ANALISIS KATION
SRI REZEKI SAMOSIR, M.Si
&
Hartika Samgryce Siagian, M.Si
ANALISIS KIMIA
• Analisa Kimia dapat dibedakan menjadi
dua bagian yaitu :
1. Analisa kualitatif adalah suatu analisa
yang bertujuan mencari dan
menyelidiki adanya suatu unsur
didalam sampel.
2. Analisa kuantitatif adalah suatu analisa
yang bertujuan mencari/menyelidiki
banyaknya suatu unsur dalam sampel.
ANALISIS KIMIA
• Analisa kualitatif dibagi menjadi dua bagian yaitu :
1. Analisa pendahuluan bertujuan untuk
memperkirakan dan memberi arah sehingga
memperoleh gambaran terhadap contoh yang akan
diteliti. Analisa pendahuluan
meliputi :
a. Organoleptis, yang dianalisis biasanya berupa
bentuk, warna, bau.
b. Pemanasan dengan tabung pijar.
c. Reaksi nyala (flame test), dilakukan dengan
menggunakan kawat Pt atau Nicr.
•
ANALISIS KIMIA
ANALISIS KIMIA
ANALISIS KATION
Untuk tujuan analisis kualitatif sistematik
kation-kation diklasifikasikan dalam lima
golongan berdasarkan sifat-sifat kation itu
terhadap beberapa reagensia.
Dengan memakai reagensia golongan secara
sistematik, dapat kita tetapkan ada tidaknya
golongan-golongan kation, dan dapat juga
memisahkan golongan-golongan ini untuk
pemeriksaan lebih lanjut
ANALISIS KATION
• Reagensia golongan yang dipakai untuk
klasifikasi kation yang paling umum adalah
asam klorida, hidrogen sulfida, amonium
sulfida, dan amonium karbonat.
• Klasifikasi ini didasarkan atas apakah suatu
kation bereaksi dengan reagensia-reagensia ini
dengan membentuk endapan atau tidak.
• Jadi klasifikasi kation yang paling umum adalah
didasarkan atas perbedaan kelarutan dari
klorida, sulfida, dan karbonat dari kation
tersebut
ANALISIS KATION
Kelima golongan kation dan ciri-ciri khas golongan-
golongan ini adalah sebagai berikut :
❖ Golongan I. Kation golongan ini membentuk endapan
dengan asam klorida encer. Ion-ion golongan ini adalah
timbel, merkurium (raksa), dan perak.
❖Golongan II. Kation golongan ini bereaksi dengan asam
klorida, tetapi membentuk endapan dengan hidrogen
sulfida
dalam suasana asam mineral encer.
Ion-ion golongan ini adalah
merkurium (II), tembaga, bismut,
kadmium, arsenik (III), stibium (III),
stibium(V), timah(II), dan timah(III).
ANALISIS KATION
• Keempat ion yang pertama merupakan sub-
golongan IIa dan keenam yang terakhir sub-
golongan IIb.
• Sementara sulfida dari kation dalam Golongan
IIa tak dapat larut dalam amonium polisulfida,
sulfida dari kation dalam golongan IIb justru
dapat larut
ANALISIS KATION
❖Golongan IV. Kation golongan ini tidak bereaksi dengan
reagensia Golongan I, II, dan III. Kation-kation ini
membentuk endapan dengan amonium karbonat dengan
adanya amonium klorida, dalam suasana netral atau sedikit
asam
Kation-kation golongan ini adalah kalsium, strontium, dan
barium.
❖Golongan V. Kation-kation yang umum, yang tidak
bereaksi dengan reagensia-reagensia golongan sebelumnya,
merupakan golongan kation yang terakhir, yang meliputi
ion-ion magnesium, natrium, kalium, amonium, litium.
Prosedur analisis kualitatif
1. Pemeriksaan pendahuluan
Meliputi pemeriksaan organoleptis (bentuk, warna, dan
bau ) dan kelarutan dalam pelarut air, asam, basa, dan atau
garam.
