Bekerjanya Sistem (Pola Kegiatan) 
Perekonomian 
Perekonomian Pasar : suatu perekonomian 
yang kegiatannya dikendalikan sepenuhnya 
oleh interaksi antara permintaan (oleh pembeli) 
dan penawaran (oleh penjual) → kegiatan 
ekonomi individu dan perusahaan swasta 
merupakan faktor utama dalam menentukan 
corak kegiatan ekonomi (Amerika Serikat, 
Jepang, Jerman Barat, Inggris, dsb) → sistem 
liberalis / kapitalis.
Bekerjanya Sistem (Pola Kegiatan) 
Perekonomian 
Perekonomian Perencanaan Pusat : sistem 
ekonomi yang kegiatannya diatur/dikendalikan 
sepenuhnya oleh pemerintah (Rusia dan ex 
negara Rusia, Jerman Timur, China, dsb) → 
sistem komunis / sosialis. 
Perekonomian Campuran : sistem ekonomi 
pasar yang disertai dengan campur tangan 
pemerintah (Indonesia, Malaysia, India, 
Filipina, dsb).
Bekerjanya Sistem (Pola Kegiatan) 
Perekonomian 
Perekonomian uang : perekonomian yg sudah 
menggunakan uang sbg perantara dlm kegiatan 
tukar menukar (perdagangan) → peranan uang 
dalam masyarakat berbeda-beda (semakin 
maju perekonomian suatu negara peranan 
uang semakin penting sejalan dng penting nya 
perdagangan) → sehingga timbul spesialisasi, 
menyediakan barang/jasa yg dapat diproduksi 
secara lebih banyak dan efisien → (petani ↔ 
tukang kayu ↔ produsen konveksi).
Bekerjanya Sistem (Pola Kegiatan) 
Perekonomian 
Pergadangan yg bertambah luas dan semakin 
efisien akan menimbulkan spesialisasi, di lain 
pihak semakin tinggi perkembangan ekonomi 
semakin tinggi tingkat spesialisasinya. 
Kebaikan-kebaikan adanya spesialisasi : 
1. Mempertinggi efisiensi penggunaan faktor 
produksi → spesialisasi dalam kegiatan yg 
menguntungkan 
2. Mempertinggi efisiensi dalam memproduksi 
barang → menurunkan biaya produksi rata-rata. 
3. Mendorong perkembangan teknologi yg lebih 
baik → meningkatkan produktivitas.
Pelaku-pelaku Kegiatan Ekonomi 
1. Rumah tangga : pemilik faktor produksi yg tersedia 
dlm perekonomian, akan menawarkannya kepada 
sektor perusahaan/industri. Sebagai balas jasanya 
perusahaan akan memberikan pendapatan (upah / 
gaji, sewa, bunga dan keuntungan) pd sektor 
rumah tangga. Pendapatan tsb. akan digunakan 
untuk membeli barang/jasa yg diperlukannya, baru 
kalau ada sisa disimpan/ditabung. 
2. Perusahaan/industri : organisasi yg dikembangkan 
untuk tujuan menghasilkan berbagai jenis barang / 
jasa yg dibutuhkan masyarakat hingga memper - 
oleh keuntungan dari usaha tsb.
Pelaku-pelaku Kegiatan Ekonomi 
Keputusan produsen tentang jumlah barang/jasa yg 
perlu diproduksi dan bagaimana memproduksinya 
selalu mempertimbangkan keuntungan maksimum. 
Industri Primer : perusahaan-perusahaan yang mengo 
lah kekayaan alam dan mengeksploitir faktor-faktor 
produksi yg disediakan oleh alam 
Industri Sekunder : perusahaan-perusahaan yg meng 
hasilkan barang industri (sepatu,baju, mobil, buku) 
Industri Tersier : industri yg menghasilkan jasa (me 
nyediakan pelayanan jasa-jasa) spt: menyewakan 
bangunan, perdagangan, lembaga keuangan, dsb.)
Pelaku-pelaku Kegiatan Ekonomi 
3. Pemerintah : badan-badan pemerintah yg bertugas 
untuk mengatur atau melakukan sendiri beberapa 
kegiatan ekonomi → merpk kegiatan yg dipandang 
kurang menguntungkan bagi swasta / kegiatan dlm 
mengembangkan sarana dan prasarana ekonomi 
maupun sosial (spt: jalan, lapangan terbang, 
pelabuhan, jembatan, sekolah, rumah sakit, 
pelayanan jasa-jasa lain secara umum). 
Untuk mendanai pengeluaran di atas, pemerintah 
menarik pajak dari masyarakat yg mampu atau 
memberikan subsidi bagi masyarakat yg membutuh 
kannya.
