang menganut agama lain. Rakyat Inggrs yang tidak tahan dengan
peksaan itu melarikan diri ke Amerika.
2. Paham kebebasan dalam perdagangan
Pemerintah Inggris yang berkuasa atas kolonial Amerika memerintahkan agar
hasil bumi Amerika (tembakau, kapas dan gula) dijual kpada Inggris. Selain itu
penduduk diwajibkan membeli barang-barang hasil industri Inggris, akan tetapi
rakyat Amerika menganut paham kebebasan menolaknya dan menghendaki
kebebasan dalam perdagangan.
3. Inggris butuh dana besar setelah perang tujuh tahun dengan Perancis.
Dalam rangka menutup kerugian akibat perang tujuh tahun (1756-1763) di Eropa.
Inggris memberlakukan pajak yang ketentuannya dituangkan dalam Revenue Act
dan Billeting Act tahun 1764. Undang-undang tersebut ditrntang oleh Samuel
Adam, mereka bersemboyan “no taxation without representation” yang artinya
tidak ada pajak tanpa adanya perwakilan.
4. Peristiwa The Bostom Tea Party, Desember 1773.
Inggris mendatangkan teh ke Amerika, penduduk harusmembayar pajak.
Ketentuan tersebut bertentangan dengan semangat kebebasan rakyat Amerika
menyamar sebagai suku Indian Mohawk, melemparkan teh dari 3 kapal Inggris di
pelabuhan Bostom. Inggris kemudian mengeluarkan Undang-Undang Paksa
9coercive act) oleh penduduk Amerika. Akibatnya penduduk Bostom diserang.
Namunpenduduk dari daerah lain membelanya. Kejadian itu memicu perang
kemerdekaan Amerika pada tahun 1774.
Proses terjadinya Revolusi Amerika
Perang kemerdekaan Amerika pada mulanya hanya merupakan penentang
kebijakan pemerintah Inggris yang dianggap semena-mena. Pada saat itu belum
ada tujuan untuk mencapai kemerdekaan. Pertempuran pertama terjadi di
Lexington kemudian di Boston. Inggris meminta kepada Kanada yang juga koloni
Inggris untuk membantunya melawan koloni Amerika, namun ditolak karena
mereka senasib sebagai penduduk koloni. Paksaan Inggris terhadap Kanada
menimbulkan pertempuran. Keadaan ini dimanfaatkan oleh Amerika untuk
menyiapkan tentara yang dipimpin oleh George Washington yang pernah berjasa
kepada Inggris dalam perang tujuh tahun.
Tahun 1776, Thomas Paine berpendapat dalam sebuah karangan berjudul
Comon Sense (akal sehat) yang berisi gagasan kemerdekaan. Pendapat itu
menyadarkan koloni Amerika untuk mengubah tujuan perjuangan mereka dari
menentang pemerintah Inggris menjadi perjuangan mencapai kemerdekaan.
Selanjutnya di Philadelphia, kongres dihadiri wakil-wakil dari 13 daerah
negara bagian. Mereka sepakat menandatangani deklarasi yang dikenal dengan
Declaration of Independence yang disusun oleh Thomas Jefferson tanggal 4 Juli
1776 yang dijadikan sebagai Hari Kemerdekaan Amerika. Kongres tersebut
menyepakati adanya Articles of Confederation, dan terbentuklah United States of
America (USA).
Disamping perjuangan fisik, juga dilakukan taktik diplomasi dengan mengirim
Benjamin Franklin ke Eropa. Prancis sebagai lawan utama Inggris mengakui
berdirinya Amerika pada tahun 1778. Prancis mengirim pasukan yang dipimpin
oleh Cafanlette untuk membantu perjuangan rakyat Amerika. Sekitar 7000
pasukan Inggris dipimpin oleh Cornwalls, menyerah kepada George Washington
dan Cafanlette di kota Yorktown tahun 1783.
Perjanjian Paris tahun 1783, Inggris mengakui kemerdekaan Amerika.
Revolusi Amerika berpengaruh besar terhadap terjadinya Revolusi Prancis dan
pergolakan di Amerika Latin. Declaration of Independence 4 Juli 1776 merupakan
pernyataan kemerdekaan Amerika terhadap Inggris yang mengandung nilai-nilai
penghargaan terhadap Hak Asasi Manusia. Tahun 1778 Human Right dimasukkan
dalam UUD menjadi Pall of Right. Human Right memengaruhi revolusi Prancis
1789, ketika Dewan Nasional menyatakan Hak Asasi Manusia dan Warga
(Declaration des droits de l’home et du choyen).
