Mulai dari yang tidak jelas hingga yang 
disempurnakan
POLA BK YANG TIDAK JELAS 
Bahwa disekolah belum ada 
pola yang mengatur 
bagaimana semestinya BK 
Sehingga terjadi kesalahan 
tentang BK
Ketidak jelasan disebabkan oleh !! 
Belum adanya hukum 
Belum adanya aturan 
main yang jelas 
Mengapa ? 
Bagaimana ? 
Kepada Siapa ? 
Pengunaan BK
Pola BK Tidak jelas 
mengakibatkan !! 
Konselor belum bisa 
mengoptimalkan tugas dengan 
seharusnya
Bim. 
Pribadi 
Bim. 
Sosial 
Bim. 
Belajar 
Bim. 
Karir 
Orientasi Pembelajaran 
Konseling 
Individu 
Konseling 
Kelompok 
Informasi 
Penempatan/ 
Penyaluran 
Bimbingan 
Kelompok 
Instrumen 
BK 
Himpunan 
Data 
Konferensi 
Kasus 
Alih Tangan 
Kunjungan 
Rumah
Bim. 
Pribadi 
Bim. 
Sosial 
Bim. 
Belajar 
Bim. 
Karir 
Orientasi Pembelajaran 
Konseling 
Individu 
Konseling 
Kelompok 
Informasi 
Penempatan/ 
Penyaluran 
Bimbingan 
Kelompok 
Instrumen 
BK 
Mediasi Konsultasi 
Himpunan 
Data 
Konferensi 
Kasus 
Alih Tangan 
Kunjungan 
Rumah 
Tampilan 
Kepustakaan
Bim. 
Pribadi 
Bim. 
Sosial 
Bim. 
Belajar 
Bim. 
Karir 
Orientasi Pembelajaran 
Konseling 
Individu 
Konseling 
Kelompok 
Informasi 
Penempatan/ 
Penyaluran 
Bimbingan 
Kelompok 
Instrumen 
BK 
Mediasi Konsultasi 
Himpunan 
Data 
Advokasi 
Konferensi 
Kasus 
Alih Tangan 
Kunjungan 
Rumah 
Tampilan 
Kepustakaan
Sejak tahun 1993 penyelenggaraan 
pelayanan Bimbingan dan Konseling (BK) 
memperoleh perbendaharaan istilah baru 
yaitu BK Pola-17. Hal ini memberi warna 
tersendiri bagi arah bidang, jenis layanan 
dan kegiatan pendukung BK di jajaran 
pendidikan dasar dan menengah 
POLA SEMPURNA POLA 17+ POLA 17
Layanan konsultasi dan layanan 
mediasi merupakan layanan 
hasil pengembangan dari BK Pola 17 Plus. 
Dengan adanya pengembangan layanan 
ini, maka layanan konsultasi dan layanan 
mediasi secara otomatis menjadi bidang 
tugas konselor dalam pelayanan 
Bimbingan dan Konseling, khususnya 
pelayanan BK di sekolah. 
POLA SEMPURNA POLA 17+ POLA 17
Program layanan bimbingan konseling 
tidak dapat berjalan dengan efektif apabila 
tidak didukung dengan profesionalismenya guru 
BK tersebut dalam melayani siswanya 
denganterprogram secara efektif apabila kurang 
atau tidak didukung faktor lain, misalnya 
faktorpengalaman bekerja.Layanan konseling 
yang diberikan kepada peserta didik untuk 
belajar dengan efektif. Efektivitas konseling 
dapat tercapai bila seorang konselor atau guru 
pembimbing melaksanakan pola yang 
disempurnakan POLA SEMPURNA POLA 17+ POLA 17
Bimbingan Pribadi 
Bimbingan yang diberikan kepada 
siswa untuk mengembangkan diri 
pribadinya sehingga menjadi pribadi yang 
mantap dan mandiri serta mampu 
mengoptimalkan potensi yang dimilki. 
