PERAN INTERNET DALAM PROSES PEMBELAJARAN
(Studi Deskriptif di SMA Negeri 1 Cianjur Kelas X IPS Tahun Ajaran 2015/2016)
MAKALAH
diajukan untuk memenuhi tugas Sosiologi
Disusun Oleh:
(Kelompok Black Bear)
PEMINATAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
SEKOLAH MENEGAH ATAS NEGERI 1 CIANJUR
2016
Ayang Baet illahi NIS 151610295
Bramastia Bayu NIS 151610296
M. Agiyasa Masduki NIS 151610304
Regiani Pratiwi NIS 151610310
Taufiq Hafizh NIS 151610089
KATA PENGANTAR
Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Panyayang, Kami
panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah,
dan inayah-Nya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah Sosiologi tentang
Peran Internet Dalam Proses Pembelajaran
Makalah Sosiologi ini telah kami susun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan
dari berbagai pihak sehingga dapat memperlancar pembuatan makalah ini. Untuk itu kami
menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam
pembuatan makalah ini.
Terlepas dari semua itu, Kami menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan
baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu dengan tangan terbuka
kami menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar kami dapat memperbaiki makalah
ilmiah ini.
Akhir kata kami berharap semoga makalah ilmiah tentang limbah dan manfaatnya
untuk masyarakan ini dapat memberikan manfaat maupun inpirasi terhadap pembaca.
Cianjur, April 2016
Penyusun
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Internet sebagai salah satu media pembelajaran sangat dibutuhkan saat ini, baik secara
langsung, sebagai media pembelajaran jarak jauh atau sebagai sarana bagi siswa untuk mencari
berbagai sumber informasi materi pelajaran yang sedang dipelajari oleh siswa. Penggunaan
media pembelajaran sebagai suplemen mengajar di kelas, akan efektif dan lebih mudah
diterima. Salah satu media suplemen pembelajaran yang sedang marak dilakukan saat ini
adalah internet. Menurut Angkowo dan Kosasih (2013 : 22) dalam jurnal Magetan hal : 70
bahwa:
Internet adalah jaringan komputer terbesar yang menghubungkan jutaan komputer yang
tersebar di seluruh penjuru dunia. Pemilihan media internet sebagai sumber belajar dikarenakan
media internet mampu menghadirkan perubahan yang cukup besar dalam cara seseorang
belajar,berinteraksi, melakukan penelitian, berkomunikasi dan berdiskusi.
Internet merupakan media informasi yang sangat besar manfaatnya bagi perkembangan
pengetahuan siswa, semua data baik berbentuk gambar maupun uraian sangat banyak tersedia
di internet. Selain itu, internet juga membantu memberikan pengetahuan generatif kepada anak,
sebab anak-anak tidak cukup hanya diberi pengetahuan generatif, yaitu mengembangkan
pelajaran tersebut.
Internet menunjukkan bahwa sumber belajar yang dikemas dalam bentuk internet dapat
meningkatkan mutu pendidikan. Guru berupaya untuk meningkatkan kemampuannya dalam
mengembangkan materi bahan ajar yang sesuai dan inovatif serta dapat mencari metode yang
sesuai dengan mata pelajaran. Internet menyediakan peluang bagi guru untuk mengembangkan
teknik pengajaran sehingga memberikan hasil yang maksimal terhadap Proses pembelajar
siswa. Dan untuk siswa, siswa dapat mencari apa saja di internet, mulai dari materi mata
pelajaran hingga ilmu pengetahuan umum semuanya dapat ditemukan diinternet, membantu
siswa dalam pengerjaan tugas, berkomunikasi dengan orang lain atau teman dan internet juga
dapat mendorong peserta didik menjadi lebih aktif belajar.
Masalah pendidikan dan pengajaran merupakan masalah yang cukup kompleks di mana
banyak faktor yang mempengaruhinya. Salah satu faktor tersebut adalah pendidik atau guru.
Guru merupakan komponen pendidikan yang memegang peranan penting dan utama karena
keberhasilan proses belajar mengajar sangat ditentukan oleh faktor guru. Adapun salah satu
tugas guru adalah menyampaikan materi pelajaran kepada siswa melalui interaksi komunikasi
dalam proses belajar mengajar yang dilakukan.
Komunikasi memegang peranan penting dalam pendidikan. Agar komunikasi antara
guru dan siswa berlangsung baik dan informasi yang disampaikan guru dapat diterima oleh
siswa, maka guru perlu mensiasati kegiatan belajarnya dengan menyampaikan informasi
mengenai materi itu dengan jelas dan menggunakan alat peraga yang salah satunya adalah
Penggunaan media pembelajaran. Media sangat penting guna menunjang keberhasilan guru
dalam mengajar siswanya, dengan menggunakan media pendidikan maka guru tidak akan
mengalami kesulitan dalam mengajarkan berbagai materi yang diajarkan kepada siswa.
Salah satu media yang digunakan adalah penggunaan Internet dalam belajar. Media
internet sebagai sumber pembelajaran merupakan salah satu media yang dapat membantu guru
dan siswa dalam pembelajaran. Di dalam Internet terdapat banyak pengetahuan yang dapat
diambil manfaat untuk menambah wawasan siswa dan juga guru.
Ada banyak manfaat yang kita peroleh dari penggunaan Internet, diantaranya adalah
cepatnya proses pencarian infomasi dan pengetahuan atau berita tentang hal-hal tertentu dan
kemudahan melakukan komunikasi secara murah dan efisien.
Penggunaan Internet sebagai media pendidikan dapat dianggap sebagai suatu hal yang
sudah jamak digunakan di kalangan pelajar. Untuk itu sekolah-sekolah bisa menjadikan
Internet sebagai sarana untuk belajar selain dari buku dan agar mampu menjadi solusi dalam
mengatasi masalah yang selama ini terjadi, misalnya minimnya buku yang ada di perpustakaan,
keterbatasan tenaga ahli, jarak rumah dengan lembaga pendidkan, biaya yang tinggi dan waktu
belajar yang terbatas. Menyadari bahwa di Internet dapat ditemukan berbagai informasi apa
saja , maka pemanfaatan Internet menjadi suatu kebutuhan.
Dalam setiap aktifitas belajar mengajar, guru adalah seorang yang memberikan
bimbingan kepada anak didiknya.
Selain itu guru juga harus mempunyai suatu keahlian lain dibidang teknologi Informasi
terutama Internet, karena pada zaman sekarang guru dituntut untuk bisa menggunakan Internet
karena bisa menggali lebih banyak lagi informasi selain yang ada di buku.
