NAMAANGGOTA :
MAGHFIROTUL IMMA (14030234017 / KB 14)
NINING FITRIANA (14030234006 / KA 14 )
A. LATAR BELAKANG
• IPK 2,4
2006
• IPK 2,3
2007
• IPK 2,8
2009
• IPK 2,8
2010
CATATAN : semakin rendah nilai IPK berarti semakin tinggi tingkat korupsi
dalam rentang indeks 0 (sangat korup) dan 10 (sangat bersih).
IPK ini dilansir oleh Lembaga Transparency Internasional
Indeks Persepsi Korupsi di Indonesia
KPK
B. DEFINISI KORUPSI
Korupsi
Secara etimologi berasal dari
bahasa latin “corrumpere”,
“corruptio”, “corruptus”.
corruptus yang merupakan kata
sifat dari kata kerja corrumpere
yang bermakna menghancurkan.
Secara terminologi, Korup
artinya menerima uang sogok,
menyelewengkan uang/barang
milik perusahaan atau negara,
menerima uang dengan
menggunakan jabatan untuk
kepentingan pribadi
Korupsi adalah tindakan penyalahgunaan kekuasaan untuk kepentingan
pribadi yang dapat merugikan orang lain ataupun menghancurkan
negara. Orang yang melakukan korupsi disebut koruptor
DIMENSI KORUPSI
(ONGHOKHAM)
Tingkat Atas
Para dictator di
Amerika latin dan
Asia Tenggara
Tingkat
menengah ke
bawah
berbelitnya proses
perizinan,
pembuatan KTP,
SIM, dll
Faktor Internal :
1. Aspek perilaku individu
2. Aspek sosial
Faktor Eksternal :
1. Aspek sikap
masyarakat terhadap
korupsi
2. Aspek ekonomi
3. Aspek politik
4. Aspek organisasi
D. PEMBERANTASAN KORUPSI DI
INDONESIA
Korupsi adalah salah satu faktor penghambat
utama pelaksanaan pembangunan di
Indonesia kini semakin meluas dan merambah
pada lembaga eksekutif, legislatif dan
yudikatif.
perbedaan yang ada
di depan mata & tanpa jarak
HAMBATAN PENANGANAN KORUPSI
bersumber dari praktik-praktik
penyelenggaraan negara dan
pemerintahan
bersumber dari kebiasaan negatif
yang berkembang dimasyarakat
bersumber dari kurangnya
instrumen pendukung dalam
bentuk peraturan perundang-
undangan
bersumber dari diabaikannya
prinsip-prinsip managemen yang
baik
E. PENDIDIKANANTI KORUPSI
Dalam pandangan Harmanto dan Suyanto (2005)
materi pendidikan anti korupsi di sekolah antara
lain adalah :
a) Apa dan dimana korupsi itu.
b) Isu moral.
c) Korupsi dan hak asasi manusia.
d) Memerangi korupsi.
e) Korupsi dan ekonomi pasar.
f) Korupsi dan hukum.
g) Korupsi dan masyarakat demokrasi.
F. STRATEGI PEMBERANTASAN
KORUPSI
Strategi
penindakan
Strategi
pencegahan
Strategi
penggalangan
keikutsertaan
masyarakat
Strategi
Pembangunan
kelembagaan
Melawan hukum,
yaitu tidak taat pada
ketentuan hukum
yang berlaku
Memperkaya diri
sendiri dan
merugikan orang
banyak
Merugikan
keuangan negara
dengan berdalih
apapun untuk
keuntungan pribadi
sebuah tindakan dapat
dikatakan korupsi
Dasar hukum tindak pidana korupsi
• UU RI no.30 th. 2002 tentang Komisi
Pemberantasan Korupsi
• UU RI no.20 th.2001 tentang pemberantasan tindak
pidana korupsi.
• UU RI no.31 th.1999 tentang pemberantasan
korupsi.
• UU RI no.28 th.1999 tentang penyelenggaraan
negara yang bersih dan bebas dari korupsi, kolusi,
dan nepotisme.
• PP RI no.71 th.2000 tentang tata cara pelaksanaan
peran serta masyarakat dan pemberian penghargaan
dalam pencegahan dan pemberantasan tindak
pidana korupsi.
