PASAR INPUT
(Pasar Faktor Produksi)
Disusun oleh :
Yunita Andriani
Ayuni Fridayanti
Lenny Amalia
Nency Avelina
pasar input adalah pasar yang
menyediakan faktor produksi
Macam-
macam
faktor
froduksi
SDM/Tenaga Kerja
(upah/wage)
Modal
(bunga/interest)
Skill/Kewirausahaan
(laba/Profit)
SDA / Tanah
(sewa/rent)
Hal yang membedakan pasar input dan
pasar outout
Dari sisi permintaan: permintaan input bukan
permintaan asli melainkan turunan atau
permintaan tidak langsung
Dari segi penawaran: faktor biaya tidak langsung
membentuk penawaran
Faktor produksi sebagai
permintaan turunan
Hukum pertambahan hasil yang
makin menurun ( the law of
diminishing of return )
Faktor froduksi
subtitusi dan
komplementer
Efek subtitusi dan efek
output
Pasar Input Tenaga Kerja
Penawaran tenaga kerja total jumlah
keinginan kerja ( jam kerja ) yang diberikan
oleh seluruh individu yang ingin bekerja
(angkatan kerja ) yang ada di dalam pasar
Faktor- Faktor Penentu Permintaan
Terhadap Faktor produksi
Haraga Faktor
Produksi
Permintaan
terhadap Output
Kemajuan
Teknologi
Permintaan
terhadap Faktor
Produksi Lain
Harga Faktor
Produksi yang
Lain
Backward bending labour supply curve
Dalam masyarakat yang miskin,kurva penawaran
tenaga kerja dapat bersudut kemiringan (slope) negatif
. Jika upah makin rendah, penawaran tenaga kerja
makin meningkat
Pasar Tenaga Kerja Berstruktur
Persaingan Sempurna
Dalam pasar tenaga kerja persaingan
sempurna, pembeli (perusahaan) maupun
penjual (pemilik faktor produksi) tidak dapat
mempengaruhi harga pasar.
Mengasumsi hanya tenaga kerja yang dapat diubah-ubah
jumlah penggunaannya. Keputusan penggunaan tenaga kerja
oleh perusahaan ditentukan dengan membandingkan biaya
marginal dan penerimaan marginal dari penambahan satu
tenaga kerja
Penambahan penggunaan tenaga kerja dapat diimbangi
dengan penambahan faktor produks lainnya (mesin)
Permintaan tenaga kerja dalam
model satu macam faktor produksi
variabel
Permintaan tenaga kerja dalam
model beberapa macam faktor
produksi variabel
Pasar Tenaga Kerja Berstruktur
Monopoli
Tenaga kerja dapat memiliki daya monopoli
faktor produksi, misalnya dengan membentuk
serikat pekerja (labour union). Dengan daya
monopoli, serikat pekerja dapat menentukan
beberapa tingkat upah sesuai dengan tujuan
yang ingin dicapai
Monopsoni
Monopsoni adalah suatu keaadaan dimana
dalam pasar faktor produksi (tenaga kerja)
hanya ada satu pembeli. Karena posisinya
sebagai pembeli tunggal pemiliknya
monopsoni mempunyai kemampuan
membentuk upah
Monopoli Bilateral
Terjadi bila pekerja memiliki daya monopoli ,
misalnya melalui serikat pekerja, sementara
perusahaan memliki daya monopsoni. Dalam
keadaan demikian tingkat upah ditentukan
melalui perundingan antara serikat pekerja
dan perusahaan
Pasar Tanah
Model Sewa Tanah Richardo
1. Berdasarkan tingkat kesuburannya, tanah dibagi menjadi tiga
kelas, yaitu kelas subur, sedang dan tidak subur
2. Jumlah tanah yang subur lebih sedikit dari tanah yang
sedang, dan jumlah tanah yang aling banyak adaah tanah
yang tidak subur
Kontekstualisasi Model Richardo
Dalam era modern produktivtas tanah diukur dari
seberapa besar output yang dihasilkan karena
memproduksi di lokal tersebut
Faktor Produksi Modal
Modal
segala sumber daya hasil produksi tahan
lama,yang dapat digunakan sebagai input
produktif dalam proses produksi berikutnya.