Namun guru yang memiliki tugas sebagai pengajar disekolah pada umumnya masih
klasik, artinya seorang guru di depan kelas menghadapi siswa yang berjumlah 20-30 siswa
dalam waktu yang sama menyampaikan bahan pelajaran dengan satu metode untuk seluruh
siswa. Dapat dibayangkan akibat pengajaran klasik ini, guru tidak memperdulikan adanya
perbedaan antara siswa-siswanya. Siswa yang mempunyai kemampuan tinggi akan cepat
menerima materi pelajaran, tetapi bagi siswa dengan kemampuan rendah akan mengalami
kesulitan untuk menerima materi pelajaran.
Untuk mengatasi hal tersebut, salah satu usaha yang dapat dilakukan adalah dengan
program perbaikan yang disebut pengajaran remedial. Menurut Kunandar (2007:237)
menyatakan bahwa:
Pengajaran remedial merupakan suatu sistem pembelajaran yang dilakukan berdasarkan
diagnosa komprehensif (menyeluruh), yang dimaksudkan untuk menemukan kekurangan yang
dialami peserta didik dalam belajar sehingga dapat mengoptimalkan prestasi belajar.
Kegiatan perbaikan yang dilakukan merupakan segala usaha yang dilaksanakan untuk
mengidentifikasi jenis-jenis dan sifat-sifat kesulitan belajar, menemukan faktor-faktor
penyebabnya, dan mengupayakan alternatif-alternatif pemecahan masalah kesulitan belajar,
baik dengan cara pencegahan maupun penyembuhan, berdasarkan data dan informasi yang
lengkap dan objektif.
Pemanfaatan internet merupakan solusi lain untuk mengatasi masalah-masalah yang
dialami dalam dunia pendidikan. Sehingga dengan adanya media Internet sebagai sumber
pembelajaran disekolah, dapat mengurangi siswa yang mengalami remedial atau program
perbaikan dalam proses pembelajaran. dan siswa menjadi lebih aktif di dalam kelas. Sehingga
siswa yang memiliki prestasi tinggi dengan siswa yang memiliki prestasi rendah sama-sama
memiliki peluang besar untuk mencapai prestasi belajar yang optimal.
Berdasarkan uraian diatas, maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan
judul : “Pengaruh Media Internet Sebagai Sumber Pembelajaran dan Program Pengajaran
Remedial Terhadap Prestasi Belajar Siswa SMA N 1 Cianjur Tahun Ajaran 2015/2016.”
1.2 Rumusan Masalah Penelitian
Berdasarkan uraian latar belakang masalah diatas, penulis mengidentifikasi beberapa
permasalahan yang dihadapi antara lain :
1. Bagaimana Peran Internet Dalam Proses Pembelajaran Siswa/i Kelas X IPS
SMAN 1 Cianjur?
2. Bagaimana Dampak Internet Dalam Proses Pembelajaran Siswa/i Kelas X IPS
SMAN 1 Cianjur?
3. Bagaimana Solusi Untuk Mengatasi Dampak Peran Internet Dalam Proses
Pembelajaran Siswa/i Kelas X IPS SMAN 1 Cianjur?
1.3 Tujuan Penelitian
Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah:
1. Untuk mengetahui peran internet dalam proses pembelajaran siswa/i kelas X IPS
SMAN 1 Cianjur.
2. Untuk mengetahui dampak peran internet dalam proses pembelajaran siswa/i kelas
X IPS SMAN 1 Cianjur.
3. Untuk mengetahui solusi untuk mengatasi dampak peran internet dalam proses
pembelajaran siswa/i kelas X IPS SMAN 1 Cianjur.
1.4 Manfaat Penelitian
Adapun manfaat yang diharapkan dari pelaksanaan penelitian ini adalah sebagai
berikut:
1. Untuk menambah wawasan dan pengetahuan bagi peneliti bagaimana peran
internet sebagai sumber pembelajaran Siswa/I Kelas X IPS SMAN 1 Cianjur.
Tahun Ajaran 2013/2014.
2. Sebagai bahan masukan bagi guru dan siswa dalam implementasi pengaruh
penggunaan internet sebagai media pembelajaran dan sebagai bahan referensi bagi
guru berkaitan dengan pengaruh pengajaran remedial terhadap prestasi belajar
Siswa/I Kelas X IPS SMAN 1 Cianjur.
1.5 Sitematika Penulisan
Bab I Pendahuluan
Pada bab ini berisikan latar belakang Penelitian, rumusan masalah penelitian, tujuan
penelitian, manfaat penelitian, dan sistematika penulisan.
Bab II Landasan Teoretis
Pada bab ini berisikan kajian pustaka baik dari buku – buku ilmiah maupun dari
sumber – sumber lain yang mendukung penelitian ini.
Bab III Metode Penelitian
Pada bab ini berisikan tentang lokasi penelitian, subjek penelitian, metode
pendekatan dan teknik pengumpulan data serta teknik pengolahan data.
Bab IV Hasil Penelitian Dan Pembahasan
Pada bab ini berisikan tentang hasil penelitian dan pembahasan dari data yang telah
diperoleh.
Bab V Kesimpulan Dan Saran
Pada bab ini berisikan simpulan dan rekomendasi penelitian ini.
BAB II
LANDASAN TEORETIS
2.1 Konsep-konsep tentang Kemajuan Teknologi
2.1.1 Pengertian Kemajuan Teknologi
Istilah “teknologi” berasal dari bahasa Yunani: technologis. Technie berarti seni,
keahlian atau sains dan logos berarti ilmu. Teknologi, menurut Gaibraith dapat diartikan
sebagai penerapan sistematik dari pengetahuan ilmiah atau terorganisasikan dalam hal-hal yang
praktis.
Maka secara umum : Teknologi adalah keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-
barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia. Ada tiga
klasifikasi dasar dari kemajuan teknologi yaitu :
2.1.2 Kemajuan teknologi yang bersifat netral
Terjadi bila tingkat pengeluaran (output) lebih tinggi dicapai dengan kuantitas dan
kombinasi faktor-faktor pemasukan (input) yang sama.
2.1.3 Kemajuan teknologi yang hemat tenaga kerja
Kemajuan teknologi yang terjadi sejak akhir abad kesembilan belas banyak ditandai
oleh meningkatnya secara cepat teknologi yang hemat tenaga kerja dalam memproduksi
sesuatu mulai dari kacang-kacangan sampai sepeda hingga jembatan.
