ARIEF R. BUDI DARMAWAN, SP, M.Sc
FAKULTAS PERTANIAN ULM
BIOLOGI
PERTANIAN
 PENDAHULU
AN
 BAGIAN SEL
 JARINGAN
PENYUSUN
PENDAHULUAN
 Istilah biologi berasal dari Yunani, yaitu
dari kata “bios” yang berarti kehidupan
dan “logos” yang berarti ilmu.
 Biologi adalah cabang ilmu
pengetahuan yg mempelajari perihal
kehidupan.
 Dalam bahasa Indonesia sering kali
disebut dengan istilah ilmu hayat.
Cabang-cabang dari ilmu biologi :
1. Anatomi - adalah ilmu biologi yang mempelajari
seluk beluk susunan tubuh makhluk hidup.
2. Bakteriologi - adalah ilmu biologi yang
mempelajari seluk beluk bakteri dan
kehidupannya.
3. Botani - adalah ilmu biologi yang mempelajari
seluk beluk tumbuhan dan kehidupannya.
4. Ekologi - adalah ilmu biologi yang mempelajari
seluk beluk makhluk hidup dengan lingkungan
alam tempat tinggalnya (habitat).
5. Embriologi - adalah ilmu biologi yang
mempelajari seluk beluk pengkembangan suatu
organisme semenjak berbentuk telur hingga
menjadi embrio.
6. Entomologi - adalah ilmu biologi yang mempelajari seluk
beluk serangga beserta kehidupannya.
7. Evolusi - adalah ilmu biologi yang mempelajari seluk beluk
perkembangan makhluk hidup mulai dari bentuk yang
sederhana hingga yang kompleks.
8. Fisiologi - adalah ilmu biologi yang mempelajari seluk beluk
proses serta kegiatan yang dilakukan oleh makhluk hidup.
9. Genetika - adalah ilmu biologi yang mempelajari seluk
beluk penurunan sifat suatu makhluk hidup kepada
keturunannya.
10. Higiene - adalah ilmu biologi yang mempelajari seluk beluk
pemeliharaan kesehatan manusia.
11. Histologi - adalah ilmu biologi yang mempelajari seluk
beluk susunan serta fungsi bagian-bagian yang ada
pada jaringan makhluk hidup.
12. Mikrobiologi - adalah ilmu biologi yang mempelajari
seluk beluk organisme renik (mikro) serta
kehidupannya.
13. Palaeontologi - adalah ilmu biologi yang mempelajari
seluk beluk kehidupan makhluk hidup di masa lalu
serta kehidupannya dengan mempelajari fosil yang
berasal dari masa lampau.
14. Parasitologi - adalah ilmu biologi yang mempelajari
seluk beluk parasit, baik pengaruh terhadap makhluk
hidup lainnya maupun kehidupannya.
15. Sitologi - adalah ilmu biologi yang mempelajari seluk
beluk susunan serta fungsi bagian-bagian yang ada
pada sel makhluk hidup.
16. Virologi - adalah ilmu biologi yang mempelajari seluk beluk virus,
baik pengaruh terhadap makhluk hidup lainnya maupun
kehidupannya.
17. Zoologi - adalah ilmu biologi yang mempelajari seluk beluk hewan
serta kehidupannya.
• Biologi adalah ilmu yang mempelajari
tentang kehidupan pada berbagai tingkatan
organisme.
• Tingkatan organisme kehidupan tersebut
meliputi sel, jaringan, organ, sistem organ,
individu, populasi, komunitas, dan
ekosistem.
• Biologi banyak digunakan untuk berbagai
bidang kehidupan seperti pertanian,
peternakan, perikanan, kedokteran, dan
lain sebagainya.
• Salah satu peranan biologi yang
bermanfaat terhadap manusia, yaitu
khususnya pada bidang pertanian.
Peranan Biologi dalam Bidang Pertania
n
 Berperan dalam menghasilkan tanaman tahan
hama
 Berperan dalam penemuan formulasi pupuk
untuk tanaman pertanian
 Berperan dalam penemuan bibit unggul yang
dapat meningkatkan produksi pertanian
 Berperan dalam menemukan cara
pemberantasan hama pertanian secara
biologis
SEL
• Sel adalah kumpulan materi paling
sederhana yang dapat hidup dan
merupakan unit penyusun semua makhluk
hidup.