Dampak Revolusi Amerika
Dampak Revolusi Amerika dapat dirasakan oleh Amerika sendiri maupun dunia.
Terutama di bidang Politik, Ekonomi, Sosial, Budaya.
A. Kondisi Politik
Di Amerika sendiri terbebasnya dari status koloni Inggris menjadi sebuah
kemajuan pesat. Digunakannya sistem demokrasi yang mengatas namakan
kepentingan rakyat dalam menjalankan pemerintahan juga menjadi sebuah dampak
positif yang dirasakan bangsa tersebut.
Sementara itu dampak politik bagi dunia adalah terjadinya Revolusi Perancis
yang terinspirasi oleh Amerika.
B. Kondisi Ekonomi
Amerika yang sekian tahun menjadi Negara koloni Inggris mendapat tekanan
ekonomi akibat pajak yang sangat tinggi yang dibebankan oleh Inggris. Karena itulah
setelah deklarasi kemerdekaan Amerika, beban-beban pajak yang tidak masuk akal
tersebut hilang dan keadaan ekonomi bertahap menjadi seimbang kembali. Rakyat
Amerika juga menentang tentang monopoli perdagangan yang dilancarkan oleh Inggris
terhadap rakyat Amerika.
Paham Amerika tentang kebebasan perdagangan juga mengacu pada sistem
kapitalis. Sistem kapitalis merupakan sistem perdagangan bebas dengan artian siapa
saja berhak memilki asset Negara yang dapat digunakan untuk menopang
perekonomian.
C. Kondisi Sosial
Paham kebebasan lagi-lagi menjadi alasan utama. Rakyat Amerika yang sadar betul akan
kebebasan individu juga berujung pada sebuah deklarasi. Deklarasi ‘Human Right’ yang berisi
tentang penghormatan terhadap hak asasi manusia dimasukkan ke dalam UUD Amerika yang
menjadi ‘Bill of Right’. Praktik perbudakan di Amerika Serikat pun dihapuskan.
Pernyataan Hak-hak Asas Manusia Sedunia pada 10 Desember 1948 juga merupakan wujud
dari dampak Revolusi Amerika terhadap dunia.
D. Kondisi Budaya
Tingkat kebudayaan Amerika Serikat tergolong maju. Hal ini terbukti dengan kemajuan
teknologinya. Amerika Serikat setelah merdeka juga tidak menghilangkan budaya ‘pembelajar’
yang sudah ada sejak masih era koloni.
Tingkat kebudayaan Amerika dan kemajuan teknologinya berperan aktif dalam
perkembangan ilmu pengetahuan bagi dunia. Amerika Serikat bersama rekannya Russia
merupakan Negara pioneer yang banyak melakukan penelitian luar angkasa.
Dampak Revolusi Amerika bagi Indonesia:
Di Indonesia semangat Revolusi Amerika mempengaruhi pergerakan nasional. Pengaruh
tersebut lebih bersifat pada paham-paham tentang hak bagi setiap bangsa untuk memperoleh
kemerdekaan dan kedaulatan. Munculnya organisasi-organisasi seperti Indiche Partij,
Perhimpunan Indonesia dan PNI juga merupakan wujud terinspirasinya dari Revolusi Amerika.
Organisasi-organisasi tersebutlah yang menjadi cikal bakal gerakan-gerakan kemerdekaan
Indonesia lainnya hingga akhirnya berujung pada pencapaian kemerdekaan yang diperoleh dengan
kekuatan tangan bangsa Indonesia sendiri.
SEKIAN
TERIMAKASIH

Revolusi amerika

  • 1.
  • 2.
    Nama Kelompok : 1.Ambyan Amjad (02) 2. Alexander Deo P P (04) 3. Isti Diah P (11) 4. Istiyaning Agesti (12) 5. Siska Amyranda F (22) 6. Violita Anggun Y A (28) 7. Widhi Kurniawati (29) 8. Widya Nur Aina A (30) XI IPS 3
  • 3.
