KOMUNIKASI
DATA DAN
KOMPUTER
04
PERTEMUAN
MODULASI
Proses Penumpangan Signal
Analog Atau Digital Pada Signal
Pembawa Yang Berupa Analog
Atau Digital Disebut Modulasi.
04
PERTEMUAN
4 JENIS MODULASI
01
Signal Digital dibawa oleh carrier Signal
Analog02
Signal Analog dibawa oleh carrier Signal
Digital03
Signal Digital dibawa oleh carrier Signal
Digital04
Signal Analog dibawa oleh carrier Signal
Analog
SIGNAL
t
A
A

 2
Dimana:
A = Amplitudo
T = waktu
Modulasi
Analogi
Modulasi
MODULASI
Kalau kita ingin pergi ke tempat lain yang jauh (yang tidak bisa di
lakukan dengan jalan kaki atau berenang), kita harus menumpang
sesuatu.
Sama halnya dengan Signal Informasi (suara, gambar, data) juga
begitu. Agar dapat dikirim ke tempat lain, sinyal informasi harus
ditumpangkan pada sinyal lain. Dalam konteks radio siaran, sinyal
yang menumpang adalah sinyal suara, sedangkan yang
ditumpangi adalah sinyal radio yang disebut sinyal pembawa
(carrier).
Gelombang/sinyal carrier adalah gelombang radio
yang mempunyai frekuensi jauh lebih tinggi dari
frekuensi sinyal informasi. Berbeda dengan sinyal suara
yang mempunyai frekuensi beragam/variabel dengan
range 20 Hz hingga 20 kHz, sinyal carrier ditentukan
pada satu frekuensi saja. Frekuensi sinyal carrier
ditetapkan dalam suatu alokasi frekuensi yang
ditentukan oleh badan yang berwewenang.
GELOMBANG/SIGNAL
"CARRIER"
Carrier
Signal Analog pembawa signal Analog
Perubahan Frekuensi gelombang pembawa
(carrier) sedemikian rupa sehingga perubahannya
sesuai dengan perubahan amplitudo data/informasi
analog yang dibawanya.”
MODULASI FREKUENSI (FM)
Perubahan Sudut Phasa gelombang
pembawa (carrier) sedemikian rupa
sehingga perubahannya sesuai dengan
perubahan amplitudo data/ informasi
analog yang dibawanya
MODULASI SUDUT/ FASA
Perubahan Amplituda gelombang pembawa
(carrier) sedemikian rupa sehingga
perubahannya sesuai dengan perubahan
amplitudo data/informasi analog yang
dibawa.
MODULASI AMPLITUDO (AM)
Carrier
Signal Digital membawa signal Analog
11 PAM (Pulse Amplitudo Modulation)
3 PPM (Pulse Posision Modulation)
2 PWM (Pulse Width Modulation)
4 PCM (Pulse Code Modulation)
Konsep ini dikenal sebagai Transmisi Digital. Modulasi ini biasa dikenal sebagai Modulasi Pulsa.
Jenis Modulasi ini adalah :
5 Delta Modulation
(Pengembangan dari PCM)
Carrier
Signal Analog membawa signal Digital
11 Amplitude shift keying (ASK)
3 Phase shift keying (PSK)
2 Frequency shift keying (FSK)
4 Deffrensial Phase Shift Keying (DPSK)
Amplitude shift keying (ASK)
1
2
3
4
Teknik modulasi ini disebut juga sebagai :
ON-OFF KEYING (OOK)
ASK mudah terganggu oleh noise.
Bit 0 dan 1 diwakilkan dengan membedakan
ketinggian amplitudo
Contohnya bit 0 tegangannya di wakilkan
dengan 15 V dan bit 1 akan diwakilkan dengan
8 V.
Contoh bit yang dikirimkan adalah 011000110000 maka
gambar dari ASKnya adalah:
Frequency shift keying (FSK)
1
2
3
Bit 0 dan 1 diwakilkan dengan membedakan
jumlah frekuensi pada satuan waktu yang
sama
Contohnya bit 0 akan menggunakan frekuensi
sebanyak 150Hz, dan bit 1 akan menggunakan
frekuensi sebanyak 225 Hz.