2.1.4 Kemajuan teknologi yang hemat modal
Fenomena yang relatif langka. Hal ini terutama disebabkan karena hampir semua riset
teknologi dan ilmu pengetahuan di dunia dilakukan di negara-negara maju, yang lebih
ditujukan untuk menghemat tenaga kerja, bukan modalnya.
2.2 Konsep-konsep tentang Internet
2.2.1 Pengertian Internet
Internet (kependekan dari interconnected-networking) ialah system global dari seluruh
jaringan computer yang saling terhubung menggunakan standar internet protocol suire
(TCP/IP) Untuk melayani milliaran pengguna diseluruh dunia. Manakala internet (huruf ‘I’
besar) ialah system computer umum, yang terhubung secara global dan menggunakan TCP/IP
sebagai protocol pertukaran paket (paket switching communication protocol). Rangkaian
internet yang terbesar dinamakan internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan keadaan ini
dinamakan internet working.
Jumlah pengguna internet yang besar dan semakin berkembang, telah mewujudkan
budaya internet. Internet juga mempunyai pengaruh yang besar atas ilmu, dan pandangan
dunia. Dengan hanya berpandukan mesin pencari seperti google, pengguna diseluruh dunia
mempunyai akses internet yang mudah atas bermacam-macam informasi. Dibanding dengan
buku dan perpustakaan, internet melambangkan penyebaran (decentralisasion) /pengetahuan
(knowledge) informasi dan secara data ekstrem.
2.2.2 Penggunaan internet dalam kehidupan keseharian
Kecandungan teknologi harus disembuhkan dn masyarakat harus disadarkan sebelum
teknologi menimbulkan efek yang lebih buruk lagi. Alat teknologi membuat banyak dari kita
merasa gelisah, karena pikiran hanya tertuju pada alat ini, seperti ponsel misalnya.
Kecandungan teknologi seperti ini bias dilihat dari seringnya orang mengecek ponsel tiap
beberapa menit sekali hanya untuk melihat notifikasi messenger, sms atau situs jejaring social.
Ketika kita tidak bisa focus kepada hal yang penting, ini juga merupakan masalah dari
kecandumgan teknologi. Kewajiban dilakukan sembaring menggenggam ponsel atau
memangku laptop, merupakan tanda bahwa kecandungan teknologi sudah demikian merasuk.
Perasaan untuk selalu harus membalas sapaan yang masuk melalui sms, messenger atau situs
jejarig social dalam keadaan apapun juga merupakan indikasi nyata. Sebelum kecandungan
teknologi ini merusak lebih jauh, kendalikan diri dengan menahan keinginan tidak beralasan
atau setiap menit mengecek ponsel atau melihat notifikasi. Jangan melakukan dua atau lebih
pekerjaan sekaligus disaat seharusnya kewajiban diprioritaskan.
2.2.3 Dampak positif dan dampak negatif internet bagi pelajar
A. Dampak positif internet bagi pelajar
1. Dapat mengakses data secara mudah
Pelajar sering mendapatkan tugas untuk mereferensi suatu berita atau
informasi dari sumber infomasi. Dahulu sebelum ada internet mereka mencari dari
Koran, surat kabar, majalah, radio, televisi atau yang lain dimana sumber itu sulit
diakses kapan saja sesuai keinginan mereka, sehingga mereka membutuhkan waktu
yang lama untuk mencari suatu berita atau informasi yang diinginkan. Tetapi setelah
ada internet mereka lebih mudah mencari suatu data atau informasi yang diinginkan
secara cepat dan mudah baik itu data yang terupdate atau data lama melalui media
internet.
2. Sebagai media telekomunikasi yang efektif
Dengan adanya internet para pelajar dapat berkomunikasi dengan sesamanya
dengan cepat dan mudah, tanpa batasan waktu dan jarak. Untuk menanyakan suatu
tugas mereka hanya perlu menanyakan teman-temannya dengan cepat.
3. Sebagai sarana untuk membangun komunitas diantara pelajar
Sebagai pelajar mereka juga butuh banyak teman untuk membangu komunitas
dan memenuhi kebutuhan social, karena bagaimanapun manusia merupakan
makhluk social. Oleh sebab itu internet merupakan alat yang paling efektif untuk
kita membangun suatu komunitas pelajar, dimana komunitas itu dapat menjadi
tempat untuk para pelajar sharing pengalaman, informasi atau sekedar untuk cari
teman bermain.
B. Dampak negatif internet bagi pelajar
1. Kecandungan browsing internet
Internet adalah hal yang mengasyikkan bagi kalangan pelajar. Mereka bisa
buka apa saja disana, bisa main game online, bisa buka social network, dan lain-lain.
Dengan rasa asyik tersebut dan mereka tidak membohongi diri mereka, mereka akan
kecandungan atau berinternet ria (online) lagi dan lagi.
2. Lupa waktu
Dengan rasa kecandungan, para pelajar akan menghabiskan waktu mereka
hanya untuk berinternet (online) didepan layar monitor dan duduk manis
didepannya. Hal ini sangat merugikan dirinya sendiri dan orang tuanya.
3. Merusak anggota dan fungsi tubuh
Pelajar sering menggunakan internet tanpa memerhatikan kondisi tubuhnya.
Mereka ada yang melupakan matanya yang merah hingga berair didepan layar
monitor, ada yang membiarkan penggunanya linu duduk didepan layar monitor, dan
lain-lain. Hal itu sangat merugikan khususnya bagi dirinya sendiri. Seharusnya
pengguna internet harus secara berkala meralaksasikan tubuhnya ketika didepan
layar monitor agar tidak terjadi kerusakan tubuh yang tidak diharapkan.
2.2 Konsep-konsep tentang Pembelajaran
Pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar
pada suatu lingkungan belajar. Pembelajaran merupakan bantuan yang diberikan pendidik agar
dapat terjadi proses perolehan ilmu dan pengetahuan, penguasaan kemahiran dan tabiat, serta
pembentukan sikap dan kepercayaan pada peserta didik. Dengan kata lain, pembelajaran adalah
proses untuk membantu peserta didik agar dapat belajar dengan baik.