Jenis-jenis Aliran dalam Kegiatan Ekonomi 
Rumah 
Tangga 
Perusahaan 
/ Industri 
Pengeluaran / pembelanjaan 
Barang dan jasa 
Peme-rintah 
Faktor-faktor Produksi 
Upah/gaji, sewa, bunga dan keuntungan 
Gambar : Sirkulasi Aliran Pendapatan 
Aliran uang 
Aliran barang
Corak kegiatan ekonomi dalam 
Perekonomian Pasar 
Konsep pasar : ditunjukkan oleh interaksi antara 
sektor perusahaan dengan sektor rumah tangga 
dalam menjawab dua kegiatan, yaitu : 
1. Menentukan jenis-jenis barang/jasa yg perlu dipro 
duksi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. 
2. Menentukan bagaimana faktor-faktor produksi 
akan dialokasikan ke berbagai kegiatan dalam 
memproduksi berbagai jenis barang/jasa. 
3. Timbul dua jenis pasar, yaitu pasar barang/jasa 
dan pasar faktor produksi.
Corak kegiatan ekonomi dalam 
Perekonomian Pasar 
Pasar barang/jasa : tempat dimana para pembeli (per 
mintaan) dan para penjual (penawaran) barang/jasa 
melakukan interaksi untuk menentukan jumlah dan 
harga barang/jasa yg diperjualbelikan. 
Pasar faktor produksi : tempat dimana para pengusa - 
ha (pembeli faktor produksi) / permintaan mengada 
kan interaksi dengan pemilik faktor produksi / pena 
waran untuk menentukan harga (pendapatan) dan 
jumlah faktor produksi yg akan digunakan dalam 
menghasilkan barang-barang/jasa yang diminta 
masyarakat.
Corak kegiatan ekonomi dalam 
Perekonomian Pasar 
Interaksi antara sektor rumah tangga (permintaan) de 
ngan sektor perusahaan (penawaran) memberikan pe 
tunjuk bahwa : 
a. Jenis barang/jasa yang perlu diproduksi 
b. Jumlah produksi dari masing-masing jenis barang / 
jasa yg perlu diproduksi tsb. 
Timbul 4 (empat) aliran sirkulasi corak kegiatan 
ekonomi dalam Perekonomian Pasar seperti di bawah 
ini :
Corak kegiatan ekonomi dalam Perekonomian Pasar 
Pendapatan 
Rumah Tangga : 
Harga 
- Membeli & mengkon 
sumsi barang/jasa. 
- Memiliki & menjual 
faktor produksi 
Faktor produksi 
Kuantitas 
Perusahaan / Industri : 
- Memproduksi & menjual 
barang/jasa 
- Mengkonsumsi & meng 
gunakan faktor produksi 
Pasar faktor produksi 
D 
Pasar barang/jasa 
Harga 
Jual barang/jasa 
Kuantitas 
S 
S 
D 
Upah, sewa, keuntungan 
Penghasilan 
Tenaga kerja, 
tanah & modal 
Beli barang/jasa 
Pengeluaran 
3 
1 
2 
4
Corak kegiatan ekonomi dalam Perekonomian Pasar 
Penjelasan berbagai aliran (arus) yang terjadi : 
(1) Menggambarkan penawaran berbagai jenis barang 
/ jasa oleh sektor perusahaan. 
(2) Menggambarkan permintaan berbagai jenis ba - 
rang/jasa oleh sektor rumah tangga. 
(3) Menggambarkan permintaan faktor-faktor produk 
si oleh sektor perusahaan. 
(4) Menggambarkan penawaran faktor-faktor produk 
si oleh sektor rumah tangga.
Corak kegiatan ekonomi dalam Perekonomian Pasar 
Dari interaksi aliran (1) dan (2) dapat menentukan : 
- Jenis-jenis barang/jasa yang harus diproduksi 
- Tingkat harga dari masing-masing barang/jasa tsb. 
- Tingkat produksi masing-masing barang. 
Sehingga produsen dapat menentukan corak kegiatan 
produksinya guna mencapai biaya minimum atau 
produksi maksimum → perlu memikirkan : 
- Berapakah modal yang sebaiknya digunakan 
- Berapakah & bagaimanakah tenaga kerja dan tanah 
yg sebaiknya digunakan 
- Tenaga ahli dan tenaga manajemen yang bagai - 
manakah diperlukan.
Mekanisme Pasar 
1. Sistem yg cukup efisien di dalam mengalokasikan 
faktor-faktor produksi dan pengembangan 
perekonomian kearah yg lebih baik. 
2. Namun dalam keadaan ttt dapat menimbulkan 
beberapa akibat buruk sehingga diperlukan cam - 
purtangan pemerintah untuk memperbaikinya. 
Kebaikan mekanisme pasar : 
1. Pasar dapat memberi informasi yang lebih tepat, 
memberikan keterangan tentang harga barang dan 
sampai dimana besarnya permintaan berbagai 
barang.
Mekanisme Pasar 
2. Pasar memberi perangsang untuk mengembangkan 
kegiatan usaha. Permintaan akan bertambah akibat 
adanya pertambahan pendapatan, pertambahan 
penduduk, penggunaan tehnologi yg lebih modern. 
