PASAR
MONOPOLISTIK
Pengertian Pasar Monopolistik
• Pasar yang terdapat banyak produsen yang
menghasilkan barang yang berbeda corak
(differentiated product)
• Pasar ini banyak dijumpai pada sektor jasa dan
perdagangan eceran. Misalnya jasa salon, gadget,
angkutan, toko obat/apotik, dan toko kelontong.
Sifat-Sifat Pasar Persaingan Monopolistik
• Jumlah penjual dan pembeli cukup
banyak.
• Barang-barang yang diperjual belikan
tidak homogen.
Ciri Ciri Pasar Persaingan Monopolistik
• Terdapat banyak penjual.
• Barangnya bersifat berbeda corak.
• Firma mempunyai sedikit kekuasaan
mempengaruhi harga.
• Masuk ke dalam industri relatif mudah.
• Persaingan dalam promosi penjualan
sangat aktif.
• Penjual mudah menawarkan barangnya di
pasar.
Jenis Permintaan Pasar Persaingan Monopolistik
• Terdapat 2 Macam Permintaan
1) Permintaan Konvensional (Dk)
2) Permintaan Proporsional (Dp)
Kurva kedua permintaan tersebut berlereng
negative, sebagai akibat adanya kemampuan
produsen dalam mempengaruhi harga.
Keseimbangan Dalam Pasar Persaingan
Monopolistik
• Keseimbangan kurva dalam pasar
persaingan monopolistik tidak bersifat
elastis sempurna.
• Kurva hasil penjualan marginal (MR)
tidak berimpit dengan kurva
permintaan.
Keseimbangan Jangka Pendek
• Karena kurva permintaan menurun sedikit demi sedikit, sebagai akibatnya
kurva MR tidak berimpit dengan kurva permintaan, keseimbangan yang
dicapai suatu firma dalam pasar persaingan monopolistis.
• Dalam persaingan monopolistis, permintaan yang dihadapi firma adalah
sebagian dari keseluruhan permintaan pasar.
Keseimbangan Jangka Panjang
• Dalam persaingan monopolistik tidak terdapat
hambatan kepada firma-firma baru. Maka
keuntungan yang melebihi normal akan
menyebabkan pertambahan dalam jumlah firma di
pasar.
Kelemahan Pasar Monopolistik
1. Memiliki tingkat persaingan yang tinggi,. Sehingga produsen
yang tidak memiliki modal dan pengalaman yang cukup akan
cepat keluar dari pasar.
2. Dibutuhkan modal yang cukup besar untuk masuk ke dalam
pasar monopolistik, karena pemain pasar di dalamnya memiliki
skala ekonomis yang cukup tinggi.
3. Pasar ini mendorong produsen untuk selalu berinovasi,
sehingga akan meningkatkan biaya produksi yang akan
berimbas pada harga produk yang harus dibayar oleh
konsumen.
Kelebihan Pasar Monopolistik
1. Banyaknya produsen di pasar memberikan keuntungan bagi
konsumen untuk dapat memilih produk yang terbaik baginya.
2. Kebebasan keluar masuk bagi produsen, mendorong produsen
untuk selalu melakukan inovasi dalam menghasilkan produknya.
3. Diferensiasi produk mendorong konsumen untuk selektif dalam
menentukan produk yang akan dibelinya, dan dapat membuat
konsumen loyal terhadap produk yang dipilihnya.
4. Pasar ini relatif mudah dijumpai oleh konsumen, karena sebagian
besar kebutuhan sehari-hari tersedia dalam pasar monopolistik.
THANKS FOR YOUR ATENTION
 KELOMPOK 4 :
 Agus Ahmad K (C1A015050)
 Billy Zola S (C1A015039)
 Dinda Permata S (C1A015075)
 Elsya Ramadhani (C1A015051)
 Elsya Rasicka (C1A015052)
 Joventus P Silaen (C1A015071)
 Rizski Pranata (C1A015061)
 Tita Filda Atalia (C1A015068)

Pasar monopolistik

  • 1.