• Sel mampu melakukan semua aktivitas
kehidupan dan sebagian besar reaksi kimia
untuk mempertahankan kehidupan
berlangsung di dalam sel.
• Makhluk hidup termasuk tumbuhan
merupakan organisme multiseluler yang
terdiri dari banyak tipe sel terspesialisasi
dengan fungsinya masing-masing.
Sel selaput penyusun umbi bawang bombai (Allium cepa) dilihat dengan
mikroskop cahaya. Tampak dinding sel yang membentuk "ruang-ruang" dan
inti sel berupa noktah di dalam setiap ruang
Gambar struktur gabus yang dilihat
Robert Hooke melalui mikroskopnya
• Setiap organisme tersusun atas salah satu
dari dua jenis sel yang secara struktur
berbeda : sel prokariotik atau sel eukariotik.
• Kedua jenis sel ini dibedakan berdasarkan
posisi DNA di dalam sel.
• Sel sendiri tersusun atas komponen-
komponen yang disebut organel.
• Sel yang sama bentuk dan fungsinya
dikelompokkan menjadi jaringan.
 Dinding Sel
1) Lamela Tengah
Lapisan perekat antar sel yang menyekat
dinding primer dengan 2 buah sel yang
bersebelahan.
Terdiri atas air & zat2 pektin bersifat koloid,
mempunyai sifat penting yaitu plastis
2) Dinding sel primer :
Isi dinding sel sejati pertama yang dibentuk
oleh sebuah sel baru
Terdiri atas : 1. air,
2. zat-zat pektin,
3. protein
3) Dinding sel sekunder :
Isi berupa dua/lebih lapisan terpisah-pisah
Terdiri atas : 1.selulosa,
2. lignin (zat kayu)
 Protoplasma
1) Nukleus/inti sel (struktur berbutir-butir)
2) Sitoplasma : isi semua protoplasma diluar
inti
Nukleus (inti sel)
• Nukleus merupakan salah satu pusat utama sel
dimana fungsi dari nukleus ini adalah untuk
mengkoordinasikan proses metabolisme yang ada
di dalam sel.
• Nukleus mengandung sebagian besar gen yang
mengendalikan sel eukariota (sebagian lain gen
terletak di dalam mitokondria dan kloroplas).
• Selubung nukleus melingkupi nukleus dan
memisahkan isinya (nukleoplasma) dari
• Di dalam nukleus, DNA terorganisasi
bersama dengan protein menjadi
kromatin.
• Sewaktu sel siap untuk membelah,
kromatin kusut yang berbentuk benang
akan menggulung, menjadi cukup tebal
untuk dibedakan sebagai struktur terpisah
yang disebut kromosom.
• Struktur yang menonjol di dalam nukleus
sel yang sedang tidak membelah ialah
nukleolus, yang merupakan tempat
sejumlah komponen ribosom disintesis
dan dirakit.
Membran sel terdiri dari 3 macam membran :
1. Membran plasma atau plasmalema
2. Membran vakuola atau tonoplasma
3. Lipatan2 membran sitoplasma disebut
Retikulum endoplasma.
Fungsi membran untuk :
mengatur pergerakan berbagai bahan yg
keluar masuk sel dan dari satu bagian ke
bagian sel lainnya.
Plastida dalam sitoplasma
dikelompokan berdasar pigmen dan
zat warna.
Leukoplas tidak mengandung pigmen
sehingga tidak berwarna.
Kromoplas mengandung karotenoid,
berwarna jingga atau kuning.
Kloroplas (plastida)
• Kloroplas mengandung klorofil, pigmen
hijau yang menangkap energi cahaya untuk
fotosintesis.
• Membran dalam kloroplas menyelimuti
stroma, yang memuat berbagai enzim yang
bertanggung jawab membentuk karbohidrat
dari karbon dioksida dan air dalam
fotosintesis.
• Suatu sistem membran dalam yang
kedua di dalam stroma terdiri dari
kantong-kantong pipih disebut
tilakoid.
• Klorofil terdapat pada membran
tilakoid.
Retikulum endoplasma
• Fungsi utama dari organel sel ini
adalah sebagai jalur penghubung
antara inti dan sitoplasma dalam
tumbuhan.
• Sisi badan Golgi yang paling dekat
dengan nukleus disebut sisi cis,
sementara sisi yang menjauhi
nukleus disebut sisi trans.
