- HADI MAULANA
- AFI QURRAHMAN
- DANANG WICAKSONO
- AHMAD KARIM AKMALUDIN
Poligam
i
1.Pengertian
Poligami
3. Poligami Pra
Masa Nabi
Muhammad
4. Poligami di
Luar islam
Menu Persentasi
5.
Pembatasan
Islam
terhadap
Poligami
6. Pro dan
Kontra Ulama
tentang
Poligami
7. Berlaku adil
dalam poligami
8. Contoh Kasus
Poligami
9. Dampak Positif
Poligami
10. Dampak
Negatif Poligami
11. Syarat
Poligami
12. Kesimpulan
2. Poligami
Masa Nabi
Muhammad
Pengertian Poligami
Kata poligami berasal dari bahasa Yunani, poly atau polus yang
berarti kawin atau perkawinan. secara bahasa, poligami berarti suatu
perkawinan yang banyak atau suatu perkawinan yang lebih satu
orang baik pria maupun wanita
Poligami merupakan praktek pernikahan kepada
lebih dari satu istri atau suami. Terdapat tiga
bentuk poligami, yaitu :
Poligini Poliandri Group Family
Poligami Pada Masa Nabi
Muhammad
Baru ketika berusia Beliau 55 tahun, Nabi menikah lagi. ini dilatarbelakangi karena
keadaan umat Islam yang amat sangat menyedihkan dan memprihatinkan
terutama bagi kaum wanita dan anak-anak kecil
Masa itu, kaum kafir Quraisy dan Yahudi tengah meningkatkan permusuhan dan
kebenciannya terhadap umat Islam, sehingga penindasan-penindasan biadab
yang dilancarkan musuh-musuh Islam tak bisa lagi dibiarkan, kecuali dilawan
dengan kekuatan fisik
Ketika peperangan, tak sedikit tentara Islam yang gugur sebagai syahid di medan
pertempuran. Dampaknya jelas, banyak istri sahabat Nabi yang menjanda dengan
memikul beban berat karena harus menghidupi anak-anak mereka yang tiada
berayah lagi
Poligami Pada Pra Masa Nabi
Muhammad
Nabi Ibrahim (Abraham) ’alaihi Salam, memiliki beberapa orang isteri, diantaranya
adalah : Sarah (Sara) yang melahirkan Ishaq (Isaac) –kakek buyut bangsa Israil- dan
Hajar (Hagar) yang melahirkan Ismail (Ishmael) –kakek buyut bangsa Arab- ’alaihimus
Salam.
Nabi Ya’qub (Jacob) ’alaihi Salam dikisahkan juga memiliki dua orang isteri kakak
adik puteri dari saudara ibunya, yang bernama Lia (Liya) dan Rahil (Rachel)
[catatan : mengumpulkan dua orang saudara (adik kakak) dalam satu pernikahan
dahulu diperbolehkan lalu dilarang pada zaman Rasulullah oleh al-Qur’an]
Nabi Ibrahim (Abraham) ’alaihi Salam, memiliki beberapa orang isteri, diantaranya
adalah : Sarah (Sara) yang melahirkan Ishaq (Isaac) –kakek buyut bangsa Israil- dan
Hajar (Hagar) yang melahirkan Ismail (Ishmael) –kakek buyut bangsa Arab- ’alaihimus
Salam.
Poligami Diluar Islam
DR. Muhammad Fu’ad al-Hasyimi, mantan pemeluk kristiani yang
akhirnya memeluk islam di dalam bukunya ”Religions on The Scales”
(hal. 109) berkata :
“Gereja telah mengenal praktek poligami sampai abad ke-17. Tidak ada
satupun dari injil yang empat diketahui adanya larangan yang secara
jelas melarang poligami.
Pembatasan Islam Terhadap
Poligami
Ketika Islam datang dibawa oleh Rasulullah al-Amin, untuk menyampaikan
Rahmat bagi alam semesta, maka Islam tidak melarang poligami dengan begitu
saja dan tidak pula membiarkan poligami secara bebas. Islam datang dan
membatasi poligami maksimal hanya 4 isteri saja
Selain membatasi poligami, Islam juga menjelaskan persyaratan-persyaratan
dan
kriteria dianjurkannya berpoligami yang sebelumnya tidak ada.
Diriwayatkan oleh Imam Bukhari rahimahullahu dengan sanadnya bahwa
Ghaylan ats-Tsaqofi masuk Islam sedangkan dirinya memiliki 10 orang isteri.