Kategori
tindak
pidana
korupsi
Kerugian
Keuangan
negara
Suap
Menyuap
Penggelapan
Dalam
Jabatan
Benturan
Kepentingan
Dalam
Pengadaan
Barang
Perbuatan
Curang
pemerasan
Gratifikasi
Jenis tindak pidana
lain yang berkaitan
dengan tindak
pidana korupsi
Merintangi proses pemeriksaan
perkara korupsi
Memberi keterangan palsu
Bank tidak memberikan
keterangan rekening tersangka
Saksi membuka identitas
pelapor
Orang yang memegang
rahasia jabatan tidak
mmberikan keterangan
Saksi tidak memberikan
keterangan atau memberi
keterangan palsu
wilayah
yang rentan
korupsi
Eksekutif
Legislatif
Yudikatif
Institusi pend.
parpolLSM
Ormas
perorangan
Perusahaan
swasta
Efek korupsi yang
terjadi di Indonesia
yang dapat diindikasi
Pola
perkembangan
Kultur
Korupsi
Politik dan
Korupsi
Gerakan Anti
Korupsi
kesenjangan umum dalam program
penanganan anti korupsi
Kepemimpinan
Jangkauan ke
Publik
Kelanjutan
Program
KESIMPULAN
Para pelaku korupsi mulai dari kelas
kakap sampai kelas teri, dan terjadi baik dari
lembaga yang memiliki wewenang besar
maupun wewenang kecil. Salah satu upaya
untuk memberikan pemahaman terhadap pelajar
adalah dengan memberikan PENDIDIKAN
ANTI KORUPSI yang dapat dilakukan di
sekolah sekolah dan perguruan tinggi.
Terdapat dua tujuan yang ingin dicacai
dari pendidikan anti korupsi, pertama
menanamkan semangat anti korupsi pada setiap
anak bangsa. Kedua, menyadarkan masyarakat
bahwa pemberantasan korupsi bukan hanya
tanggung jawab lembaga penegak hukum,
melainkan menjadi tanggung jawab setiap anak
bangsa.
Ade Swara (bupati Karawang) dan istrinya
Nurlatifah divonis 6 tahun penjara, terlibat
kasus dugaan penyuapan dan tindak pidana
pencucian uang dalam pengurusan izin
pengelolaan lingkungan PT Tatar Kertabumi.
Kasus suap terhadap Ade Swara terungkap
dalam operasi tangkap tangan KPK, Juli tahun
2014.
Romi Herton (walikota Palembang) divonis 6
tahun penjara ditambah denda sebesar Rp 200
juta subsider 2 bulan kurungan dalam kasus
korupsi pemberian uang kepada mantan Ketua
Mahkamah Konstitusi, Akil Mochtar, dan
perbuatan memberikan keterangan yang tidak
benar. Sedangkan Istri Romi, Masyito, divonis
4 tahun penjara dan denda Rp 200 juta
subsider dan 2 bulan kurungan dalam kasus
yang sama.
Pemerintah Cina mengeluarkan daftar 100
orang buron yang bersembunyi di luar
negeri (Selandia Baru, Korea Selatan,
Sudan, Dan Amerika Serikat) karena
terlibat kasus korupsi. Daftar nama yang
memuat wajah buron beserta identitas
pribadi dan kasus korupsinya dipajang di
dua halaman koran resmi China Daily.
Mereka yang dicari rata-rata bekerja
sebagai manajer bank sampai pejabat
pembangunan ekonomi pemerintah daerah
, staf negara yang menjalankan
perusahaan, dan bahkan kepala sekolah
mengemudi.
Pendidikan anti korupsi

Pendidikan anti korupsi

  • 1.
    NAMAANGGOTA : MAGHFIROTUL IMMA(14030234017 / KB 14) NINING FITRIANA (14030234006 / KA 14 )
  • 2.
    A. LATAR BELAKANG •IPK 2,4 2006 • IPK 2,3 2007 • IPK 2,8 2009 • IPK 2,8 2010 CATATAN : semakin rendah nilai IPK berarti semakin tinggi tingkat korupsi dalam rentang indeks 0 (sangat korup) dan 10 (sangat bersih). IPK ini dilansir oleh Lembaga Transparency Internasional Indeks Persepsi Korupsi di Indonesia
  • 4.
  • 5.
    B. DEFINISI KORUPSI Korupsi Secaraetimologi berasal dari bahasa latin “corrumpere”, “corruptio”, “corruptus”. corruptus yang merupakan kata sifat dari kata kerja corrumpere yang bermakna menghancurkan. Secara terminologi, Korup artinya menerima uang sogok, menyelewengkan uang/barang milik perusahaan atau negara, menerima uang dengan menggunakan jabatan untuk kepentingan pribadi Korupsi adalah tindakan penyalahgunaan kekuasaan untuk kepentingan pribadi yang dapat merugikan orang lain ataupun menghancurkan negara. Orang yang melakukan korupsi disebut koruptor
  • 6.
    DIMENSI KORUPSI (ONGHOKHAM) Tingkat Atas Paradictator di Amerika latin dan Asia Tenggara Tingkat menengah ke bawah berbelitnya proses perizinan, pembuatan KTP, SIM, dll
  • 8.
    Faktor Internal : 1.Aspek perilaku individu 2. Aspek sosial Faktor Eksternal : 1. Aspek sikap masyarakat terhadap korupsi 2. Aspek ekonomi 3. Aspek politik 4. Aspek organisasi
  • 9.
    D. PEMBERANTASAN KORUPSIDI INDONESIA Korupsi adalah salah satu faktor penghambat utama pelaksanaan pembangunan di Indonesia kini semakin meluas dan merambah pada lembaga eksekutif, legislatif dan yudikatif.