  • 2.
    Pengertian Pasar Monopolistik •Pasar yang terdapat banyak produsen yang menghasilkan barang yang berbeda corak (differentiated product) • Pasar ini banyak dijumpai pada sektor jasa dan perdagangan eceran. Misalnya jasa salon, gadget, angkutan, toko obat/apotik, dan toko kelontong.
  • 3.
    Sifat-Sifat Pasar PersainganMonopolistik • Jumlah penjual dan pembeli cukup banyak. • Barang-barang yang diperjual belikan tidak homogen.
  • 4.
    Ciri Ciri PasarPersaingan Monopolistik • Terdapat banyak penjual. • Barangnya bersifat berbeda corak. • Firma mempunyai sedikit kekuasaan mempengaruhi harga. • Masuk ke dalam industri relatif mudah. • Persaingan dalam promosi penjualan sangat aktif. • Penjual mudah menawarkan barangnya di pasar.
  • 5.
    Jenis Permintaan PasarPersaingan Monopolistik • Terdapat 2 Macam Permintaan 1) Permintaan Konvensional (Dk) 2) Permintaan Proporsional (Dp) Kurva kedua permintaan tersebut berlereng negative, sebagai akibat adanya kemampuan produsen dalam mempengaruhi harga.
  • 6.
    Keseimbangan Dalam PasarPersaingan Monopolistik • Keseimbangan kurva dalam pasar persaingan monopolistik tidak bersifat elastis sempurna. • Kurva hasil penjualan marginal (MR) tidak berimpit dengan kurva permintaan.
  • 7.
    Keseimbangan Jangka Pendek •Karena kurva permintaan menurun sedikit demi sedikit, sebagai akibatnya kurva MR tidak berimpit dengan kurva permintaan, keseimbangan yang dicapai suatu firma dalam pasar persaingan monopolistis. • Dalam persaingan monopolistis, permintaan yang dihadapi firma adalah sebagian dari keseluruhan permintaan pasar.
  • 8.
    Keseimbangan Jangka Panjang •Dalam persaingan monopolistik tidak terdapat hambatan kepada firma-firma baru. Maka keuntungan yang melebihi normal akan menyebabkan pertambahan dalam jumlah firma di pasar.
  • 9.
    Kelemahan Pasar Monopolistik 1.Memiliki tingkat persaingan yang tinggi,. Sehingga produsen yang tidak memiliki modal dan pengalaman yang cukup akan cepat keluar dari pasar. 2. Dibutuhkan modal yang cukup besar untuk masuk ke dalam pasar monopolistik, karena pemain pasar di dalamnya memiliki skala ekonomis yang cukup tinggi. 3. Pasar ini mendorong produsen untuk selalu berinovasi, sehingga akan meningkatkan biaya produksi yang akan berimbas pada harga produk yang harus dibayar oleh konsumen.
  • 10.
    Kelebihan Pasar Monopolistik 1.Banyaknya produsen di pasar memberikan keuntungan bagi konsumen untuk dapat memilih produk yang terbaik baginya. 2. Kebebasan keluar masuk bagi produsen, mendorong produsen untuk selalu melakukan inovasi dalam menghasilkan produknya. 3. Diferensiasi produk mendorong konsumen untuk selektif dalam menentukan produk yang akan dibelinya, dan dapat membuat konsumen loyal terhadap produk yang dipilihnya. 4. Pasar ini relatif mudah dijumpai oleh konsumen, karena sebagian besar kebutuhan sehari-hari tersedia dalam pasar monopolistik.
  • 11.
    THANKS FOR YOURATENTION  KELOMPOK 4 :  Agus Ahmad K (C1A015050)  Billy Zola S (C1A015039)  Dinda Permata S (C1A015075)  Elsya Ramadhani (C1A015051)  Elsya Rasicka (C1A015052)  Joventus P Silaen (C1A015071)  Rizski Pranata (C1A015061)  Tita Filda Atalia (C1A015068)