Ketua kelompok
                                                         Dibutuhkan strategi
            hiperaktif
                                                              jitu untuk
                                                            mengatasinya

 Kurang Fokus pada
     kelompok
                                Siswa kurang aktif
                                 dalam kelompok

    Guru kurang
  perhatikan proses                                            Teknik
                                                              keaktifan
            Materi kurang         Siswa aktif dalam
                                                              Universal
         cocok didiskusikan           kelompok
           pada kelompok


Catatan: Teknik Keaktifan Universal adalah teknik yang digunakan guru agar segala
yang berkenaan dengan pembelajaran diaktifkan, antara lain: guru, siswa, materi,
peraga, dan lain sebagainya. Pemanfaatan metode atau strategi pendukung seperti
game, peraga menarik, dan semangat guru tentu sangat dibutuhkan.
Beberapa kelompok memunyai ketua
kelompok yang mengerjakan segala yang
ditugaskan dalam kelompok, sehingga
anggota kelompok apatis atau santai saja
Banyak siswa memang tidak memiliki kemauan
 (grogi) bekerja sama dalam kelompok
 (individualistik)
Penilaian proseskurang berjalan sehingga
memungkinkan siswa merasa tidak
diperhatikan
Materi atau tugas semestinya hanya
diberikan perindividu, seperti tugas menulis
nama presiden Amerika Serikat

Peta konsep masalah

  • 1.
    Ketua kelompok Dibutuhkan strategi hiperaktif jitu untuk mengatasinya Kurang Fokus pada kelompok Siswa kurang aktif dalam kelompok Guru kurang perhatikan proses Teknik keaktifan Materi kurang Siswa aktif dalam Universal cocok didiskusikan kelompok pada kelompok Catatan: Teknik Keaktifan Universal adalah teknik yang digunakan guru agar segala yang berkenaan dengan pembelajaran diaktifkan, antara lain: guru, siswa, materi, peraga, dan lain sebagainya. Pemanfaatan metode atau strategi pendukung seperti game, peraga menarik, dan semangat guru tentu sangat dibutuhkan.
  • 2.
    Beberapa kelompok memunyaiketua kelompok yang mengerjakan segala yang ditugaskan dalam kelompok, sehingga anggota kelompok apatis atau santai saja
  • 3.
    Banyak siswa memangtidak memiliki kemauan (grogi) bekerja sama dalam kelompok (individualistik)
  • 4.
    Penilaian proseskurang berjalansehingga memungkinkan siswa merasa tidak diperhatikan
  • 5.
    Materi atau tugassemestinya hanya diberikan perindividu, seperti tugas menulis nama presiden Amerika Serikat