MODEL SEBAGAI
MEDIA
PEMBELAJARAN
oleh:
Reyhan Ramzy Z.
(1301621)
Siti Nur Aeni M.
(1302123)
Wiwit Yuli
Lestari(1301266)
Pengertian Model sebagai
Media Pembelajaran
Menurut Sudjana (2011) bahwa model adalah tiruan tiga
dimensional dari beberapa objek nyata yang terlalu besar,
terlalu jauh, terlalu kecil, terlalu mahal, terlalu jarang, dan
terlalu ruwet untuk dibawa ke dalam kelas dan dipelajari
siswa dalam wujud aslinya.
Menurut Rustaman (2005) bahwa model adalah suatu benda
berukuran tiga dimensi yang mempunyai sifat-sifat seperti
aslinya. besarnya bisa sama dengan aslinya, bisa juga
dalam skala yang lebih besar atau lebih kecil.
Fungsi Model sebagai Media
Pembelajaran
1. Memperjelas dan memperkaya/melengkapi informasi
yang diberikan secara verbal.
2. Meningkatkan motivasi dan perhatian siswa untuk
belajar.
3. Meningkatkan efektivitas dan efisiensi penyampaian
informasi.
4. Menambah variasi penyajian materi.
5. Menimbulkan semangat, gairah dan mencegah
kebosanan siswa untuk belajar.
6. Memudahkan siswa memahami materi lebih cepat.
7. Memberikan pengalaman yang konkret bagi materi atau
konsep yang abstrak.
Jenis Media Pembelajaran Model
1. model padat (solid model)
2. model penampang (cutaway model)
3. model susun (build-up model)
4. model kerja (working model)
Kelebihan
1. Siswa dapat memiliki pengalaman secara
langsung dalam belajar karena siswa dapat lebih
aktif menggunakan alat indra yang dimilikinya.
2. Siswa lebih termotivasi, focus, dan tidak mudah
bosan dalam pembelajaran karena metode
pembelajaran yang digunakan guru lebih
bervariasi.
3. Dapat digunakan berulang-ulang dan awet
(tahan dalam jangka waktu lama)
4. Sifatnya nyata dan jelas (representatif) terhadap
objek yang dipelajari.
Kelebihan
5. Siswa lebih mudah dan cepat memahami atau
mempelajari suatu konsep baik itu berupa objek
yang terlalu kecil atau terlalu besar.
6. Beberapa model dapat dibuat dengan bahan-
bahan yang mudah ditemukan dan murah.
7. Bahasan materi pembelajaran dapat difokuskan
pada bagian-bagian penting dan detail sehingga
hasil belajarnya lebih mendalam.
8. Dapat menunjukkan objek secara utuh baik
konstruksi maupun cara kerjanya.
9. Dapat menunjukkan alur suatu proses secara
jelas.
Contoh Aplikasi Media Pembelajaran
Model dalam Biologi
1.Model disiapkan untuk dibongkar
pasang
2.Model dibuat dengan menghilangkan
bagian tertentu dari obyek aslinya.
3.Model dibuat untuk menunjukkan bagian
dalam suatu obyek biologi
4.Model dibuat karena alasan ukuran
obyek sebenarnya
TERIMA KASIH

TERIMA KASIH


Model sebagai Media Pembelajaran

  • 1.
    MODEL SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN oleh: Reyhan RamzyZ. (1301621) Siti Nur Aeni M. (1302123) Wiwit Yuli Lestari(1301266)
  • 2.
    Pengertian Model sebagai MediaPembelajaran Menurut Sudjana (2011) bahwa model adalah tiruan tiga dimensional dari beberapa objek nyata yang terlalu besar, terlalu jauh, terlalu kecil, terlalu mahal, terlalu jarang, dan terlalu ruwet untuk dibawa ke dalam kelas dan dipelajari siswa dalam wujud aslinya. Menurut Rustaman (2005) bahwa model adalah suatu benda berukuran tiga dimensi yang mempunyai sifat-sifat seperti aslinya. besarnya bisa sama dengan aslinya, bisa juga dalam skala yang lebih besar atau lebih kecil.
  • 3.
    Fungsi Model sebagaiMedia Pembelajaran 1. Memperjelas dan memperkaya/melengkapi informasi yang diberikan secara verbal. 2. Meningkatkan motivasi dan perhatian siswa untuk belajar. 3. Meningkatkan efektivitas dan efisiensi penyampaian informasi. 4. Menambah variasi penyajian materi. 5. Menimbulkan semangat, gairah dan mencegah kebosanan siswa untuk belajar. 6. Memudahkan siswa memahami materi lebih cepat. 7. Memberikan pengalaman yang konkret bagi materi atau konsep yang abstrak.
  • 4.
    Jenis Media PembelajaranModel 1. model padat (solid model) 2. model penampang (cutaway model) 3. model susun (build-up model) 4. model kerja (working model)
  • 5.
    Kelebihan 1. Siswa dapatmemiliki pengalaman secara langsung dalam belajar karena siswa dapat lebih aktif menggunakan alat indra yang dimilikinya. 2. Siswa lebih termotivasi, focus, dan tidak mudah bosan dalam pembelajaran karena metode pembelajaran yang digunakan guru lebih bervariasi. 3. Dapat digunakan berulang-ulang dan awet (tahan dalam jangka waktu lama) 4. Sifatnya nyata dan jelas (representatif) terhadap objek yang dipelajari.
  • 6.
    Kelebihan 5. Siswa lebihmudah dan cepat memahami atau mempelajari suatu konsep baik itu berupa objek yang terlalu kecil atau terlalu besar. 6. Beberapa model dapat dibuat dengan bahan- bahan yang mudah ditemukan dan murah. 7. Bahasan materi pembelajaran dapat difokuskan pada bagian-bagian penting dan detail sehingga hasil belajarnya lebih mendalam. 8. Dapat menunjukkan objek secara utuh baik konstruksi maupun cara kerjanya. 9. Dapat menunjukkan alur suatu proses secara jelas.
  • 7.
    Contoh Aplikasi MediaPembelajaran Model dalam Biologi 1.Model disiapkan untuk dibongkar pasang 2.Model dibuat dengan menghilangkan bagian tertentu dari obyek aslinya. 3.Model dibuat untuk menunjukkan bagian dalam suatu obyek biologi 4.Model dibuat karena alasan ukuran obyek sebenarnya
  • 9.
  • 10.

Editor's Notes

  • #3 Maka, model sebagai media pembelajaran adalah benda tiruan berbentuk tiga dimensi yang mempunyai karakteristik mewakili bentuk aslinya, ukurannya bisa lebih kecil atau lebih besar sehingga dapat digunakan dalam pembelajaran di kelas dan membantu siswa memahami materi lebih nyata dan jelas.