Di sisi lain pembelajaran mempunyai pengertian yang mirip dengan pengajaran, tetapi
sebenarnya mempunyai konotasi yang berbeda. Dalam konteks pendidikan, guru mengajar agar
peserta didik dapat belajar dan menguasai isi pelajaran hingga mencapai sesuatu objektif yang
ditentukan (aspek kognitif), juga dapat memengaruhi perubahan sikap (aspek afektif), serta
keterampilan (aspek psikomotor) seorang peserta didik, namun proses pengajaran ini memberi
kesan hanya sebagai pekerjaan satu pihak, yaitu pekerjaan pengajar saja. Sedangkan
pembelajaran menyiratkan adanya interaksi antara pengajar dengan peserta didik.
Pembelajaran yang berkualitas sangat tergantung dari motivasi pelajar dan kreatifitas
pengajar. Pembelajar yang memiliki motivasi tinggi ditunjang dengan pengajar yang mampu
memfasilitasi motivasi tersebut akan membawa pada keberhasilan pencapaian target belajar.
Target belajar dapat diukur melalui perubahan sikap dan kemampuan siswa melalui proses
belajar. Desain pembelajaran yang baik, ditunjang fasilitas yang memandai, ditambah dengan
kreatifitas guru akan membuat peserta didik lebih mudah mencapai target belajar.
A. Manfaat Internet Bagi Dunia Pendidikan
Adanya Internet memungkinkan dunia pendidikan untuk mengakses kepada sumber informasi
yang mulai banyak tersedia .Internet dapat dianggap sebagai sumber informasi yang sangat
besar. Ada dua peranan internet yang sangat penting, yakni:
(1) sebagai sumber data dan informasi
(2) sarana pertukaran data dan informasi.
B. Hakikat Minat Belajar
a. Hakikat Minat
Minat adalah kesukaan, kecenderungan hati, perhatian, keinginan terhadap sesuatu. Minat
dapat diartikan sebagai salah satu aspek psikis manusia yang dapat mendorong untuk mencapai
tujuan. Seseorang yang memiliki minat terhadap sesuatu objek, cenderung untuk memberikan
perhatian atau merasa senang yang lebih besar terhadap objek tersebut. Namun, apabila objek
tersebut tidak menimbulkan rasa senang maka ia tidak akan memiliki minat pada objek
tersebut. Menurut seorang ahli Crowd berpendapat bahwa minat erat hubungannya dengan
daya gerak yang mendorong seseorang untuk mengahadapi atau berurusan dengan orang lain,
benda atau bisa juga sebagai pengalaman efektif yang dipengaruhi oleh kegiatan itu sendiri.
Dengan kata lain minat dapat menjadi sebab kegiatan dan sebab berpatisipasi dalam kegiatan
itu.
b. Hakikat Belajar
Belajar adalah berusaha, berlatih supaya mendapatkan sesuatu kepandaian. Belajar menurut
seorang ahli Moh. Surya (1981: 32) adalah sesuatu proses usaha yang dilakukan individu untuk
memperoleh sesuatu perubahan tingkah laku yang baru keseluruhan, sebagai hasil pengalaman
individu itu sendiri dalam interaksi dengan lingkungan.
c. Hakikat Minat Belajar
Minat belajar merupakan aspek psikis manusia yang menjadi faktor pendorong dalam
kegiatan belajar. Seseorang yang memiliki minat belajar cenderung untuk memberikan
perhatian dan pemusatan pikiran terhadap sesuatu kegiatan belajar yang ia sukai. Kegiatan yang
dilakukan juga dapat memberikan stimulasi dan perubahan pada pola tingkah laku dalam
kegiatan belajar yang dilakukan untuk mencapai tujuan. Hal ini dilihat dari adanya semangat,
perhatian, ketekunan, pengorbanan, serta kerja keras dalam mencapai sesuatu yang diinginkan.
2.3 Konsep-konsep tentang Siswa/siswi
Siswa/siswi istilah bagi peserta didik pada jenjang pendidikan menengah pertama dan
menengah atas. Siswa adalah komponen masukan dalam sistem pendidikan, yang selanjutnya
diproses dalam proses pendidikan, sehingga menjadi manusia yang berkualitas sesuai dengan
tujuan pendidikan nasional. Sebagai suatu komponen pendidikan, siswa dapat ditinjau dari
berbagai pendekatan, antara lain: pendekatan sosial, pendekatan psikologis, dan pendekatan
edukatif/pedagogis.
2.4 Penelitian Terdahulu
No Nama Judul Hasil Penelitian
1. Kharisa Nur Dinati “Pengaruh
Penggunaan
Internet Terhadap
Minat Belajar
Siswa”
Penggunaan internet di kalangan pelajar
memiliki berbagai dampak, baik itu dampak
negatif ataupun positif. Dampak – dampak
tersebut antara lain :
Dampak Positif
1. Internet sebagai media komunikasi merupakan
fungsi yang paling banyak digunakan. Dimana
setiap pengguna internet dapat berkomunikasi
dengan pengguna lainnya diseluruh dunia.
2. Internet sebagai media pertukaran data dengan
menggunakan e-mail, news group dan www
(world wide web) para pengguna internet
diseluruh dunia terutama pelajar, dapat saling
bertukar informasi dengan cepat dan murah.
Dengan seperti itu, siswa disuatu negara
dengan negara lainnya dapat saling bertukar
informasi dan data untuk kemajuan
pendidikan.
3. Internet sebagai media untuk mencari data atau
informasi yang penting dan akurat. Hal ini bisa
membuat siswa memiliki pengetahuan yang
luas dalam cangkupan dunia sehingga segala
ilmu yang ada diseluruh dunia bisa dipelajari
yang pada akhirnya meningkatkan kecerdasan
dan pengetahuan yang luas dikalangan siswa.
Dampak Negatif
1. Dengan adanya internet ini cenderung siswa
karena merasa mudah membuat siswa menjadi
malas untuk membaca buku.
2. Karena internet besifat bebas dan mudah
diakses pornografipun merajalela. Hal ini
berdampak buruk bagi perkembangan prestasi
dan mental siswa.
3. Menghabiskan sebagian waktunya untuk
membuka jejaring sosial dan game online
sehingga kita banyak mengluarkan uang yang
mungkin kurang bermanfaat.
4. Berdasarkan data yang telah kami kumpulkan,
internet juga berpeluang mempengaruhi
kepribadian siswa.
2.5 kerangka Pemikiran
PERAN INTERNET DALAM
PROSES PEMBELAJARAN
Peran Internet Dalam
Proses Pembelajaran
Siswa/i Kelas X IPS
SMAN 1 Cianjur.
Solusi Untuk Mengatasi
Dampak Peran Internet
Dalam Proses
Pembelajaran Siswa/i
Kelas X IPS SMAN 1
Cianjur.