Mitokondria
• Gunanya adalah untuk memecah
karbohidrats kompleks dan gula
sehingga bisa dimanfaatkan oleh
tumbuhan itu sendiri.
• Organel ini memiliki dua macam
membran, yaitu membran luar dan
membran dalam, yang dipisahkan oleh
ruang antarmembran. Luas permukaan
membran dalam lebih besar daripada
membran luar karena memiliki lipatan-
lipatan, atau krista, yang menyembul ke
dalam matriks, atau ruang dalam
mitokondria.
Ribosom
• Menjadi tempat untuk sintesis protein, dan
organel sel ini terdiri dari protein (40%) dan
asam ribonukleat (60%).
• Pada eukariota, ribosom dapat ditemukan
bebas di sitosol atau terikat pada bagian luar
retikulum endoplasma.
• Sebagian besar protein yang diproduksi
ribosom bebas akan berfungsi di dalam
sitosol, sementara ribosom terikat umumnya
membuat protein yang ditujukan untuk
dimasukkan ke dalam membran.
• Ribosom bebas dan terikat memiliki struktur
identik dan dapat saling bertukar tempat.
Badan golgi
• Fungsinya adalah untuk
mengangkut zat kimia dari dan
keluar dari sel setelah lemak dan
protein disintesis oleh retikulum
endoplasma.
• Tersusun atas setumpuk kantong
pipih dari membran yang disebut
sisterna.
• Jumlah dan ukuran badan Golgi
bergantung pada jenis sel dan
aktivitas metabolismenya.
Vakuola
• Tempat penampungan dari sisa-sisa aktivitas
metabolisme sel berupa larutan gula, zat
hara, asam, zat warna, dsbnya.
• Pada sel muda vakuola mula-mula kecil
sekali, dengan pengembangan sel, vakuola
menjadi besar, sedangkan jumlah sitoplasma
hampir tidak bertambah, sehingga
protoplasma menjadi lapisan tipis yang
menempel pada dinding sel.
Peroksisom
Fungsinya adalah memecah asam lemak menjadi
gula, serta membantu kloroplas dalam proses
fotorespirasi.
Organel ini dinamai demikian karena biasanya
mengandung satu atau lebih enzim yang terlibat
dalam reaksi oksidasi menghasilkan hidrogen
peroksida (H2O2).
Hidrogen peroksida merupakan bahan kimia
beracun, namun di dalam peroksisom senyawa ini
digunakan untuk reaksi oksidasi lain atau diuraikan
menjadi air dan oksigen.
Jaringan tumbuhan adalah sekelompok sel
tumbuhan yang memiliki struktur dan fungsi
yang sama dan terikat oleh bahan antarsel
membentuk suatu kesatuan pada tumbuhan.
Jaringan tumbuhan relatif lebih homogen
daripada jaringan hewan.
 Jaringan yang aktif membelah & memperbanyak
diri serta tidak memiliki fungsi khusus disebut
jaringan meristematik, sementara jaringan yang sel-
selnya telah mengalami diferensiasi dan spesialisasi
sesuai fungsinya disebut jaringan
Salah satu tugas peroksisom adalah
mengoksidasi asam lemak panjang menjadi
lebih pendek yang kemudian dibawa ke
mitokondria untuk oksidasi sempurna.
Peroksisom pada biji tumbuhan berperan
penting mengubah cadangan lemak biji
menjadi karbohidrat yang digunakan dalam
tahap perkecambahan.
 Jaringan meristem adalah jaringan yang
sel-selnya dapat membelah dan
diperbanyak.
 Jaringan ini biasa ditemukan di ujung
batang, ujung akar, di bawah kulit kayu, di
tepi ruas atau buku, dan pada tangkai daun.
A. Berdasarkan Posisi Dalam Tumbuhan
1. Meristem apikal : terdapat di ujung puncak utama
dan pucuk lateral serta ujung akar
2. Meristem interkalar : terdapat di antara jaringan
dewasa, contohnya pada meristem pangkal ruas
tumbuhan anggota suku rumput-rumputan
3. Meristem lateral : terletak sejajar dengan
permukaan organ ditemukannya, contohnya pada
kambium dan kambium gabus (felogen).
B. Berdasarkan Asal Usulnya
1. Meristem primer : apabila sel-
selnya berkembang langsung
dari sel-sel embrionik
(meristem apikal)
2. Meristem sekunder : apabila
sel-selnya berkembang dan
jaringa dewasa yang sudah
mengalami deferensiasi.