3. Pasar memberi perangsang untuk memperoleh ke - 
ahlian modern. Untuk mempercepat pertambahan 
produksi, tehnologi yg lebih modern/kemahiran teh 
nik dan manajemen modern harus digunakan. 
4. Pasar menggalakkan penggunaan barang dan faktor 
produksi secara efisien. Akibat dari harga diatur 
oleh pasar akan menyebabkan konsumen/produsen 
harus menggunakan barang/faktor produksi secara 
efisien.
Mekanisme Pasar 
5. Pasar memberikan kebebasan yg tinggi kepada ma - 
syarakat dalam melakukan kegiatan ekonomi. 
Dalam pasar konsumen/produsen bebas untuk me - 
mbeli/menjual barang/jasa yg memberikan pemba - 
yaran yang paling menguntungkan. 
Kelemahan mekanisme pasar : 
1. Kebebasan yg tidak terbatas menindas golongan-go 
longan lemah (minoritas) → adanya persaingan 
yg sangat bebas. 
2. Kegiatan ekonomi sangat tidak stabil keadaannya.
Mekanisme Pasar 
Perekonomian selalu mengalami ketidakteraturan 
sehingga sangat merugikan masyarakat → perlu 
kebijakan pemerintah yang tepat. 
3. Sistem pasar dapat menimbulkan monopoli bukan 
persaingan sempurna. Adanya perusahaan besar 
menguasai pasar agar memperoleh keuntungan 
maksimum. 
4. Mekanisme pasar tidak dapat menyediakan bebera 
pa jenis barang secara efisien, spt: sarana dan 
prasarana umum, angkatan bersenjata/kepolisian 
untuk menjamin keamanan dan ketertiban, rumah 
sakit, sekolahan, dsb.
Mekanisme Pasar 
5. Kegiatan konsumen dan produsen mungkin meni - 
mbulakan eksternalitas (dampak sampingan dari ti - 
ndakan mengkonsumsi/memproduksi terhadap kese 
jahteraan orang lain, misal: produksi harus ramah 
lingkungan) yg merugikan.
Tujuan Campur-tangan Pemerintah 
1. Menjamin agar kesamaan hak untuk setiap 
individu tertap terwujud dan penindasan 
dapat dihindarkan 
2. Menjaga agar perekonomiandapat tumbuh 
dan mengalami perkembangan yg teratur 
dan stabil 
3. Mengawasi kegiatan-kegiatan perusahaan, te 
rutama perusahaan besar yg dapat mempe 
ngaruhi pasar agar mereka tidak menjalankan 
praktek-praktek monopoli yg merugikan
Tujuan Campur-tangan Pemerintah 
4. Menyediakan barang bersama (spt: jalan 
raya, polisi/militer) yang penggunaannya dila - 
kukan secara kolektif untuk mempertinggi 
kesejahteraan sosial masyarakat. 
5. Mengawasi agar eksternalitas kegiatan eko - 
nomi yg merugikan masyarakat dihindari / 
dikurangi masalahnya.
Bentuk campur-tangan Pemerintah 
1. Membuat peraturan-peraturan (regulasi) agar 
kegiatan ekonomi dapat dijalankan secara wajar 
dan tidak merugikan khalayak ramai. 
2. Menjalankan kebijakan fiskal (mengumpulkan 
pajak) dan kebijakan moneter (mempengaruhi 
situasi keuangan dalam perekonomian) 
3. Melakukan kegiatan ekonomi secara langsung 
untuk mengurangi keuntungan perorangan dan 
memaksimumkan keuntungan sosial, dengan cara: 
Menjalankan kegiatan angkutan kereta api, penye - 
diaan air bersih, listrik, telekomunikasi dan pos.
Masalah dan analisis dalam Perekonomian 
Masalah pokok : 
1. Menentukan apakah barang/jasa yg harus 
diproduksi → baik dari sisi jenis maupun 
jumlahnya (akibat langsung dari ketidakmam - 
puan sumberdaya yg tersedia untuk mempro 
duksi semua barang yg dibutuhkan masyara 
kat sehingga dilakukan pilihan dari beberapa 
alternatif yg tersedia. 
2. Menentukan bagaimana cara memporoduk 
si barang/jasa tsb → cara manakah yg lebih 
sesuai, sebagai dasar pilihan adalah efisiensi
Masalah dan analisis dalam Perekonomian 
3. Menentukan untuk siapa barang-barang 
tsb. diproduksi → Bagaimanakah pendapat - 
an keseluruhan masyarakat didistribusikan ke 
pada berbagai golongan dan individu dalam 
masyarakat tsb ? → jawabnya terletak pada 
bagaimana tingkat upah, sewa, bunga dan ke 
untungan dapat ditentukan/didistribusikan.
