1.AdvenataTambunan
2.AriefRachman
3.AzisMulanaKurnia
4.BonnyAdiPratama
5.FadilAhmad
6.M.IqbalTawakal
7.M.AbelV.S
8.RizkiBagio
9.RizkiAnanda
10.PranaFajriawan
11.SuryaPratamaJ
12.ShoichanNazzah
Revolusi Rusia adalah sebuah gerakan politik yang terjadi di
Rusia. Revolusi ini terjadi pada tahun 1905. Revolusi Rusia
tujuannya menghancurkan kepemimpinan Tsar Nicholas II.
yang dipelopori oleh para kau buruh dan petani yang
tertindas
1. Pimpinan Tsar Nicholas II tidak memberikan kepuasan
terhadap para rakyat
4. Munculnya para Tokoh-Tokoh Terpelajar
3. Ekonomi yang tidak stabil akibat PD I
2. Pimpinan Tsar Nicholas sangat Konservatif dan otoriter
TERBAGI ATAS DUA FASE BERBEDA,
YAITU:
REVOLUSI FEBRUARI 1917 REVOLUSI OKTOBER
Dampak dari Revolusi Rusia
Revolusi Rusia membawa dampak sebagai berikut :
Di bidang pemerintahan :
1.Berakhirnya pemerintahan Tsar Nicolas II
2.Rusia menjadi negara serikat berbentuk republik dengan
nama Union Of Soviet Socialist Republic
Di bidang ekonomi :
Pertanian dan perindustrian dinasionalisasi. Tanah
pertanian sebagian diselenggarakan oleh pemerintah dan
sebagian dijadikan pertanian kolektif
Berbagai kantor, pabrik, bank, dan jalan kereta api di
nasionalisasi.
Di bidang ideologi
 Dengan kemenangan kaum boshelvik, paham
komunis menyebar ke seluruh dunia
2.Revolusi 1917 (fase kedua”revlousi oktober”)
Jika Revolusi pada tahun 1905 tidak
menggunakan pemberontakan dengan masa yang
banyak dapat terjadi, tetapi hasilnya tidak menyeluruh
hanya kaum borjuis saja yang menikmati hasilnya kaum
buruh tetap miskin dan kaum petani tetap saja bodoh
karena percaya terhadap gereja. Gerakan bergolak tahun
1917 saat Rusia kalah perang Dunia I. Dia memihak
Perancis dan Inggris melawan Jerman dan Austria.
Meskipun tentara Rusia banyak tapi tidak disiplin.
Februari 1917 keadaan semakin buruk karena
Rusia kekurangan makan dan bahan bakar. Pemerintah
Tsaar di ganti dengan pemerintahan yang bersifat Borjuis
tetapi masih belum ada kemajuan yang signifikan. Ini
terjadi karena Borjuis banyak mengandalkan sekutu
Eropanya . Partai yang bersifat Revolusioner adalah
partai Kerenski selain itu penganut Lenin, bolsjewiki juga
ada. Ketika pemerintah mengetahui akan adanya
Revolusi lanjutan karena ketidakpuasan terhadap
pemerintahan yang baru maka pemerintah memberikan
mandat untuk menangkap para pemimpin partai tetapi
hanya Pemimpin bolsjewiki yaitu Trotzky yang berhasil
ditangkap, tetapi Lenin berhasil melarikan.
H
.
1.Revolusi 1905(fase pertama”revolusi februari)
Karena, pemerintahan Tsar tidak
mau ambil resiko terlalu besar karena
bergabungnya beberapa gol. Yang mendukung
Revolusi seperti : Gol. Borjuis, petani,
Buruh,dll memaksa Tsaar memberi konsesi.
Yang termaktub dalam Manifes 17 Oktober
1905. Tsaar mengijinkan diadakan parlemen
(di Rusia disebut Duma Kerajaan) namun
belum maksimal. Perwakilan rakyat Rusia
tidak pernah benar-benar menjalankan
kekuasaan legisltaif. Akibat revolusi ini
adalah upah lebih layak, jam lebih pendek,
syarat kerja yang lebih baik, dan syarat
kuasa.