Contohnya kambium dan
kambium gabus (felogen)
Jaringan dewasa merupakan jaringan
yang telah mengalami deferensiasi.
Deferensiasi sel adalah proses ketika sel
kurang khusus menjadi jenis sel yang
lebih khusus.
Jaringan ini sudah tidak mengalami
pembelahan lagi atau tidak aktif.
JARINGAN PENYUSUN DAUN
• Daun terbentuk dari pertumbuhan meristem
primer pada batang yang berdiferensiasi
menjadi jaringan yang menyusun daun.
• Daun tersusun atas beberapa jaringan yang
memiliki perannya masing-masing.
• Di antara beberapa jaringan tersebut antara
lain jaringan epidermis, jaringan mesofil,
berkas pembuluh xilem dan floem, serta
jaringan kolenkim dan jaringan sekretori.
A. Jaringan Epidermis
 adalah jaringan penyusun daun yang
letaknya terdapat pada bagian atas dan bawah
daun, sehingga sering disebutkan adanya
jaringan epidermis atas dan epidermis bawah.
 Jaringan ini berfungsi untuk melindungi
jaringan di bawahnya dari patogen, paparan
cahaya, kerusakan mekanis atau perubahan
kondisi lingkungan yang ekstrim.
 Jaringan epidermis mengalami modifikasi,
yaitu :
1) Kutikula
Kutikula terbentuk dari penebalan dinding sel
luar epidermis atas.
Kutikula berfungsi sebagai jaringan di
bawahnya serta mencegah penguapan, sehingga
dapat mengurangi kehilangan air melalui
epidermis atas.
2) Stoma
Stoma juga disebut dengan stomata karena
berjumlah banyak. Stoma terletak di bagian
epidermis bawah.
Stoma merupakan alat pengambil CO2 sebagai
salah satu zat anorganik untuk fotosintesis dan
mengeluarkan O2 sebagai hasil dari fotosintesis.
3) Trikomata
Trikomata disebut dengan sel rambut halus.
Trikomata terbentuk di epidermis atas atau
bawah daun dan berfungsi untuk mencegah
penguapan yang berlebihan.
4) Bulliform dan velamen
Merupakan sel penyimpanan air yang
berukuran lebih besar daripada sel epidermis
lainnya.
B. Jaringan Mesofil
 Jaringan mesofil tersusun dari
jaringan-jaringan parenkim
yang menempati sebagian
besar ruang pada daun.
 Jaringan ini terdiri dari dua
jaringan, yaitu :
a. Jaringan tiang (jaringan
pagar atau jaringan
palisade)
b. Jaringan bunga karang
(jaringan spons)
Jaringan tiang (jaringan pagar atau jaringan
palisade)
Jaringan penyusun daun ini berbentuk
memanjang, tersusun rapi dan rapat serta
terletak di bawah epidermis bagian atas daun.
Fotosintesis lebih banyak terjadi di jaringan ini
karena jaringan ini memiliki kloroplas yang
lebih banyak daripada jaringan bunga karang.
Jaringan bunga karang (jaringan spons)
Jaringan penyusun daun ini berbentuk
hexagonal seperti pada sel-sel parenkim,
tersusun sangat longgar dan lebih berongga
daripada jaringan palisade dan berfungsi
sebagai tempat fotosintesis dan juga tempat
penyimpan cadangan makanan.
C. Berkas Pembuluh Xilem & Floem
 Jaringan penyusun daun ini
terletak di antara jaringan mesofil
dan jaringan epidermis bawah.
 Xilem (pembuluh kayu) berfungsi
untuk mengangkut air dan hara
mineral yang dibawa dari xilem
akar ke daun.
 Floem (pembuluh tapis) berfungsi
untuk mendistribusikan fotosintat
(hasil fotosintesis) dari daun ke
seluruh bagian tumbuhan.
D. Jaringan Kolenkim dan Jaringan Sekretori
 Kolenkim merupakan jaringan penguat,
terletak di antara jaringan parenkim di lumen
daun dan berfungsi untuk menguatkan daun
dari kondisi lingkungan yang kurang
menguntungkan.
 Jaringan sekretori terdapat pada tumbuhan
tertentu, misalnya terdapat pada saluran
getah, sel-sel kristal dan kelenjar yang
biasanya dapat ditemukan pada jaringan
mesofil daun.