    REVOLUSI AMERIKA Pada mulanyaBenua Amerika didami oleh bangsa kulit merah yang dikenal sebagai bangsa Indian. Mereka kemudian ditaklukan oleh bangsa kulit putih dari Eropa, sehingga Benua Amerika menjadi benua bangsa kulit putih. Pada tahun 1492, Columbus sampai ke Kepulauan Bahama , Cuba, dan Santo Domingo. Semua pulau-pulau tersebut dimasukkan kedalam wilayah Spanyol. Banyak orang-orang Spanyol dan Portugis yang datang ke Amerika, akibatnya Amerika Selatan menjadi jajahan Spanyol dan Brazilia menjai jajahan Portugis. Abad ke-17 terjadi perebutan kekuasaan antara Prancis, Inggris, dan Belanda di Amerika Utara. Tahun 1674 Inggris berhasil merebut Nieuw Amsterdam yang kemudian diubah namanya menjadi Ney York. Setelah perang tujuh tahun /(1756-1763). Antara Inggris dan Perancis, Inggris akhirnya berhasil merebut Kanada dan Louisiana. Akibat perang tersebut, Perancis meninggalkan Amerika, sedangkan Inggris berkuasa sebagai penjajah di Amerika.
  • 4.
    Latar Belakang TerjadinyaRevolusi Amerika 1. Pendiri koloni Amerika adalah pelarian-pelarian Agama dari Inggris. Raja Inggris Henry VIII memkasa rakyat untuk menganut agama Kristen Angklikan dan melarang menganut agama lain. Rakyat Inggrs yang tidak tahan dengan peksaan itu melarikan diri ke Amerika. 2. Paham kebebasan dalam perdagangan Pemerintah Inggris yang berkuasa atas kolonial Amerika memerintahkan agar hasil bumi Amerika (tembakau, kapas dan gula) dijual kpada Inggris. Selain itu penduduk diwajibkan membeli barang-barang hasil industri Inggris, akan tetapi rakyat Amerika menganut paham kebebasan menolaknya dan menghendaki kebebasan dalam perdagangan.
  • 5.
    3. Inggris butuhdana besar setelah perang tujuh tahun dengan Perancis. Dalam rangka menutup kerugian akibat perang tujuh tahun (1756-1763) di Eropa. Inggris memberlakukan pajak yang ketentuannya dituangkan dalam Revenue Act dan Billeting Act tahun 1764. Undang-undang tersebut ditrntang oleh Samuel Adam, mereka bersemboyan “no taxation without representation” yang artinya tidak ada pajak tanpa adanya perwakilan. 4. Peristiwa The Bostom Tea Party, Desember 1773. Inggris mendatangkan teh ke Amerika, penduduk harusmembayar pajak. Ketentuan tersebut bertentangan dengan semangat kebebasan rakyat Amerika menyamar sebagai suku Indian Mohawk, melemparkan teh dari 3 kapal Inggris di pelabuhan Bostom. Inggris kemudian mengeluarkan Undang-Undang Paksa 9coercive act) oleh penduduk Amerika. Akibatnya penduduk Bostom diserang. Namunpenduduk dari daerah lain membelanya. Kejadian itu memicu perang kemerdekaan Amerika pada tahun 1774.
  • 6.
    Proses terjadinya RevolusiAmerika Perang kemerdekaan Amerika pada mulanya hanya merupakan penentang kebijakan pemerintah Inggris yang dianggap semena-mena. Pada saat itu belum ada tujuan untuk mencapai kemerdekaan. Pertempuran pertama terjadi di Lexington kemudian di Boston. Inggris meminta kepada Kanada yang juga koloni Inggris untuk membantunya melawan koloni Amerika, namun ditolak karena mereka senasib sebagai penduduk koloni. Paksaan Inggris terhadap Kanada menimbulkan pertempuran. Keadaan ini dimanfaatkan oleh Amerika untuk menyiapkan tentara yang dipimpin oleh George Washington yang pernah berjasa kepada Inggris dalam perang tujuh tahun. Tahun 1776, Thomas Paine berpendapat dalam sebuah karangan berjudul Comon Sense (akal sehat) yang berisi gagasan kemerdekaan. Pendapat itu menyadarkan koloni Amerika untuk mengubah tujuan perjuangan mereka dari menentang pemerintah Inggris menjadi perjuangan mencapai kemerdekaan. Selanjutnya di Philadelphia, kongres dihadiri wakil-wakil dari 13 daerah negara bagian. Mereka sepakat menandatangani deklarasi yang dikenal dengan Declaration of Independence yang disusun oleh Thomas Jefferson tanggal 4 Juli 1776 yang dijadikan sebagai Hari Kemerdekaan Amerika. Kongres tersebut menyepakati adanya Articles of Confederation, dan terbentuklah United States of America (USA).
  • 7.
