12/30/2019
1
Retorika :
 Kesenian untuk berbicara baik yang digunakan
dalam proses komunikasi antar manusia.
 Retorika modern mencakup ingatan yg kuat, daya
kreasi, dan fantasi yg tinggi, serta teknik
pengungkapan yg tepat
 Bagian dari linguistic terutama ilmu bina bicara
(monologika dan dialogika)
Drama :
 Seni sastra yg dirancang sbg retorika dialogika
 Cerita konflik manusia dalam bentuk dialog yang
diproyeksikan pada pentas dengan menggunakan
percakapan dihadapan penonton.
 Konflik manusia diramu secara estetis dlm bentuk
dialog 2 tokoh atau lebih
 Dialog digunakan utk mewujudkan cerita,
menampilkan konflik, memperlihatkan irama dan
gerak alur, menggambarkan karakter tokoh dan
membantu menggambarkan latar
 Estetika drama berkaitan dgn penataan sekuen(satuan
peristiwa kecil) secara dinamis dan berirama alur
12/30/2019
2
Dasar-dasar bermain Peran
 Menguasai kemampuan bermain peran yang meliputi
 Kesadaran indera,
 Ekspresi,
 Improvisasi,
 Pernafasan
 Laku/action,
 Olah vocal dan
 Karakterisasi
Retorika dalam Pementasan Drama
 Kesadaran indera ; kesadaran indera diperlukan
untuk menciptakan alasan bagi laku yg dilakukan
pemain diatas pentas
 Ekspresi; kemampuan mengekspresikan perasaan
dan emosi manusia yg dpt dilakukan dgn 3 tahap :
mengenal diri sendiri, mengobservasi orang lain,
melakukan interaksi
 Improvisasi mencakup 3 pengertian :
 Menciptakan, merangkai, memainkan,
menyajikan, sesuatu tanpa persiapan
 Menampilkan sesuatu dengan mendadak
 Melakukan sesuatu secara spontan dan apa
adanya
 Pernafasan; menjaga sikap rileks. Ini berguna untuk
menjaga stabilnya suara, menjaga kelenturan
suarasesuai tuntutan peran serta menciptakan
acting yg wajar dan memikat.
 Laku/action; dibagi 4 yaitu
 Imitatif; ketika mengkomunikasikan info spesifik
 Indikatif; untuk menunjuk
 Empatik; memberikan info subjektif
 Autistik; berkomunikasi dengan diri sendiri
 Olah vocal; kemampuan mengekspresikan perasaan
dengan bunyi, mengatur nafas agar dapat berbicara
baik, mengartikulasikan kata-kata, mengolah
kekuatan suara.
 Karakterisasi; memposisikan diri pada seorang
tokoh. Diperlukan kemampuan menempatkan diri
pada posisi orang lainuntuk mengerti alasan
tindakan dan mengerti perasaan orang lain. Ini
meliputi pengetahuan keseluruhan diri tokoh yg
diperankan (ciri fisik, social, psikologis, ciri moral)
12/30/2019
3
Teknik Bermain Peran
 Teknik Pemunculan
 Teknik Memberi isi
 Teknik pengembangan
 Teknik pembinaan menuju puncak
 Teknik timing
 Tempo dan irama
Teknik Bermain Peran
 Teknik Pemunculan
 Pemain memiliki penguasaan diri
 Memberi kesan kpd penonton ttg watak yg dimainkan
 Pembawaan postur yg menarik
 Teknik Memberi isi
 Menciptakan gerak dan dialog
 Menonjolkan emosi dan pikiran
 Ada penekanan
• Tekanan dinamik
• Tekanan nada
• Tekanan tempo
 Teknik pengembangan
 Menaikkan volume suara
 Menaikkan tinggi nada suara
 Menaikkan tempo kecepatan suara
 Mengurangi volume, tinggi nada, dan kecepatan
tempo suara
 Teknik pembinaan menuju puncak
 Menahan arus perasaan
 Menahan reaksi thd alur cerita
 Teknik gabungan
 Teknik kelompok bermain
 Teknik timing;
 Dapat dipakai menjelaskan alasan perbuatan
 Menciptakan efek tertentu
 Tempo dan irama;
 Menghayati peran dan jalan cerita
 Menyadari teknik bermain

P11_RETORIKA DALAM DRAMA.pdf

  • 1.
