PRESENTASI
           PATOLOGI

           LIRI SISCA
1B GIZI     WULANDARI
Port D’ Entry
BRONKOPNEUMONIA
Port D’ Entry
“Tempat masuknya bibit penyakit”

pada bronkopneumonia
(peradangan paru-paru) yaitu
melalui Saluran Pernafasan
Penyakit ini sebenarnya
merupakan manifestasi
dari rendahnya daya tahan
tubuh seseorang akibat
adanya peningkatan kuman
patogen seperti bakteri,
virus, jamur maupun benda
asing lainnya
PORT D’ ENTRY

         Patogen penyebab
     bronchopneumonia      jaringan
       paru-paru melalui saluran
   pernafasan atas    ke bronchiolus
“Patogen (infeksi traktusrespiratoris) ini biasa terdapat
   pada hidung dan tenggorokan. Kemudian terhirup,
   hingga sampai di paru-paru. Patogen tersebut juga
     dapat menyebar melalui udara ataupun darah”

 infeksi saluran pernapasan bagian atas terjadi selama
                      beberapa hari
Cabang dari bronkus mengalami pengecilan ukuran dan kehilangan
             kartilago, yang kemudian disebut bronkhiolus.
       Bronkhiolus membuka saat pertukaran udara dalam paru-
paru.Udara/nafas tersebut dilapisi oleh membran epitel yang berganti
  secara bertahap dari epitel kolumner bertingkat bersilia di bronkus
  menjadi epitel kubus bersilia pada area tempat pertukaran udara.
 “Silia berfungsi menghantarkan mukus pinggir jalan nafas ke faring”

  Sistem transport mukosilier ini berperan penting dalam mekanisme
pertahanan paru. Sel goblet pada trakhea dan bronkhus memproduksi
    musin dalam reticulum endoplasma kasar dan apparatus golgi.
  Sel goblet meningkat jumlahnya pada beberapa gangguan seperti
    bronkhitis kronis yang hasilnya terjadi hipersekresi mukus dan
     peningkatan produksi sputum.Unit pertukaran udara (terminal
respiratory) terdiri dari bronkhiolus distal sampai terminal : bronkhiolus
               respiratorius, duktus alveolaris dan alveoli.

Pada pemeriksaan luar pulmo dekstra lebih pendek dan lebih berat
dibanding pulmo sinistra.
kemudian kuman masuk ke dalam alveolus
   ke alveolus lainnya melalui poros kohn

sehingga terjadi peradangan pada dinding
 bronchus atau bronchiolus dan alveolus
               sekitarnya.
Yang rentan terkena penyakit ini adalah BAYI,
karena setelah kelahiran terjadi kontak dengan
bakteri di saluran kelahiran ataupun dari
kontaminasi sekitarnya.


Hasil Survei Kesehatan Rumah Tangga Depkes
tahun 2001, penyakit menempati urutan ke-2
sebagai penyebab kematian di Indonesia.
Bronkopneumonia
DAFTAR PUSTAKA
    Price, Sylvia Anderson 1994. Pathophysiology : Clinical Concepts of
    Disease Processes. Alih Bahasa Peter Anugrah. Edisi 4. Jakarta :
    EGC.
    Zul Dahlan, 2000. Ilmu Penyakit Dalam. Edisi II, Jakarta : Balai
    Penerbit FKUI.
    Nelson. 2000. Ilmu Kesehatan Anak, Edisi 15, Volume 2. Jakarta :
    EGC.
•   Departemen Kesehatan RI (1996). Pusat Penyuluhan Kesehatan
    Masyarakat, Depkes ; Jakarta.
•   Guyton (1994). Fisiologi Manusia dan Mekanisme Penyakit : EGC
    penerbit Buku Kedokteran. Jakarta.
•   Price & Wilson. Patofisiologi Volume 2 Ed. 6 : EGC penerbit Buku
    Kedokteran. Jakarta
•   http://paru-paru.com/penyakit-pneumonia/
•   http://hsilkma.blogspot.com/2008/03/bronkopneumonia.html
Ppt port d' entry