    Disamping perjuangan fisik,juga dilakukan taktik diplomasi dengan mengirim Benjamin Franklin ke Eropa. Prancis sebagai lawan utama Inggris mengakui berdirinya Amerika pada tahun 1778. Prancis mengirim pasukan yang dipimpin oleh Cafanlette untuk membantu perjuangan rakyat Amerika. Sekitar 7000 pasukan Inggris dipimpin oleh Cornwalls, menyerah kepada George Washington dan Cafanlette di kota Yorktown tahun 1783. Perjanjian Paris tahun 1783, Inggris mengakui kemerdekaan Amerika. Revolusi Amerika berpengaruh besar terhadap terjadinya Revolusi Prancis dan pergolakan di Amerika Latin. Declaration of Independence 4 Juli 1776 merupakan pernyataan kemerdekaan Amerika terhadap Inggris yang mengandung nilai-nilai penghargaan terhadap Hak Asasi Manusia. Tahun 1778 Human Right dimasukkan dalam UUD menjadi Pall of Right. Human Right memengaruhi revolusi Prancis 1789, ketika Dewan Nasional menyatakan Hak Asasi Manusia dan Warga (Declaration des droits de l’home et du choyen).
  • 8.
    Dampak Revolusi Amerika DampakRevolusi Amerika dapat dirasakan oleh Amerika sendiri maupun dunia. Terutama di bidang Politik, Ekonomi, Sosial, Budaya. A. Kondisi Politik Di Amerika sendiri terbebasnya dari status koloni Inggris menjadi sebuah kemajuan pesat. Digunakannya sistem demokrasi yang mengatas namakan kepentingan rakyat dalam menjalankan pemerintahan juga menjadi sebuah dampak positif yang dirasakan bangsa tersebut. Sementara itu dampak politik bagi dunia adalah terjadinya Revolusi Perancis yang terinspirasi oleh Amerika. B. Kondisi Ekonomi Amerika yang sekian tahun menjadi Negara koloni Inggris mendapat tekanan ekonomi akibat pajak yang sangat tinggi yang dibebankan oleh Inggris. Karena itulah setelah deklarasi kemerdekaan Amerika, beban-beban pajak yang tidak masuk akal tersebut hilang dan keadaan ekonomi bertahap menjadi seimbang kembali. Rakyat Amerika juga menentang tentang monopoli perdagangan yang dilancarkan oleh Inggris terhadap rakyat Amerika. Paham Amerika tentang kebebasan perdagangan juga mengacu pada sistem kapitalis. Sistem kapitalis merupakan sistem perdagangan bebas dengan artian siapa saja berhak memilki asset Negara yang dapat digunakan untuk menopang perekonomian.
  • 9.
    C. Kondisi Sosial Pahamkebebasan lagi-lagi menjadi alasan utama. Rakyat Amerika yang sadar betul akan kebebasan individu juga berujung pada sebuah deklarasi. Deklarasi ‘Human Right’ yang berisi tentang penghormatan terhadap hak asasi manusia dimasukkan ke dalam UUD Amerika yang menjadi ‘Bill of Right’. Praktik perbudakan di Amerika Serikat pun dihapuskan. Pernyataan Hak-hak Asas Manusia Sedunia pada 10 Desember 1948 juga merupakan wujud dari dampak Revolusi Amerika terhadap dunia. D. Kondisi Budaya Tingkat kebudayaan Amerika Serikat tergolong maju. Hal ini terbukti dengan kemajuan teknologinya. Amerika Serikat setelah merdeka juga tidak menghilangkan budaya ‘pembelajar’ yang sudah ada sejak masih era koloni. Tingkat kebudayaan Amerika dan kemajuan teknologinya berperan aktif dalam perkembangan ilmu pengetahuan bagi dunia. Amerika Serikat bersama rekannya Russia merupakan Negara pioneer yang banyak melakukan penelitian luar angkasa. Dampak Revolusi Amerika bagi Indonesia: Di Indonesia semangat Revolusi Amerika mempengaruhi pergerakan nasional. Pengaruh tersebut lebih bersifat pada paham-paham tentang hak bagi setiap bangsa untuk memperoleh kemerdekaan dan kedaulatan. Munculnya organisasi-organisasi seperti Indiche Partij, Perhimpunan Indonesia dan PNI juga merupakan wujud terinspirasinya dari Revolusi Amerika. Organisasi-organisasi tersebutlah yang menjadi cikal bakal gerakan-gerakan kemerdekaan Indonesia lainnya hingga akhirnya berujung pada pencapaian kemerdekaan yang diperoleh dengan kekuatan tangan bangsa Indonesia sendiri.
  • 10.