Masalah dan analisis dalam Perekonomian 
Jawab selanjutnya : 
a. Haruskah distribusi pendapatan ditentukan 
berdasarkan pd pendapatan faktor-faktor pro - 
duksi dalam kegiatan memproduksi. 
b. Apakah perlu didistribusikan secara sedemiki - 
an rupa sehingga pemerataan pendapatan yg 
optimum dapat tercapai (distribusi harus dilaku 
kan secara adil tanpa mengurangi kegairahan 
individu-individu untuk dapat bekerja → perlu 
adanya campurtangan pemerintah.
Batas Kemungkinan Produksi 
(Production Possibilities Frontier / Curve) 
PPF/C : batas maksimum dari tingkat produksi yg dapat 
dicapai oleh suatu masyarakat dengan menggunakan 
seluruh faktor-faktor produksi yg dimilikinya. 
Langkah yg dpt digunakan unt membuat PPF/C : 
1. Membuat beberapa pemisalan (asumsi) mengenai 
keadaan yg berlaku dlm perekonomian 
2. Membuat contoh dalam angka mengenai tingkat 
produksi yg dapat dicapai yg disesuaikan dengan 
pemisalan di atas.
Batas Kemungkinan Produksi (Production Possibilities Frontier) 
Contoh : Komposisi dua pro - 
duk yg dapat dihasilkan/di 
produksi 
Gabungan 
faktor 
produksi 
Barang 
industri 
Barang 
pertanian 
A 
B 
C 
D 
E 
F 
0 
5 
9 
12 
14 
15 
5 
4 
3 
2 
1 
0 
Gambarlah Kurva PPC nya ? 
PPF/C 
B 
A 
C 
D 
E 
F 
5 
4 
3 
2 
1 
0 
5 9 12 
15 
14 
Barang pertanian 
Barang industri
Batas Kemungkinan Produksi 
(Production Possibilities Frontier) 
• Oleh krn faktor-faktor produksi sudah sepenuh 
nya digunakan maka untuk memperbanyak 
produksi suatu barang, produksi barang lain 
akan dikurangi (dikorbankan). → Berapa ba - 
nyak yg harus dikorbankan ? Lihat tabel 
• Biaya kesempatan (opportunity cost) : 
pengorbanan akibat menambah satu unit ta - 
mbahan produksi salah satu produk terhadap 
penurunan produksi produk yang lain untuk 
memperoleh satu unit tambahannya menjadi 
semakin besar → hukum biaya kesempatan 
yg semakin meningkat.
Batas Kemungkinan Produksi 
(Production Possibilities Frontier) 
Bagaimana cara menggambarkan tingkat 
kegiatan ekonomi yg telah dicapai ? 
Pengangguran faktor produksi : ada tenaga 
kerja yg menganggur dan faktor-faktor produk 
si lainnya tidak sepenuhnya digunakan, maka 
gabungan (kombinasi) barang yg diproduksi 
tidak akan mencapai kombinasi yg maksimum 
(tidak mencapai kurva PPCnya) tapi terletak di 
dalam kurva OAF (bukan pas kurva PPC). → 
lihat titik G (ada pengangguran faktor-faktor 
produksi).
Batas Kemungkinan Produksi (Production Possibilities Frontier) 
Contoh : Komposisi dua pro - 
duk yg dapat dihasilkan/di 
produksi 
Gabungan 
faktor 
produksi 
Barang 
industri 
Barang 
pertanian 
A 
B 
C 
D 
E 
F 
0 
5 
9 
12 
14 
15 
5 
4 
3 
2 
1 
0 
Gambarlah Kurva PPC nya ? 
PPF/C 
B 
A 
C 
D 
E 
F 
5 
4 
3 
2 
1 
0 
5 9 12 
15 
14 
Barang pertanian 
G 
H 
Barang industri
Batas Kemungkinan Produksi 
(Production Possibilities Frontier) 
• Titik G tsb. menggambarkan bahwa gabungan 
produksi barang industri dan barang pertanian 
tidak dapat mencapai maksimum (tidak secara 
efisien) → adanya penghamburan pengguna 
an faktor produksi artinya ada penempatan 
pekerja yg tidak sesuai dengan keahlian mere 
ka sehingga menimbulkan inefisiensi dalam 
penggunaan faktor produksi atau produksi tidak 
dapat mencapai maksimum.
Batas Kemungkinan Produksi 
(Production Possibilities Frontier) 
Tingkat produksi yg tidak tercapai : Lihat titik I 
(yg berada di luar bidang OAF) mengga - 
mbarkan gabungan produksi barang industri 
(12) dan barang pertanian (4) lebih besar drpd 
jumlah maksimum yg dapat diciptakan oleh per 
ekonomian. Dalam tabel sebelah kiri terlihat 
bahwa bila 12 unit barang industri maka hanya 
2 unit barang pertanian dapat diproduksi. Tapi 
bila 4 unit barang pertanian diproduksi maka 
sebagai tambahan hanya 5 unit barang industri 
dapat diperoleh, sehingga hal ini menjadi tidak 
mungkin (tidak dapat tercapai).
