Keteladanan Rasulullah Saw.
DALAM MEMBINA UMAT
PADA PERIODE MAKKAH
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM


Anggota Kelompok

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Adelia Damayanti
Ahmad Agil
Aisyah Nurlita S.
Chininta Amadea w.
Dwi Arimbi
M. Aunur Rofiq
M. Hary R.

:
(
(
(
(
(
(
(

01
03
04
08
13
21

)
)
)
)
)
)
)
MENU UTAMA

1

PETA KONSEP

2

MATERI BELAJAR
KONDISI MASYARAKAT MAKKAH
SEBELUM KENABIAN

SEJARAH DAKWAH
RASULULLAH PERIODE MAKKAH
SUBSTANSI DAKWAH
RASULULLAH SAW

STRATEGI DAKWAH
RASULULLAH SAW

PETA KONSEP

REAKSI TERHADAP DAKWAH NABI SAW
MATERI POKOK
KETELADANAN RASULULLAH SAW.
DALAM MEMBINA UMAT PADA PERIODE MAKKAH

Kondisi
masyarakat
Makkah sebelum
kenabian Nabi
SAW

Strategi
dakwah
Rasulullah
SAW pada
periode
Makkah

Substansi
dakwah
Rasulullah
SAW pada
periode
Makkah

Reaksi
masyarakat
makkah
terhadap
dakwah Nabi
Muhammad
SAW
MATERI BELAJAR
KONDISI MASYARAKAT MAKKAH SEBELUM
KENABIAN

1.

◦

Menurut Ahli sejarah kondisi bangsa Arab di zaman Jahiliyah
waktu itu dalam segi keagamaan, mereka menyembah
berhala, serta menyembelih hewan-hewan qurban di hadapan
patung-patung itu untuk memuliakannya. Mereka pada
umumnya tenggelam dalam kemusyrikan dan dalam
kehidupan yang berpecah belah serta saling berperang.
Setiap sengketa yang timbul dikalangan mereka, mereka
serahkan penyelesaiannya kepada para pemimpin mereka.
MATERI BELAJAR
2.

STRATEGI DAKWAH RASULULLAH SAW PADA
PERIODE MAKKAH

Dalam mensyiarkan agama Islam pada periode ini, beliau menggunakan :
a. Dakwah secara sembunyi-sembunyi
Yang mula-mula beriman kepada Allah SWT adalah : Istri beliau
yaitu Siti Khodijah, Putra paman beliau yaitu Ali bin Abi Tholib,
Budak dan sekaligus putra angkat beliau yaitu Zaid Bin Haritsah
Kemudian dari sahabat beliau adalah Abu Bakar As-Shidiq yang
kemudian disusul oleh sahabat-sahabat yang lain yaitu : Utsman
bin ‘Affan, Zubair bin ‘Awwam, Sa’ad bin Abi Waqosh,
Abdurrohman bin ‘Auf, Thalhah bin ‘Ubaidillah, Abi ‘Ubaidillah bin
Jarrah, Fatimah binti Khaththab, Sa’id bin Zahid Al ‘Adawi
Karena mereka dalam mengimani tentang Allah SWT adalah yang
pertama kali, maka mereka disebut dengan Assabiqunal
Awwaluun. Mereka mendapat pelajaran tentang Agama Islam
adalah dari Rasulullah SAW sendiri yang dilakukan di rumah
sahabat Arqam bin Abil Arqam.
MATERI BELAJAR
2.

STRATEGI DAKWAH RASULULLAH SAW PADA
PERIODE MAKKAH
b.

Dakwah secara terang-terangan
Firman Allah Q.S. Al Hijr ayat 94 yang intinya memerintahkan
kepada Nabi untuk mensyiarkan Islam secara terang-terangan,
maka mulailah beliau mengajak secara terang-terangan kepada
penduduk Makkah agar menyembah Allah SWT.
Dengan cara dakwah ini mulailah Nabi dan agama Islam yang
beliau sampaikan menjadi perhatian dan bahan pembicaraan
masyarakat kota Makkah. Pada awalnya mereka menganggap
dakwah beliau ini dianggap sebuah gerakan yang tidak
mempunyai dasar dan tujuan yang benar sehingga mereka
bersikap acuh kepada beliau dan ajarannya. Namun seiring
dengan perjalanan waktu dakwah beliau tidak semakin surut,
bahkan pengikut beliau semakin bertambah banyak.
MATERI BELAJAR
3.