Biologi pertanian 14 sept 2017 (pendahuluan, sel, sel & jaringan daun)

  • 1.
    ARIEF R. BUDIDARMAWAN, SP, M.Sc FAKULTAS PERTANIAN ULM BIOLOGI PERTANIAN  PENDAHULU AN  BAGIAN SEL  JARINGAN PENYUSUN
  • 2.
    PENDAHULUAN  Istilah biologiberasal dari Yunani, yaitu dari kata “bios” yang berarti kehidupan dan “logos” yang berarti ilmu.  Biologi adalah cabang ilmu pengetahuan yg mempelajari perihal kehidupan.  Dalam bahasa Indonesia sering kali disebut dengan istilah ilmu hayat.
  • 3.
    Cabang-cabang dari ilmubiologi : 1. Anatomi - adalah ilmu biologi yang mempelajari seluk beluk susunan tubuh makhluk hidup. 2. Bakteriologi - adalah ilmu biologi yang mempelajari seluk beluk bakteri dan kehidupannya. 3. Botani - adalah ilmu biologi yang mempelajari seluk beluk tumbuhan dan kehidupannya. 4. Ekologi - adalah ilmu biologi yang mempelajari seluk beluk makhluk hidup dengan lingkungan alam tempat tinggalnya (habitat). 5. Embriologi - adalah ilmu biologi yang mempelajari seluk beluk pengkembangan suatu organisme semenjak berbentuk telur hingga menjadi embrio.
  • 4.
    6. Entomologi -adalah ilmu biologi yang mempelajari seluk beluk serangga beserta kehidupannya. 7. Evolusi - adalah ilmu biologi yang mempelajari seluk beluk perkembangan makhluk hidup mulai dari bentuk yang sederhana hingga yang kompleks. 8. Fisiologi - adalah ilmu biologi yang mempelajari seluk beluk proses serta kegiatan yang dilakukan oleh makhluk hidup. 9. Genetika - adalah ilmu biologi yang mempelajari seluk beluk penurunan sifat suatu makhluk hidup kepada keturunannya. 10. Higiene - adalah ilmu biologi yang mempelajari seluk beluk pemeliharaan kesehatan manusia.
  • 5.
    11. Histologi -adalah ilmu biologi yang mempelajari seluk beluk susunan serta fungsi bagian-bagian yang ada pada jaringan makhluk hidup. 12. Mikrobiologi - adalah ilmu biologi yang mempelajari seluk beluk organisme renik (mikro) serta kehidupannya. 13. Palaeontologi - adalah ilmu biologi yang mempelajari seluk beluk kehidupan makhluk hidup di masa lalu serta kehidupannya dengan mempelajari fosil yang berasal dari masa lampau. 14. Parasitologi - adalah ilmu biologi yang mempelajari seluk beluk parasit, baik pengaruh terhadap makhluk hidup lainnya maupun kehidupannya. 15. Sitologi - adalah ilmu biologi yang mempelajari seluk beluk susunan serta fungsi bagian-bagian yang ada pada sel makhluk hidup.
  • 6.
    16. Virologi -adalah ilmu biologi yang mempelajari seluk beluk virus, baik pengaruh terhadap makhluk hidup lainnya maupun kehidupannya. 17. Zoologi - adalah ilmu biologi yang mempelajari seluk beluk hewan serta kehidupannya.
  • 7.
    • Biologi adalahilmu yang mempelajari tentang kehidupan pada berbagai tingkatan organisme. • Tingkatan organisme kehidupan tersebut meliputi sel, jaringan, organ, sistem organ, individu, populasi, komunitas, dan ekosistem. • Biologi banyak digunakan untuk berbagai bidang kehidupan seperti pertanian, peternakan, perikanan, kedokteran, dan lain sebagainya. • Salah satu peranan biologi yang bermanfaat terhadap manusia, yaitu khususnya pada bidang pertanian.
  • 8.
    Peranan Biologi dalamBidang Pertania n  Berperan dalam menghasilkan tanaman tahan hama  Berperan dalam penemuan formulasi pupuk untuk tanaman pertanian  Berperan dalam penemuan bibit unggul yang dapat meningkatkan produksi pertanian  Berperan dalam menemukan cara pemberantasan hama pertanian secara biologis
  • 9.