Ppt port d' entry

  • 1.
    PRESENTASI PATOLOGI LIRI SISCA 1B GIZI WULANDARI
  • 2.
  • 3.
    Port D’ Entry “Tempatmasuknya bibit penyakit” pada bronkopneumonia (peradangan paru-paru) yaitu melalui Saluran Pernafasan
  • 4.
    Penyakit ini sebenarnya merupakanmanifestasi dari rendahnya daya tahan tubuh seseorang akibat adanya peningkatan kuman patogen seperti bakteri, virus, jamur maupun benda asing lainnya
  • 6.
    PORT D’ ENTRY Patogen penyebab bronchopneumonia jaringan paru-paru melalui saluran pernafasan atas ke bronchiolus “Patogen (infeksi traktusrespiratoris) ini biasa terdapat pada hidung dan tenggorokan. Kemudian terhirup, hingga sampai di paru-paru. Patogen tersebut juga dapat menyebar melalui udara ataupun darah” infeksi saluran pernapasan bagian atas terjadi selama beberapa hari
  • 7.
    Cabang dari bronkusmengalami pengecilan ukuran dan kehilangan kartilago, yang kemudian disebut bronkhiolus. Bronkhiolus membuka saat pertukaran udara dalam paru- paru.Udara/nafas tersebut dilapisi oleh membran epitel yang berganti secara bertahap dari epitel kolumner bertingkat bersilia di bronkus menjadi epitel kubus bersilia pada area tempat pertukaran udara. “Silia berfungsi menghantarkan mukus pinggir jalan nafas ke faring” Sistem transport mukosilier ini berperan penting dalam mekanisme pertahanan paru. Sel goblet pada trakhea dan bronkhus memproduksi musin dalam reticulum endoplasma kasar dan apparatus golgi. Sel goblet meningkat jumlahnya pada beberapa gangguan seperti bronkhitis kronis yang hasilnya terjadi hipersekresi mukus dan peningkatan produksi sputum.Unit pertukaran udara (terminal respiratory) terdiri dari bronkhiolus distal sampai terminal : bronkhiolus respiratorius, duktus alveolaris dan alveoli. Pada pemeriksaan luar pulmo dekstra lebih pendek dan lebih berat dibanding pulmo sinistra.
  • 8.
    kemudian kuman masukke dalam alveolus ke alveolus lainnya melalui poros kohn sehingga terjadi peradangan pada dinding bronchus atau bronchiolus dan alveolus sekitarnya.
  • 9.
    Yang rentan terkenapenyakit ini adalah BAYI, karena setelah kelahiran terjadi kontak dengan bakteri di saluran kelahiran ataupun dari kontaminasi sekitarnya. Hasil Survei Kesehatan Rumah Tangga Depkes tahun 2001, penyakit menempati urutan ke-2 sebagai penyebab kematian di Indonesia.
  • 10.
  • 11.
    DAFTAR PUSTAKA Price, Sylvia Anderson 1994. Pathophysiology : Clinical Concepts of Disease Processes. Alih Bahasa Peter Anugrah. Edisi 4. Jakarta : EGC. Zul Dahlan, 2000. Ilmu Penyakit Dalam. Edisi II, Jakarta : Balai Penerbit FKUI. Nelson. 2000. Ilmu Kesehatan Anak, Edisi 15, Volume 2. Jakarta : EGC. • Departemen Kesehatan RI (1996). Pusat Penyuluhan Kesehatan Masyarakat, Depkes ; Jakarta. • Guyton (1994). Fisiologi Manusia dan Mekanisme Penyakit : EGC penerbit Buku Kedokteran. Jakarta. • Price & Wilson. Patofisiologi Volume 2 Ed. 6 : EGC penerbit Buku Kedokteran. Jakarta • http://paru-paru.com/penyakit-pneumonia/ • http://hsilkma.blogspot.com/2008/03/bronkopneumonia.html