Dunia kita tidak terbungkus plastik, tapi jelas mengandung
banyak plastik (juga disebut polimer) baik alami dan buatan
manusia. Keindahan polimer adalah bahwa Anda dapat
membangun begitu banyak dengan hanya blok bangunan
sederhana
Apa
  artinya
    polimer?
"Poli" berarti "banyak" dan "mer" berarti
"bagian." Jadi "polimer" berarti "banyak
bagian." Bagian biasanya bagian yang sama
digunakan berulang kali dalam seperti cara
rantai. Polimer juga disebut sebagai plastik
karena mereka mudah dibentuk.
Metana (gas alam) ini adalah terbuat dari dua karbon dan
empat hidrogen. Gambar bawah menunjukkan elektron yang
terlibat dalam menjaga atom bersama. "H" dengan tanda tambah
(+) adalah hidrogen karena memiliki satu proton (muatan plus).
Bola putih kecil dengan tanda minus adalah elektron dari
hidrogen. Karbon memiliki 4 elektron terluar ditampilkan sebagai
bola abu-abu kecil. Karbon, seperti kebanyakan atom, lebih stabil
dengan 8 elektron di sekitarnya. 4 hidrogen berbagi 4 elektron
dan karbon memiliki 4 sendiri. Jadi ini adalah konfigurasi yang
stabil.
Propana memiliki 3
atom karbon. Atom
karbon tinggal
bersama-sama karena
mereka berbagi satu
elektron dari mereka
sendiri dengan
tetangga mereka dan
meminjam satu
elektron dari
tetangga mereka.
sharing ini
memegang mereka
bersama-sama dan
menciptakan
konfigurasi yang
stabil 8 elektron
terluar.
Polyethylene adalah yang paling umum dari semua
polimer. Ada dua jenis polimer polietilen (plastik). Salah satunya
adalah ketika polietilena yang ada sebagai rantai lurus panjang.
Gambaran di sini menunjukkan rantai satu karbon dengan dua
atom hidrogen berulang. Rantai dapat selama 20.000 karbon
menjadi 35.000 karbon. Polietilena densitas tinggi ini disebut
(HDPE). Kadang-kadang mereka dibuat sampai 500.000 karbon
panjang.
Karakteristik polimer
1. Kemampuan cetaknya baik. Pada temperatur
   rendah bahan dapat dicetak dengan
   penyuntikan, penekanan, ekstruksi, dan
   seterusnya.
2. polimer bersifat isolasi listrik. Polimer dapat
   bersifat konduktor.
3. Kurang tahan terhadap panas sehingga perlu
   diperhatikan penggunaannya.
4. Mudah termuati listrik secara elektrostatik.
Polimer bisa digunakan untuk bahan elektro.
Salah satu pengembangan bahan polimer pada
saat ini adalah komposit polimer-karbon.
Komposi polimer-karbon merupakan bahan
polimer yang didoping dengan bahan karbon
aktif sehingga polimer tersebut bisa bersifat
konduktor. Karena sifat konduktor inilah
menjadikan komposit polimer-karbon suatu
zat yang berbeda dengan polimer pada
umumnya dan bisa digunakan sebagai sensor
gas dengan perubahan resistansinya apabila
terkena gas.
Polimer adalah sebuah molekul panjang yang mengandung
rantai-rantai atom yang dipadukan melalui ikatan kovalen
yang terbentuk melalui proses polimerisasi. Pada umumnya
polimer dikenal sebagai materi yang bersifat non-konduktif
atau isolator. Kemajuan dalam riset polimer telah menemukan
berbagai polimer yang bersifat konduktif maupun
semikonduktif. Salah satu cara untuk membuat polimer
menjadi konduktif adalah dengan menambahkan karbon aktif
sebagai dopping sehingga terbentuk bahan komposit polimer-
karbon. Komposit polimer-karbon yang terbentuk mempunyai
karakteristik resistansi yang berubah apabila terkena gas
karena mampu mengikat molekul-molekul gas yang
dideteksinya sehingga mempengaruhi sifat konduktifitasnya.
Karena sifat inilah komposit polimer bisa dijadikan sebagai
bahan sensor gas. Sifat konduktifitas dari komposit
polimerkarbon ini dipengaruhi oleh dari beberapa faktor, yaitu;
jenis gas yang dideteksi, volume gas, suhu dan kelembaban.
Sensor komposit polimer-karbon yang akan diuji
ditempatkan didalam ruang pengujian secara berderet.
