Kompetensi Dasar :
3.3 Menganalisis keterkaitan antara struktur dan fungsi gen, DNA, kromosom
dalam proses penurunan sifat pada makhluk hidup serta menerapkan prinsip-
prinsip pewarisan sifat dalam kehidupan
Indikator Kompetensi :
3.3.1 Menjelaskan perbedaan struktur gen, DNA dan kromosom
3.3.2 Menjelaskan fungsi gen, DNA dan kromosom dalam ekspresi dan
pewarisan sifat
3.3.3 Membedakan komponen penyusun DNA dan RNA
3.3.4 Menjelaskan fungsi gen, DNA, dan kromosom dalam eksprresi dan
pewarisan sifat
Oleh
Ade Winta S Lestari, S.Pd.
KOK BISA MIRIP
YA??
?
(https://www.youtube.com/watch?v=7Hk9jct2ozY&feature
=emb_rel_end)
GEN, DNA dan KROMOSOM
SIFAT DNA, REPLIKASI DNA,
RNA
SINTESIS PROTEIN
1
3
2
DNA, GEN dan KROMOSOM
Pertemuan 1
Gen
Struktur, sifat,
komponen penyusun
DNA
Hubungan gen, DNA,
dan kromosom dalam
pewarisan sifat
Struktur, bentuk,
ukuran, dan jumlah
kromosom
GEN, DNA &
KROMOSOM
1 2
3
4
Pembahasan Soal LKPD 1
Disebabkan karena perubahan
jumlah struktur kromosom yaitu
trisomi kromosom 21 dan
translokasi kromosom.
Abnormal struktur kromosom
tersebut mempengaruhi gen
yang diekspresikan.
02
05
06
Penyebab
Gen abnormal pada kromosom
11. Gen tersebut merupakan
salah satu rantai polipeptida
dalam hemoglobin. Adanya
perubahan asam amino ke 6 dari
rantai globin β pada saat translasi
seharusnya mengkode asam
amino glutamat akibat mutasi
valin sehingga sel darah merah
berbentuk seperti sabit.
01
Sickle cell anemi
diturunkan oleh
gen dominan
H𝑏𝐴
dan H𝑏𝑆
Struktur kromosom orang normal
dengan sickle cell anemia
Struktur kromosom orang normal
dengan syndrome down
Kromosom
Struktur
Kromatid
Kromomer
Sentromer
Satelit
Telomer
Macam-macam
Letak sentromer
Telosentrik
Metasentrik
Submetasentrik
Akrosentrik
Ada tidaknya
sentromer
Asentrik
Monosentrik
Disentrik
Polisentrik
Fungsinya
Autosom
Gonosom
Kromosom
Struktur Kromosom
Kromosom dapat diartikan
sebagai molekul asam nukleat
yang mengandung sejumlah
gen serta pada struktur tertentu
tersusun dari DNA dan protein
histon dan protein lain yang
disebut nukleoprotein
Kromosom (Yunani, chroma =
warna, soma = badan)
Struktur Kromosom
Sentromer, berupa bulatan kecil yang berwarna terang karena daya serap
terhadap warna rendah. Bagian kromosom yang mengecil, menyerupai
bulatan kecil di tengah-tengah kromosom.
Telomer, bagian ujung kromosom yang berfungsi menghalangi terjadinya
perlekatan antar kromosom satu dengan lainnya dan menjaga agar DNA
tidak terurai
Struktur Kromosom
Untaian DNA yang melilit protein histon
membentuk nukleosom yang merupakan unit
dasar kromosom.
Nukleosom-nukleosom tersusun padat dan terpilin
membentuk lipatan solenoid.
Lipatan-lipatan solenoid tersusun padat
membentuk benang kromatin.
Benang-benang kromatin yang memadat
membentuk kromatid.
Dua kromatid yang sama kemudian bergabung
membentuk satu kromosom.
30-nm
kromatin
serat
Kromosom Bentuk dan ukuran kromosom
bervariasi antar spesies. Panjang 0,5
m dengan diameter 0,2-20 m.
