PRAKARYA BATIK
Ridwan Sukma S

 Batik adalah salah satu cipta budaya tinggi bangsa
Indonesia. Batik telah disahkan sebagai Warisan
Budaya Tak Benda milik Indonesia, mengikuti
wayang (2003) dan keris (2006) yang sudah lebih
dulu diakui oleh UNESCO. Kita memiliki jenis batik
yang sangat kaya. Secara garis besar, batik
dikelompokkan menjadi 2 yakni Batik Keraton Jawa
dan Batik Pantai Utara. Batik keraton Jawa pun ada
dua macam, yaitu Batik Yogya dan Batik Solo.
Pengantar…

Istilah Batik berasal dari kosa kata bahasa Jawa
yaitu Amba dan Titik. Amba artinya kain dan
titik adalah cara memberi motif pada kain
dengan menggunakan malam cair dengan cara
di titik-titik. Cara kerja membatik pada dasarnya
adalah menutup permukaan kain dengan malam
cair (wax) agar ketika kain dicelup kedalam
cairan pewarna, kain yang tertutup malam
tersebut tidak ikut kena warna.
Teknik Membatik Termudah

Teknik seperti ini dalam bahasa inggris
dikenal dengan nama Wax-Resist Dyeing
Jika proses membuat motif batik dilakukan
dengan cara “ditulis” dengan menggunakan
alat yang disebut canting, maka batik
tersebut dinamakan batik tulis.
Macam-macam istilah…

Ada juga jenis batik yang pembuatan
motifnya menggunakan alat cetak khusus
yang terbuat dari logam dengan motif-motif
tertentu. Batik yang dibuat dengan cara mirip
stempel / cap seperti ini disebut sebagai
batik cap atau batik stempel.
Macam-macam istilah…
berdasarkan teknik atau cara penggambaran
motifnya, batik dibedakan menjadi:
O1. Batik Tulis
2. Batik Cap
3. Batik Sablon
4. Batik Painting
5. Batik Printing

 Batik tulis adalah batik yang motifnya dibentuk
dengan tangan, yaitu digambar dengan pensil dan
canting.
Batik Tulis
 Batik Cap adalah batik yang pembuatannya
menggunakan stempel (cap) yang biasanya terbuat
dari tembaga yang telah digambar pola dan
dibubuhi malam (cairan lilin panas).
Batik Cap

 Yaitu batik yang motifnya dicetak dengan klise /
hand print.
Batik Sablon

 Batik Painting adalah batik yang dibuat tanpa pola,
tetapi langsung meramu warna di atas kain.
Batik Painting
Alat-alat dalam membatik Tulis
1. Kain polos
2. Kertas berukuran
3. Zat Pewarna
4. Lilin
5. Pensil
6. Wajan (untuk mencairkan lilin)
7. Kompor
8. Canting
9. Ember (untuk mencuci kain)
10. Soda Api
Kain Polos Mori
Lilin (Malam)
Zat pewarna batik
Canting
Kompor batik
Soda api
TAHAP MEMBATIK
Ridwan Sukma S
Tahap-tahap membatik
Molani (Membuat Pola)
Molani atau memola, yaitu membikin pola
sederhana diatas kain mori. Memola atau membuat
design atau motif ini dapat menggunakan pensil.
Dalam pemilihan motif, biasanya tiap orang
memiliki selera berbeda-beda. biasanya dengan ciri
khas natural seperti gambar bunga dan kupu-kupu.
1. Menggambar Pola
2. Salin kedalam kain mori
Nyanting
Kedua adalah membatik yaitu melukis
dengan malam (lilin) menggunakan
canting dengan mengikuti pola yang
telah dibuat tersebut.
3. Mulai mencanting
3. Mulai mencanting
Mbironi
Ketiga melakukan pewarnaan dasar,
biasanya dengan warna-warna
tertentu seperti biru, merah, hitam dll.
Namun sebelumnya ada trix
pencampuran warna agar
mendapatkan hasil maksimal
4. Mbironi
Isen-isen / Nyeceki
OIsen-isen yaitu menutupi dengan lilin
malam bagian-bagian yang akan
tetap berwarna putih (tidak
berwarna).
OTahap berikutnya, proses pewarnaan
pertama pada bagian yang tidak
tertutup oleh lilin dengan
mencelupkan kain tersebut pada
warna tertentu .
4. Ngisen-isen
Mblabar
OMemberi warna pada batik, untuk
warna, disarankan memberi warna
pada tepi batik sebagai warna dasar,
ingat warna harus pekat, jika tidak
warna akan mudah luntur dan
berubah.
5. Mbalabar
Nglorot
dimana kain yang telah berubah warna
direbus air panas. Tujuannya adalah untuk
menghilangkan lapisan lilin, sehingga motif
yang telah digambar sebelumnya terlihat
jelas. pencelupan ini tidak akan membuat
motif yang telah Anda gambar terkena warna,
karena bagian atas kain tersebut masih
diselimuti lapisan tipis (lilin tidak sepenuhnya
luntur). Setelah selesai, maka batik tersebut
telah siap untuk digunakan.
6. Ngelorot
Nggirahi
Proses terakhir adalah mencuci kain batik
tersebut agar lilin (malam) hilang dan
kemudian mengeringkannya dengan
menjemurnya sebelum dapat digunakan
dan dipakai.
Lalu :
Mepe (Mengeringkan kain batik ditempat
yang tidak terlalu panas)
7. Nggirahi
8. Mepe