2. Pemeriksaan ion logam (kation) dalam larutan
Meliputi pemeriksaan kation berdasarkan penambahan,
HCl, H2S (tioacetamid) dalam suasana asam, NH4S dalam
suasana basa (NH4OH), serta penambahan NH4CO2 dalam
suasana sedikit asam (NH4Cl), untuk membedakan
golongan
3. Pemeriksaan anion dalam larutan
• Meliputi pemeriksaan anion berdasarkan penambahan,
AgNO3 atau BaNO3 dalam suasana asam (HNO3) untuk
menentukan golongan
Pemeriksaan pendahuluan
Beberapa senyawa yang dapat diidentifikasi berdasarkan warna
Merah : Pb3O4, As2S2,HgO, HgI2,HgS, Sb2S4,CrO3,dan Cu2O, K3[Fe(CN)6]
Merah jingga : dikromat
Ungu kemerahan : permanganat dan tawas krom
Kuning : CdS, As2S3, SnS2, PbI2, HgO, K4[Fe(CN)6].3H2O, kromat, besi III klorida dan
nitrat.
Hijau : Cr2O3, Hg2I2, garam-garam besi (II), garam-garam nikel, CrCl3. 6 H2O, CuCO3,
CuCl2.6H2O, K2MnO4.
Biru : garam-garam kobalt, dan garam-garam tembaga (II) berhidrat
Coklat : PbO2, CdO, Fe3O4, Ag3AsO4, SnS, Fe2O3, dan Fe(OH)3
Hitam : PbS, CuS, CuO, HgS, FeS, MnO2, Co3O4, CoS, NiS, Ni2O3, Ag2S, dan C
Beberapa senyawa yang dapat diidentifikasi berdasarkan warna saat terlarut
Biru : tembaga (II) Hijau : nikel, besi (II), kromium (III), dan manganat
Kuning ; kromat, heksasianoferat(II),
Merah jingga : dikromat
Merah jambu : kobalt, Mangan (II)
Ungu : Permanganat
Pemeriksaan kation
Buat larutan zat uji
1. Zat dilarutkan dalam air suling, dipanaskan bila perlu
2. Jika tidak larut dengan air, dilarutkan dengan HNO3 encer
1. Larutan uji ditambahkan HCl encer Endapan putih
Golongan I = Ag +, Pb2+, Hg2
2+
Tidak ada Endapan
2. Larutan no.1 ditambahkan H2S/NH2S/Tioacetamid Endapan hitam/kuning
Golongan II :
Endapan hitam = Hg 2+, Cu2+, Bi3+
Endapan kuning = Cd2+
Tidak ada Endapan
3. Larutan uji ditambahkan NH4Cl padat dan NH4OH sampai alkalis Endapan
Golongan IIIa :
Endapan merah coklat = Fe 3+,
Endapan hijau kotor = Fe2+
Endapan putih = Al3+
Endapan hijua = Cr3+
Tidak ada Endapan
4. Larutan no 3 ditambahkan H2S/NH2S/Tioacetamid 1 ml Endapan
Golongan IIIb :
Endapan hitam = Ni 2+, atau Co2+
Endapan putih kotor = Zn2+, atau Mn2+
Tidak ada Endapan
5. Larutan no 4 ditambahkan NH4(CO3)2 padat, dipanaskan tidak sampai mendidih
Endapan putih
Golongan IV = Ca2+, Sr2+, Ba2+ ,
4
6. Golongan V = Na +, K+, Mg2+ ,NH +
Tidak ada Endapan
Golongan I
Uji penegasan
Pereaksi Kation
Pb2+
Hg22+ Ag+
HCl
dipanaskan
Endapan putih
Endapan larut
Endapan putih
Endapan tetap
Endapan putih
Endapan tetap
NaOH 1-2 tetes
berlebih
Endapan putih
Endapan larut
Endapan hitam
Endapan tetap
Endapan coklat
Endapan tetap
3 – 5 Pereaksi
PENGGOLONGAN DAN
PEMISAHAN KATION
Sampel uji
Gol I (gol.klorida) Ag, Pb, Hg
+ H2S (pH 0,5)
Penambahan HCl
+ HCl
Gol II (gol. H2S) :
Bi,Cu,Cd,Pb,As,(III)(V),Sb,Sn
(II)(IV), Hg(II)
+NH4Cl + NH4OH+(NH4)2S
+ (NH4)CO3 + NH4OH (pH 9,5)
Gol.III (NH4)2S : Co,Ni,Mn,
Zn,Fe(II),Al(OH)3,Cr(OH)3
Gol. V (Gol.Sisa) : Mg, Na, K
Gol IV. (Golb(NH4)2CO3 : CaCO3,
BaCO3,SrCO3
Tugas
Membuat tabulasi analisis kation golongan 1-5
dilengkapi dengan pereaksi spesifiknya

PERTEMUAN 7 KIMIA ANALISIS FARMASI UNTUK TINGKAT 1.pdf

  • 1.