Gerakan mencapai puncaknya tahun
1905 karena mendapatkan konsesinya gol.
borjuis menghentikan gerakan dan petani
telah banyak berjuang. Tani sangat tunduk
pada gereja yang bekerja sama dengan
pemerintah. Kaum buruh tetap tidak
mendapat haknya petani tetap.
H

Revolusi rusia

  • 1.
  • 2.
    Revolusi Rusia adalahsebuah gerakan politik yang terjadi di Rusia. Revolusi ini terjadi pada tahun 1905. Revolusi Rusia tujuannya menghancurkan kepemimpinan Tsar Nicholas II. yang dipelopori oleh para kau buruh dan petani yang tertindas
  • 3.
    1. Pimpinan TsarNicholas II tidak memberikan kepuasan terhadap para rakyat 4. Munculnya para Tokoh-Tokoh Terpelajar 3. Ekonomi yang tidak stabil akibat PD I 2. Pimpinan Tsar Nicholas sangat Konservatif dan otoriter
  • 4.
    TERBAGI ATAS DUAFASE BERBEDA, YAITU: REVOLUSI FEBRUARI 1917 REVOLUSI OKTOBER
  • 5.
    Dampak dari RevolusiRusia Revolusi Rusia membawa dampak sebagai berikut : Di bidang pemerintahan : 1.Berakhirnya pemerintahan Tsar Nicolas II 2.Rusia menjadi negara serikat berbentuk republik dengan nama Union Of Soviet Socialist Republic
  • 6.
    Di bidang ekonomi: Pertanian dan perindustrian dinasionalisasi. Tanah pertanian sebagian diselenggarakan oleh pemerintah dan sebagian dijadikan pertanian kolektif Berbagai kantor, pabrik, bank, dan jalan kereta api di nasionalisasi. Di bidang ideologi  Dengan kemenangan kaum boshelvik, paham komunis menyebar ke seluruh dunia
  • 9.
    2.Revolusi 1917 (fasekedua”revlousi oktober”) Jika Revolusi pada tahun 1905 tidak menggunakan pemberontakan dengan masa yang banyak dapat terjadi, tetapi hasilnya tidak menyeluruh hanya kaum borjuis saja yang menikmati hasilnya kaum buruh tetap miskin dan kaum petani tetap saja bodoh karena percaya terhadap gereja. Gerakan bergolak tahun 1917 saat Rusia kalah perang Dunia I. Dia memihak Perancis dan Inggris melawan Jerman dan Austria. Meskipun tentara Rusia banyak tapi tidak disiplin. Februari 1917 keadaan semakin buruk karena Rusia kekurangan makan dan bahan bakar. Pemerintah Tsaar di ganti dengan pemerintahan yang bersifat Borjuis tetapi masih belum ada kemajuan yang signifikan. Ini terjadi karena Borjuis banyak mengandalkan sekutu Eropanya . Partai yang bersifat Revolusioner adalah partai Kerenski selain itu penganut Lenin, bolsjewiki juga ada. Ketika pemerintah mengetahui akan adanya Revolusi lanjutan karena ketidakpuasan terhadap pemerintahan yang baru maka pemerintah memberikan mandat untuk menangkap para pemimpin partai tetapi hanya Pemimpin bolsjewiki yaitu Trotzky yang berhasil ditangkap, tetapi Lenin berhasil melarikan. H
  • 10.
    . 1.Revolusi 1905(fase pertama”revolusifebruari) Karena, pemerintahan Tsar tidak mau ambil resiko terlalu besar karena bergabungnya beberapa gol. Yang mendukung Revolusi seperti : Gol. Borjuis, petani, Buruh,dll memaksa Tsaar memberi konsesi. Yang termaktub dalam Manifes 17 Oktober 1905. Tsaar mengijinkan diadakan parlemen (di Rusia disebut Duma Kerajaan) namun belum maksimal. Perwakilan rakyat Rusia tidak pernah benar-benar menjalankan kekuasaan legisltaif. Akibat revolusi ini adalah upah lebih layak, jam lebih pendek, syarat kerja yang lebih baik, dan syarat kuasa. Gerakan mencapai puncaknya tahun 1905 karena mendapatkan konsesinya gol. borjuis menghentikan gerakan dan petani telah banyak berjuang. Tani sangat tunduk pada gereja yang bekerja sama dengan pemerintah. Kaum buruh tetap tidak mendapat haknya petani tetap. H