D. LAPORAN KEUANGAN
                Kelompok 3 :

    Adelisa                   Yuli Andiyani
   Hutabarat
Afiah Rahmah                Tities Winanci

Istnaini Romandiyah          Siti Rahmah
                              Salasiyah
       Putri Yuliana   Rizky Yuliyanti
Laporan keuangan dibuat untuk menghitung dan
mengetahui posisi keuangan usaha yang berjalan.
Laporan keuangan yang dibuat dapat berupa :

1. Neraca
2. Rugi laba
3. Laporan Perubahan Modal
4. Menganalisa Keuangan Perusahaan
1. Neraca
Neraca sering disebut juga laporan posisi keuangan
adalah daftar yang menggambarkan posisi aktiva
( harta kekayaan ).
Elemen-elemen neraca terdiri atas :

                    Aktiva Lancar : piutang dagang,
a. Aktiva           perlengkapan, biaya dibayar di muka

                    Aktiva Tetap : tanah, gedung, mesin
                    dan peralatan.
b. Kewajiban
       adalah hutang yang harus dibayar oleh perusahaan
dengan uang atau jasa pada suatu saat tertentu dimasa
yang akan datang.
Hutang terdiri atas :
1. Hutang lancar : hutang dagang, hutang bank,
   hutang pajak.
2. Hutang jangka panjang : hutang obligasi ,
   hutang hipotek.

c. Modal
      Modal pada hakekatnya merupakan
hak pemilik perusahaan atas kekayaan ( aktiva) perusahaan
.
2. Rugi Laba
Tujuan utama perusahaan adalah mendapatkan
Laba. Laporan rugi laba disusun dengan maksud
Untuk menggambarkan hasil operasi
Perusahaan dalam suatu periode waktu
Tertentu. Dengan kata lain laporan rugi laba
menggambarkan keberhasilan atau kegagalan
operasi perusahaan.
Adapun susunan laporan rugi laba yang dibuat
wirausaha sebagai pemilik perusahaan pada
umumnya adalah sebagai berikut :
a. Wirausaha dapat menunjukkan penghasilan
   yang diperoleh dari usaha pokok
   perusahaannya.
b. Wirausaha dapat menunjukkan biaya-biaya
   operasional usaha perusahaannya.
c. Wirausaha dapat menunjukkan hasil-hasil yang
   diperoleh dari luar usaha perusahaannya.
d. Wirausaha dapat menunjukkan laba bersih
   perusahaannya sebelum pajak.
Daftar rugi atau laba usaha disusun dalam 2
bentuk yaitu sebagai berikut :

a. Bentuk Single Step
   sangat cocok digunakan untuk perusahaan kecil
   karena hanya mencantumkan garis besar
   penghasilan dan biaya.

b. Bentuk Multiple Step
   Sangat cocok diterapkan pada perusahaan
   besar dan perinciannya dicantumkan sebagai
   lampiran sendiri.
Komponen laporan rugi laba yaitu sebagai :
a. Pendapatan
b. Harga pokok Penjualan (HPP) (untuk
   perusahaan dagang)
c. Biaya Operasional
d. Laba kotor perusahaan
e. Laba bersih
3. Laporan Perubahan Modal
Hasil Operasi perusahaan yang berupa laba atau
rugi akan berpengaruh terhadap modal.
Modal pemilik bisa bertambah karena :
a. Mendapat laba
b. Tambahan Investasi

Modal pemilik bisa juga berkurang disebabkan
karena :
a. Pemilik melakukan pengambilan pribadi (prive)
b. Menderita Kerugian
4. Menganalisa Keuangan Perusahaan
Analisa laporan keuangan antara lain sebagai
berikut :
a. Return On Investment (ROI)
    Return on investment adalah besar/tingkat
    pengembalian total usaha yang digunakan untuk
    menghasilkan laba. Semakin tinggi ROI kondisi usaha
    semakin baik, karena laba usaha akan cenderung
    meningkat. Rumusnya adalah sebagai berikut.
                Laba Usaha
      ROI =                    x 100 %
                Total harta
b. Internal Rate of Return ( IRR)

Internal Rate of Return adalah besarnya tingkat pengembalian modal
sendiri yang dipergunakan menjalankan usaha. IRR mengukur
kemanfaatan modal untuk menghasilkan laba.

Jika besar IRR > bunga bank, maka dikatakan usaha tersebut layak
untuk diberi kredit bank. Namun jika IRR < Bunga bank berarti
usahanya tidak layak untuk diberi kredit bank.
 ROI = Laba Usaha x 100 %

 Modal sendiri            I + NPP
 Atau IRR =                                          i1 - i2
                        NPV1 –NPV2

Keterangan : I1 = Tingkat bunga pertama
             I2 = Tingkat bunga kedua
c. Net Present Value ( NPV )
        Net Present Value atau nilai sekarang bersih adalah analisis
keuangan yang digunakan untuk mengukur layak tidaknya suatu
usaha dilaksanakan dilihat dari nilai sekarang dari arus kas bersih
yang akan diterima dibandingkan dengan nilai sekarang dari jumlah
investasi.
Rumus umum sebagai berikut :
 NPV = PV AKB - PV1, Dimana : PVAKB = AKB
                                                           1

                                                            (1 + i ) n

Keterangan : PVAKB        =   Present Value arus kas bersih
              AKB         =   Arus kas bersih (Laba bersih+penyusutan
              I           =   Tingkat suku bunga
                  1       =   Discount factor
                (1+i) n
              n           = Banyak periode (tahun)
Terima kasih