Nama
organisme
Jumlah Nama
organisme
Jumlah
Manusia 46 Kapas 52
Simpanse 48 Tembakau 48
Kuda 64 Tomat 24
Sapi 60 Kacang Kapri 14
Kucing 38 Kentang 48
Anjing 78 Gandum 42
Kelinci 44 Nanas 150
Ayam 78 Lobak 18
Katak 26 Jagung 20
Ikan mas 94 Beras 24
Hydra 32 Kol (kubis) 12
Kromosom
Memiliki peran hereditas dengan adanya gen
Struktur padat terdiri atas asam nukleat (DNA &
RNA) dan protein
Berada dalam nukleus
Tipe kromosom meliputi autosom dan gonosom
DNA melilit protein histon bukan DNA dililit oleh
protein
Struktur
Kromosom
Kromosom politen pada Drosophila
melanogaster
Macam-macam Kromosom
Berdasarkan fungsinya, dibedakan menjadi:
1. Kromosom tubuh (autosom = A) adalah kromosom
yang mengendalikan sifat-sifat tubuh, seperti warna
mata, warna kulit, tinggi badan dll.
2. Kromosom seks (gonosom) adalah kromosom
yang menentukan jenis kelamin, contohnya X dan Y.
23
Kariotipe kromosom manusia: autosom (nomor 1-
22) dan gonosom (XX atau XY)
Pola tampilan kromosom dalam suatu spesies tertentu
disebut Kariotipe.
Sel tubuh (somatik) mengandung kromosom
berpasangan (diploid = 2n) .
♂  22 autosom ditambah gonosom X dan Y (22
AA + XY).
♀  22 autosom ditambah gonosom X (22 AA +
XX).
Jadi jumlah kromosom pada setiap sel tubuh
manusia berjumlah 46.
Kromosom autosom tidak
hanya pada sel tubuh tapi juga
Pada sel kelamin, inti sel mengandung kromosom yang tidak
berpasangan (haploid= n).
• Ovum memiliki 22 autosom ditambah gonosom X ( 22A + X)
• Spermatozoid memiliki 22 autosom ditambah gonosom XY (22A + X
atau 22A + Y).
Jadi, jumlah kromosom pada setiap sel kelamin manusia hanya 23
atau separuh dari kromosom tubuh
Macam-macam Kromosom
Berdasarkan jumlah sentromer,
macam-macam kromosom
dibedakan menjadi empat, yaitu:
1. Asentrik,
2. Monosentrik,
3. Disentrik,
4. Polisentrik
Berdasarkan letak sentromer,
macam-macam kromosom
dibedakan menjadi empat, yaitu:
1. Metasentrik,
2. Submetasentrik,
3. Akrosentrik,
4. Telosentrik,
GEN
01
02
Berperan mengatur
proses metabolisme dan
penyampaian informasi
genetik satu generasi ke
generasi berikutnya
Gen merupakan
segmen DNA yang
dapat
mengekspresikan
suatu sifat tertentu
1 gen tersusun dari
polinukleotida  200
pasang nukleotida
Gen ada pada posisi
relatif disebut lokus.
Lokus sebagai penentu
posisi bukan sebuah
ruang atau tempat.
GEN
Satu gen mengendalikan satu sifat
Setiap gen menempati lokus tertentu
pada kromosom nomor tertentu sehingga
diperlukan pemetaan untuk mengetahui
letak-letak gen dengan sifat-sifat
tertentu yang dikehendaki.
Pasangan ge pada kromosom homolog
yang menunjukkan sifat alternatif
sesamanya disebut alel (alleon = saling
berhadapan.
Pasangan gen atau alel dari kromosom homolog dibedakan menjadi
homozigot dominan, homozigot resesif, dan heterozigot
Pasangan gen dalam kromosom
homolog suatu individu disebut
genotipe
Gen dominan dilambangkan dengan
huruf besar (misal A,B, C) sedangkan
gen resesif dilambangkan dengan huruf
kecil (misal a, b, c) (lebih lanjut dipelajari
pada Bab Pewarisan Sifat)
Ekspresi suatu gen dominan yang
menutupi gen resesif akan penampakan
sifat disebut fenotipe
Setiap sel tubuh individu mengandung gen-gen yang
sama karena berasal dari satu zigot. Namun, ada gen
yang aktif pada suatu organ, tetapi pasif pada organ
tubuh lainnya. Contoh gen penumbuh kumis yang aktif
di bagian kulit tertentu pada laki-laki
Gambar 1. Struktur DNA
double-helix
DNA (Deoxyribonucleic acid) ditemukan oleh
Ficher Mischer tahun 1869 ketika menyelediki
susunan kimiawi nukleus.