    12/30/2019 1 Retorika :  Kesenianuntuk berbicara baik yang digunakan dalam proses komunikasi antar manusia.  Retorika modern mencakup ingatan yg kuat, daya kreasi, dan fantasi yg tinggi, serta teknik pengungkapan yg tepat  Bagian dari linguistic terutama ilmu bina bicara (monologika dan dialogika) Drama :  Seni sastra yg dirancang sbg retorika dialogika  Cerita konflik manusia dalam bentuk dialog yang diproyeksikan pada pentas dengan menggunakan percakapan dihadapan penonton.  Konflik manusia diramu secara estetis dlm bentuk dialog 2 tokoh atau lebih  Dialog digunakan utk mewujudkan cerita, menampilkan konflik, memperlihatkan irama dan gerak alur, menggambarkan karakter tokoh dan membantu menggambarkan latar  Estetika drama berkaitan dgn penataan sekuen(satuan peristiwa kecil) secara dinamis dan berirama alur
  • 2.
    12/30/2019 2 Dasar-dasar bermain Peran Menguasai kemampuan bermain peran yang meliputi  Kesadaran indera,  Ekspresi,  Improvisasi,  Pernafasan  Laku/action,  Olah vocal dan  Karakterisasi Retorika dalam Pementasan Drama  Kesadaran indera ; kesadaran indera diperlukan untuk menciptakan alasan bagi laku yg dilakukan pemain diatas pentas  Ekspresi; kemampuan mengekspresikan perasaan dan emosi manusia yg dpt dilakukan dgn 3 tahap : mengenal diri sendiri, mengobservasi orang lain, melakukan interaksi  Improvisasi mencakup 3 pengertian :  Menciptakan, merangkai, memainkan, menyajikan, sesuatu tanpa persiapan  Menampilkan sesuatu dengan mendadak  Melakukan sesuatu secara spontan dan apa adanya  Pernafasan; menjaga sikap rileks. Ini berguna untuk menjaga stabilnya suara, menjaga kelenturan suarasesuai tuntutan peran serta menciptakan acting yg wajar dan memikat.  Laku/action; dibagi 4 yaitu  Imitatif; ketika mengkomunikasikan info spesifik  Indikatif; untuk menunjuk  Empatik; memberikan info subjektif  Autistik; berkomunikasi dengan diri sendiri  Olah vocal; kemampuan mengekspresikan perasaan dengan bunyi, mengatur nafas agar dapat berbicara baik, mengartikulasikan kata-kata, mengolah kekuatan suara.  Karakterisasi; memposisikan diri pada seorang tokoh. Diperlukan kemampuan menempatkan diri pada posisi orang lainuntuk mengerti alasan tindakan dan mengerti perasaan orang lain. Ini meliputi pengetahuan keseluruhan diri tokoh yg diperankan (ciri fisik, social, psikologis, ciri moral)
  • 3.
    12/30/2019 3 Teknik Bermain Peran Teknik Pemunculan  Teknik Memberi isi  Teknik pengembangan  Teknik pembinaan menuju puncak  Teknik timing  Tempo dan irama Teknik Bermain Peran  Teknik Pemunculan  Pemain memiliki penguasaan diri  Memberi kesan kpd penonton ttg watak yg dimainkan  Pembawaan postur yg menarik  Teknik Memberi isi  Menciptakan gerak dan dialog  Menonjolkan emosi dan pikiran  Ada penekanan • Tekanan dinamik • Tekanan nada • Tekanan tempo  Teknik pengembangan  Menaikkan volume suara  Menaikkan tinggi nada suara  Menaikkan tempo kecepatan suara  Mengurangi volume, tinggi nada, dan kecepatan tempo suara  Teknik pembinaan menuju puncak  Menahan arus perasaan  Menahan reaksi thd alur cerita  Teknik gabungan  Teknik kelompok bermain  Teknik timing;  Dapat dipakai menjelaskan alasan perbuatan  Menciptakan efek tertentu  Tempo dan irama;  Menghayati peran dan jalan cerita  Menyadari teknik bermain