Bunga Modal
ganti rugi atau balas jasa yang diberikan
kepada pemilik modal karena menanamkan
uangnya dalam suatu proses produksi
Tinggi Rendahnya Bunga Modal
1. Faktor Permintaan dan penawaran
2. Faktor resiko hilangnya
3. Faktor keadaan perekonomian
4. Faktor kemakmuran
5. Faktor peranan pemerintah
Faktor Produksi
skill/ kewirausahaan
1. Pengusaha/wirausahawan
seseorang yang memiliki jiwa kewirausahaan
(entrepreneurship) yang mampu mengelola
dan mengambil keputusanatas berbagai
faktor produksi agar usaha tersebut bisa
berjalan secara efisien dan efektif guna
mencapai tujuan badan usaha yang telah
ditetapkan.
2. Kemampuan dan sifat dasar seorang
wirausahawan
a. Mempunyai pengetahuan yang luas tentang
dunia bisnis
b. Mempunyai pengalaman dan kemampu an
praktis dalam memimpin organsisasi
c. Inovatif dalam melihat perkembangan shg
mampu menghasilkan ide2 baru
d. Berpikir rasional
e. Mampu bekerja keras,punya inisiatif,terbuka
dan menghargai orang lain
Studi Kasus
Untuk melindungi tenaga kerja dari eksploitasi
pemerintah melakukan kebijaksanaan penentuan
upah minimum. Berikut ini beberapa daftar upah
minimum provinsi januari 2014
1. Jakarta Rp. 2.441.301 naik 9% dari tahun 2013
2. Jambi Rp.1.502.300 naik 15,56% dari tahun 2013
3. Bengkulu Rp.1.350.000 naik 45% dari tahun 2013
4. Maluku Rp.1.415.000 naik 10,98% C dari tahun
2013
5. Papua Rp. 1.900.000 naik 11,11% dari tahun 2013
Permintaan tanah di Jakarta selalu meningkat
bahkan kini Jakarta menjadi kota yang sangat
padat penduduknya dan tanah kososng menjadi
sesuatu yang langka. Januari 2014 pemerintah
mengantisipasi banyaknya permintaan tanah di
daerah Jakarta dengan menaikkan NJOP. Sehingga
nantinya pembeli akan mulai mencari tanah di
daerah-daerah dengan NJOP yang lebih miring dil
uar daerah Jakarta. Kenaikan NJOP tanah
tertinggi di daerah Jagakarsa yang akan naik 240%
dari Rp.1.167.682 per meter menjadi Rp.
2.796.625 per meter.
Selesai ...
Terima kasih atas
perhatiannya 

Pasar input2

  • 1.
    PASAR INPUT (Pasar FaktorProduksi) Disusun oleh : Yunita Andriani Ayuni Fridayanti Lenny Amalia Nency Avelina
  • 2.
    pasar input adalahpasar yang menyediakan faktor produksi
  • 3.
  • 4.
    Hal yang membedakanpasar input dan pasar outout Dari sisi permintaan: permintaan input bukan permintaan asli melainkan turunan atau permintaan tidak langsung Dari segi penawaran: faktor biaya tidak langsung membentuk penawaran
  • 5.
    Faktor produksi sebagai permintaanturunan Hukum pertambahan hasil yang makin menurun ( the law of diminishing of return ) Faktor froduksi subtitusi dan komplementer Efek subtitusi dan efek output
  • 6.
    Pasar Input TenagaKerja Penawaran tenaga kerja total jumlah keinginan kerja ( jam kerja ) yang diberikan oleh seluruh individu yang ingin bekerja (angkatan kerja ) yang ada di dalam pasar
  • 7.
    Faktor- Faktor PenentuPermintaan Terhadap Faktor produksi Haraga Faktor Produksi Permintaan terhadap Output Kemajuan Teknologi Permintaan terhadap Faktor Produksi Lain Harga Faktor Produksi yang Lain
  • 8.
  • 9.
    Dalam masyarakat yangmiskin,kurva penawaran tenaga kerja dapat bersudut kemiringan (slope) negatif . Jika upah makin rendah, penawaran tenaga kerja makin meningkat
  • 10.
    Pasar Tenaga KerjaBerstruktur Persaingan Sempurna Dalam pasar tenaga kerja persaingan sempurna, pembeli (perusahaan) maupun penjual (pemilik faktor produksi) tidak dapat mempengaruhi harga pasar.
  • 11.
    Mengasumsi hanya tenagakerja yang dapat diubah-ubah jumlah penggunaannya. Keputusan penggunaan tenaga kerja oleh perusahaan ditentukan dengan membandingkan biaya marginal dan penerimaan marginal dari penambahan satu tenaga kerja Penambahan penggunaan tenaga kerja dapat diimbangi dengan penambahan faktor produks lainnya (mesin) Permintaan tenaga kerja dalam model satu macam faktor produksi variabel Permintaan tenaga kerja dalam model beberapa macam faktor produksi variabel
  • 12.
