Predator adalah hewan atau serangga yang memangsa hewan atau serangga lain. Predator dapat berperan sebagai agen hayati dalam konservasi melalui introduksi atau augmentasi populasi predator untuk menjaga keseimbangan ekosistem.
#3 Predator adalah Hewan atau serangga yang memangsa binatang atau serangga lain.Istilah predatisme adalah suatu bentuk simbiosis dari dua individu yang salah satu diantara individu tersebut menyerang atau memakan individu lainnya satu atau lebih spesies, untuk kepentingan hidupnya yang dapat dilakukan dengan berulang-ulang. Individu yang diserang disebut mangsa.
#4 Pemangsa biasanya karnivora (pemakan daging) atau omnivora (pemakan tanaman dan hewan lain). Pemangsa akan memburu hewan lain untuk dimakan. Contoh pemangsa adalah singa, harimau, buaya, dan ikan hiu.
#5 #Belalang sembah (Himenopus coronatus L.), Ortophtera, Paurometabola, Menggigit– mengunyah predator, Walang sangit/bulir padi
#Kumbang lembing (Menochilus sexmaculata), Coleoptera, Holometabola, Menggigit– mengunyah, Predator Kutu loncat/padi
#Capung jarum (Agriocnemis pygmaea), Odonata, Paurometabola, Menggigit- mengunyah, Predator, Kutu daun kelapa Nama itu diberikan karena semua serangga dalam ordo ini memiliki dua pasang sayap transparan dan berurat.
#Parasit pinggang ramping (Xanthopimpla sp), Hymenoptra, Holometabola, Menusuk– menghisap, Parasit - pinggang ukuran ramping
Tawon
#6 Predator monofagus : adalah predator yang hanya memakan satu jenis mangsa
Predator oligofagus : memakan beberapa jenis mangsa
Predator polifagus : memakan banyak jenis mangsa.
#7 Introduksi merupakan praktek klasik dalam pengendalian biologi, dikenal juga dengan istilah importation, karena program biocontrol yang pertama muncul menggunakan cara ini. Dasar dari praktek pengendalian ini adalah mengidentifikasi musuh alami yang mengatur populasi hama pada lokasi aslinya, kemudian diintroduksikan ke dalam suatu daerah yang baru untuk mengendalikan hama, kemudian musuh alami akan reasosiasi dengan mangsa/inangnya. Harapan dari musuh alami yang diintroduksikan, akan menjadi stabil di lapangan, dan secara permanent mengurangi populasi serangga hama, sehingga berada di bawah ambang ekonomi.
Definisi Augmentasi adalah melepaskan dalam jumlah besar musuh alami yang telah diproduksi massal dengan tujuan untuk meningkatkan populasi musuh alami di habitat pelepasan atau membanjiri (inundasi) populasi hama dengan musuh alami.
Kemungkinan kebanyakan praktek yang dilakukan dalam biocontrol adalah dengan menerapkan konservasi musuh alami. Tujuan dari program konservasi ini adalah untuk menjaga dan mempertahankan populasi predator dan parasitoid yang ada di lapangan.