    ANALISIS KATION SRI REZEKISAMOSIR, M.Si & Hartika Samgryce Siagian, M.Si
  • 2.
    ANALISIS KIMIA • AnalisaKimia dapat dibedakan menjadi dua bagian yaitu : 1. Analisa kualitatif adalah suatu analisa yang bertujuan mencari dan menyelidiki adanya suatu unsur didalam sampel. 2. Analisa kuantitatif adalah suatu analisa yang bertujuan mencari/menyelidiki banyaknya suatu unsur dalam sampel.
  • 3.
    ANALISIS KIMIA • Analisakualitatif dibagi menjadi dua bagian yaitu : 1. Analisa pendahuluan bertujuan untuk memperkirakan dan memberi arah sehingga memperoleh gambaran terhadap contoh yang akan diteliti. Analisa pendahuluan meliputi : a. Organoleptis, yang dianalisis biasanya berupa bentuk, warna, bau. b. Pemanasan dengan tabung pijar. c. Reaksi nyala (flame test), dilakukan dengan menggunakan kawat Pt atau Nicr. •
  • 4.
  • 5.
  • 6.
    ANALISIS KATION Untuk tujuananalisis kualitatif sistematik kation-kation diklasifikasikan dalam lima golongan berdasarkan sifat-sifat kation itu terhadap beberapa reagensia. Dengan memakai reagensia golongan secara sistematik, dapat kita tetapkan ada tidaknya golongan-golongan kation, dan dapat juga memisahkan golongan-golongan ini untuk pemeriksaan lebih lanjut
  • 7.
    ANALISIS KATION • Reagensiagolongan yang dipakai untuk klasifikasi kation yang paling umum adalah asam klorida, hidrogen sulfida, amonium sulfida, dan amonium karbonat. • Klasifikasi ini didasarkan atas apakah suatu kation bereaksi dengan reagensia-reagensia ini dengan membentuk endapan atau tidak. • Jadi klasifikasi kation yang paling umum adalah didasarkan atas perbedaan kelarutan dari klorida, sulfida, dan karbonat dari kation tersebut
  • 8.
    ANALISIS KATION Kelima golongankation dan ciri-ciri khas golongan- golongan ini adalah sebagai berikut : ❖ Golongan I. Kation golongan ini membentuk endapan dengan asam klorida encer. Ion-ion golongan ini adalah timbel, merkurium (raksa), dan perak. ❖Golongan II. Kation golongan ini bereaksi dengan asam klorida, tetapi membentuk endapan dengan hidrogen sulfida dalam suasana asam mineral encer. Ion-ion golongan ini adalah merkurium (II), tembaga, bismut, kadmium, arsenik (III), stibium (III), stibium(V), timah(II), dan timah(III).
  • 9.
    ANALISIS KATION • Keempation yang pertama merupakan sub- golongan IIa dan keenam yang terakhir sub- golongan IIb. • Sementara sulfida dari kation dalam Golongan IIa tak dapat larut dalam amonium polisulfida, sulfida dari kation dalam golongan IIb justru dapat larut
  • 10.
  • 11.
    ❖Golongan IV. Kationgolongan ini tidak bereaksi dengan reagensia Golongan I, II, dan III. Kation-kation ini membentuk endapan dengan amonium karbonat dengan adanya amonium klorida, dalam suasana netral atau sedikit asam Kation-kation golongan ini adalah kalsium, strontium, dan barium. ❖Golongan V. Kation-kation yang umum, yang tidak bereaksi dengan reagensia-reagensia golongan sebelumnya, merupakan golongan kation yang terakhir, yang meliputi ion-ion magnesium, natrium, kalium, amonium, litium.
  • 12.
    Prosedur analisis kualitatif 1.Pemeriksaan pendahuluan Meliputi pemeriksaan organoleptis (bentuk, warna, dan bau ) dan kelarutan dalam pelarut air, asam, basa, dan atau garam. 2. Pemeriksaan ion logam (kation) dalam larutan Meliputi pemeriksaan kation berdasarkan penambahan, HCl, H2S (tioacetamid) dalam suasana asam, NH4S dalam suasana basa (NH4OH), serta penambahan NH4CO2 dalam suasana sedikit asam (NH4Cl), untuk membedakan golongan 3. Pemeriksaan anion dalam larutan • Meliputi pemeriksaan anion berdasarkan penambahan, AgNO3 atau BaNO3 dalam suasana asam (HNO3) untuk menentukan golongan
  • 13.