    Pasar Tenaga KerjaBerstruktur Monopoli Tenaga kerja dapat memiliki daya monopoli faktor produksi, misalnya dengan membentuk serikat pekerja (labour union). Dengan daya monopoli, serikat pekerja dapat menentukan beberapa tingkat upah sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai
  • 13.
    Monopsoni Monopsoni adalah suatukeaadaan dimana dalam pasar faktor produksi (tenaga kerja) hanya ada satu pembeli. Karena posisinya sebagai pembeli tunggal pemiliknya monopsoni mempunyai kemampuan membentuk upah
  • 14.
    Monopoli Bilateral Terjadi bilapekerja memiliki daya monopoli , misalnya melalui serikat pekerja, sementara perusahaan memliki daya monopsoni. Dalam keadaan demikian tingkat upah ditentukan melalui perundingan antara serikat pekerja dan perusahaan
  • 15.
    Pasar Tanah Model SewaTanah Richardo 1. Berdasarkan tingkat kesuburannya, tanah dibagi menjadi tiga kelas, yaitu kelas subur, sedang dan tidak subur 2. Jumlah tanah yang subur lebih sedikit dari tanah yang sedang, dan jumlah tanah yang aling banyak adaah tanah yang tidak subur Kontekstualisasi Model Richardo Dalam era modern produktivtas tanah diukur dari seberapa besar output yang dihasilkan karena memproduksi di lokal tersebut
  • 16.
    Faktor Produksi Modal Modal segalasumber daya hasil produksi tahan lama,yang dapat digunakan sebagai input produktif dalam proses produksi berikutnya. Bunga Modal ganti rugi atau balas jasa yang diberikan kepada pemilik modal karena menanamkan uangnya dalam suatu proses produksi
  • 17.
    Tinggi Rendahnya BungaModal 1. Faktor Permintaan dan penawaran 2. Faktor resiko hilangnya 3. Faktor keadaan perekonomian 4. Faktor kemakmuran 5. Faktor peranan pemerintah
  • 18.
    Faktor Produksi skill/ kewirausahaan 1.Pengusaha/wirausahawan seseorang yang memiliki jiwa kewirausahaan (entrepreneurship) yang mampu mengelola dan mengambil keputusanatas berbagai faktor produksi agar usaha tersebut bisa berjalan secara efisien dan efektif guna mencapai tujuan badan usaha yang telah ditetapkan.
  • 19.
    2. Kemampuan dansifat dasar seorang wirausahawan a. Mempunyai pengetahuan yang luas tentang dunia bisnis b. Mempunyai pengalaman dan kemampu an praktis dalam memimpin organsisasi c. Inovatif dalam melihat perkembangan shg mampu menghasilkan ide2 baru d. Berpikir rasional e. Mampu bekerja keras,punya inisiatif,terbuka dan menghargai orang lain
  • 20.
    Studi Kasus Untuk melindungitenaga kerja dari eksploitasi pemerintah melakukan kebijaksanaan penentuan upah minimum. Berikut ini beberapa daftar upah minimum provinsi januari 2014 1. Jakarta Rp. 2.441.301 naik 9% dari tahun 2013 2. Jambi Rp.1.502.300 naik 15,56% dari tahun 2013 3. Bengkulu Rp.1.350.000 naik 45% dari tahun 2013 4. Maluku Rp.1.415.000 naik 10,98% C dari tahun 2013 5. Papua Rp. 1.900.000 naik 11,11% dari tahun 2013
  • 21.
    Permintaan tanah diJakarta selalu meningkat bahkan kini Jakarta menjadi kota yang sangat padat penduduknya dan tanah kososng menjadi sesuatu yang langka. Januari 2014 pemerintah mengantisipasi banyaknya permintaan tanah di daerah Jakarta dengan menaikkan NJOP. Sehingga nantinya pembeli akan mulai mencari tanah di daerah-daerah dengan NJOP yang lebih miring dil uar daerah Jakarta. Kenaikan NJOP tanah tertinggi di daerah Jagakarsa yang akan naik 240% dari Rp.1.167.682 per meter menjadi Rp. 2.796.625 per meter.
  • 22.
    Selesai ... Terima kasihatas perhatiannya 