Dampak Internet Dalam
Proses Pembelajaran
Siswa/i KelasXIPS SMAN 1
Cianjur.

Peran internet dalam proses pembelajaran

  • 1.
    PERAN INTERNET DALAMPROSES PEMBELAJARAN (Studi Deskriptif di SMA Negeri 1 Cianjur Kelas X IPS Tahun Ajaran 2015/2016) MAKALAH diajukan untuk memenuhi tugas Sosiologi Disusun Oleh: (Kelompok Black Bear) PEMINATAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL SEKOLAH MENEGAH ATAS NEGERI 1 CIANJUR 2016 Ayang Baet illahi NIS 151610295 Bramastia Bayu NIS 151610296 M. Agiyasa Masduki NIS 151610304 Regiani Pratiwi NIS 151610310 Taufiq Hafizh NIS 151610089
  • 2.
    KATA PENGANTAR Dengan menyebutnama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Panyayang, Kami panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah, dan inayah-Nya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah Sosiologi tentang Peran Internet Dalam Proses Pembelajaran Makalah Sosiologi ini telah kami susun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan dari berbagai pihak sehingga dapat memperlancar pembuatan makalah ini. Untuk itu kami menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembuatan makalah ini. Terlepas dari semua itu, Kami menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu dengan tangan terbuka kami menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar kami dapat memperbaiki makalah ilmiah ini. Akhir kata kami berharap semoga makalah ilmiah tentang limbah dan manfaatnya untuk masyarakan ini dapat memberikan manfaat maupun inpirasi terhadap pembaca. Cianjur, April 2016 Penyusun
  • 3.
    BAB I PENDAHULUAN 1.1 LatarBelakang Masalah Internet sebagai salah satu media pembelajaran sangat dibutuhkan saat ini, baik secara langsung, sebagai media pembelajaran jarak jauh atau sebagai sarana bagi siswa untuk mencari berbagai sumber informasi materi pelajaran yang sedang dipelajari oleh siswa. Penggunaan media pembelajaran sebagai suplemen mengajar di kelas, akan efektif dan lebih mudah diterima. Salah satu media suplemen pembelajaran yang sedang marak dilakukan saat ini adalah internet. Menurut Angkowo dan Kosasih (2013 : 22) dalam jurnal Magetan hal : 70 bahwa: Internet adalah jaringan komputer terbesar yang menghubungkan jutaan komputer yang tersebar di seluruh penjuru dunia. Pemilihan media internet sebagai sumber belajar dikarenakan media internet mampu menghadirkan perubahan yang cukup besar dalam cara seseorang belajar,berinteraksi, melakukan penelitian, berkomunikasi dan berdiskusi. Internet merupakan media informasi yang sangat besar manfaatnya bagi perkembangan pengetahuan siswa, semua data baik berbentuk gambar maupun uraian sangat banyak tersedia di internet. Selain itu, internet juga membantu memberikan pengetahuan generatif kepada anak, sebab anak-anak tidak cukup hanya diberi pengetahuan generatif, yaitu mengembangkan pelajaran tersebut. Internet menunjukkan bahwa sumber belajar yang dikemas dalam bentuk internet dapat meningkatkan mutu pendidikan. Guru berupaya untuk meningkatkan kemampuannya dalam mengembangkan materi bahan ajar yang sesuai dan inovatif serta dapat mencari metode yang sesuai dengan mata pelajaran. Internet menyediakan peluang bagi guru untuk mengembangkan teknik pengajaran sehingga memberikan hasil yang maksimal terhadap Proses pembelajar siswa. Dan untuk siswa, siswa dapat mencari apa saja di internet, mulai dari materi mata pelajaran hingga ilmu pengetahuan umum semuanya dapat ditemukan diinternet, membantu siswa dalam pengerjaan tugas, berkomunikasi dengan orang lain atau teman dan internet juga dapat mendorong peserta didik menjadi lebih aktif belajar. Masalah pendidikan dan pengajaran merupakan masalah yang cukup kompleks di mana banyak faktor yang mempengaruhinya. Salah satu faktor tersebut adalah pendidik atau guru. Guru merupakan komponen pendidikan yang memegang peranan penting dan utama karena keberhasilan proses belajar mengajar sangat ditentukan oleh faktor guru. Adapun salah satu
  • 4.
    tugas guru adalahmenyampaikan materi pelajaran kepada siswa melalui interaksi komunikasi dalam proses belajar mengajar yang dilakukan. Komunikasi memegang peranan penting dalam pendidikan. Agar komunikasi antara guru dan siswa berlangsung baik dan informasi yang disampaikan guru dapat diterima oleh siswa, maka guru perlu mensiasati kegiatan belajarnya dengan menyampaikan informasi mengenai materi itu dengan jelas dan menggunakan alat peraga yang salah satunya adalah Penggunaan media pembelajaran. Media sangat penting guna menunjang keberhasilan guru dalam mengajar siswanya, dengan menggunakan media pendidikan maka guru tidak akan mengalami kesulitan dalam mengajarkan berbagai materi yang diajarkan kepada siswa. Salah satu media yang digunakan adalah penggunaan Internet dalam belajar. Media internet sebagai sumber pembelajaran merupakan salah satu media yang dapat membantu guru dan siswa dalam pembelajaran. Di dalam Internet terdapat banyak pengetahuan yang dapat diambil manfaat untuk menambah wawasan siswa dan juga guru. Ada banyak manfaat yang kita peroleh dari penggunaan Internet, diantaranya adalah cepatnya proses pencarian infomasi dan pengetahuan atau berita tentang hal-hal tertentu dan kemudahan melakukan komunikasi secara murah dan efisien. Penggunaan Internet sebagai media pendidikan dapat dianggap sebagai suatu hal yang sudah jamak digunakan di kalangan pelajar. Untuk itu sekolah-sekolah bisa menjadikan Internet sebagai sarana untuk belajar selain dari buku dan agar mampu menjadi solusi dalam mengatasi masalah yang selama ini terjadi, misalnya minimnya buku yang ada di perpustakaan, keterbatasan tenaga ahli, jarak rumah dengan lembaga pendidkan, biaya yang tinggi dan waktu belajar yang terbatas. Menyadari bahwa di Internet dapat ditemukan berbagai informasi apa saja , maka pemanfaatan Internet menjadi suatu kebutuhan. Dalam setiap aktifitas belajar mengajar, guru adalah seorang yang memberikan bimbingan kepada anak didiknya. Selain itu guru juga harus mempunyai suatu keahlian lain dibidang teknologi Informasi terutama Internet, karena pada zaman sekarang guru dituntut untuk bisa menggunakan Internet karena bisa menggali lebih banyak lagi informasi selain yang ada di buku. Namun guru yang memiliki tugas sebagai pengajar disekolah pada umumnya masih klasik, artinya seorang guru di depan kelas menghadapi siswa yang berjumlah 20-30 siswa dalam waktu yang sama menyampaikan bahan pelajaran dengan satu metode untuk seluruh siswa. Dapat dibayangkan akibat pengajaran klasik ini, guru tidak memperdulikan adanya perbedaan antara siswa-siswanya. Siswa yang mempunyai kemampuan tinggi akan cepat
  • 5.
