Studi kasus mengenai program supervisi pendidikan oleh pengawas sekolah dasar di Merauke ditemukan belum optimal. Beberapa masalah yang dihadapi antara lain pengawas tidak memiliki pedoman yang jelas, tugas dan fungsinya kurang jelas, pelaksanaan supervisi tidak terencana, serta hubungan antara pengawas dan sekolah kurang harmonis. Untuk menyelesaikan masalah tersebut, diperlukan penguatan kapasitas pengaw