POLA SEMPURNA POLA 17+ POLA 17
Bimbingan Sosial 
Bimbingan yang diberikan kepada 
siswa untuk mengenal lingkungannya 
sehingga mampu bersoaialisasi dengan 
baik dan menjadi pribadi yang 
bertanggung jawab 
POLA SEMPURNA POLA 17+ POLA 17
Bimbingan Belajar 
Bimbingan yang diberikan kepada 
siswa untuk dapat membentuk kebiasaan 
belajar yang baik, mengembangkan rasa 
ingin tahu dan menumbuhkan motivasi 
untuk mengembangkan ilmu pengetahuan 
POLA SEMPURNA POLA 17+ POLA 17
Bimbingan Karir 
Bimbingan yang diberikan kepada 
siswa untuk dapat merencanakan dan 
mengembangkan masa depannya, 
berkaitan dengan dunia pendidikan 
maupun dunia karir 
POLA SEMPURNA POLA 17+ POLA 17
Layanan Orientasi 
Layanan bimbingan dan konseling 
yang membantu peserta didik memahami 
lingkungan baru, seperti lingkungan satuan 
pendidikan bagi siswa baru, dan obyek-obyek 
yang perlu dipelajari, untuk 
menyesuaikan diri serta mempermudah 
dan memperlancar peran di lingkungan 
baru yang efektif dan berkarakter. 
POLA SEMPURNA POLA 17+ POLA 17
Layanan Informasi 
layanan bimbingan dan konseling 
yang membantu peserta didik menerima 
dan memahami berbagai informasi diri, 
sosial, belajar, karir/ jabatan, dan 
pendidikan lanjutan secara terarah, 
objektif dan bijak. 
POLA SEMPURNA POLA 17+ POLA 17
Layanan Pembelajaran 
Layanan bimbingan dan konseling yang 
membantu peserta didik menguasai konten 
tertentu, terutama kompetensi dan atau 
kebiasaan dalam melakukan, berbuat atau 
mengerjakan sesuatu yang berguna dalam 
kehidupan di sekolah/madrasah, keluarga, dan 
masyarakat sesuai dengan tuntutan kemajuan 
dan berkarakter-cerdas yang terpuji, sesuai 
dengan potensi dan peminatan dirinya. 
POLA SEMPURNA POLA 17+ POLA 17
Layanan Penempatan/Penyaluran 
layanan bimbingan dan konseling 
yang membantu peserta didik memperoleh 
penempatan dan penyaluran yang tepat di 
dalam kelas, kelompok belajar, 
peminatan/lintas minat/pendalaman 
minat, program latihan, magang, dan 
kegiatan ekstrakurikuler secara terarah, 
objektif dan bijak. 
POLA SEMPURNA POLA 17+ POLA 17
Layanan Konseling Individu 
Layanan bimbingan dan konseling 
yang membantu peserta didik dalam 
mengentaskan masalah pribadinya melalui 
prosedur perseorangan. 
POLA SEMPURNA POLA 17+ POLA 17
Layanan Bimbingan Kelompok 
Layanan bimbingan dan konseling 
yang membantu peserta didik dalam 
pengembangan pribadi, kemampuan 
hubungan sosial, kegiatan belajar, 
karir/jabatan, dan pengambilan 
keputusan, serta melakukan kegiatan 
tertentu sesuai dengan tuntutan karakter 
yang terpuji melalui dinamika kelompok. 
POLA SEMPURNA POLA 17+ POLA 17
Layanan Konseling Kelompok 
Layanan bimbingan dan konseling 
yang membantu peserta didik dalam 
pembahasan dan pengentasan masalah 
yang dialami sesuai dengan tuntutan 
karakter-cerdas yang terpuji melalui 
dinamika kelompok. 
POLA SEMPURNA POLA 17+ POLA 17
Layanan Konsultasi 
Layanan bimbingan dan konseling 
yang membantu peserta didik dan atau 
pihak lain dalam memperoleh wawasan, 
pemahaman, dan cara-cara dan atau 
perlakuan yang perlu dilaksanakan kepada 
pihak ketiga sesuai dengan tuntutan 
karakter-cerdas yang terpuji. 
