POLINOMIAL
MATEMATIKA
DISUSUN OLEH:
KELOMPOK 2
KETUA :
BAKHTI TRIYOGA
ANGGOTA:
FIDELIA MONALISA
KHAIRUL FAHMI
SITI RAHMAH
1. Pengertian Polinomial
• Polinomial atau suku banyak merupakan
pernyataan matematika yang melibatkan
perjumlahan, perkalian, dan pangkat
dalam satu atau lebih variabel dengan
koefisien.
• Polinomial (suku banyak) biasa
dinyatakan dalam bentuk f(x).
• Pangkat tertinggi pada suatu polinomial
menunjukkan orde atau derajat dari
polinomial tersebut.
2. Bentuk Polinomial
Bentuk Polinomial
Sebuah polinomial dalam satu variabel dengan
koefisien konstan memiliki bentuk seperti berikut:
Bentuk Umum
an xn + an – 1xn – 1 + an – 2 xn – 2 + … + … a2x2 + a1x + a0
keterangan :
n = derajat suku banyak
a0 = konstanta
an, an – 1, an – 2, … = koefisien dari xn, xn – 1, xn – 2, …
Pangkat merupakan bilangan cacah.
Bentuk Polinomial dalam Pembagian Suku
Banyak
Bentuk Umum
F(x) = P(x).H(x) + S(x)
dimana :
F(x) = suku banyak
P(x) = pembagi
H(x) = hasil bagi
S(x) = sisa
3. Operasi Aljabar Pada
Polinomial
• f(4) jika f(x) = x3 + 7 x2 – 4x + 3
• f(x) = x3 + 7x2 – 4x + 3
• f(4) = 43 + 7.42 - 4.4 + 3
= 64 + 112 – 16 + 3
= 163
4. Pengertian Teorema Sisa dan
Teorema Faktor
• Jika suatu suku banyak F(x)
dibagi oleh (x – k) maka sisanya
adalah F(k)
• Jika pembagi berderajat n maka
sisanya berderajat n – 1
• Jika suku banyak berderajat m
dan pembagi berderajat n,
maka hasil baginya berderajat
m – n
Teorema Sisa Teorema Faktor
• Teorema faktor dapat digunakan
untuk menentukan faktor linear
dari suku banyak. Perhatikan
teorema faktor berikut ini.
• Jika f(x) suatu suku banyak,
maka (x - k) merupakan faktor
dari f(x) jika dan hanya jika f(x) =
0.
5. Akar-akar Persamaan
Polinomial
• Pada persamaan berderajat 3:
ax3 + bx2 + cx + d = 0
akan mempunyai akar-akar x1, x2, x3
dengan sifat-sifat:
Jumlah 1 akar: x1 + x2 + x3 = – b/a
Jumlah 2 akar: x1.x2 + x1.x3 + x2.x3 = c/a
Hasil kali 3 akar: x1.x2.x3 = – d/a
• Pada persamaan berderajat 4:
ax4 + bx3 + cx2 + dx + e = 0
akan mempunyai akar-akar x1, x2, x3, x4
dengan sifat-sifat:
Jumlah 1 akar: x1 + x2 + x3 + x4 = – b/a
Jumlah 2 akar: x1.x2 + x1.x3 + x1.x4 + x2.x3 + x2.x4 + x3.x4 = c/a
Jumlah 3 akar: x1.x2.x3 + x1.x2.x4 + x2.x3.x4 = – d/a
Hasil kali 4 akar: x1.x2.x3.x4 = e/a
Dari kedua persamaan tersebut, kita dapat menurunkan rumus
yang sama untuk persamaan berderajat 5 dan seterusnya
(amati pola: –b/a, c/a, –d/a , e/a, …)
Terima kasih

polinomial-150410025441-conversion-gate01.pptx

  • 1.
  • 2.
    DISUSUN OLEH: KELOMPOK 2 KETUA: BAKHTI TRIYOGA ANGGOTA: FIDELIA MONALISA KHAIRUL FAHMI SITI RAHMAH
  • 3.
    1. Pengertian Polinomial •Polinomial atau suku banyak merupakan pernyataan matematika yang melibatkan perjumlahan, perkalian, dan pangkat dalam satu atau lebih variabel dengan koefisien. • Polinomial (suku banyak) biasa dinyatakan dalam bentuk f(x). • Pangkat tertinggi pada suatu polinomial menunjukkan orde atau derajat dari polinomial tersebut.
  • 4.
    2. Bentuk Polinomial BentukPolinomial Sebuah polinomial dalam satu variabel dengan koefisien konstan memiliki bentuk seperti berikut: Bentuk Umum an xn + an – 1xn – 1 + an – 2 xn – 2 + … + … a2x2 + a1x + a0 keterangan : n = derajat suku banyak a0 = konstanta an, an – 1, an – 2, … = koefisien dari xn, xn – 1, xn – 2, … Pangkat merupakan bilangan cacah.
  • 5.
    Bentuk Polinomial dalamPembagian Suku Banyak Bentuk Umum F(x) = P(x).H(x) + S(x) dimana : F(x) = suku banyak P(x) = pembagi H(x) = hasil bagi S(x) = sisa
  • 6.
    3. Operasi AljabarPada Polinomial • f(4) jika f(x) = x3 + 7 x2 – 4x + 3 • f(x) = x3 + 7x2 – 4x + 3 • f(4) = 43 + 7.42 - 4.4 + 3 = 64 + 112 – 16 + 3 = 163
  • 7.
    4. Pengertian TeoremaSisa dan Teorema Faktor • Jika suatu suku banyak F(x) dibagi oleh (x – k) maka sisanya adalah F(k) • Jika pembagi berderajat n maka sisanya berderajat n – 1 • Jika suku banyak berderajat m dan pembagi berderajat n, maka hasil baginya berderajat m – n Teorema Sisa Teorema Faktor • Teorema faktor dapat digunakan untuk menentukan faktor linear dari suku banyak. Perhatikan teorema faktor berikut ini. • Jika f(x) suatu suku banyak, maka (x - k) merupakan faktor dari f(x) jika dan hanya jika f(x) = 0.
  • 8.
    5. Akar-akar Persamaan Polinomial •Pada persamaan berderajat 3: ax3 + bx2 + cx + d = 0 akan mempunyai akar-akar x1, x2, x3 dengan sifat-sifat: Jumlah 1 akar: x1 + x2 + x3 = – b/a Jumlah 2 akar: x1.x2 + x1.x3 + x2.x3 = c/a Hasil kali 3 akar: x1.x2.x3 = – d/a
  • 9.
    • Pada persamaanberderajat 4: ax4 + bx3 + cx2 + dx + e = 0 akan mempunyai akar-akar x1, x2, x3, x4 dengan sifat-sifat: Jumlah 1 akar: x1 + x2 + x3 + x4 = – b/a Jumlah 2 akar: x1.x2 + x1.x3 + x1.x4 + x2.x3 + x2.x4 + x3.x4 = c/a Jumlah 3 akar: x1.x2.x3 + x1.x2.x4 + x2.x3.x4 = – d/a Hasil kali 4 akar: x1.x2.x3.x4 = e/a Dari kedua persamaan tersebut, kita dapat menurunkan rumus yang sama untuk persamaan berderajat 5 dan seterusnya (amati pola: –b/a, c/a, –d/a , e/a, …)
  • 10.