    SEL • Sel adalahkumpulan materi paling sederhana yang dapat hidup dan merupakan unit penyusun semua makhluk hidup. • Sel mampu melakukan semua aktivitas kehidupan dan sebagian besar reaksi kimia untuk mempertahankan kehidupan berlangsung di dalam sel. • Makhluk hidup termasuk tumbuhan merupakan organisme multiseluler yang terdiri dari banyak tipe sel terspesialisasi dengan fungsinya masing-masing.
  • 10.
    Sel selaput penyusunumbi bawang bombai (Allium cepa) dilihat dengan mikroskop cahaya. Tampak dinding sel yang membentuk "ruang-ruang" dan inti sel berupa noktah di dalam setiap ruang
  • 11.
    Gambar struktur gabusyang dilihat Robert Hooke melalui mikroskopnya
  • 12.
    • Setiap organismetersusun atas salah satu dari dua jenis sel yang secara struktur berbeda : sel prokariotik atau sel eukariotik. • Kedua jenis sel ini dibedakan berdasarkan posisi DNA di dalam sel. • Sel sendiri tersusun atas komponen- komponen yang disebut organel. • Sel yang sama bentuk dan fungsinya dikelompokkan menjadi jaringan.
  • 15.
     Dinding Sel 1)Lamela Tengah Lapisan perekat antar sel yang menyekat dinding primer dengan 2 buah sel yang bersebelahan. Terdiri atas air & zat2 pektin bersifat koloid, mempunyai sifat penting yaitu plastis 2) Dinding sel primer : Isi dinding sel sejati pertama yang dibentuk oleh sebuah sel baru Terdiri atas : 1. air, 2. zat-zat pektin, 3. protein
  • 16.
    3) Dinding selsekunder : Isi berupa dua/lebih lapisan terpisah-pisah Terdiri atas : 1.selulosa, 2. lignin (zat kayu)
  • 17.
     Protoplasma 1) Nukleus/intisel (struktur berbutir-butir) 2) Sitoplasma : isi semua protoplasma diluar inti
  • 18.
    Nukleus (inti sel) •Nukleus merupakan salah satu pusat utama sel dimana fungsi dari nukleus ini adalah untuk mengkoordinasikan proses metabolisme yang ada di dalam sel. • Nukleus mengandung sebagian besar gen yang mengendalikan sel eukariota (sebagian lain gen terletak di dalam mitokondria dan kloroplas). • Selubung nukleus melingkupi nukleus dan memisahkan isinya (nukleoplasma) dari
  • 19.
    • Di dalamnukleus, DNA terorganisasi bersama dengan protein menjadi kromatin. • Sewaktu sel siap untuk membelah, kromatin kusut yang berbentuk benang akan menggulung, menjadi cukup tebal untuk dibedakan sebagai struktur terpisah yang disebut kromosom. • Struktur yang menonjol di dalam nukleus sel yang sedang tidak membelah ialah nukleolus, yang merupakan tempat sejumlah komponen ribosom disintesis dan dirakit.
  • 20.
    Membran sel terdiridari 3 macam membran : 1. Membran plasma atau plasmalema 2. Membran vakuola atau tonoplasma 3. Lipatan2 membran sitoplasma disebut Retikulum endoplasma. Fungsi membran untuk : mengatur pergerakan berbagai bahan yg keluar masuk sel dan dari satu bagian ke bagian sel lainnya.
  • 21.
    Plastida dalam sitoplasma dikelompokanberdasar pigmen dan zat warna. Leukoplas tidak mengandung pigmen sehingga tidak berwarna. Kromoplas mengandung karotenoid, berwarna jingga atau kuning.
  • 22.
    Kloroplas (plastida) • Kloroplasmengandung klorofil, pigmen hijau yang menangkap energi cahaya untuk fotosintesis. • Membran dalam kloroplas menyelimuti stroma, yang memuat berbagai enzim yang bertanggung jawab membentuk karbohidrat dari karbon dioksida dan air dalam fotosintesis.
  • 23.
    • Suatu sistemmembran dalam yang kedua di dalam stroma terdiri dari kantong-kantong pipih disebut tilakoid. • Klorofil terdapat pada membran tilakoid.
  • 25.
    Retikulum endoplasma • Fungsiutama dari organel sel ini adalah sebagai jalur penghubung antara inti dan sitoplasma dalam tumbuhan. • Sisi badan Golgi yang paling dekat dengan nukleus disebut sisi cis, sementara sisi yang menjauhi nukleus disebut sisi trans.