Batas Kemungkinan Produksi (Production Possibilities Frontier) 
Contoh : Komposisi dua pro - 
duk yg dapat dihasilkan/di 
produksi 
Gabungan 
faktor 
produksi 
Barang 
industri 
Barang 
pertanian 
A 
B 
C 
D 
E 
F 
0 
5 
9 
12 
14 
15 
5 
4 
3 
2 
1 
0 
Gambarlah Kurva PPC nya ? 
PPF/C 
B 
A 
C 
D 
E 
F 
5 
4 
3 
2 
1 
0 
5 9 12 
15 
14 
Barang pertanian 
G 
H 
Barang industri 
I

Materi 2

  • 1.
    Bekerjanya Sistem (PolaKegiatan) Perekonomian Perekonomian Pasar : suatu perekonomian yang kegiatannya dikendalikan sepenuhnya oleh interaksi antara permintaan (oleh pembeli) dan penawaran (oleh penjual) → kegiatan ekonomi individu dan perusahaan swasta merupakan faktor utama dalam menentukan corak kegiatan ekonomi (Amerika Serikat, Jepang, Jerman Barat, Inggris, dsb) → sistem liberalis / kapitalis.
  • 2.
    Bekerjanya Sistem (PolaKegiatan) Perekonomian Perekonomian Perencanaan Pusat : sistem ekonomi yang kegiatannya diatur/dikendalikan sepenuhnya oleh pemerintah (Rusia dan ex negara Rusia, Jerman Timur, China, dsb) → sistem komunis / sosialis. Perekonomian Campuran : sistem ekonomi pasar yang disertai dengan campur tangan pemerintah (Indonesia, Malaysia, India, Filipina, dsb).
  • 3.
    Bekerjanya Sistem (PolaKegiatan) Perekonomian Perekonomian uang : perekonomian yg sudah menggunakan uang sbg perantara dlm kegiatan tukar menukar (perdagangan) → peranan uang dalam masyarakat berbeda-beda (semakin maju perekonomian suatu negara peranan uang semakin penting sejalan dng penting nya perdagangan) → sehingga timbul spesialisasi, menyediakan barang/jasa yg dapat diproduksi secara lebih banyak dan efisien → (petani ↔ tukang kayu ↔ produsen konveksi).
  • 4.
    Bekerjanya Sistem (PolaKegiatan) Perekonomian Pergadangan yg bertambah luas dan semakin efisien akan menimbulkan spesialisasi, di lain pihak semakin tinggi perkembangan ekonomi semakin tinggi tingkat spesialisasinya. Kebaikan-kebaikan adanya spesialisasi : 1. Mempertinggi efisiensi penggunaan faktor produksi → spesialisasi dalam kegiatan yg menguntungkan 2. Mempertinggi efisiensi dalam memproduksi barang → menurunkan biaya produksi rata-rata. 3. Mendorong perkembangan teknologi yg lebih baik → meningkatkan produktivitas.
  • 5.
    Pelaku-pelaku Kegiatan Ekonomi 1. Rumah tangga : pemilik faktor produksi yg tersedia dlm perekonomian, akan menawarkannya kepada sektor perusahaan/industri. Sebagai balas jasanya perusahaan akan memberikan pendapatan (upah / gaji, sewa, bunga dan keuntungan) pd sektor rumah tangga. Pendapatan tsb. akan digunakan untuk membeli barang/jasa yg diperlukannya, baru kalau ada sisa disimpan/ditabung. 2. Perusahaan/industri : organisasi yg dikembangkan untuk tujuan menghasilkan berbagai jenis barang / jasa yg dibutuhkan masyarakat hingga memper - oleh keuntungan dari usaha tsb.
  • 6.
    Pelaku-pelaku Kegiatan Ekonomi Keputusan produsen tentang jumlah barang/jasa yg perlu diproduksi dan bagaimana memproduksinya selalu mempertimbangkan keuntungan maksimum. Industri Primer : perusahaan-perusahaan yang mengo lah kekayaan alam dan mengeksploitir faktor-faktor produksi yg disediakan oleh alam Industri Sekunder : perusahaan-perusahaan yg meng hasilkan barang industri (sepatu,baju, mobil, buku) Industri Tersier : industri yg menghasilkan jasa (me nyediakan pelayanan jasa-jasa) spt: menyewakan bangunan, perdagangan, lembaga keuangan, dsb.)
  • 7.