Contoh bit data yang dikirimkan adalah
0110001 maka gambar FSKnya adalah
Phase shift keying (PSK)
1
2
3
Perubahan fase menandakan perubahan bit.
Contohnya, jika bit 0 bermula dengan fasa 0o,
bit seterusnya akan terus diwakilkan oleh fasa
0o jika bit seterusnya adalah 0
Jika bit seterusnya adalah 1, maka perubahan
fasa sebanyak 180o digunakan.
4
Contoh jika bit data yang dikirimkan
011000110000 (denganmenganggap bit
sebelumnya adalah bit 0 dengan fasa 0o)
Deffrensial Phase Shift Keying (DPSK)
1
2
Bit 0 diwakilkan dengan tiada perubahan fasa
daripada sebelumnya.
Setiap kali bit 1 hendak diwakilkan, perubahan
fasa sebanyak 180o akan dilakukan.
Contoh Data bit yang akan di transmisikan adalah 011000110000
maka gambar dengan DPSK adalah:
ENCODING
Definisi
Teknik modulasi ini pada umumnya hanyalah konversi, dari signal digital ke
signal yang lebih kuat agar dapat ditransmisikan ke tempat yang lebih jauh.
Sebelum dilakukan konversi maka data digital perlu di encode ke bentuk
signal digital.
Untuk Carrier berupa Signal Digital membawa signal Digital.
Konsep ini sering disebut sebagai Encoding.
ENCODING
ENCODING
1
2
3
4
NRZ-L (Non Return to Zero – Level)
1 = high level
0 =low level
NRZ-Interted (NRZI)
1 =transmisi pada awal interval
0 = tidak ada transisi
RZ (RETURN TO ZERO)
1 = positif atau negatif level
0 = tidak ada pulsa
Unipolar
1 = postif 5 Volt AC
0 = Negatif 5 Volt AC
Raharja.ac.id/rme02
Free-powerpoint-templates-design.com03
Reference
Thanks for The Material
Thanks for Free Templates
Ir. Khozin Yuliana, MM.,01
Thanks to My Lecturer
Thank YouSee U Next Week

Modulasi

  • 1.
  • 2.
    MODULASI Proses Penumpangan Signal AnalogAtau Digital Pada Signal Pembawa Yang Berupa Analog Atau Digital Disebut Modulasi. 04 PERTEMUAN
  • 3.
    4 JENIS MODULASI 01 SignalDigital dibawa oleh carrier Signal Analog02 Signal Analog dibawa oleh carrier Signal Digital03 Signal Digital dibawa oleh carrier Signal Digital04 Signal Analog dibawa oleh carrier Signal Analog
  • 4.
  • 5.
    Modulasi Analogi Modulasi MODULASI Kalau kita inginpergi ke tempat lain yang jauh (yang tidak bisa di lakukan dengan jalan kaki atau berenang), kita harus menumpang sesuatu. Sama halnya dengan Signal Informasi (suara, gambar, data) juga begitu. Agar dapat dikirim ke tempat lain, sinyal informasi harus ditumpangkan pada sinyal lain. Dalam konteks radio siaran, sinyal yang menumpang adalah sinyal suara, sedangkan yang ditumpangi adalah sinyal radio yang disebut sinyal pembawa (carrier).
  • 6.
    Gelombang/sinyal carrier adalahgelombang radio yang mempunyai frekuensi jauh lebih tinggi dari frekuensi sinyal informasi. Berbeda dengan sinyal suara yang mempunyai frekuensi beragam/variabel dengan range 20 Hz hingga 20 kHz, sinyal carrier ditentukan pada satu frekuensi saja. Frekuensi sinyal carrier ditetapkan dalam suatu alokasi frekuensi yang ditentukan oleh badan yang berwewenang. GELOMBANG/SIGNAL "CARRIER"
  • 7.