  • 27.
    Mitokondria • Gunanya adalahuntuk memecah karbohidrats kompleks dan gula sehingga bisa dimanfaatkan oleh tumbuhan itu sendiri. • Organel ini memiliki dua macam membran, yaitu membran luar dan membran dalam, yang dipisahkan oleh ruang antarmembran. Luas permukaan membran dalam lebih besar daripada membran luar karena memiliki lipatan- lipatan, atau krista, yang menyembul ke dalam matriks, atau ruang dalam mitokondria.
  • 29.
    Ribosom • Menjadi tempatuntuk sintesis protein, dan organel sel ini terdiri dari protein (40%) dan asam ribonukleat (60%). • Pada eukariota, ribosom dapat ditemukan bebas di sitosol atau terikat pada bagian luar retikulum endoplasma. • Sebagian besar protein yang diproduksi ribosom bebas akan berfungsi di dalam sitosol, sementara ribosom terikat umumnya membuat protein yang ditujukan untuk dimasukkan ke dalam membran. • Ribosom bebas dan terikat memiliki struktur identik dan dapat saling bertukar tempat.
  • 30.
    Badan golgi • Fungsinyaadalah untuk mengangkut zat kimia dari dan keluar dari sel setelah lemak dan protein disintesis oleh retikulum endoplasma. • Tersusun atas setumpuk kantong pipih dari membran yang disebut sisterna. • Jumlah dan ukuran badan Golgi bergantung pada jenis sel dan aktivitas metabolismenya.
  • 31.
    Vakuola • Tempat penampungandari sisa-sisa aktivitas metabolisme sel berupa larutan gula, zat hara, asam, zat warna, dsbnya. • Pada sel muda vakuola mula-mula kecil sekali, dengan pengembangan sel, vakuola menjadi besar, sedangkan jumlah sitoplasma hampir tidak bertambah, sehingga protoplasma menjadi lapisan tipis yang menempel pada dinding sel.
  • 33.
    Peroksisom Fungsinya adalah memecahasam lemak menjadi gula, serta membantu kloroplas dalam proses fotorespirasi. Organel ini dinamai demikian karena biasanya mengandung satu atau lebih enzim yang terlibat dalam reaksi oksidasi menghasilkan hidrogen peroksida (H2O2). Hidrogen peroksida merupakan bahan kimia beracun, namun di dalam peroksisom senyawa ini digunakan untuk reaksi oksidasi lain atau diuraikan menjadi air dan oksigen.
  • 34.
    Jaringan tumbuhan adalahsekelompok sel tumbuhan yang memiliki struktur dan fungsi yang sama dan terikat oleh bahan antarsel membentuk suatu kesatuan pada tumbuhan. Jaringan tumbuhan relatif lebih homogen daripada jaringan hewan.  Jaringan yang aktif membelah & memperbanyak diri serta tidak memiliki fungsi khusus disebut jaringan meristematik, sementara jaringan yang sel- selnya telah mengalami diferensiasi dan spesialisasi sesuai fungsinya disebut jaringan
  • 35.
    Salah satu tugasperoksisom adalah mengoksidasi asam lemak panjang menjadi lebih pendek yang kemudian dibawa ke mitokondria untuk oksidasi sempurna. Peroksisom pada biji tumbuhan berperan penting mengubah cadangan lemak biji menjadi karbohidrat yang digunakan dalam tahap perkecambahan.
  • 36.
     Jaringan meristemadalah jaringan yang sel-selnya dapat membelah dan diperbanyak.  Jaringan ini biasa ditemukan di ujung batang, ujung akar, di bawah kulit kayu, di tepi ruas atau buku, dan pada tangkai daun. A. Berdasarkan Posisi Dalam Tumbuhan 1. Meristem apikal : terdapat di ujung puncak utama dan pucuk lateral serta ujung akar 2. Meristem interkalar : terdapat di antara jaringan dewasa, contohnya pada meristem pangkal ruas tumbuhan anggota suku rumput-rumputan 3. Meristem lateral : terletak sejajar dengan permukaan organ ditemukannya, contohnya pada kambium dan kambium gabus (felogen).
  • 37.