POLA SEMPURNA POLA 17+ POLA 17
Layanan Mediasi 
Layanan bimbingan dan konseling 
yang membantu peserta didik dalam 
menyelesaikan permasalahan dan 
memperbaiki hubungan dengan pihak lain 
sesuai dengan tuntutan karakter-cerdas 
yang terpuji. 
POLA SEMPURNA POLA 17+ POLA 17
Layanan Advokasi 
Layanan bimbingan dan konseling 
yang membantu peserta didik untuk 
memperoleh kembali hak-hak dirinya yang 
tidak diperhatikan dan/atau mendapat 
perlakuan yang salah sesuai dengan 
tuntutan karakter-cerdas yang terpuji. 
POLA SEMPURNA POLA 17+ POLA 17
Instrumen BK 
Kegiatan mengumpulkan data tentang 
diri siswa dan lingkungannya, melalui 
aplikasi berbagai instrumen, baik tes 
maupun non-tes. 
POLA SEMPURNA POLA 17+ POLA 17
Himpunan Data 
Kegiatan menghimpun data yang 
relevan dengan pengembangan peserta 
didik, yang diselenggarakan secara 
berkelanjutan, sistematis, komprehensif, 
terpadu, dan bersifat rahasia. 
POLA SEMPURNA POLA 17+ POLA 17
Koferensi Kasus 
kegiatan membahas permasalahan 
peserta didik dalam pertemuan khusus 
yang dihadiri oleh pihak-pihak yang dapat 
memberikan data, kemudahan dan 
komitmen bagi terentaskannya masalah 
peserta didik melalui pertemuan, yang 
bersifat terbatas dan tertutup. 
POLA SEMPURNA POLA 17+ POLA 17
Kunjungan Rumah 
Kegiatan memperoleh data, 
kemudahan dan komitmen bagi 
terentaskannya masalah peserta didik 
melalui pertemuan dengan orang tua dan 
atau anggota keluarganya. 
POLA SEMPURNA POLA 17+ POLA 17
Tampilan Kepustakaan 
Kegiatan menyediakan berbagai 
bahan pustaka yang dapat digunakan 
peserta didik dalam pengembangan 
pribadi, kemampuan sosial, kegiatan 
belajar, dan karir/ jabatan. 
POLA SEMPURNA POLA 17+ POLA 17
Alih Tangan 
kegiatan untuk memin-dahkan 
penanganan masalah peserta didik ke 
pihak lain sesuai keahlian dan kewenangan 
ahli yang dimaksud. 
POLA SEMPURNA POLA 17+ POLA 17

Pola BK ppt

  • 1.
    Mulai dari yangtidak jelas hingga yang disempurnakan
  • 2.
    POLA BK YANGTIDAK JELAS Bahwa disekolah belum ada pola yang mengatur bagaimana semestinya BK Sehingga terjadi kesalahan tentang BK
  • 3.
    Ketidak jelasan disebabkanoleh !! Belum adanya hukum Belum adanya aturan main yang jelas Mengapa ? Bagaimana ? Kepada Siapa ? Pengunaan BK
  • 4.
    Pola BK Tidakjelas mengakibatkan !! Konselor belum bisa mengoptimalkan tugas dengan seharusnya
  • 5.
    Bim. Pribadi Bim. Sosial Bim. Belajar Bim. Karir Orientasi Pembelajaran Konseling Individu Konseling Kelompok Informasi Penempatan/ Penyaluran Bimbingan Kelompok Instrumen BK Himpunan Data Konferensi Kasus Alih Tangan Kunjungan Rumah
  • 6.
    Bim. Pribadi Bim. Sosial Bim. Belajar Bim. Karir Orientasi Pembelajaran Konseling Individu Konseling Kelompok Informasi Penempatan/ Penyaluran Bimbingan Kelompok Instrumen BK Mediasi Konsultasi Himpunan Data Konferensi Kasus Alih Tangan Kunjungan Rumah Tampilan Kepustakaan
  • 7.
    Bim. Pribadi Bim. Sosial Bim. Belajar Bim. Karir Orientasi Pembelajaran Konseling Individu Konseling Kelompok Informasi Penempatan/ Penyaluran Bimbingan Kelompok Instrumen BK Mediasi Konsultasi Himpunan Data Advokasi Konferensi Kasus Alih Tangan Kunjungan Rumah Tampilan Kepustakaan
  • 8.