    Carrier Signal Analog pembawasignal Analog Perubahan Frekuensi gelombang pembawa (carrier) sedemikian rupa sehingga perubahannya sesuai dengan perubahan amplitudo data/informasi analog yang dibawanya.” MODULASI FREKUENSI (FM) Perubahan Sudut Phasa gelombang pembawa (carrier) sedemikian rupa sehingga perubahannya sesuai dengan perubahan amplitudo data/ informasi analog yang dibawanya MODULASI SUDUT/ FASA Perubahan Amplituda gelombang pembawa (carrier) sedemikian rupa sehingga perubahannya sesuai dengan perubahan amplitudo data/informasi analog yang dibawa. MODULASI AMPLITUDO (AM)
  • 8.
    Carrier Signal Digital membawasignal Analog 11 PAM (Pulse Amplitudo Modulation) 3 PPM (Pulse Posision Modulation) 2 PWM (Pulse Width Modulation) 4 PCM (Pulse Code Modulation) Konsep ini dikenal sebagai Transmisi Digital. Modulasi ini biasa dikenal sebagai Modulasi Pulsa. Jenis Modulasi ini adalah : 5 Delta Modulation (Pengembangan dari PCM)
  • 9.
    Carrier Signal Analog membawasignal Digital 11 Amplitude shift keying (ASK) 3 Phase shift keying (PSK) 2 Frequency shift keying (FSK) 4 Deffrensial Phase Shift Keying (DPSK)
  • 10.
    Amplitude shift keying(ASK) 1 2 3 4 Teknik modulasi ini disebut juga sebagai : ON-OFF KEYING (OOK) ASK mudah terganggu oleh noise. Bit 0 dan 1 diwakilkan dengan membedakan ketinggian amplitudo Contohnya bit 0 tegangannya di wakilkan dengan 15 V dan bit 1 akan diwakilkan dengan 8 V. Contoh bit yang dikirimkan adalah 011000110000 maka gambar dari ASKnya adalah:
  • 11.
    Frequency shift keying(FSK) 1 2 3 Bit 0 dan 1 diwakilkan dengan membedakan jumlah frekuensi pada satuan waktu yang sama Contohnya bit 0 akan menggunakan frekuensi sebanyak 150Hz, dan bit 1 akan menggunakan frekuensi sebanyak 225 Hz. Contoh bit data yang dikirimkan adalah 0110001 maka gambar FSKnya adalah
  • 12.
    Phase shift keying(PSK) 1 2 3 Perubahan fase menandakan perubahan bit. Contohnya, jika bit 0 bermula dengan fasa 0o, bit seterusnya akan terus diwakilkan oleh fasa 0o jika bit seterusnya adalah 0 Jika bit seterusnya adalah 1, maka perubahan fasa sebanyak 180o digunakan. 4 Contoh jika bit data yang dikirimkan 011000110000 (denganmenganggap bit sebelumnya adalah bit 0 dengan fasa 0o)
  • 13.
    Deffrensial Phase ShiftKeying (DPSK) 1 2 Bit 0 diwakilkan dengan tiada perubahan fasa daripada sebelumnya. Setiap kali bit 1 hendak diwakilkan, perubahan fasa sebanyak 180o akan dilakukan. Contoh Data bit yang akan di transmisikan adalah 011000110000 maka gambar dengan DPSK adalah:
  • 14.
    ENCODING Definisi Teknik modulasi inipada umumnya hanyalah konversi, dari signal digital ke signal yang lebih kuat agar dapat ditransmisikan ke tempat yang lebih jauh. Sebelum dilakukan konversi maka data digital perlu di encode ke bentuk signal digital. Untuk Carrier berupa Signal Digital membawa signal Digital. Konsep ini sering disebut sebagai Encoding. ENCODING
  • 15.
    ENCODING 1 2 3 4 NRZ-L (Non Returnto Zero – Level) 1 = high level 0 =low level NRZ-Interted (NRZI) 1 =transmisi pada awal interval 0 = tidak ada transisi RZ (RETURN TO ZERO) 1 = positif atau negatif level 0 = tidak ada pulsa Unipolar 1 = postif 5 Volt AC 0 = Negatif 5 Volt AC
  • 16.
    Raharja.ac.id/rme02 Free-powerpoint-templates-design.com03 Reference Thanks for TheMaterial Thanks for Free Templates Ir. Khozin Yuliana, MM.,01 Thanks to My Lecturer
  • 17.
    Thank YouSee UNext Week