    B. Berdasarkan AsalUsulnya 1. Meristem primer : apabila sel- selnya berkembang langsung dari sel-sel embrionik (meristem apikal) 2. Meristem sekunder : apabila sel-selnya berkembang dan jaringa dewasa yang sudah mengalami deferensiasi. Contohnya kambium dan kambium gabus (felogen)
  • 38.
    Jaringan dewasa merupakanjaringan yang telah mengalami deferensiasi. Deferensiasi sel adalah proses ketika sel kurang khusus menjadi jenis sel yang lebih khusus. Jaringan ini sudah tidak mengalami pembelahan lagi atau tidak aktif.
  • 40.
    JARINGAN PENYUSUN DAUN •Daun terbentuk dari pertumbuhan meristem primer pada batang yang berdiferensiasi menjadi jaringan yang menyusun daun. • Daun tersusun atas beberapa jaringan yang memiliki perannya masing-masing. • Di antara beberapa jaringan tersebut antara lain jaringan epidermis, jaringan mesofil, berkas pembuluh xilem dan floem, serta jaringan kolenkim dan jaringan sekretori.
  • 42.
    A. Jaringan Epidermis adalah jaringan penyusun daun yang letaknya terdapat pada bagian atas dan bawah daun, sehingga sering disebutkan adanya jaringan epidermis atas dan epidermis bawah.  Jaringan ini berfungsi untuk melindungi jaringan di bawahnya dari patogen, paparan cahaya, kerusakan mekanis atau perubahan kondisi lingkungan yang ekstrim.  Jaringan epidermis mengalami modifikasi, yaitu :
  • 43.
    1) Kutikula Kutikula terbentukdari penebalan dinding sel luar epidermis atas. Kutikula berfungsi sebagai jaringan di bawahnya serta mencegah penguapan, sehingga dapat mengurangi kehilangan air melalui epidermis atas. 2) Stoma Stoma juga disebut dengan stomata karena berjumlah banyak. Stoma terletak di bagian epidermis bawah. Stoma merupakan alat pengambil CO2 sebagai salah satu zat anorganik untuk fotosintesis dan mengeluarkan O2 sebagai hasil dari fotosintesis.
  • 44.
    3) Trikomata Trikomata disebutdengan sel rambut halus. Trikomata terbentuk di epidermis atas atau bawah daun dan berfungsi untuk mencegah penguapan yang berlebihan. 4) Bulliform dan velamen Merupakan sel penyimpanan air yang berukuran lebih besar daripada sel epidermis lainnya.
  • 45.
    B. Jaringan Mesofil Jaringan mesofil tersusun dari jaringan-jaringan parenkim yang menempati sebagian besar ruang pada daun.  Jaringan ini terdiri dari dua jaringan, yaitu : a. Jaringan tiang (jaringan pagar atau jaringan palisade) b. Jaringan bunga karang (jaringan spons)
  • 46.
    Jaringan tiang (jaringanpagar atau jaringan palisade) Jaringan penyusun daun ini berbentuk memanjang, tersusun rapi dan rapat serta terletak di bawah epidermis bagian atas daun. Fotosintesis lebih banyak terjadi di jaringan ini karena jaringan ini memiliki kloroplas yang lebih banyak daripada jaringan bunga karang. Jaringan bunga karang (jaringan spons) Jaringan penyusun daun ini berbentuk hexagonal seperti pada sel-sel parenkim, tersusun sangat longgar dan lebih berongga daripada jaringan palisade dan berfungsi sebagai tempat fotosintesis dan juga tempat penyimpan cadangan makanan.
  • 48.
    C. Berkas PembuluhXilem & Floem  Jaringan penyusun daun ini terletak di antara jaringan mesofil dan jaringan epidermis bawah.  Xilem (pembuluh kayu) berfungsi untuk mengangkut air dan hara mineral yang dibawa dari xilem akar ke daun.  Floem (pembuluh tapis) berfungsi untuk mendistribusikan fotosintat (hasil fotosintesis) dari daun ke seluruh bagian tumbuhan.
  • 49.
    D. Jaringan Kolenkimdan Jaringan Sekretori  Kolenkim merupakan jaringan penguat, terletak di antara jaringan parenkim di lumen daun dan berfungsi untuk menguatkan daun dari kondisi lingkungan yang kurang menguntungkan.  Jaringan sekretori terdapat pada tumbuhan tertentu, misalnya terdapat pada saluran getah, sel-sel kristal dan kelenjar yang biasanya dapat ditemukan pada jaringan mesofil daun.