By: zukizukazuku
Social campaign 4 students
@
SCHOOL
Does it
happen
in your
school…?
Sebagian orang mungkin
berpendapat bahwa perilaku
bullying sebagai hal sepele
atau bahkan ‘normal’ dalam
tahap kehidupan manusia
atau dalam kehidupan sehari-
hari
Faktanya:
perilaku bullying
merupakan
“LEARNED
BEHAVIORS”
KARENA: manusia
TIDAK terlahir
sebagai penggertak
dan pengganggu
yang lemah
TIDAK normal
TIDAK sehat
Secara sosial TIDAK
bisa diterima
Dengan
MEMBIARKAN
atau ME NERIMA
perilaku bullying,
 berarti kita:
Menghambat
pengembangan
potensi diri secara
optimal,
sehingga
memandulkan
budaya unggul
n everiday
Adanya ketidakseimbangan
kekuatan antara pihak yang
terlibat
Pelaku bullying
(BULLY) bertujuan
menyakiti
targetnya
(korban) secara
mental atau
secara fisik
Kalau hanya kadang-
kadang biasanya tidak
dianggap sebagai bullying,
kecuali jika sangat serius.
Misal  kekerasan fisik atau
ancaman kekerasan fisik
yang membuat korban
merasa tidak aman secara
permanen
Bersifat
PERASAAN
☺Ukuran badan
☺Kekuatan fisik
☺Gender (jenis kelamin)
☺Status sosial
Perasaan lebih superior☻
Kepandaian bicara☻
Atau pandai bersilat lidah☻
Bersifat
NYATA
Ketidakseimbangan
kekuatan antara
pelaku (bully) dan
korban
2 subtipe
bullying
DIRECT
bullying
INDIRECT
bullying
Penyerangan fisik
Ejekan/ hinaan
Fitnah/ menghasut
pelecehan
pengucilan
Penolakan secara sosial
PERILAKU
bullying antara
lain:
Menghasut 
Mengucilkan 
 Mengancam
 intimidasi
 pemerasan
 pemalakan
mengejek 
celaan 
 mendorong
 menendang
 memukul
 menampar, dll
Karakter
pelaku bullying
(BULLY):
Berdasarkan
penelitian,
remaja pelaku
bullying
Kepribadian otoriter
Ingin dipatuhi secara mutlak
Kebutuhan kuat untuk
mengontrol dan menguasai
orang lain
ANTARA
LAIN:
CIRI-CIRI
seorang
bully
Sulit melihat sesuatu dari sudut pandang
orang lain
Kurang berempati terhadap perasaan orang
lain
Mencoba untuk menguasai orang
lain DAN
Berpola perilaku impulsif, agresif,
intimidatif, dan suka memukul
DALAM JANGKA
PANJANG, KORBAN
BULLYING DAPAT
MENDERITA
KARENA 
Masalah emosional
dan perilaku
Menimbulkan perasaan
tidak aman, terisolasi
Perasaan harga diri
yang rendah
Depresi atau menderita stress
yang dapat berakhir dengan
bunuh diri (nau’dzubillah..)
Karakteristik Target Bullying
BASED ON> penelitian Bernstein dan
Watson (1997)  Karakteristik
eksternal korban, CENDERUNG lebih
kecil atau lebih lemah daripada
teman sebayanya.
Bisa juga senior terhadap juniornya.
BASED ON> pengamatan di Belanda
(Juger Tas dan Van Kestern – 1999) 
menemukan bahwa mereka yang
tidak mempunyai teman lebih dari
setengahnya (51 %) menjadi sasaran
tindakan bullying. Sementara
mereka yang mempunyai teman
lebih dari LIMA orang, hanya 11 %
saja.
STRATEGI PENCEGAHAN
agar tidak menjadi sasaran
bullying:
Anak ber-Self-esteem
baik akan:
☺ bersikap dan
berpikir positif
☺Menghargai dirinya
sendiri
☺Mengahargai orang
lain
☺Percaya diri
☺Optimis
☺Berani mengatakan
haknya
STRATEGI
MENGHADAPI
BULLY
Bully biasanya ingin
melihat targetnya
menjadi emosi, jadi
sangat PENTING
untuk bersikap
tenang dan jangan
membuat bully
senang karena bisa
membuat korbannya
marah
Berjalan tegak dan percaya diri
Bergabunglah dengan group atau
bertemenlah dengan siswa yang
sendirian
Jangan membawa barang mahal
atau banyak uang ke sekolah
Jangan memberi pelaku bullying
kekuasaan untuk mengatur kamu
Hindari pelaku bullying
Jika ini terjadi padamu…
PLEASE…
Bullying di sekolah
Bullying di sekolah

Bullying di sekolah