DNA
DNA juga dapat ditemukan pada
mitokondria,kloroplas, plastida, dan sentriol. Pada
tumbuhan paku, katak, Amoeba, Paramecium
DNA ditemukan dalam sitoplasmanya.
DNA merupakan suatu polimer yang terdiri dari
ratusan hingga ribuan nukleotida-nukleotida.
DNA • Terletak dalam nukelus, ada juga yang
ditemukan pada sentriol, mitokondria, plastida,
dan sitoplasma
• Mempunyai rantai double helix
• Tersusun dari gula pentosa deoksiribosa, basa
nitrogen, dan gugus fosfat (PO4
-)
• Basa nitrogen terdiri dari
1. Purin : adenin (A) dan guanin (G)
2. Pirimidin : timin (T) dan sitosin (C =
cytosine)
1 nukleotida = 1 gula deoksiribosa + 1 gugus fosfat + 1 basa nitrogen
1 nukleosida = 1 gula deoksiribosa + 1 basa nitrogen
Fosfat dari satu nukleotida dengan gula deoksiribosa nukleotida lain
dihubungkan dengan ikatan fosfodiester yang diilustrasikan sebagai
backbone atau “ibu tangga”.
Basa nitrogen purin dan pirimidin dihubungkan oleh ikatan hidrogen
A  T
G  C
Lalu bagaimana hubungan DNA, gen
dan kromosom dengan pewarisan
sifat?
membentuk
GEN
Rangkaian/segmen DNA
Terangkai dalam
1 kromosom
Terdiri dari beberapa DNA yang terangkai
bersambung membentuk spiral & berasosiasi
dengan protein histon dan non histon
Kromosom dapat diartikan sebagai molekul asam
nukleat yang mengandung sejumlah gen serta
pada struktur tertentu tersusun dari DNA dan
protein histon dan protein lain yang disebut
nukleoprotein
Perbeedaan DNA dan RNA
Thank You
Stay safe

PPT 1_DNA, gen, dan kromosom (1).pptx

  • 1.
    Kompetensi Dasar : 3.3Menganalisis keterkaitan antara struktur dan fungsi gen, DNA, kromosom dalam proses penurunan sifat pada makhluk hidup serta menerapkan prinsip- prinsip pewarisan sifat dalam kehidupan Indikator Kompetensi : 3.3.1 Menjelaskan perbedaan struktur gen, DNA dan kromosom 3.3.2 Menjelaskan fungsi gen, DNA dan kromosom dalam ekspresi dan pewarisan sifat 3.3.3 Membedakan komponen penyusun DNA dan RNA 3.3.4 Menjelaskan fungsi gen, DNA, dan kromosom dalam eksprresi dan pewarisan sifat Oleh Ade Winta S Lestari, S.Pd.
  • 2.
  • 3.
    GEN, DNA danKROMOSOM SIFAT DNA, REPLIKASI DNA, RNA SINTESIS PROTEIN 1 3 2
  • 4.
    DNA, GEN danKROMOSOM Pertemuan 1
  • 5.
    Gen Struktur, sifat, komponen penyusun DNA Hubungangen, DNA, dan kromosom dalam pewarisan sifat Struktur, bentuk, ukuran, dan jumlah kromosom GEN, DNA & KROMOSOM 1 2 3 4
  • 6.
    Pembahasan Soal LKPD1 Disebabkan karena perubahan jumlah struktur kromosom yaitu trisomi kromosom 21 dan translokasi kromosom. Abnormal struktur kromosom tersebut mempengaruhi gen yang diekspresikan. 02 05 06 Penyebab Gen abnormal pada kromosom 11. Gen tersebut merupakan salah satu rantai polipeptida dalam hemoglobin. Adanya perubahan asam amino ke 6 dari rantai globin β pada saat translasi seharusnya mengkode asam amino glutamat akibat mutasi valin sehingga sel darah merah berbentuk seperti sabit. 01 Sickle cell anemi diturunkan oleh gen dominan H𝑏𝐴 dan H𝑏𝑆 Struktur kromosom orang normal dengan sickle cell anemia Struktur kromosom orang normal dengan syndrome down
  • 7.
  • 8.