    Pelaku-pelaku Kegiatan Ekonomi 3. Pemerintah : badan-badan pemerintah yg bertugas untuk mengatur atau melakukan sendiri beberapa kegiatan ekonomi → merpk kegiatan yg dipandang kurang menguntungkan bagi swasta / kegiatan dlm mengembangkan sarana dan prasarana ekonomi maupun sosial (spt: jalan, lapangan terbang, pelabuhan, jembatan, sekolah, rumah sakit, pelayanan jasa-jasa lain secara umum). Untuk mendanai pengeluaran di atas, pemerintah menarik pajak dari masyarakat yg mampu atau memberikan subsidi bagi masyarakat yg membutuh kannya.
  • 8.
    Jenis-jenis Aliran dalamKegiatan Ekonomi Rumah Tangga Perusahaan / Industri Pengeluaran / pembelanjaan Barang dan jasa Peme-rintah Faktor-faktor Produksi Upah/gaji, sewa, bunga dan keuntungan Gambar : Sirkulasi Aliran Pendapatan Aliran uang Aliran barang
  • 9.
    Corak kegiatan ekonomidalam Perekonomian Pasar Konsep pasar : ditunjukkan oleh interaksi antara sektor perusahaan dengan sektor rumah tangga dalam menjawab dua kegiatan, yaitu : 1. Menentukan jenis-jenis barang/jasa yg perlu dipro duksi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. 2. Menentukan bagaimana faktor-faktor produksi akan dialokasikan ke berbagai kegiatan dalam memproduksi berbagai jenis barang/jasa. 3. Timbul dua jenis pasar, yaitu pasar barang/jasa dan pasar faktor produksi.
  • 10.
    Corak kegiatan ekonomidalam Perekonomian Pasar Pasar barang/jasa : tempat dimana para pembeli (per mintaan) dan para penjual (penawaran) barang/jasa melakukan interaksi untuk menentukan jumlah dan harga barang/jasa yg diperjualbelikan. Pasar faktor produksi : tempat dimana para pengusa - ha (pembeli faktor produksi) / permintaan mengada kan interaksi dengan pemilik faktor produksi / pena waran untuk menentukan harga (pendapatan) dan jumlah faktor produksi yg akan digunakan dalam menghasilkan barang-barang/jasa yang diminta masyarakat.
  • 11.
    Corak kegiatan ekonomidalam Perekonomian Pasar Interaksi antara sektor rumah tangga (permintaan) de ngan sektor perusahaan (penawaran) memberikan pe tunjuk bahwa : a. Jenis barang/jasa yang perlu diproduksi b. Jumlah produksi dari masing-masing jenis barang / jasa yg perlu diproduksi tsb. Timbul 4 (empat) aliran sirkulasi corak kegiatan ekonomi dalam Perekonomian Pasar seperti di bawah ini :
  • 12.
    Corak kegiatan ekonomidalam Perekonomian Pasar Pendapatan Rumah Tangga : Harga - Membeli & mengkon sumsi barang/jasa. - Memiliki & menjual faktor produksi Faktor produksi Kuantitas Perusahaan / Industri : - Memproduksi & menjual barang/jasa - Mengkonsumsi & meng gunakan faktor produksi Pasar faktor produksi D Pasar barang/jasa Harga Jual barang/jasa Kuantitas S S D Upah, sewa, keuntungan Penghasilan Tenaga kerja, tanah & modal Beli barang/jasa Pengeluaran 3 1 2 4
  • 13.
    Corak kegiatan ekonomidalam Perekonomian Pasar Penjelasan berbagai aliran (arus) yang terjadi : (1) Menggambarkan penawaran berbagai jenis barang / jasa oleh sektor perusahaan. (2) Menggambarkan permintaan berbagai jenis ba - rang/jasa oleh sektor rumah tangga. (3) Menggambarkan permintaan faktor-faktor produk si oleh sektor perusahaan. (4) Menggambarkan penawaran faktor-faktor produk si oleh sektor rumah tangga.
  • 14.
    Corak kegiatan ekonomidalam Perekonomian Pasar Dari interaksi aliran (1) dan (2) dapat menentukan : - Jenis-jenis barang/jasa yang harus diproduksi - Tingkat harga dari masing-masing barang/jasa tsb. - Tingkat produksi masing-masing barang. Sehingga produsen dapat menentukan corak kegiatan produksinya guna mencapai biaya minimum atau produksi maksimum → perlu memikirkan : - Berapakah modal yang sebaiknya digunakan - Berapakah & bagaimanakah tenaga kerja dan tanah yg sebaiknya digunakan - Tenaga ahli dan tenaga manajemen yang bagai - manakah diperlukan.
  • 15.
    Mekanisme Pasar 1.Sistem yg cukup efisien di dalam mengalokasikan faktor-faktor produksi dan pengembangan perekonomian kearah yg lebih baik. 2. Namun dalam keadaan ttt dapat menimbulkan beberapa akibat buruk sehingga diperlukan cam - purtangan pemerintah untuk memperbaikinya. Kebaikan mekanisme pasar : 1. Pasar dapat memberi informasi yang lebih tepat, memberikan keterangan tentang harga barang dan sampai dimana besarnya permintaan berbagai barang.
  • 16.
