Hukum internasional (HI) kini lebih dikenal dibanding istilah hukum bangsa-bangsa, karena mencakup lebih dari sekadar hubungan antar negara. HI bersifat koordinatif, mengatur hubungan antar subjek yang setara, termasuk negara, individu, dan organisasi internasional. Selain itu, pemisahan hukum publik dan hukum perdata internasional sering dianggap tidak jelas, mencerminkan kompleksitas hubungan global saat ini.