Ruang pengujian dihubungkan dengan tabung penetral
yang berupa silica gel yang berfungsi sebagai pengering
dan pembersih sisa-sisa gas yang menempel pada sensor
sebelum dialirkan gas penguji yang lain. Sebagai
masukan gas penguji, ruang pengujian diberi jalan
masuk untuk menginjeksikan gas penguji ke dalam
ruang pengujian. Untuk memberi pengaruh kondisi
lingkungan pada ruang pengujian, dihubungkan dengan
ruang pengujian kedua yang berfungsi untuk
menghembuskan udara dengan temperatur dan
kelembaban tertentu. Ruang pengujian kedua berupa
ruang pengujian kosong yang bisa dikondisikan untuk
diberi udara panas atau udara lembab. Untuk
pembacaan hasil resistansi sensor, ruang pengujian
pengujian dihubungkan dengan rangkaian akuisisi data.
Sinyal hasil pengujian masing-masing sensor kemudian
dibaca oleh rangkaian akuisisi data yang kemudian
diteruskan ke komputer melalui komunikasi serial RS
232 untuk ditampilkan sekaligus disimpan datanya.
Keramik juga bisa digunakn sebagai bahan
isolator listrik. Bahan baku yang digunakan
adalah campuran dari Kaolin (Belitung),
Kuarsa (Sukabumi), Feldsfar (Lodoyo) dan
Alumina (produk Jerman, 99%), dimana
komposisi alumina divariasikan yaitu 0%, 5%,
10%, 15% dan 20% berat total seluruh bahan.
Suhu pembakaran divariasikan yaitu 1100°C,
1200°C, 1300°C, 1400°C dan 1500°C, pada masing-
masing suhu ditahan selama 2 jam. Berdasarkan
pengujian densitas, porositas, kuat patah, kekerasan,
termal ekspansi, kuat tembus listrik dan analisa
mikrostruktur dengan menggunakan XRD dan SEM,
terlihat bahwa persentase alumina memberikan
pengaruh terhadap sifat fisis, mekanik dan sifat
listrik dari keramik. Dari karakterisasi sifat listrik
yang dihasilkan maka besamya kuat tembus listrik
dengan komposisi alumina 10% hingga 20% yang
disinter pada suhu I500°C dapat digunakan sebagai
isolator listrik tegangan tinggi.
Keramik memiliki karakteristik yang
    memungkinkannya digunakan untuk berbagai
    aplikasi termasuk :
   kapasitas panas yang baik dan konduktivitas
    panas yang rendah.
   Tahan korosi.
   Sifat listriknya dapat
    insulator, semikonduktor, konduktor bahkan
    superkonduktor.
   Sifatnya dapat magnetik dan non-magnetik.
   Keras dan kuat, namun rapuh.
Keramik terbagi menjadi enam jenis, yaitu:
a.   Keramik konstruksi
b.   Keramik Berpori
c.   Keramik Elektronik
d.   Keramik Optik
e.   Keramik Refraktori
f.   Komposit Keramik
a.   Keramik konstruksi
     Keramik konstruksi adalah keramik yang
     digunakan untuk bahan konstruksi bangunan
     karena sifatnya yang keras, kuat dan tidak korosi.
     Contohnya, tegel, ubin, genteng, batu bata dan lain
     sebagainya.

b.   Keramik Berpori
     Keramik berpori adalah keramik yang memiliki
     banyak pori, umumnya sangat ringan dan
     digunakan sebagai filter (penyaring). Biasanya
     keramik jenis ini digunakan sebagai isolator panas
     dan knalpot mesin.
c. Keramik Elektronik
   Keramik elektronik adalah keramik yang digunakan
   sebagai bahan komponen elektronika karena sifat
   listriknya dapat menjadi
   isolator, semikonduktor, konduktor bahkan
   superkonduktor.
   Contohnya, resistor, kapasitor dan dioda.

d. Keramik Optik
   Keramik optik adalah keramik yang terbuat dari
   bahan gelas dan dapat tembus cahaya.
   Contohnya, kaca jendela, peralatan gelas, gelas optik
   dan serat optik.
e. Keramik Refraktori
   Keramik refraktori adalah keramik yang tahan api
   atau tahan terhadap suhu yang tinggi dan banyak
   mengandung silika. Biasanya keramik jenis ini
   banyak digunakan sebagai bahan tungku pada
   industri dengan temperatur tinggi, misalnya industri
   peleburan besi dan baja.

f. Komposit Keramik
   Komposit keramik adalah keramik yang diperkuat
   dengan matriks yang diproses pada suhu bakar
   rendah dan biasanya digunakan sebagai bahan
   bangunan konstruksi ringan.
Karena sifatnya yang tahan panas, tidak
korosi dan bersifat isolator, keramik digunakan
sebagai bahan pembuatan komponen
elektronika misalnya untuk resistor, kapasitor,
kondensator dan dioda. Dan keramik bisa
digunakan sebagai bahan nano teknologi.