    Sejak tahun 1993penyelenggaraan pelayanan Bimbingan dan Konseling (BK) memperoleh perbendaharaan istilah baru yaitu BK Pola-17. Hal ini memberi warna tersendiri bagi arah bidang, jenis layanan dan kegiatan pendukung BK di jajaran pendidikan dasar dan menengah POLA SEMPURNA POLA 17+ POLA 17
  • 9.
    Layanan konsultasi danlayanan mediasi merupakan layanan hasil pengembangan dari BK Pola 17 Plus. Dengan adanya pengembangan layanan ini, maka layanan konsultasi dan layanan mediasi secara otomatis menjadi bidang tugas konselor dalam pelayanan Bimbingan dan Konseling, khususnya pelayanan BK di sekolah. POLA SEMPURNA POLA 17+ POLA 17
  • 10.
    Program layanan bimbingankonseling tidak dapat berjalan dengan efektif apabila tidak didukung dengan profesionalismenya guru BK tersebut dalam melayani siswanya denganterprogram secara efektif apabila kurang atau tidak didukung faktor lain, misalnya faktorpengalaman bekerja.Layanan konseling yang diberikan kepada peserta didik untuk belajar dengan efektif. Efektivitas konseling dapat tercapai bila seorang konselor atau guru pembimbing melaksanakan pola yang disempurnakan POLA SEMPURNA POLA 17+ POLA 17
  • 11.
    Bimbingan Pribadi Bimbinganyang diberikan kepada siswa untuk mengembangkan diri pribadinya sehingga menjadi pribadi yang mantap dan mandiri serta mampu mengoptimalkan potensi yang dimilki. POLA SEMPURNA POLA 17+ POLA 17
  • 12.
    Bimbingan Sosial Bimbinganyang diberikan kepada siswa untuk mengenal lingkungannya sehingga mampu bersoaialisasi dengan baik dan menjadi pribadi yang bertanggung jawab POLA SEMPURNA POLA 17+ POLA 17
  • 13.
    Bimbingan Belajar Bimbinganyang diberikan kepada siswa untuk dapat membentuk kebiasaan belajar yang baik, mengembangkan rasa ingin tahu dan menumbuhkan motivasi untuk mengembangkan ilmu pengetahuan POLA SEMPURNA POLA 17+ POLA 17
  • 14.
    Bimbingan Karir Bimbinganyang diberikan kepada siswa untuk dapat merencanakan dan mengembangkan masa depannya, berkaitan dengan dunia pendidikan maupun dunia karir POLA SEMPURNA POLA 17+ POLA 17
  • 15.
    Layanan Orientasi Layananbimbingan dan konseling yang membantu peserta didik memahami lingkungan baru, seperti lingkungan satuan pendidikan bagi siswa baru, dan obyek-obyek yang perlu dipelajari, untuk menyesuaikan diri serta mempermudah dan memperlancar peran di lingkungan baru yang efektif dan berkarakter. POLA SEMPURNA POLA 17+ POLA 17
  • 16.
    Layanan Informasi layananbimbingan dan konseling yang membantu peserta didik menerima dan memahami berbagai informasi diri, sosial, belajar, karir/ jabatan, dan pendidikan lanjutan secara terarah, objektif dan bijak. POLA SEMPURNA POLA 17+ POLA 17
  • 17.
    Layanan Pembelajaran Layananbimbingan dan konseling yang membantu peserta didik menguasai konten tertentu, terutama kompetensi dan atau kebiasaan dalam melakukan, berbuat atau mengerjakan sesuatu yang berguna dalam kehidupan di sekolah/madrasah, keluarga, dan masyarakat sesuai dengan tuntutan kemajuan dan berkarakter-cerdas yang terpuji, sesuai dengan potensi dan peminatan dirinya. POLA SEMPURNA POLA 17+ POLA 17
  • 18.