    menerima materi pelajaran,tetapi bagi siswa dengan kemampuan rendah akan mengalami kesulitan untuk menerima materi pelajaran. Untuk mengatasi hal tersebut, salah satu usaha yang dapat dilakukan adalah dengan program perbaikan yang disebut pengajaran remedial. Menurut Kunandar (2007:237) menyatakan bahwa: Pengajaran remedial merupakan suatu sistem pembelajaran yang dilakukan berdasarkan diagnosa komprehensif (menyeluruh), yang dimaksudkan untuk menemukan kekurangan yang dialami peserta didik dalam belajar sehingga dapat mengoptimalkan prestasi belajar. Kegiatan perbaikan yang dilakukan merupakan segala usaha yang dilaksanakan untuk mengidentifikasi jenis-jenis dan sifat-sifat kesulitan belajar, menemukan faktor-faktor penyebabnya, dan mengupayakan alternatif-alternatif pemecahan masalah kesulitan belajar, baik dengan cara pencegahan maupun penyembuhan, berdasarkan data dan informasi yang lengkap dan objektif. Pemanfaatan internet merupakan solusi lain untuk mengatasi masalah-masalah yang dialami dalam dunia pendidikan. Sehingga dengan adanya media Internet sebagai sumber pembelajaran disekolah, dapat mengurangi siswa yang mengalami remedial atau program perbaikan dalam proses pembelajaran. dan siswa menjadi lebih aktif di dalam kelas. Sehingga siswa yang memiliki prestasi tinggi dengan siswa yang memiliki prestasi rendah sama-sama memiliki peluang besar untuk mencapai prestasi belajar yang optimal. Berdasarkan uraian diatas, maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul : “Pengaruh Media Internet Sebagai Sumber Pembelajaran dan Program Pengajaran Remedial Terhadap Prestasi Belajar Siswa SMA N 1 Cianjur Tahun Ajaran 2015/2016.” 1.2 Rumusan Masalah Penelitian Berdasarkan uraian latar belakang masalah diatas, penulis mengidentifikasi beberapa permasalahan yang dihadapi antara lain : 1. Bagaimana Peran Internet Dalam Proses Pembelajaran Siswa/i Kelas X IPS SMAN 1 Cianjur? 2. Bagaimana Dampak Internet Dalam Proses Pembelajaran Siswa/i Kelas X IPS SMAN 1 Cianjur? 3. Bagaimana Solusi Untuk Mengatasi Dampak Peran Internet Dalam Proses Pembelajaran Siswa/i Kelas X IPS SMAN 1 Cianjur?
  • 6.
    1.3 Tujuan Penelitian Tujuanyang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah: 1. Untuk mengetahui peran internet dalam proses pembelajaran siswa/i kelas X IPS SMAN 1 Cianjur. 2. Untuk mengetahui dampak peran internet dalam proses pembelajaran siswa/i kelas X IPS SMAN 1 Cianjur. 3. Untuk mengetahui solusi untuk mengatasi dampak peran internet dalam proses pembelajaran siswa/i kelas X IPS SMAN 1 Cianjur. 1.4 Manfaat Penelitian Adapun manfaat yang diharapkan dari pelaksanaan penelitian ini adalah sebagai berikut: 1. Untuk menambah wawasan dan pengetahuan bagi peneliti bagaimana peran internet sebagai sumber pembelajaran Siswa/I Kelas X IPS SMAN 1 Cianjur. Tahun Ajaran 2013/2014. 2. Sebagai bahan masukan bagi guru dan siswa dalam implementasi pengaruh penggunaan internet sebagai media pembelajaran dan sebagai bahan referensi bagi guru berkaitan dengan pengaruh pengajaran remedial terhadap prestasi belajar Siswa/I Kelas X IPS SMAN 1 Cianjur. 1.5 Sitematika Penulisan Bab I Pendahuluan Pada bab ini berisikan latar belakang Penelitian, rumusan masalah penelitian, tujuan penelitian, manfaat penelitian, dan sistematika penulisan. Bab II Landasan Teoretis Pada bab ini berisikan kajian pustaka baik dari buku – buku ilmiah maupun dari sumber – sumber lain yang mendukung penelitian ini. Bab III Metode Penelitian Pada bab ini berisikan tentang lokasi penelitian, subjek penelitian, metode pendekatan dan teknik pengumpulan data serta teknik pengolahan data. Bab IV Hasil Penelitian Dan Pembahasan Pada bab ini berisikan tentang hasil penelitian dan pembahasan dari data yang telah diperoleh.
  • 7.
    Bab V KesimpulanDan Saran Pada bab ini berisikan simpulan dan rekomendasi penelitian ini.
  • 8.