Gambar kapasitor
Gambar Nano teknologi
Polimer matkul

Polimer matkul

  • 2.
    Dunia kita tidakterbungkus plastik, tapi jelas mengandung banyak plastik (juga disebut polimer) baik alami dan buatan manusia. Keindahan polimer adalah bahwa Anda dapat membangun begitu banyak dengan hanya blok bangunan sederhana
  • 3.
    Apa artinya polimer?
  • 4.
    "Poli" berarti "banyak"dan "mer" berarti "bagian." Jadi "polimer" berarti "banyak bagian." Bagian biasanya bagian yang sama digunakan berulang kali dalam seperti cara rantai. Polimer juga disebut sebagai plastik karena mereka mudah dibentuk.
  • 5.
    Metana (gas alam)ini adalah terbuat dari dua karbon dan empat hidrogen. Gambar bawah menunjukkan elektron yang terlibat dalam menjaga atom bersama. "H" dengan tanda tambah (+) adalah hidrogen karena memiliki satu proton (muatan plus). Bola putih kecil dengan tanda minus adalah elektron dari hidrogen. Karbon memiliki 4 elektron terluar ditampilkan sebagai bola abu-abu kecil. Karbon, seperti kebanyakan atom, lebih stabil dengan 8 elektron di sekitarnya. 4 hidrogen berbagi 4 elektron dan karbon memiliki 4 sendiri. Jadi ini adalah konfigurasi yang stabil.
  • 7.
    Propana memiliki 3 atomkarbon. Atom karbon tinggal bersama-sama karena mereka berbagi satu elektron dari mereka sendiri dengan tetangga mereka dan meminjam satu elektron dari tetangga mereka. sharing ini memegang mereka bersama-sama dan menciptakan konfigurasi yang stabil 8 elektron terluar.
  • 8.
    Polyethylene adalah yangpaling umum dari semua polimer. Ada dua jenis polimer polietilen (plastik). Salah satunya adalah ketika polietilena yang ada sebagai rantai lurus panjang. Gambaran di sini menunjukkan rantai satu karbon dengan dua atom hidrogen berulang. Rantai dapat selama 20.000 karbon menjadi 35.000 karbon. Polietilena densitas tinggi ini disebut (HDPE). Kadang-kadang mereka dibuat sampai 500.000 karbon panjang.
  • 10.
    Karakteristik polimer 1. Kemampuancetaknya baik. Pada temperatur rendah bahan dapat dicetak dengan penyuntikan, penekanan, ekstruksi, dan seterusnya. 2. polimer bersifat isolasi listrik. Polimer dapat bersifat konduktor. 3. Kurang tahan terhadap panas sehingga perlu diperhatikan penggunaannya. 4. Mudah termuati listrik secara elektrostatik.
  • 11.
    Polimer bisa digunakanuntuk bahan elektro. Salah satu pengembangan bahan polimer pada saat ini adalah komposit polimer-karbon. Komposi polimer-karbon merupakan bahan polimer yang didoping dengan bahan karbon aktif sehingga polimer tersebut bisa bersifat konduktor. Karena sifat konduktor inilah menjadikan komposit polimer-karbon suatu zat yang berbeda dengan polimer pada umumnya dan bisa digunakan sebagai sensor gas dengan perubahan resistansinya apabila terkena gas.
  • 12.
    Polimer adalah sebuahmolekul panjang yang mengandung rantai-rantai atom yang dipadukan melalui ikatan kovalen yang terbentuk melalui proses polimerisasi. Pada umumnya polimer dikenal sebagai materi yang bersifat non-konduktif atau isolator. Kemajuan dalam riset polimer telah menemukan berbagai polimer yang bersifat konduktif maupun semikonduktif. Salah satu cara untuk membuat polimer menjadi konduktif adalah dengan menambahkan karbon aktif sebagai dopping sehingga terbentuk bahan komposit polimer- karbon. Komposit polimer-karbon yang terbentuk mempunyai karakteristik resistansi yang berubah apabila terkena gas karena mampu mengikat molekul-molekul gas yang dideteksinya sehingga mempengaruhi sifat konduktifitasnya. Karena sifat inilah komposit polimer bisa dijadikan sebagai bahan sensor gas. Sifat konduktifitas dari komposit polimerkarbon ini dipengaruhi oleh dari beberapa faktor, yaitu; jenis gas yang dideteksi, volume gas, suhu dan kelembaban.
  • 15.