    Mekanisme Pasar 2.Pasar memberi perangsang untuk mengembangkan kegiatan usaha. Permintaan akan bertambah akibat adanya pertambahan pendapatan, pertambahan penduduk, penggunaan tehnologi yg lebih modern. 3. Pasar memberi perangsang untuk memperoleh ke - ahlian modern. Untuk mempercepat pertambahan produksi, tehnologi yg lebih modern/kemahiran teh nik dan manajemen modern harus digunakan. 4. Pasar menggalakkan penggunaan barang dan faktor produksi secara efisien. Akibat dari harga diatur oleh pasar akan menyebabkan konsumen/produsen harus menggunakan barang/faktor produksi secara efisien.
  • 17.
    Mekanisme Pasar 5.Pasar memberikan kebebasan yg tinggi kepada ma - syarakat dalam melakukan kegiatan ekonomi. Dalam pasar konsumen/produsen bebas untuk me - mbeli/menjual barang/jasa yg memberikan pemba - yaran yang paling menguntungkan. Kelemahan mekanisme pasar : 1. Kebebasan yg tidak terbatas menindas golongan-go longan lemah (minoritas) → adanya persaingan yg sangat bebas. 2. Kegiatan ekonomi sangat tidak stabil keadaannya.
  • 18.
    Mekanisme Pasar Perekonomianselalu mengalami ketidakteraturan sehingga sangat merugikan masyarakat → perlu kebijakan pemerintah yang tepat. 3. Sistem pasar dapat menimbulkan monopoli bukan persaingan sempurna. Adanya perusahaan besar menguasai pasar agar memperoleh keuntungan maksimum. 4. Mekanisme pasar tidak dapat menyediakan bebera pa jenis barang secara efisien, spt: sarana dan prasarana umum, angkatan bersenjata/kepolisian untuk menjamin keamanan dan ketertiban, rumah sakit, sekolahan, dsb.
  • 19.
    Mekanisme Pasar 5.Kegiatan konsumen dan produsen mungkin meni - mbulakan eksternalitas (dampak sampingan dari ti - ndakan mengkonsumsi/memproduksi terhadap kese jahteraan orang lain, misal: produksi harus ramah lingkungan) yg merugikan.
  • 20.
    Tujuan Campur-tangan Pemerintah 1. Menjamin agar kesamaan hak untuk setiap individu tertap terwujud dan penindasan dapat dihindarkan 2. Menjaga agar perekonomiandapat tumbuh dan mengalami perkembangan yg teratur dan stabil 3. Mengawasi kegiatan-kegiatan perusahaan, te rutama perusahaan besar yg dapat mempe ngaruhi pasar agar mereka tidak menjalankan praktek-praktek monopoli yg merugikan
  • 21.
    Tujuan Campur-tangan Pemerintah 4. Menyediakan barang bersama (spt: jalan raya, polisi/militer) yang penggunaannya dila - kukan secara kolektif untuk mempertinggi kesejahteraan sosial masyarakat. 5. Mengawasi agar eksternalitas kegiatan eko - nomi yg merugikan masyarakat dihindari / dikurangi masalahnya.
  • 22.
    Bentuk campur-tangan Pemerintah 1. Membuat peraturan-peraturan (regulasi) agar kegiatan ekonomi dapat dijalankan secara wajar dan tidak merugikan khalayak ramai. 2. Menjalankan kebijakan fiskal (mengumpulkan pajak) dan kebijakan moneter (mempengaruhi situasi keuangan dalam perekonomian) 3. Melakukan kegiatan ekonomi secara langsung untuk mengurangi keuntungan perorangan dan memaksimumkan keuntungan sosial, dengan cara: Menjalankan kegiatan angkutan kereta api, penye - diaan air bersih, listrik, telekomunikasi dan pos.
  • 23.
    Masalah dan analisisdalam Perekonomian Masalah pokok : 1. Menentukan apakah barang/jasa yg harus diproduksi → baik dari sisi jenis maupun jumlahnya (akibat langsung dari ketidakmam - puan sumberdaya yg tersedia untuk mempro duksi semua barang yg dibutuhkan masyara kat sehingga dilakukan pilihan dari beberapa alternatif yg tersedia. 2. Menentukan bagaimana cara memporoduk si barang/jasa tsb → cara manakah yg lebih sesuai, sebagai dasar pilihan adalah efisiensi
  • 24.
    Masalah dan analisisdalam Perekonomian 3. Menentukan untuk siapa barang-barang tsb. diproduksi → Bagaimanakah pendapat - an keseluruhan masyarakat didistribusikan ke pada berbagai golongan dan individu dalam masyarakat tsb ? → jawabnya terletak pada bagaimana tingkat upah, sewa, bunga dan ke untungan dapat ditentukan/didistribusikan.
  • 25.