    BAB II LANDASAN TEORETIS 2.1Konsep-konsep tentang Kemajuan Teknologi 2.1.1 Pengertian Kemajuan Teknologi Istilah “teknologi” berasal dari bahasa Yunani: technologis. Technie berarti seni, keahlian atau sains dan logos berarti ilmu. Teknologi, menurut Gaibraith dapat diartikan sebagai penerapan sistematik dari pengetahuan ilmiah atau terorganisasikan dalam hal-hal yang praktis. Maka secara umum : Teknologi adalah keseluruhan sarana untuk menyediakan barang- barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia. Ada tiga klasifikasi dasar dari kemajuan teknologi yaitu : 2.1.2 Kemajuan teknologi yang bersifat netral Terjadi bila tingkat pengeluaran (output) lebih tinggi dicapai dengan kuantitas dan kombinasi faktor-faktor pemasukan (input) yang sama. 2.1.3 Kemajuan teknologi yang hemat tenaga kerja Kemajuan teknologi yang terjadi sejak akhir abad kesembilan belas banyak ditandai oleh meningkatnya secara cepat teknologi yang hemat tenaga kerja dalam memproduksi sesuatu mulai dari kacang-kacangan sampai sepeda hingga jembatan. 2.1.4 Kemajuan teknologi yang hemat modal Fenomena yang relatif langka. Hal ini terutama disebabkan karena hampir semua riset teknologi dan ilmu pengetahuan di dunia dilakukan di negara-negara maju, yang lebih ditujukan untuk menghemat tenaga kerja, bukan modalnya. 2.2 Konsep-konsep tentang Internet 2.2.1 Pengertian Internet Internet (kependekan dari interconnected-networking) ialah system global dari seluruh jaringan computer yang saling terhubung menggunakan standar internet protocol suire (TCP/IP) Untuk melayani milliaran pengguna diseluruh dunia. Manakala internet (huruf ‘I’ besar) ialah system computer umum, yang terhubung secara global dan menggunakan TCP/IP sebagai protocol pertukaran paket (paket switching communication protocol). Rangkaian internet yang terbesar dinamakan internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan keadaan ini dinamakan internet working.
  • 9.
    Jumlah pengguna internetyang besar dan semakin berkembang, telah mewujudkan budaya internet. Internet juga mempunyai pengaruh yang besar atas ilmu, dan pandangan dunia. Dengan hanya berpandukan mesin pencari seperti google, pengguna diseluruh dunia mempunyai akses internet yang mudah atas bermacam-macam informasi. Dibanding dengan buku dan perpustakaan, internet melambangkan penyebaran (decentralisasion) /pengetahuan (knowledge) informasi dan secara data ekstrem. 2.2.2 Penggunaan internet dalam kehidupan keseharian Kecandungan teknologi harus disembuhkan dn masyarakat harus disadarkan sebelum teknologi menimbulkan efek yang lebih buruk lagi. Alat teknologi membuat banyak dari kita merasa gelisah, karena pikiran hanya tertuju pada alat ini, seperti ponsel misalnya. Kecandungan teknologi seperti ini bias dilihat dari seringnya orang mengecek ponsel tiap beberapa menit sekali hanya untuk melihat notifikasi messenger, sms atau situs jejaring social. Ketika kita tidak bisa focus kepada hal yang penting, ini juga merupakan masalah dari kecandumgan teknologi. Kewajiban dilakukan sembaring menggenggam ponsel atau memangku laptop, merupakan tanda bahwa kecandungan teknologi sudah demikian merasuk. Perasaan untuk selalu harus membalas sapaan yang masuk melalui sms, messenger atau situs jejarig social dalam keadaan apapun juga merupakan indikasi nyata. Sebelum kecandungan teknologi ini merusak lebih jauh, kendalikan diri dengan menahan keinginan tidak beralasan atau setiap menit mengecek ponsel atau melihat notifikasi. Jangan melakukan dua atau lebih pekerjaan sekaligus disaat seharusnya kewajiban diprioritaskan. 2.2.3 Dampak positif dan dampak negatif internet bagi pelajar A. Dampak positif internet bagi pelajar 1. Dapat mengakses data secara mudah Pelajar sering mendapatkan tugas untuk mereferensi suatu berita atau informasi dari sumber infomasi. Dahulu sebelum ada internet mereka mencari dari Koran, surat kabar, majalah, radio, televisi atau yang lain dimana sumber itu sulit diakses kapan saja sesuai keinginan mereka, sehingga mereka membutuhkan waktu yang lama untuk mencari suatu berita atau informasi yang diinginkan. Tetapi setelah ada internet mereka lebih mudah mencari suatu data atau informasi yang diinginkan secara cepat dan mudah baik itu data yang terupdate atau data lama melalui media internet.
  • 10.
    2. Sebagai mediatelekomunikasi yang efektif Dengan adanya internet para pelajar dapat berkomunikasi dengan sesamanya dengan cepat dan mudah, tanpa batasan waktu dan jarak. Untuk menanyakan suatu tugas mereka hanya perlu menanyakan teman-temannya dengan cepat. 3. Sebagai sarana untuk membangun komunitas diantara pelajar Sebagai pelajar mereka juga butuh banyak teman untuk membangu komunitas dan memenuhi kebutuhan social, karena bagaimanapun manusia merupakan makhluk social. Oleh sebab itu internet merupakan alat yang paling efektif untuk kita membangun suatu komunitas pelajar, dimana komunitas itu dapat menjadi tempat untuk para pelajar sharing pengalaman, informasi atau sekedar untuk cari teman bermain. B. Dampak negatif internet bagi pelajar 1. Kecandungan browsing internet Internet adalah hal yang mengasyikkan bagi kalangan pelajar. Mereka bisa buka apa saja disana, bisa main game online, bisa buka social network, dan lain-lain. Dengan rasa asyik tersebut dan mereka tidak membohongi diri mereka, mereka akan kecandungan atau berinternet ria (online) lagi dan lagi. 2. Lupa waktu Dengan rasa kecandungan, para pelajar akan menghabiskan waktu mereka hanya untuk berinternet (online) didepan layar monitor dan duduk manis didepannya. Hal ini sangat merugikan dirinya sendiri dan orang tuanya. 3. Merusak anggota dan fungsi tubuh Pelajar sering menggunakan internet tanpa memerhatikan kondisi tubuhnya. Mereka ada yang melupakan matanya yang merah hingga berair didepan layar monitor, ada yang membiarkan penggunanya linu duduk didepan layar monitor, dan lain-lain. Hal itu sangat merugikan khususnya bagi dirinya sendiri. Seharusnya pengguna internet harus secara berkala meralaksasikan tubuhnya ketika didepan layar monitor agar tidak terjadi kerusakan tubuh yang tidak diharapkan. 2.2 Konsep-konsep tentang Pembelajaran Pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar. Pembelajaran merupakan bantuan yang diberikan pendidik agar
  • 11.