    Sensor komposit polimer-karbonyang akan diuji ditempatkan didalam ruang pengujian secara berderet. Ruang pengujian dihubungkan dengan tabung penetral yang berupa silica gel yang berfungsi sebagai pengering dan pembersih sisa-sisa gas yang menempel pada sensor sebelum dialirkan gas penguji yang lain. Sebagai masukan gas penguji, ruang pengujian diberi jalan masuk untuk menginjeksikan gas penguji ke dalam ruang pengujian. Untuk memberi pengaruh kondisi lingkungan pada ruang pengujian, dihubungkan dengan ruang pengujian kedua yang berfungsi untuk menghembuskan udara dengan temperatur dan kelembaban tertentu. Ruang pengujian kedua berupa ruang pengujian kosong yang bisa dikondisikan untuk diberi udara panas atau udara lembab. Untuk pembacaan hasil resistansi sensor, ruang pengujian pengujian dihubungkan dengan rangkaian akuisisi data. Sinyal hasil pengujian masing-masing sensor kemudian dibaca oleh rangkaian akuisisi data yang kemudian diteruskan ke komputer melalui komunikasi serial RS 232 untuk ditampilkan sekaligus disimpan datanya.
  • 16.
    Keramik juga bisadigunakn sebagai bahan isolator listrik. Bahan baku yang digunakan adalah campuran dari Kaolin (Belitung), Kuarsa (Sukabumi), Feldsfar (Lodoyo) dan Alumina (produk Jerman, 99%), dimana komposisi alumina divariasikan yaitu 0%, 5%, 10%, 15% dan 20% berat total seluruh bahan.
  • 17.
    Suhu pembakaran divariasikanyaitu 1100°C, 1200°C, 1300°C, 1400°C dan 1500°C, pada masing- masing suhu ditahan selama 2 jam. Berdasarkan pengujian densitas, porositas, kuat patah, kekerasan, termal ekspansi, kuat tembus listrik dan analisa mikrostruktur dengan menggunakan XRD dan SEM, terlihat bahwa persentase alumina memberikan pengaruh terhadap sifat fisis, mekanik dan sifat listrik dari keramik. Dari karakterisasi sifat listrik yang dihasilkan maka besamya kuat tembus listrik dengan komposisi alumina 10% hingga 20% yang disinter pada suhu I500°C dapat digunakan sebagai isolator listrik tegangan tinggi.
  • 18.
    Keramik memiliki karakteristikyang memungkinkannya digunakan untuk berbagai aplikasi termasuk :  kapasitas panas yang baik dan konduktivitas panas yang rendah.  Tahan korosi.  Sifat listriknya dapat insulator, semikonduktor, konduktor bahkan superkonduktor.  Sifatnya dapat magnetik dan non-magnetik.  Keras dan kuat, namun rapuh.
  • 19.
    Keramik terbagi menjadienam jenis, yaitu: a. Keramik konstruksi b. Keramik Berpori c. Keramik Elektronik d. Keramik Optik e. Keramik Refraktori f. Komposit Keramik
  • 20.
    a. Keramik konstruksi Keramik konstruksi adalah keramik yang digunakan untuk bahan konstruksi bangunan karena sifatnya yang keras, kuat dan tidak korosi. Contohnya, tegel, ubin, genteng, batu bata dan lain sebagainya. b. Keramik Berpori Keramik berpori adalah keramik yang memiliki banyak pori, umumnya sangat ringan dan digunakan sebagai filter (penyaring). Biasanya keramik jenis ini digunakan sebagai isolator panas dan knalpot mesin.
  • 21.
    c. Keramik Elektronik Keramik elektronik adalah keramik yang digunakan sebagai bahan komponen elektronika karena sifat listriknya dapat menjadi isolator, semikonduktor, konduktor bahkan superkonduktor. Contohnya, resistor, kapasitor dan dioda. d. Keramik Optik Keramik optik adalah keramik yang terbuat dari bahan gelas dan dapat tembus cahaya. Contohnya, kaca jendela, peralatan gelas, gelas optik dan serat optik.
  • 22.
    e. Keramik Refraktori Keramik refraktori adalah keramik yang tahan api atau tahan terhadap suhu yang tinggi dan banyak mengandung silika. Biasanya keramik jenis ini banyak digunakan sebagai bahan tungku pada industri dengan temperatur tinggi, misalnya industri peleburan besi dan baja. f. Komposit Keramik Komposit keramik adalah keramik yang diperkuat dengan matriks yang diproses pada suhu bakar rendah dan biasanya digunakan sebagai bahan bangunan konstruksi ringan.
  • 23.
    Karena sifatnya yangtahan panas, tidak korosi dan bersifat isolator, keramik digunakan sebagai bahan pembuatan komponen elektronika misalnya untuk resistor, kapasitor, kondensator dan dioda. Dan keramik bisa digunakan sebagai bahan nano teknologi.
  • 24.
  • 25.