    Struktur Kromosom Kromosom dapatdiartikan sebagai molekul asam nukleat yang mengandung sejumlah gen serta pada struktur tertentu tersusun dari DNA dan protein histon dan protein lain yang disebut nukleoprotein Kromosom (Yunani, chroma = warna, soma = badan)
  • 9.
    Struktur Kromosom Sentromer, berupabulatan kecil yang berwarna terang karena daya serap terhadap warna rendah. Bagian kromosom yang mengecil, menyerupai bulatan kecil di tengah-tengah kromosom. Telomer, bagian ujung kromosom yang berfungsi menghalangi terjadinya perlekatan antar kromosom satu dengan lainnya dan menjaga agar DNA tidak terurai
  • 10.
    Struktur Kromosom Untaian DNAyang melilit protein histon membentuk nukleosom yang merupakan unit dasar kromosom. Nukleosom-nukleosom tersusun padat dan terpilin membentuk lipatan solenoid. Lipatan-lipatan solenoid tersusun padat membentuk benang kromatin. Benang-benang kromatin yang memadat membentuk kromatid. Dua kromatid yang sama kemudian bergabung membentuk satu kromosom.
  • 11.
    30-nm kromatin serat Kromosom Bentuk danukuran kromosom bervariasi antar spesies. Panjang 0,5 m dengan diameter 0,2-20 m. Nama organisme Jumlah Nama organisme Jumlah Manusia 46 Kapas 52 Simpanse 48 Tembakau 48 Kuda 64 Tomat 24 Sapi 60 Kacang Kapri 14 Kucing 38 Kentang 48 Anjing 78 Gandum 42 Kelinci 44 Nanas 150 Ayam 78 Lobak 18 Katak 26 Jagung 20 Ikan mas 94 Beras 24 Hydra 32 Kol (kubis) 12
  • 12.
    Kromosom Memiliki peran hereditasdengan adanya gen Struktur padat terdiri atas asam nukleat (DNA & RNA) dan protein Berada dalam nukleus Tipe kromosom meliputi autosom dan gonosom
  • 13.
    DNA melilit proteinhiston bukan DNA dililit oleh protein Struktur Kromosom Kromosom politen pada Drosophila melanogaster
  • 14.
    Macam-macam Kromosom Berdasarkan fungsinya,dibedakan menjadi: 1. Kromosom tubuh (autosom = A) adalah kromosom yang mengendalikan sifat-sifat tubuh, seperti warna mata, warna kulit, tinggi badan dll. 2. Kromosom seks (gonosom) adalah kromosom yang menentukan jenis kelamin, contohnya X dan Y. 23 Kariotipe kromosom manusia: autosom (nomor 1- 22) dan gonosom (XX atau XY) Pola tampilan kromosom dalam suatu spesies tertentu disebut Kariotipe. Sel tubuh (somatik) mengandung kromosom berpasangan (diploid = 2n) . ♂  22 autosom ditambah gonosom X dan Y (22 AA + XY). ♀  22 autosom ditambah gonosom X (22 AA + XX). Jadi jumlah kromosom pada setiap sel tubuh manusia berjumlah 46. Kromosom autosom tidak hanya pada sel tubuh tapi juga
  • 15.
    Pada sel kelamin,inti sel mengandung kromosom yang tidak berpasangan (haploid= n). • Ovum memiliki 22 autosom ditambah gonosom X ( 22A + X) • Spermatozoid memiliki 22 autosom ditambah gonosom XY (22A + X atau 22A + Y). Jadi, jumlah kromosom pada setiap sel kelamin manusia hanya 23 atau separuh dari kromosom tubuh
  • 16.
    Macam-macam Kromosom Berdasarkan jumlahsentromer, macam-macam kromosom dibedakan menjadi empat, yaitu: 1. Asentrik, 2. Monosentrik, 3. Disentrik, 4. Polisentrik Berdasarkan letak sentromer, macam-macam kromosom dibedakan menjadi empat, yaitu: 1. Metasentrik, 2. Submetasentrik, 3. Akrosentrik, 4. Telosentrik,
  • 17.
    GEN 01 02 Berperan mengatur proses metabolismedan penyampaian informasi genetik satu generasi ke generasi berikutnya Gen merupakan segmen DNA yang dapat mengekspresikan suatu sifat tertentu 1 gen tersusun dari polinukleotida  200 pasang nukleotida Gen ada pada posisi relatif disebut lokus. Lokus sebagai penentu posisi bukan sebuah ruang atau tempat.