Prakarya Batik Tulis

  • 1.
  • 3.
      Batik adalahsalah satu cipta budaya tinggi bangsa Indonesia. Batik telah disahkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda milik Indonesia, mengikuti wayang (2003) dan keris (2006) yang sudah lebih dulu diakui oleh UNESCO. Kita memiliki jenis batik yang sangat kaya. Secara garis besar, batik dikelompokkan menjadi 2 yakni Batik Keraton Jawa dan Batik Pantai Utara. Batik keraton Jawa pun ada dua macam, yaitu Batik Yogya dan Batik Solo. Pengantar…
  • 4.
     Istilah Batik berasaldari kosa kata bahasa Jawa yaitu Amba dan Titik. Amba artinya kain dan titik adalah cara memberi motif pada kain dengan menggunakan malam cair dengan cara di titik-titik. Cara kerja membatik pada dasarnya adalah menutup permukaan kain dengan malam cair (wax) agar ketika kain dicelup kedalam cairan pewarna, kain yang tertutup malam tersebut tidak ikut kena warna. Teknik Membatik Termudah
  • 6.
     Teknik seperti inidalam bahasa inggris dikenal dengan nama Wax-Resist Dyeing Jika proses membuat motif batik dilakukan dengan cara “ditulis” dengan menggunakan alat yang disebut canting, maka batik tersebut dinamakan batik tulis. Macam-macam istilah…
  • 7.
     Ada juga jenisbatik yang pembuatan motifnya menggunakan alat cetak khusus yang terbuat dari logam dengan motif-motif tertentu. Batik yang dibuat dengan cara mirip stempel / cap seperti ini disebut sebagai batik cap atau batik stempel. Macam-macam istilah…
  • 8.
    berdasarkan teknik ataucara penggambaran motifnya, batik dibedakan menjadi: O1. Batik Tulis 2. Batik Cap 3. Batik Sablon 4. Batik Painting 5. Batik Printing
  • 9.
      Batik tulisadalah batik yang motifnya dibentuk dengan tangan, yaitu digambar dengan pensil dan canting. Batik Tulis
  • 10.
     Batik Capadalah batik yang pembuatannya menggunakan stempel (cap) yang biasanya terbuat dari tembaga yang telah digambar pola dan dibubuhi malam (cairan lilin panas). Batik Cap
  • 11.
      Yaitu batikyang motifnya dicetak dengan klise / hand print. Batik Sablon
  • 12.
      Batik Paintingadalah batik yang dibuat tanpa pola, tetapi langsung meramu warna di atas kain. Batik Painting
  • 13.
    Alat-alat dalam membatikTulis 1. Kain polos 2. Kertas berukuran 3. Zat Pewarna 4. Lilin 5. Pensil 6. Wajan (untuk mencairkan lilin) 7. Kompor 8. Canting 9. Ember (untuk mencuci kain) 10. Soda Api
  • 14.
  • 15.
  • 16.
  • 17.
  • 18.
  • 19.
  • 20.
  • 21.
  • 22.
    Molani (Membuat Pola) Molaniatau memola, yaitu membikin pola sederhana diatas kain mori. Memola atau membuat design atau motif ini dapat menggunakan pensil. Dalam pemilihan motif, biasanya tiap orang memiliki selera berbeda-beda. biasanya dengan ciri khas natural seperti gambar bunga dan kupu-kupu.
  • 23.
  • 24.
  • 25.
    Nyanting Kedua adalah membatikyaitu melukis dengan malam (lilin) menggunakan canting dengan mengikuti pola yang telah dibuat tersebut.
  • 26.
  • 27.
  • 28.
    Mbironi Ketiga melakukan pewarnaandasar, biasanya dengan warna-warna tertentu seperti biru, merah, hitam dll. Namun sebelumnya ada trix pencampuran warna agar mendapatkan hasil maksimal
  • 29.
  • 30.
    Isen-isen / Nyeceki OIsen-isenyaitu menutupi dengan lilin malam bagian-bagian yang akan tetap berwarna putih (tidak berwarna). OTahap berikutnya, proses pewarnaan pertama pada bagian yang tidak tertutup oleh lilin dengan mencelupkan kain tersebut pada warna tertentu .
  • 31.
  • 32.
    Mblabar OMemberi warna padabatik, untuk warna, disarankan memberi warna pada tepi batik sebagai warna dasar, ingat warna harus pekat, jika tidak warna akan mudah luntur dan berubah.
  • 33.
  • 34.
    Nglorot dimana kain yangtelah berubah warna direbus air panas. Tujuannya adalah untuk menghilangkan lapisan lilin, sehingga motif yang telah digambar sebelumnya terlihat jelas. pencelupan ini tidak akan membuat motif yang telah Anda gambar terkena warna, karena bagian atas kain tersebut masih diselimuti lapisan tipis (lilin tidak sepenuhnya luntur). Setelah selesai, maka batik tersebut telah siap untuk digunakan.
  • 35.
  • 36.
    Nggirahi Proses terakhir adalahmencuci kain batik tersebut agar lilin (malam) hilang dan kemudian mengeringkannya dengan menjemurnya sebelum dapat digunakan dan dipakai. Lalu : Mepe (Mengeringkan kain batik ditempat yang tidak terlalu panas)
  • 37.