SUBSTANSI DAKWAH RASULULLAH SAW PADA
PERIODE MAKKAH
◦ Dakwah yang dilakukan beliau pada intinya adalah
menegakkan kalimah tauhid yaitu laa ilaaha illa Allah ( tiada
Tuhan selain Allah ) dengan segala konsekuensinya.
Penegakan kalimah tauhid tersebut bukanlah perkara yang
sangat mudah, sebab hal itu harus diikuti dengan sikap dan
perbuatan yang nyata dalam kehidupan sehari-hari.
◦ Pada proses dakwah yang dilakukan oleh Nabi SAW juga
mengandung makna mengeluarkan dari zaman kebodohan ke
alam yang terang benderang yaitu, meninggalkan perbuatanperbuatan yang bertentangan dengan ajaran Nabi Saw.
MATERI BELAJAR
3.

SUBSTANSI DAKWAH RASULULLAH SAW PADA
PERIODE MAKKAH

Artinya :
Hai manusia, Sesungguhnya kami menciptakan kamu dari
seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu
berbangsa - bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling
kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia
diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa
diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha
Mengenal.
MATERI BELAJAR
4.

REAKSI MASYARAKAT MAKKAH TERHADAP
DAKWAH RASULULLAH SAW.
Alasan orang-orang yang menerima ajaran Nabi
SAW (orang Islam)
a. Mereka meyakini bahwa apa yang disampaikan Nabi SAW
adalah berdasarkan Wahyu
b. Keteladanan Nabi Muhammad SAW yang dilakukan dalam
kesehariannya.
c. Ajaran yang dibawa beliau bersifat rasional
d. Dalam melakukan syiarnya beliau tidak melakukan
kekerasan
MATERI BELAJAR
4.

REAKSI MASYARAKAT MAKKAH TERHADAP
DAKWAH RASULULLAH SAW.
Yang menolak atau menentang ajaran Nabi SAW (orang Kafir)
1)
2)
3)

Mereka khawatir tuhan mereka akan tidak disembah oleh
masyarakat Makkah
Ajaran yang disampaikan Rasulullah bertentangan dengan ajaran
yang mereka lakukan selama itu.
Mereka takut akan kehilangan kekuasaan

Yang berpura-pura menerima ajaran Nabi SAW (orang Munafiq)
1)
2)