  • 18.
    GEN Satu gen mengendalikansatu sifat Setiap gen menempati lokus tertentu pada kromosom nomor tertentu sehingga diperlukan pemetaan untuk mengetahui letak-letak gen dengan sifat-sifat tertentu yang dikehendaki. Pasangan ge pada kromosom homolog yang menunjukkan sifat alternatif sesamanya disebut alel (alleon = saling berhadapan.
  • 19.
    Pasangan gen ataualel dari kromosom homolog dibedakan menjadi homozigot dominan, homozigot resesif, dan heterozigot Pasangan gen dalam kromosom homolog suatu individu disebut genotipe Gen dominan dilambangkan dengan huruf besar (misal A,B, C) sedangkan gen resesif dilambangkan dengan huruf kecil (misal a, b, c) (lebih lanjut dipelajari pada Bab Pewarisan Sifat) Ekspresi suatu gen dominan yang menutupi gen resesif akan penampakan sifat disebut fenotipe Setiap sel tubuh individu mengandung gen-gen yang sama karena berasal dari satu zigot. Namun, ada gen yang aktif pada suatu organ, tetapi pasif pada organ tubuh lainnya. Contoh gen penumbuh kumis yang aktif di bagian kulit tertentu pada laki-laki
  • 20.
    Gambar 1. StrukturDNA double-helix DNA (Deoxyribonucleic acid) ditemukan oleh Ficher Mischer tahun 1869 ketika menyelediki susunan kimiawi nukleus. DNA DNA juga dapat ditemukan pada mitokondria,kloroplas, plastida, dan sentriol. Pada tumbuhan paku, katak, Amoeba, Paramecium DNA ditemukan dalam sitoplasmanya. DNA merupakan suatu polimer yang terdiri dari ratusan hingga ribuan nukleotida-nukleotida.
  • 21.
    DNA • Terletakdalam nukelus, ada juga yang ditemukan pada sentriol, mitokondria, plastida, dan sitoplasma • Mempunyai rantai double helix • Tersusun dari gula pentosa deoksiribosa, basa nitrogen, dan gugus fosfat (PO4 -) • Basa nitrogen terdiri dari 1. Purin : adenin (A) dan guanin (G) 2. Pirimidin : timin (T) dan sitosin (C = cytosine) 1 nukleotida = 1 gula deoksiribosa + 1 gugus fosfat + 1 basa nitrogen 1 nukleosida = 1 gula deoksiribosa + 1 basa nitrogen Fosfat dari satu nukleotida dengan gula deoksiribosa nukleotida lain dihubungkan dengan ikatan fosfodiester yang diilustrasikan sebagai backbone atau “ibu tangga”. Basa nitrogen purin dan pirimidin dihubungkan oleh ikatan hidrogen A  T G  C
  • 22.
    Lalu bagaimana hubunganDNA, gen dan kromosom dengan pewarisan sifat? membentuk GEN Rangkaian/segmen DNA Terangkai dalam 1 kromosom Terdiri dari beberapa DNA yang terangkai bersambung membentuk spiral & berasosiasi dengan protein histon dan non histon Kromosom dapat diartikan sebagai molekul asam nukleat yang mengandung sejumlah gen serta pada struktur tertentu tersusun dari DNA dan protein histon dan protein lain yang disebut nukleoprotein
  • 23.
  • 24.

Editor's Notes

  • #18 gen merupakan segmen DNA yang dapat mengekspresikan suatu sifat tertentu. Jadi gen adalah bagian dari kromosom. Gen adalah urutan DNA berasosiasi dengan protein histon membentuk nukleosom dan berkondensasi membentuk badan yang disebut kromosom. Satu gen tidak tersusun atas satu molekul DNA yang hanya terdiri atas satu nukleotida tetapi berupa polinukleotida dengan panjang tertentu. Gen bukan terdiri dari satu seri triplet basa nitrogen. Gen adalah segmen DNA yang terdiri dari phospat, gula pentosa deoksiribosa, dan basa nitrogen dengan panjang tertentu sebagaimana dinyatakan Gardner (1991:136) adalah dengan panjang “Approximately 200-nucleotide-pair length of DNA”. Jadi satu DNA bukanlah satu gen atau satu DNA tidak terdiri atas beberapa gen