    dapat terjadi prosesperolehan ilmu dan pengetahuan, penguasaan kemahiran dan tabiat, serta pembentukan sikap dan kepercayaan pada peserta didik. Dengan kata lain, pembelajaran adalah proses untuk membantu peserta didik agar dapat belajar dengan baik. Di sisi lain pembelajaran mempunyai pengertian yang mirip dengan pengajaran, tetapi sebenarnya mempunyai konotasi yang berbeda. Dalam konteks pendidikan, guru mengajar agar peserta didik dapat belajar dan menguasai isi pelajaran hingga mencapai sesuatu objektif yang ditentukan (aspek kognitif), juga dapat memengaruhi perubahan sikap (aspek afektif), serta keterampilan (aspek psikomotor) seorang peserta didik, namun proses pengajaran ini memberi kesan hanya sebagai pekerjaan satu pihak, yaitu pekerjaan pengajar saja. Sedangkan pembelajaran menyiratkan adanya interaksi antara pengajar dengan peserta didik. Pembelajaran yang berkualitas sangat tergantung dari motivasi pelajar dan kreatifitas pengajar. Pembelajar yang memiliki motivasi tinggi ditunjang dengan pengajar yang mampu memfasilitasi motivasi tersebut akan membawa pada keberhasilan pencapaian target belajar. Target belajar dapat diukur melalui perubahan sikap dan kemampuan siswa melalui proses belajar. Desain pembelajaran yang baik, ditunjang fasilitas yang memandai, ditambah dengan kreatifitas guru akan membuat peserta didik lebih mudah mencapai target belajar. A. Manfaat Internet Bagi Dunia Pendidikan Adanya Internet memungkinkan dunia pendidikan untuk mengakses kepada sumber informasi yang mulai banyak tersedia .Internet dapat dianggap sebagai sumber informasi yang sangat besar. Ada dua peranan internet yang sangat penting, yakni: (1) sebagai sumber data dan informasi (2) sarana pertukaran data dan informasi. B. Hakikat Minat Belajar a. Hakikat Minat Minat adalah kesukaan, kecenderungan hati, perhatian, keinginan terhadap sesuatu. Minat dapat diartikan sebagai salah satu aspek psikis manusia yang dapat mendorong untuk mencapai tujuan. Seseorang yang memiliki minat terhadap sesuatu objek, cenderung untuk memberikan perhatian atau merasa senang yang lebih besar terhadap objek tersebut. Namun, apabila objek tersebut tidak menimbulkan rasa senang maka ia tidak akan memiliki minat pada objek tersebut. Menurut seorang ahli Crowd berpendapat bahwa minat erat hubungannya dengan daya gerak yang mendorong seseorang untuk mengahadapi atau berurusan dengan orang lain, benda atau bisa juga sebagai pengalaman efektif yang dipengaruhi oleh kegiatan itu sendiri. Dengan kata lain minat dapat menjadi sebab kegiatan dan sebab berpatisipasi dalam kegiatan itu.
  • 12.
    b. Hakikat Belajar Belajaradalah berusaha, berlatih supaya mendapatkan sesuatu kepandaian. Belajar menurut seorang ahli Moh. Surya (1981: 32) adalah sesuatu proses usaha yang dilakukan individu untuk memperoleh sesuatu perubahan tingkah laku yang baru keseluruhan, sebagai hasil pengalaman individu itu sendiri dalam interaksi dengan lingkungan. c. Hakikat Minat Belajar Minat belajar merupakan aspek psikis manusia yang menjadi faktor pendorong dalam kegiatan belajar. Seseorang yang memiliki minat belajar cenderung untuk memberikan perhatian dan pemusatan pikiran terhadap sesuatu kegiatan belajar yang ia sukai. Kegiatan yang dilakukan juga dapat memberikan stimulasi dan perubahan pada pola tingkah laku dalam kegiatan belajar yang dilakukan untuk mencapai tujuan. Hal ini dilihat dari adanya semangat, perhatian, ketekunan, pengorbanan, serta kerja keras dalam mencapai sesuatu yang diinginkan. 2.3 Konsep-konsep tentang Siswa/siswi Siswa/siswi istilah bagi peserta didik pada jenjang pendidikan menengah pertama dan menengah atas. Siswa adalah komponen masukan dalam sistem pendidikan, yang selanjutnya diproses dalam proses pendidikan, sehingga menjadi manusia yang berkualitas sesuai dengan tujuan pendidikan nasional. Sebagai suatu komponen pendidikan, siswa dapat ditinjau dari berbagai pendekatan, antara lain: pendekatan sosial, pendekatan psikologis, dan pendekatan edukatif/pedagogis.
  • 13.
    2.4 Penelitian Terdahulu NoNama Judul Hasil Penelitian 1. Kharisa Nur Dinati “Pengaruh Penggunaan Internet Terhadap Minat Belajar Siswa” Penggunaan internet di kalangan pelajar memiliki berbagai dampak, baik itu dampak negatif ataupun positif. Dampak – dampak tersebut antara lain : Dampak Positif 1. Internet sebagai media komunikasi merupakan fungsi yang paling banyak digunakan. Dimana setiap pengguna internet dapat berkomunikasi dengan pengguna lainnya diseluruh dunia. 2. Internet sebagai media pertukaran data dengan menggunakan e-mail, news group dan www (world wide web) para pengguna internet diseluruh dunia terutama pelajar, dapat saling bertukar informasi dengan cepat dan murah. Dengan seperti itu, siswa disuatu negara dengan negara lainnya dapat saling bertukar informasi dan data untuk kemajuan pendidikan. 3. Internet sebagai media untuk mencari data atau informasi yang penting dan akurat. Hal ini bisa membuat siswa memiliki pengetahuan yang luas dalam cangkupan dunia sehingga segala
  • 14.
    ilmu yang adadiseluruh dunia bisa dipelajari yang pada akhirnya meningkatkan kecerdasan dan pengetahuan yang luas dikalangan siswa. Dampak Negatif 1. Dengan adanya internet ini cenderung siswa karena merasa mudah membuat siswa menjadi malas untuk membaca buku. 2. Karena internet besifat bebas dan mudah diakses pornografipun merajalela. Hal ini berdampak buruk bagi perkembangan prestasi dan mental siswa. 3. Menghabiskan sebagian waktunya untuk membuka jejaring sosial dan game online sehingga kita banyak mengluarkan uang yang mungkin kurang bermanfaat. 4. Berdasarkan data yang telah kami kumpulkan, internet juga berpeluang mempengaruhi kepribadian siswa.
  • 15.
    2.5 kerangka Pemikiran PERANINTERNET DALAM PROSES PEMBELAJARAN Peran Internet Dalam Proses Pembelajaran Siswa/i Kelas X IPS SMAN 1 Cianjur. Solusi Untuk Mengatasi Dampak Peran Internet Dalam Proses Pembelajaran Siswa/i Kelas X IPS SMAN 1 Cianjur. Dampak Internet Dalam Proses Pembelajaran Siswa/i KelasXIPS SMAN 1 Cianjur.