Maka Nabi Shallallahu ’alaihi wa Salam bersabda kepada beliau :
(( ‫))أخترمنهنأربعا‬
”Pilihlah empat orang saja dari isteri-isterimu.”
Pro dan Kontra Ulama tentang
Poligami
Ulama Pro-
Poligami
Al-
Jashshas
Al-
Zamakhsyari
Al-
Syawkani
Sayyid
Quthb
Al-Maraghi
Ulama Kontra
Poligami
Fazlur
Rahman
Mahmud
Syaltut
Nashr Hamid
Abu Zayd Qasim Amin
Muhammad
’Abduh
Berlaku Adil Dalam Poligami
Keadilan menurut Qurash Shihab,
sebagaimana yang disebutkan dalam tafsir al-
Misbah, mengatakan bahwa pada ayat ketiga
surah an-Nisa’, sang suami diperintahkan untuk
berlaju adil diantara istri-istrinya, dan pada ayat
ke-129 ini Allah menegaskan bahwa keadilan
yang dimaksud bukanlah keadilan dalam hal
cinta. Karena cinta atau suka pun dapat dibagi.
Contoh Kasus Poligami
Dampak PositifPoligami
6 Dampak
Positif
Terhindar dari
maksiat dari zina
Memperbanyak
Keturunan
Melindungi para janda
dan perawan tua dan
kelebihan perempuan
Istri terlatih
melakukan yang
terbaik
Melatik kesabaran
dan menekan
egoisme
Anak yang di
lahirkan Legal dan
Formal
Dampak Negatif Poligami
3 Dampak
Negatif
Mendapat
Tekanan
Ekonomis
Mendapat
Tekanan Legal
Mendapat
Tekanan Social
Syarat Poligami
4 Syarat
Poligami
Mampu menjaga
para istrinya
Seseorang
mampu berbuat
adil
Aman dari lalai
beribadah kepada
Allah
Mampu
memberi nafkah
lahir
Kesimpulan
Poligami adalah perkawinan lebih dari satu istri dan
praktek ini sudah merupakan salah satu tradisi lama
dalam kehidupan social manusia.
Dikehidupan non muslim pun poligami juga ada
seperti yang tertulis dalam Al-kitab mereka, bahwa
berpoligami itu boleh saja tanpa ada larangan atau
ancaman bagi pelaku poligami ini.
Presentasi agama "Poligami"

Presentasi agama "Poligami"

  • 1.
    - HADI MAULANA -AFI QURRAHMAN - DANANG WICAKSONO - AHMAD KARIM AKMALUDIN
  • 2.
    Poligam i 1.Pengertian Poligami 3. Poligami Pra MasaNabi Muhammad 4. Poligami di Luar islam Menu Persentasi 5. Pembatasan Islam terhadap Poligami 6. Pro dan Kontra Ulama tentang Poligami 7. Berlaku adil dalam poligami 8. Contoh Kasus Poligami 9. Dampak Positif Poligami 10. Dampak Negatif Poligami 11. Syarat Poligami 12. Kesimpulan 2. Poligami Masa Nabi Muhammad
  • 3.
    Pengertian Poligami Kata poligamiberasal dari bahasa Yunani, poly atau polus yang berarti kawin atau perkawinan. secara bahasa, poligami berarti suatu perkawinan yang banyak atau suatu perkawinan yang lebih satu orang baik pria maupun wanita Poligami merupakan praktek pernikahan kepada lebih dari satu istri atau suami. Terdapat tiga bentuk poligami, yaitu : Poligini Poliandri Group Family
  • 4.
    Poligami Pada MasaNabi Muhammad Baru ketika berusia Beliau 55 tahun, Nabi menikah lagi. ini dilatarbelakangi karena keadaan umat Islam yang amat sangat menyedihkan dan memprihatinkan terutama bagi kaum wanita dan anak-anak kecil Masa itu, kaum kafir Quraisy dan Yahudi tengah meningkatkan permusuhan dan kebenciannya terhadap umat Islam, sehingga penindasan-penindasan biadab yang dilancarkan musuh-musuh Islam tak bisa lagi dibiarkan, kecuali dilawan dengan kekuatan fisik Ketika peperangan, tak sedikit tentara Islam yang gugur sebagai syahid di medan pertempuran. Dampaknya jelas, banyak istri sahabat Nabi yang menjanda dengan memikul beban berat karena harus menghidupi anak-anak mereka yang tiada berayah lagi
  • 5.