Presentasi

  • 1.
    D. LAPORAN KEUANGAN Kelompok 3 : Adelisa Yuli Andiyani Hutabarat Afiah Rahmah Tities Winanci Istnaini Romandiyah Siti Rahmah Salasiyah Putri Yuliana Rizky Yuliyanti
  • 2.
    Laporan keuangan dibuatuntuk menghitung dan mengetahui posisi keuangan usaha yang berjalan. Laporan keuangan yang dibuat dapat berupa : 1. Neraca 2. Rugi laba 3. Laporan Perubahan Modal 4. Menganalisa Keuangan Perusahaan
  • 3.
    1. Neraca Neraca seringdisebut juga laporan posisi keuangan adalah daftar yang menggambarkan posisi aktiva ( harta kekayaan ). Elemen-elemen neraca terdiri atas : Aktiva Lancar : piutang dagang, a. Aktiva perlengkapan, biaya dibayar di muka Aktiva Tetap : tanah, gedung, mesin dan peralatan.
  • 4.
    b. Kewajiban adalah hutang yang harus dibayar oleh perusahaan dengan uang atau jasa pada suatu saat tertentu dimasa yang akan datang. Hutang terdiri atas : 1. Hutang lancar : hutang dagang, hutang bank, hutang pajak. 2. Hutang jangka panjang : hutang obligasi , hutang hipotek. c. Modal Modal pada hakekatnya merupakan hak pemilik perusahaan atas kekayaan ( aktiva) perusahaan .
  • 5.
    2. Rugi Laba Tujuanutama perusahaan adalah mendapatkan Laba. Laporan rugi laba disusun dengan maksud Untuk menggambarkan hasil operasi Perusahaan dalam suatu periode waktu Tertentu. Dengan kata lain laporan rugi laba menggambarkan keberhasilan atau kegagalan operasi perusahaan.
  • 6.
    Adapun susunan laporanrugi laba yang dibuat wirausaha sebagai pemilik perusahaan pada umumnya adalah sebagai berikut : a. Wirausaha dapat menunjukkan penghasilan yang diperoleh dari usaha pokok perusahaannya. b. Wirausaha dapat menunjukkan biaya-biaya operasional usaha perusahaannya. c. Wirausaha dapat menunjukkan hasil-hasil yang diperoleh dari luar usaha perusahaannya. d. Wirausaha dapat menunjukkan laba bersih perusahaannya sebelum pajak.
  • 7.
    Daftar rugi ataulaba usaha disusun dalam 2 bentuk yaitu sebagai berikut : a. Bentuk Single Step sangat cocok digunakan untuk perusahaan kecil karena hanya mencantumkan garis besar penghasilan dan biaya. b. Bentuk Multiple Step Sangat cocok diterapkan pada perusahaan besar dan perinciannya dicantumkan sebagai lampiran sendiri.
  • 8.
    Komponen laporan rugilaba yaitu sebagai : a. Pendapatan b. Harga pokok Penjualan (HPP) (untuk perusahaan dagang) c. Biaya Operasional d. Laba kotor perusahaan e. Laba bersih
  • 9.
    3. Laporan PerubahanModal Hasil Operasi perusahaan yang berupa laba atau rugi akan berpengaruh terhadap modal. Modal pemilik bisa bertambah karena : a. Mendapat laba b. Tambahan Investasi Modal pemilik bisa juga berkurang disebabkan karena : a. Pemilik melakukan pengambilan pribadi (prive) b. Menderita Kerugian
  • 10.
    4. Menganalisa KeuanganPerusahaan Analisa laporan keuangan antara lain sebagai berikut : a. Return On Investment (ROI) Return on investment adalah besar/tingkat pengembalian total usaha yang digunakan untuk menghasilkan laba. Semakin tinggi ROI kondisi usaha semakin baik, karena laba usaha akan cenderung meningkat. Rumusnya adalah sebagai berikut. Laba Usaha ROI = x 100 % Total harta
  • 11.
    b. Internal Rateof Return ( IRR) Internal Rate of Return adalah besarnya tingkat pengembalian modal sendiri yang dipergunakan menjalankan usaha. IRR mengukur kemanfaatan modal untuk menghasilkan laba. Jika besar IRR > bunga bank, maka dikatakan usaha tersebut layak untuk diberi kredit bank. Namun jika IRR < Bunga bank berarti usahanya tidak layak untuk diberi kredit bank. ROI = Laba Usaha x 100 % Modal sendiri I + NPP Atau IRR = i1 - i2 NPV1 –NPV2 Keterangan : I1 = Tingkat bunga pertama I2 = Tingkat bunga kedua
  • 12.
    c. Net PresentValue ( NPV ) Net Present Value atau nilai sekarang bersih adalah analisis keuangan yang digunakan untuk mengukur layak tidaknya suatu usaha dilaksanakan dilihat dari nilai sekarang dari arus kas bersih yang akan diterima dibandingkan dengan nilai sekarang dari jumlah investasi. Rumus umum sebagai berikut : NPV = PV AKB - PV1, Dimana : PVAKB = AKB 1 (1 + i ) n Keterangan : PVAKB = Present Value arus kas bersih AKB = Arus kas bersih (Laba bersih+penyusutan I = Tingkat suku bunga 1 = Discount factor (1+i) n n = Banyak periode (tahun)
  • 13.