    Pemeriksaan pendahuluan Beberapa senyawayang dapat diidentifikasi berdasarkan warna Merah : Pb3O4, As2S2,HgO, HgI2,HgS, Sb2S4,CrO3,dan Cu2O, K3[Fe(CN)6] Merah jingga : dikromat Ungu kemerahan : permanganat dan tawas krom Kuning : CdS, As2S3, SnS2, PbI2, HgO, K4[Fe(CN)6].3H2O, kromat, besi III klorida dan nitrat. Hijau : Cr2O3, Hg2I2, garam-garam besi (II), garam-garam nikel, CrCl3. 6 H2O, CuCO3, CuCl2.6H2O, K2MnO4. Biru : garam-garam kobalt, dan garam-garam tembaga (II) berhidrat Coklat : PbO2, CdO, Fe3O4, Ag3AsO4, SnS, Fe2O3, dan Fe(OH)3 Hitam : PbS, CuS, CuO, HgS, FeS, MnO2, Co3O4, CoS, NiS, Ni2O3, Ag2S, dan C Beberapa senyawa yang dapat diidentifikasi berdasarkan warna saat terlarut Biru : tembaga (II) Hijau : nikel, besi (II), kromium (III), dan manganat Kuning ; kromat, heksasianoferat(II), Merah jingga : dikromat Merah jambu : kobalt, Mangan (II) Ungu : Permanganat
  • 14.
    Pemeriksaan kation Buat larutanzat uji 1. Zat dilarutkan dalam air suling, dipanaskan bila perlu 2. Jika tidak larut dengan air, dilarutkan dengan HNO3 encer 1. Larutan uji ditambahkan HCl encer Endapan putih Golongan I = Ag +, Pb2+, Hg2 2+ Tidak ada Endapan 2. Larutan no.1 ditambahkan H2S/NH2S/Tioacetamid Endapan hitam/kuning Golongan II : Endapan hitam = Hg 2+, Cu2+, Bi3+ Endapan kuning = Cd2+ Tidak ada Endapan 3. Larutan uji ditambahkan NH4Cl padat dan NH4OH sampai alkalis Endapan Golongan IIIa : Endapan merah coklat = Fe 3+, Endapan hijau kotor = Fe2+ Endapan putih = Al3+ Endapan hijua = Cr3+ Tidak ada Endapan
  • 15.
    4. Larutan no3 ditambahkan H2S/NH2S/Tioacetamid 1 ml Endapan Golongan IIIb : Endapan hitam = Ni 2+, atau Co2+ Endapan putih kotor = Zn2+, atau Mn2+ Tidak ada Endapan 5. Larutan no 4 ditambahkan NH4(CO3)2 padat, dipanaskan tidak sampai mendidih Endapan putih Golongan IV = Ca2+, Sr2+, Ba2+ , 4 6. Golongan V = Na +, K+, Mg2+ ,NH + Tidak ada Endapan Golongan I Uji penegasan Pereaksi Kation Pb2+ Hg22+ Ag+ HCl dipanaskan Endapan putih Endapan larut Endapan putih Endapan tetap Endapan putih Endapan tetap NaOH 1-2 tetes berlebih Endapan putih Endapan larut Endapan hitam Endapan tetap Endapan coklat Endapan tetap 3 – 5 Pereaksi
  • 16.
    PENGGOLONGAN DAN PEMISAHAN KATION Sampeluji Gol I (gol.klorida) Ag, Pb, Hg + H2S (pH 0,5) Penambahan HCl + HCl Gol II (gol. H2S) : Bi,Cu,Cd,Pb,As,(III)(V),Sb,Sn (II)(IV), Hg(II) +NH4Cl + NH4OH+(NH4)2S + (NH4)CO3 + NH4OH (pH 9,5) Gol.III (NH4)2S : Co,Ni,Mn, Zn,Fe(II),Al(OH)3,Cr(OH)3 Gol. V (Gol.Sisa) : Mg, Na, K Gol IV. (Golb(NH4)2CO3 : CaCO3, BaCO3,SrCO3
  • 17.
    Tugas Membuat tabulasi analisiskation golongan 1-5 dilengkapi dengan pereaksi spesifiknya