Ingin menghancurkan Islam dari dalam
Ingin merebut kekuasaan Nabi SAW


Video
TERIMA KASIH

DAKWAH RASULULLAH PERIODE MAKKAH

  • 1.
    Keteladanan Rasulullah Saw. DALAMMEMBINA UMAT PADA PERIODE MAKKAH PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
  • 2.
     Anggota Kelompok 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Adelia Damayanti AhmadAgil Aisyah Nurlita S. Chininta Amadea w. Dwi Arimbi M. Aunur Rofiq M. Hary R. : ( ( ( ( ( ( ( 01 03 04 08 13 21 ) ) ) ) ) ) )
  • 3.
  • 4.
    KONDISI MASYARAKAT MAKKAH SEBELUMKENABIAN SEJARAH DAKWAH RASULULLAH PERIODE MAKKAH SUBSTANSI DAKWAH RASULULLAH SAW STRATEGI DAKWAH RASULULLAH SAW PETA KONSEP REAKSI TERHADAP DAKWAH NABI SAW
  • 5.
    MATERI POKOK KETELADANAN RASULULLAHSAW. DALAM MEMBINA UMAT PADA PERIODE MAKKAH Kondisi masyarakat Makkah sebelum kenabian Nabi SAW Strategi dakwah Rasulullah SAW pada periode Makkah Substansi dakwah Rasulullah SAW pada periode Makkah Reaksi masyarakat makkah terhadap dakwah Nabi Muhammad SAW
  • 6.
    MATERI BELAJAR KONDISI MASYARAKATMAKKAH SEBELUM KENABIAN 1. ◦ Menurut Ahli sejarah kondisi bangsa Arab di zaman Jahiliyah waktu itu dalam segi keagamaan, mereka menyembah berhala, serta menyembelih hewan-hewan qurban di hadapan patung-patung itu untuk memuliakannya. Mereka pada umumnya tenggelam dalam kemusyrikan dan dalam kehidupan yang berpecah belah serta saling berperang. Setiap sengketa yang timbul dikalangan mereka, mereka serahkan penyelesaiannya kepada para pemimpin mereka.
  • 7.
    MATERI BELAJAR 2. STRATEGI DAKWAHRASULULLAH SAW PADA PERIODE MAKKAH Dalam mensyiarkan agama Islam pada periode ini, beliau menggunakan : a. Dakwah secara sembunyi-sembunyi Yang mula-mula beriman kepada Allah SWT adalah : Istri beliau yaitu Siti Khodijah, Putra paman beliau yaitu Ali bin Abi Tholib, Budak dan sekaligus putra angkat beliau yaitu Zaid Bin Haritsah Kemudian dari sahabat beliau adalah Abu Bakar As-Shidiq yang kemudian disusul oleh sahabat-sahabat yang lain yaitu : Utsman bin ‘Affan, Zubair bin ‘Awwam, Sa’ad bin Abi Waqosh, Abdurrohman bin ‘Auf, Thalhah bin ‘Ubaidillah, Abi ‘Ubaidillah bin Jarrah, Fatimah binti Khaththab, Sa’id bin Zahid Al ‘Adawi Karena mereka dalam mengimani tentang Allah SWT adalah yang pertama kali, maka mereka disebut dengan Assabiqunal Awwaluun. Mereka mendapat pelajaran tentang Agama Islam adalah dari Rasulullah SAW sendiri yang dilakukan di rumah sahabat Arqam bin Abil Arqam.
  • 8.
    MATERI BELAJAR 2. STRATEGI DAKWAHRASULULLAH SAW PADA PERIODE MAKKAH b. Dakwah secara terang-terangan Firman Allah Q.S. Al Hijr ayat 94 yang intinya memerintahkan kepada Nabi untuk mensyiarkan Islam secara terang-terangan, maka mulailah beliau mengajak secara terang-terangan kepada penduduk Makkah agar menyembah Allah SWT. Dengan cara dakwah ini mulailah Nabi dan agama Islam yang beliau sampaikan menjadi perhatian dan bahan pembicaraan masyarakat kota Makkah. Pada awalnya mereka menganggap dakwah beliau ini dianggap sebuah gerakan yang tidak mempunyai dasar dan tujuan yang benar sehingga mereka bersikap acuh kepada beliau dan ajarannya. Namun seiring dengan perjalanan waktu dakwah beliau tidak semakin surut, bahkan pengikut beliau semakin bertambah banyak.
  • 9.
    MATERI BELAJAR 3. SUBSTANSI DAKWAHRASULULLAH SAW PADA PERIODE MAKKAH ◦ Dakwah yang dilakukan beliau pada intinya adalah menegakkan kalimah tauhid yaitu laa ilaaha illa Allah ( tiada Tuhan selain Allah ) dengan segala konsekuensinya. Penegakan kalimah tauhid tersebut bukanlah perkara yang sangat mudah, sebab hal itu harus diikuti dengan sikap dan perbuatan yang nyata dalam kehidupan sehari-hari. ◦ Pada proses dakwah yang dilakukan oleh Nabi SAW juga mengandung makna mengeluarkan dari zaman kebodohan ke alam yang terang benderang yaitu, meninggalkan perbuatanperbuatan yang bertentangan dengan ajaran Nabi Saw.
  • 10.
    MATERI BELAJAR 3. SUBSTANSI DAKWAHRASULULLAH SAW PADA PERIODE MAKKAH Artinya : Hai manusia, Sesungguhnya kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa - bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal.
  • 11.
    MATERI BELAJAR 4. REAKSI MASYARAKATMAKKAH TERHADAP DAKWAH RASULULLAH SAW. Alasan orang-orang yang menerima ajaran Nabi SAW (orang Islam) a. Mereka meyakini bahwa apa yang disampaikan Nabi SAW adalah berdasarkan Wahyu b. Keteladanan Nabi Muhammad SAW yang dilakukan dalam kesehariannya. c. Ajaran yang dibawa beliau bersifat rasional d. Dalam melakukan syiarnya beliau tidak melakukan kekerasan
  • 12.
    MATERI BELAJAR 4. REAKSI MASYARAKATMAKKAH TERHADAP DAKWAH RASULULLAH SAW. Yang menolak atau menentang ajaran Nabi SAW (orang Kafir) 1) 2) 3) Mereka khawatir tuhan mereka akan tidak disembah oleh masyarakat Makkah Ajaran yang disampaikan Rasulullah bertentangan dengan ajaran yang mereka lakukan selama itu. Mereka takut akan kehilangan kekuasaan Yang berpura-pura menerima ajaran Nabi SAW (orang Munafiq) 1) 2) Ingin menghancurkan Islam dari dalam Ingin merebut kekuasaan Nabi SAW
  • 13.
  • 14.