    Poligami Pada PraMasa Nabi Muhammad Nabi Ibrahim (Abraham) ’alaihi Salam, memiliki beberapa orang isteri, diantaranya adalah : Sarah (Sara) yang melahirkan Ishaq (Isaac) –kakek buyut bangsa Israil- dan Hajar (Hagar) yang melahirkan Ismail (Ishmael) –kakek buyut bangsa Arab- ’alaihimus Salam. Nabi Ya’qub (Jacob) ’alaihi Salam dikisahkan juga memiliki dua orang isteri kakak adik puteri dari saudara ibunya, yang bernama Lia (Liya) dan Rahil (Rachel) [catatan : mengumpulkan dua orang saudara (adik kakak) dalam satu pernikahan dahulu diperbolehkan lalu dilarang pada zaman Rasulullah oleh al-Qur’an] Nabi Ibrahim (Abraham) ’alaihi Salam, memiliki beberapa orang isteri, diantaranya adalah : Sarah (Sara) yang melahirkan Ishaq (Isaac) –kakek buyut bangsa Israil- dan Hajar (Hagar) yang melahirkan Ismail (Ishmael) –kakek buyut bangsa Arab- ’alaihimus Salam.
  • 6.
    Poligami Diluar Islam DR.Muhammad Fu’ad al-Hasyimi, mantan pemeluk kristiani yang akhirnya memeluk islam di dalam bukunya ”Religions on The Scales” (hal. 109) berkata : “Gereja telah mengenal praktek poligami sampai abad ke-17. Tidak ada satupun dari injil yang empat diketahui adanya larangan yang secara jelas melarang poligami.
  • 7.
    Pembatasan Islam Terhadap Poligami KetikaIslam datang dibawa oleh Rasulullah al-Amin, untuk menyampaikan Rahmat bagi alam semesta, maka Islam tidak melarang poligami dengan begitu saja dan tidak pula membiarkan poligami secara bebas. Islam datang dan membatasi poligami maksimal hanya 4 isteri saja Selain membatasi poligami, Islam juga menjelaskan persyaratan-persyaratan dan kriteria dianjurkannya berpoligami yang sebelumnya tidak ada. Diriwayatkan oleh Imam Bukhari rahimahullahu dengan sanadnya bahwa Ghaylan ats-Tsaqofi masuk Islam sedangkan dirinya memiliki 10 orang isteri. Maka Nabi Shallallahu ’alaihi wa Salam bersabda kepada beliau : (( ‫))أخترمنهنأربعا‬ ”Pilihlah empat orang saja dari isteri-isterimu.”
  • 8.
    Pro dan KontraUlama tentang Poligami Ulama Pro- Poligami Al- Jashshas Al- Zamakhsyari Al- Syawkani Sayyid Quthb Al-Maraghi Ulama Kontra Poligami Fazlur Rahman Mahmud Syaltut Nashr Hamid Abu Zayd Qasim Amin Muhammad ’Abduh
  • 9.
    Berlaku Adil DalamPoligami Keadilan menurut Qurash Shihab, sebagaimana yang disebutkan dalam tafsir al- Misbah, mengatakan bahwa pada ayat ketiga surah an-Nisa’, sang suami diperintahkan untuk berlaju adil diantara istri-istrinya, dan pada ayat ke-129 ini Allah menegaskan bahwa keadilan yang dimaksud bukanlah keadilan dalam hal cinta. Karena cinta atau suka pun dapat dibagi.
  • 10.
  • 11.
    Dampak PositifPoligami 6 Dampak Positif Terhindardari maksiat dari zina Memperbanyak Keturunan Melindungi para janda dan perawan tua dan kelebihan perempuan Istri terlatih melakukan yang terbaik Melatik kesabaran dan menekan egoisme Anak yang di lahirkan Legal dan Formal
  • 12.
    Dampak Negatif Poligami 3Dampak Negatif Mendapat Tekanan Ekonomis Mendapat Tekanan Legal Mendapat Tekanan Social
  • 13.
    Syarat Poligami 4 Syarat Poligami Mampumenjaga para istrinya Seseorang mampu berbuat adil Aman dari lalai beribadah kepada Allah Mampu memberi nafkah lahir
  • 14.
    Kesimpulan Poligami adalah perkawinanlebih dari satu istri dan praktek ini sudah merupakan salah satu tradisi lama dalam kehidupan social manusia. Dikehidupan non muslim pun poligami juga ada seperti yang tertulis dalam Al-kitab mereka, bahwa berpoligami itu boleh saja tanpa ada larangan atau ancaman bagi pelaku poligami ini.