  • 10.
    perbedaan yang ada didepan mata & tanpa jarak
  • 11.
    HAMBATAN PENANGANAN KORUPSI bersumberdari praktik-praktik penyelenggaraan negara dan pemerintahan bersumber dari kebiasaan negatif yang berkembang dimasyarakat bersumber dari kurangnya instrumen pendukung dalam bentuk peraturan perundang- undangan bersumber dari diabaikannya prinsip-prinsip managemen yang baik
  • 12.
    E. PENDIDIKANANTI KORUPSI Dalampandangan Harmanto dan Suyanto (2005) materi pendidikan anti korupsi di sekolah antara lain adalah : a) Apa dan dimana korupsi itu. b) Isu moral. c) Korupsi dan hak asasi manusia. d) Memerangi korupsi. e) Korupsi dan ekonomi pasar. f) Korupsi dan hukum. g) Korupsi dan masyarakat demokrasi.
  • 13.
  • 14.
    Melawan hukum, yaitu tidaktaat pada ketentuan hukum yang berlaku Memperkaya diri sendiri dan merugikan orang banyak Merugikan keuangan negara dengan berdalih apapun untuk keuntungan pribadi sebuah tindakan dapat dikatakan korupsi
  • 15.
    Dasar hukum tindakpidana korupsi • UU RI no.30 th. 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi • UU RI no.20 th.2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. • UU RI no.31 th.1999 tentang pemberantasan korupsi. • UU RI no.28 th.1999 tentang penyelenggaraan negara yang bersih dan bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme. • PP RI no.71 th.2000 tentang tata cara pelaksanaan peran serta masyarakat dan pemberian penghargaan dalam pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi.
  • 16.
    Kategori tindak pidana korupsi Kerugian Keuangan negara Suap Menyuap Penggelapan Dalam Jabatan Benturan Kepentingan Dalam Pengadaan Barang Perbuatan Curang pemerasan Gratifikasi Jenis tindak pidana lainyang berkaitan dengan tindak pidana korupsi Merintangi proses pemeriksaan perkara korupsi Memberi keterangan palsu Bank tidak memberikan keterangan rekening tersangka Saksi membuka identitas pelapor Orang yang memegang rahasia jabatan tidak mmberikan keterangan Saksi tidak memberikan keterangan atau memberi keterangan palsu
  • 17.
  • 18.
    Efek korupsi yang terjadidi Indonesia yang dapat diindikasi Pola perkembangan Kultur Korupsi Politik dan Korupsi Gerakan Anti Korupsi kesenjangan umum dalam program penanganan anti korupsi Kepemimpinan Jangkauan ke Publik Kelanjutan Program
  • 19.
    KESIMPULAN Para pelaku korupsimulai dari kelas kakap sampai kelas teri, dan terjadi baik dari lembaga yang memiliki wewenang besar maupun wewenang kecil. Salah satu upaya untuk memberikan pemahaman terhadap pelajar adalah dengan memberikan PENDIDIKAN ANTI KORUPSI yang dapat dilakukan di sekolah sekolah dan perguruan tinggi. Terdapat dua tujuan yang ingin dicacai dari pendidikan anti korupsi, pertama menanamkan semangat anti korupsi pada setiap anak bangsa. Kedua, menyadarkan masyarakat bahwa pemberantasan korupsi bukan hanya tanggung jawab lembaga penegak hukum, melainkan menjadi tanggung jawab setiap anak bangsa.
  • 20.
    Ade Swara (bupatiKarawang) dan istrinya Nurlatifah divonis 6 tahun penjara, terlibat kasus dugaan penyuapan dan tindak pidana pencucian uang dalam pengurusan izin pengelolaan lingkungan PT Tatar Kertabumi. Kasus suap terhadap Ade Swara terungkap dalam operasi tangkap tangan KPK, Juli tahun 2014. Romi Herton (walikota Palembang) divonis 6 tahun penjara ditambah denda sebesar Rp 200 juta subsider 2 bulan kurungan dalam kasus korupsi pemberian uang kepada mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Akil Mochtar, dan perbuatan memberikan keterangan yang tidak benar. Sedangkan Istri Romi, Masyito, divonis 4 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider dan 2 bulan kurungan dalam kasus yang sama.
  • 21.
    Pemerintah Cina mengeluarkandaftar 100 orang buron yang bersembunyi di luar negeri (Selandia Baru, Korea Selatan, Sudan, Dan Amerika Serikat) karena terlibat kasus korupsi. Daftar nama yang memuat wajah buron beserta identitas pribadi dan kasus korupsinya dipajang di dua halaman koran resmi China Daily. Mereka yang dicari rata-rata bekerja sebagai manajer bank sampai pejabat pembangunan ekonomi pemerintah daerah , staf negara yang menjalankan perusahaan, dan bahkan kepala sekolah mengemudi.