    Layanan Penempatan/Penyaluran layananbimbingan dan konseling yang membantu peserta didik memperoleh penempatan dan penyaluran yang tepat di dalam kelas, kelompok belajar, peminatan/lintas minat/pendalaman minat, program latihan, magang, dan kegiatan ekstrakurikuler secara terarah, objektif dan bijak. POLA SEMPURNA POLA 17+ POLA 17
  • 19.
    Layanan Konseling Individu Layanan bimbingan dan konseling yang membantu peserta didik dalam mengentaskan masalah pribadinya melalui prosedur perseorangan. POLA SEMPURNA POLA 17+ POLA 17
  • 20.
    Layanan Bimbingan Kelompok Layanan bimbingan dan konseling yang membantu peserta didik dalam pengembangan pribadi, kemampuan hubungan sosial, kegiatan belajar, karir/jabatan, dan pengambilan keputusan, serta melakukan kegiatan tertentu sesuai dengan tuntutan karakter yang terpuji melalui dinamika kelompok. POLA SEMPURNA POLA 17+ POLA 17
  • 21.
    Layanan Konseling Kelompok Layanan bimbingan dan konseling yang membantu peserta didik dalam pembahasan dan pengentasan masalah yang dialami sesuai dengan tuntutan karakter-cerdas yang terpuji melalui dinamika kelompok. POLA SEMPURNA POLA 17+ POLA 17
  • 22.
    Layanan Konsultasi Layananbimbingan dan konseling yang membantu peserta didik dan atau pihak lain dalam memperoleh wawasan, pemahaman, dan cara-cara dan atau perlakuan yang perlu dilaksanakan kepada pihak ketiga sesuai dengan tuntutan karakter-cerdas yang terpuji. POLA SEMPURNA POLA 17+ POLA 17
  • 23.
    Layanan Mediasi Layananbimbingan dan konseling yang membantu peserta didik dalam menyelesaikan permasalahan dan memperbaiki hubungan dengan pihak lain sesuai dengan tuntutan karakter-cerdas yang terpuji. POLA SEMPURNA POLA 17+ POLA 17
  • 24.
    Layanan Advokasi Layananbimbingan dan konseling yang membantu peserta didik untuk memperoleh kembali hak-hak dirinya yang tidak diperhatikan dan/atau mendapat perlakuan yang salah sesuai dengan tuntutan karakter-cerdas yang terpuji. POLA SEMPURNA POLA 17+ POLA 17
  • 25.
    Instrumen BK Kegiatanmengumpulkan data tentang diri siswa dan lingkungannya, melalui aplikasi berbagai instrumen, baik tes maupun non-tes. POLA SEMPURNA POLA 17+ POLA 17
  • 26.
    Himpunan Data Kegiatanmenghimpun data yang relevan dengan pengembangan peserta didik, yang diselenggarakan secara berkelanjutan, sistematis, komprehensif, terpadu, dan bersifat rahasia. POLA SEMPURNA POLA 17+ POLA 17
  • 27.
    Koferensi Kasus kegiatanmembahas permasalahan peserta didik dalam pertemuan khusus yang dihadiri oleh pihak-pihak yang dapat memberikan data, kemudahan dan komitmen bagi terentaskannya masalah peserta didik melalui pertemuan, yang bersifat terbatas dan tertutup. POLA SEMPURNA POLA 17+ POLA 17
  • 28.
    Kunjungan Rumah Kegiatanmemperoleh data, kemudahan dan komitmen bagi terentaskannya masalah peserta didik melalui pertemuan dengan orang tua dan atau anggota keluarganya. POLA SEMPURNA POLA 17+ POLA 17
  • 29.
    Tampilan Kepustakaan Kegiatanmenyediakan berbagai bahan pustaka yang dapat digunakan peserta didik dalam pengembangan pribadi, kemampuan sosial, kegiatan belajar, dan karir/ jabatan. POLA SEMPURNA POLA 17+ POLA 17
  • 30.
    Alih Tangan kegiatanuntuk memin-dahkan penanganan masalah peserta didik ke pihak lain sesuai keahlian dan kewenangan ahli yang dimaksud. POLA SEMPURNA POLA 17+ POLA 17