    Masalah dan analisisdalam Perekonomian Jawab selanjutnya : a. Haruskah distribusi pendapatan ditentukan berdasarkan pd pendapatan faktor-faktor pro - duksi dalam kegiatan memproduksi. b. Apakah perlu didistribusikan secara sedemiki - an rupa sehingga pemerataan pendapatan yg optimum dapat tercapai (distribusi harus dilaku kan secara adil tanpa mengurangi kegairahan individu-individu untuk dapat bekerja → perlu adanya campurtangan pemerintah.
  • 26.
    Batas Kemungkinan Produksi (Production Possibilities Frontier / Curve) PPF/C : batas maksimum dari tingkat produksi yg dapat dicapai oleh suatu masyarakat dengan menggunakan seluruh faktor-faktor produksi yg dimilikinya. Langkah yg dpt digunakan unt membuat PPF/C : 1. Membuat beberapa pemisalan (asumsi) mengenai keadaan yg berlaku dlm perekonomian 2. Membuat contoh dalam angka mengenai tingkat produksi yg dapat dicapai yg disesuaikan dengan pemisalan di atas.
  • 27.
    Batas Kemungkinan Produksi(Production Possibilities Frontier) Contoh : Komposisi dua pro - duk yg dapat dihasilkan/di produksi Gabungan faktor produksi Barang industri Barang pertanian A B C D E F 0 5 9 12 14 15 5 4 3 2 1 0 Gambarlah Kurva PPC nya ? PPF/C B A C D E F 5 4 3 2 1 0 5 9 12 15 14 Barang pertanian Barang industri
  • 28.
    Batas Kemungkinan Produksi (Production Possibilities Frontier) • Oleh krn faktor-faktor produksi sudah sepenuh nya digunakan maka untuk memperbanyak produksi suatu barang, produksi barang lain akan dikurangi (dikorbankan). → Berapa ba - nyak yg harus dikorbankan ? Lihat tabel • Biaya kesempatan (opportunity cost) : pengorbanan akibat menambah satu unit ta - mbahan produksi salah satu produk terhadap penurunan produksi produk yang lain untuk memperoleh satu unit tambahannya menjadi semakin besar → hukum biaya kesempatan yg semakin meningkat.
  • 29.
    Batas Kemungkinan Produksi (Production Possibilities Frontier) Bagaimana cara menggambarkan tingkat kegiatan ekonomi yg telah dicapai ? Pengangguran faktor produksi : ada tenaga kerja yg menganggur dan faktor-faktor produk si lainnya tidak sepenuhnya digunakan, maka gabungan (kombinasi) barang yg diproduksi tidak akan mencapai kombinasi yg maksimum (tidak mencapai kurva PPCnya) tapi terletak di dalam kurva OAF (bukan pas kurva PPC). → lihat titik G (ada pengangguran faktor-faktor produksi).
  • 30.
    Batas Kemungkinan Produksi(Production Possibilities Frontier) Contoh : Komposisi dua pro - duk yg dapat dihasilkan/di produksi Gabungan faktor produksi Barang industri Barang pertanian A B C D E F 0 5 9 12 14 15 5 4 3 2 1 0 Gambarlah Kurva PPC nya ? PPF/C B A C D E F 5 4 3 2 1 0 5 9 12 15 14 Barang pertanian G H Barang industri
  • 31.
    Batas Kemungkinan Produksi (Production Possibilities Frontier) • Titik G tsb. menggambarkan bahwa gabungan produksi barang industri dan barang pertanian tidak dapat mencapai maksimum (tidak secara efisien) → adanya penghamburan pengguna an faktor produksi artinya ada penempatan pekerja yg tidak sesuai dengan keahlian mere ka sehingga menimbulkan inefisiensi dalam penggunaan faktor produksi atau produksi tidak dapat mencapai maksimum.
  • 32.
    Batas Kemungkinan Produksi (Production Possibilities Frontier) Tingkat produksi yg tidak tercapai : Lihat titik I (yg berada di luar bidang OAF) mengga - mbarkan gabungan produksi barang industri (12) dan barang pertanian (4) lebih besar drpd jumlah maksimum yg dapat diciptakan oleh per ekonomian. Dalam tabel sebelah kiri terlihat bahwa bila 12 unit barang industri maka hanya 2 unit barang pertanian dapat diproduksi. Tapi bila 4 unit barang pertanian diproduksi maka sebagai tambahan hanya 5 unit barang industri dapat diperoleh, sehingga hal ini menjadi tidak mungkin (tidak dapat tercapai).
  • 33.
    Batas Kemungkinan Produksi(Production Possibilities Frontier) Contoh : Komposisi dua pro - duk yg dapat dihasilkan/di produksi Gabungan faktor produksi Barang industri Barang pertanian A B C D E F 0 5 9 12 14 15 5 4 3 2 1 0 Gambarlah Kurva PPC nya ? PPF/C B A C D E F 5 4 3 2 1 0 5 9 12 15 14 Barang pertanian G H Barang industri I